PERANG DUNIA III DIGITAL - PERANG BERBASIS BUDAYA DAN AGAMA.
PERANG
DUNIA III DIGITAL - PERANG BERBASIS BUDAYA DAN AGAMA.
Alasan lain pencerahan
Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen)
oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan
tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang
belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet
terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena
berbasis fakta.
Siapa
saja diperkenankan untuk mengupdate, memperbaiki, menerbitkan dan membagikan
artikel ini asal dipenutup artikelnya disebutkan bahwa sumber pustaka utama
adalah artikel berjudul “PERANG DUNIA III DIGITAL - PERANG BERBASIS BUDAYA DAN
AGAMA”. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyuntingan, karena banyak tangan
ikut membantu dan adanya edisi revisi artikel yang masuk. Salam Akal Budi Sehat
Daftar
Isi :
1.
KAJIAN
AKADEMIS: RIWAYAT MUNCULNYA ALLOH SWT DIANTARA YAHWE DAN YESUS, MANA TUHAN YANG
BENAR? MANA PILIHAN ANDA?
2.
KAJIAN
AKADEMIS : MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI
AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN???
3.
KAJIAN
AKADEMIS: BENARKAH ISLAM BERWAJAH DUA PULUH DAN TIDAK COCOK UNTUK KEBINEKAAN
INDONESIA? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM
TENTANG WAJAH ISLAM BERIKUT INI?
4.
KAJIAN
AKADEMIS: 25 STRATEGI BANGSA ARAB DALAM MENJAJAH AKAL BUDI BANGSA INDONESIA
5.
STUDI
KAJIAN: BENARKAH MANUSIA ADAM DAN MUHAMMAD
SERUPA DALAM HAL KERAKUSAN KEKUASAAN DUNIAWI SEPERTI FAKTA DIBAWAH INI?
SILAHKAN NILAI SENDIRI.
6.
KAJIAN
AKADEMIS: BENARKAH ISLAM ALAT PENIPUAN, PEMBODOHAN, PENJAJAHAN, POLITIK DAN
BISNIS (4P1B) BANGSA ARAB TERHADAP BANGSA LAIN? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM
WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG 4P1B INI?
7.
STUDI
KAJIAN: BEBAN BERAT ISLAM PADA BANGSA INDONESIA
8.
STUDI
KAJIAN : BAHAYA POLITIK IDENTITAS ISLAM BAGI NON ISLAM.
9.
KAJIAN AKADEMIS: DARI
ARAB SPRING KE INDONESIA SPRING: KEBANGKITAN AKAL BUDI DAN KEWARASAN BANGSA
DARI MABOK AGAMA ARAB.
10.
KAJIAN AKADEMIS: GERILYA KEBUDAYAAN ARAB – PERLAHAN
TAPI PASTI
11.
VIDEO
YANG MENGGEGERKAN DUNIA KARENA BERHASIL MEMBUKTIKAN KEPALSUAN NABI MUHAMMAD, AL
QOURAN DAN ALLOH (SERIGALA BERBULU DOMBA ATAU SETAN BERWAJAH MALAIKAT ATAU
MALING TERIAK MALING ATAU PALSU TERIAK PALSU).
12.
HIMBAUAN
PANGERAN SALMAN UNTUK MEMODERNISASIKAN ISLAM SUPAYA TIDAK DITINGGALKAN OLEH
MUSLIM YANG CERDAS.
13.
RENUNGAN
PENGHORMATAN: MEREKA SANGAT BERSEMANGAT MELAWAN PENJAJAHAN AKAL BUDI OLEH
BANGSA ARAB LEWAT ISLAM DARI LUAR NEGERI (PAUL ZHANG, SAIFUDIN IBRAHIM, DEWI
BULAN DAN SOFIATUL).
14.
ANEH
TAPI NYATA: PARA HABIB GELANDANGAN DARI YAMAN MENEMUKAN SURGA DI INDONESIA, DI
YAMAN HUJAN BOM DAN PELURU, DI INDONESIA BAGAIKAN DIJILAT PANTATNYA DAN
DIJADIKAN GURU BANGSA, SIAPA DALANG DIBELAKANG LAYAR?
15.
KAJIAN AKADEMIS : KTP ALAT CANGGIH DAN
MENDASAR BAGI POLITIK IDENTITAS ISLAM DI INDONESIA.
16.
KAJIAN
AKADEMIK: DIDUGA ADA RENCANA PEMINDAHAN PUSAT ISLAM DARI TIMUR TENGAH KE
INDONESIA OLEH RADIKAL KADRUN, MENIRU AGAMA KATHOLIK YANG DIPUSATKAN DI VATIKAN
ITALI – BUKAN DI ISRAEL.
17.
RENUNGAN IBU KITA KARTINI – MELAWAN PEMIKIRAN DAN BUDAYA BANGSA ARAB.
AWAL CLASH OF CIVILIZATION DI INDONESIA
18.
IRAN
SPRING: ERA PENCERAHAN WANITA SEDUNIA - KARTINI IRAN MENDAPATKAN HADIAH NOBEL
PERDAMAIAN 2023 DALAM PERJUANGANNYA MELAWAN ATURAN THEOKRATIS DAN SYARIAH
NEGARA ISLAM IRAN.
19.
DARURAT, RI BISA BUBAR BILA IRIAN DAN KALIMANTAN
MEMISAHKAN DIRI GARA-GARA POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII) DI PUSAT PEMERINTAHAN JAKARTA.
20.
STUDI KAJIAN: MENGENAL BERBAGAI BENTUK PENJAJAHAN DI DUNIA YANG
SEDANG DIALAMI INDONESIA.
21.
BEA
SISWA PASCA SARJANA (MASTER/DOKTOR) KE LUAR NEGERI YANG SIA-SIA, AKAL BUDI
BANGSA INDONESIA TETAP TERPURUK.
22.
KAJIAN AKADEMIS : ISLAM SULIT DIKALAHKAN
DENGAN PERANG PHISIK, NAMUN ISLAM MUDAH DIKALAHKAN DENGAN PENCERAHAN BERBASIS
AKAL BUDI SEHAT, BENARKAH?
23.
KAJIAN
AKADEMIS: MASA DEPAN SURAM BAGI BANGSA INDONESIA YANG SUDAH BERUSIA 78 TH,
MENGAPA?
24.
MARI
MENYIMAK PERLAWANAN BUDAYA JAWA TERHADAP DOMINASI BUDAYA TAMU DARI ARAB MELALUI
VIDEO BERIKUT INI
25.
KAJIAN
AKADEMIS: BAGAIMANA STRATEGI CHINA MENJINAKAN AGAMA? CERDAS ATAU BODOH? MARI
BANDINGKAN DENGAN INDONESIA
26.
KAJIAN
AKADEMIS: ANEH, MENGAPA ISLAM MENGKAMBING HITAMKAN ETNIK TIONGHOA YANG CERDAS
DAN JAGO BISNIS?
27.
KAJIAN AKADEMIS : 78 TAHUN INDONESIA MERDEKA
MALAH DIARAHKAN KE KEBODOHAN (JILAT PANTAT BANGSA YAMAN/ARAB) DAN MENJAUHI
KECERDASAN (MEMUSUHI BANGSA YAHUDI DAN CHINA), INDONESIA MAU DIKEMANAKAN?
28.
STUDI
KAJIAN: BENARKAH ISLAM SANGAT TIDAK COCOK UNTUK WANITA, NAMUN SANGAT COCOK
UNTUK PRIA PEJANTAN?
29.
MENGAPA AKADEMISI (PROFESSOR,
DOKTOR DAN MAHASISWA) TIDAK ADA YANG MUNCUL DALAM DEBAT MEMBELA ISLAM DI
YOUTUBE?
30.
KAJIAN
AKADEMIS: CSPII: ORGANISASI INTERNASIONAL UNTUK MELAWAN POLITIK ISLAM YANG
DIANGGAP MEMBAHAYAKAN KEMANUSIAAN DUNIA
MATERI
SESUAI URUTAN DAFTAR ISI DIATAS
I.
KAJIAN
AKADEMIS: RIWAYAT MUNCULNYA ALLOH SWT DIANTARA YAHWE DAN YESUS, MANA TUHAN YANG
BENAR? MANA PILIHAN ANDA?
1.
NAMA NABI MUHAMMAD SAW KETIKA MASIH HIDUP
Mungkinkah
nama Nabi bukan Muhammad? Dan "Muhammad" adalah gelar mengingat arti
kata "Muhammad" adalah "Yang Terpuji"? Kalau benar siapa
nama Nabi yang sesungguhnya?
Menurut
fakta dan data dibawah ini nama asli nabi (bukan gelar) adalah Qathem. Simak
artikel ini. The Book of Al Sirah Al-Halabia (another name of the book, Insan
Al-Ueoun Fe Serat Al-Ma'mun), V1 page 128: After the death of Qathem Ibn
Abd-Al-Mu'taleb (Muhammad's Uncle) at the age of nine, three years before
Muhammad was born, his father Abd-Al-Mu'taleb felt so sad, so when the prophet
was born, he named him Qathem. Nama Muhammad baru dimunculkan 200 tahun setelah
Qathem meninggal oleh ulama polikus Arab saat itu.
`
2.
KEYAKINAN Qathem KETIKA MASIH HIDUP.
Menurut
kisah, ketika masih hidup, Qathem adalah penganut bidah Kristen ketika menikahi
janda Katijah. Bahkan bersama paman
Katijah, Warakah Bin Nofal, Qathem
menyebarkan kepercayaan bidah Kristen ke bangsa Arab yang masih pagan. Qathem
bersama puteranya tidak disunat sesuai tradisi Kristen yang beda dengan Yahudi
(Islam belum lahir). Buku Alqouran belum ada saat Qathem masih hidup. Ini
sampel video yang mendukung pernyataan diatas, silahkan klik dan cermati
sendiri di:
https://youtu.be/-fxnDB16aBc/ (Buya S.) dan https://youtu.be/F4q6-gm3Fx4/ (Pencari Kebenaran).
3.
KEYAKINAN QATHEM SETELAH WAFAT.
Dua
ratus tahun setelah wafat Qathem, oleh beberapa pujangga dan ulama politikus
Arab diterbitkan kitab Alqouran, Hadits
dan Sunnah. Nama Muhammad dimunculkan sebagai pengganti nama Qathem dan
keyakinan yang semula bidah Kristen “disulap dijadikan” berkeyakinan Islam atau
bahkan diangkat sebagai Nabi dan pendiri Islam; jadi Muhammad bukan lagi
berkeyakinan bidah Kristen (Nasrani). Dengan demikian Muhammad dan Alqouran
adalah OBYEK VIRTUAL karangan pujangga dan ulama politikus Arab. Tidak heran
kalau ada larangan menggambarkan wajah Muhammad dan mempertanyakan/mengkritisi
ajaran Alqouran – Alqouran cukup dihafal dalam bahasa Arab saja !
Berikut
ini Video “Biography Muhammad, Dibuat 200 Tahun Setelah Muhammad Meninggal”,
diduga ada kesalahan yang disengaja untuk kepentingan politik saat itu.
https://youtu.be/TwJg8rcgL4I/ dan Video Profesor Jerman meneliti Muhamad tidak pernah ada (virtual, maya), di https://youtu.be/DIfvTH3vRIs/
Lalu
mengapa ulama politikus Arab dijaman Muhammad perlu menulis Alqouran dan kitab
tafsir? Karena bangsa Arab saat itu memerlukan ideologi politik dan bisnis
untuk mempersatukan Bangsa Arab dalam menghadapi: bangsa Yahudi, dominasi
ajaran Kristen dan untuk melawan kolonialisme kekaisaran Romawi. Maka oleh
penguasa Arab saat itu dilahirkan ideologi politik dan bisnis yang dibungkus
dengan agama Islam melalui maha karya yang disebut Alqouran dan kitab tafsir Alqouran dan kitab lainnya. Text Alqouran dan
Hadits dan sebagainya menjadi sangat anti Yahudi dan kontradiksi dengan kitab
Kristen. Hal ini menyiratkan adanya keperluan ideologi politik bagi bangsa Arab
untuk:
a)
Perebutan titel sebagai bangsa terpilih, Israel sebagai bangsa terpilih pertama
yang melahirkan Yesus sebagai jelmaan Tuhan, dan Arab berkeinginan sebagai
bangsa terpilih juga dengan melahirkan manusia sempurna sekaligus nabi terakhir
yang dikenal sebagai Muhammad, yang di sekutukan sebagai Tri in One Arab yaitu
Alloh-Muhammad-Batu Kaabah Mekah yang wajib disembah dan dipuji Muslim sedunia,
menyaingi Trinitas Kristen yaitu Bapa-Putera-Roh Kudus. Alloh SWT berbudaya
Arab dan hanya mampu berbahasa Arab serta tinggal di Kaabah Mekah, dimana
Muslim wajib berdoa mengarah Mekah dan wajib menemui Alloh di Mekah minimal
sekali dalam hidupnya untuk mendapatkan gelar haji/hajah (yang lebih
membanggakan dibanding PhD).
b)
Perebutan tanah warisan Palestina (sama2 punya hak sebagai anak Abraham) dan
c)
Perebutan tampuk kekuasaan 3 agama di Timur Tengah, bangsa Arab ingin bersaing
dengan Yahudi dan Kristen;
c)
Sebagian text Alqouran juga menjadi sangat anti Kristen dan Yahudi, ini
menyiratkan adanya kepentingan membentuk ideologi politik untuk mengusir
penjajah saat itu dari daerah jazirah Arab, yaitu Kerajaan Romawi dan Bizantium
yang Kristen serta mengalahkan dominasi Yahudi dalam perebutan gelar bangsa
pilihan Tuhan;
d)
Ada kemiripan struktur dan konsep agama Islam dan Agama Katholik disaat Islam didirikan.
Paus dilekatkan dengan Yesus, Muhammad dengan Allah, agama didominasi Pria dan
agama sangat bernuansa dengan politik (punya tentara) dan bisnis, Vatican
sebagai pusat agama Katholik – Mekah sebagai pusat agama Islam, Gereja Santo
Petrus yang megah di Vatican, Batu Kabah yang menjadi pusat ibadah umat Islam
sedunia, Paus sebagai kepala negara juga kepala agama (mengilhami konsep negara
Kalifah dalam Islam). Sekian ratus tahun kemudian, terjadi era pencerahan
(renaissance), dimana gereja Katholik meninggalkan politisasi agama dan
meminimalkan bisnis berbasis agama. Jadi, apakah ulama politikus Arab meniru
agama Kathoilik saat mendirikan agama Islam? Ini sangat menarik untuk diteliti.
e)
Di jaman jahiliah, menggunakan Tuhan lewat agama untuk bisnis dan politik
sungguh luar biasa gampang dan hasilnya memuaskan, bahkan bagaikan dapat menguasai dunia. Dengan Islam sebagai ideologi politik (mirip
Pancasila), maka bangsa Arab dapat dipersatukan dan menjadi kekuatan politik
dan bisnis di Timur Tengah, bahkan siap melawan dominasi agama Katholik yang
sangat kuat secara politik dan bisnis di Eropa saat itu. Bangsa Arab tergiur
untuk menirukan prestasi bangsa Katholik Romawi dalam menggunakan Tuhan, agama
dan kitab suci untuk menguasai dunia. Era saat itu adalah era perbidahan dan
kepercayaan pagan, di Timur Tengah seolah-olah terjadi perebutan kekuasaan alam
semesta diantara Tuhan yang dipanggil Yahwe (Yahudi), Yesus (Kristen), Alloh
SWT (Arab), dan tuhan kaum pagan.
f)
Nampak ada kemiripan kerakusan kekuasan duniawi antara manusia Adam dan manusia
Arab Muhammad: Manusia Arab ibarat nabi Adam yang memakan buah pengetahuan
untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhannya, demikian pula manusia Arab
membuat buku pengetahuan (bukan buah) yang disebut Alqouran untuk membuat tuhan
sendiri yang khas Arab yang dinamai Alloh SWT, Alloh diharapkan dapat melebihi
kekuasaan Tuhan Yahudi (Yahwe) dan Tuhan Kristen (Yesus). Dengan demikian dapat
dikatakan: “Tuhan telah menciptakan manusia, manusia Arab membalas menciptakan
tuhan khas Arab lewat agama yang sangat khas Arab pula (Allah dan Islam),
dimana Allah berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab sekaligus tinggal di
batu hitam Kaabah di Mekah dan mewajibkan umatnya untuk beribadat menghadap
Mekah, bertamu, mengunjungi dan mencium batu Hajar Aswad (simbol Alloh)”. Jelas
bahwa manusia Arab mencitapkan tuhan beserta ajaran yang bersifat:
1.
Lokal tidak universal, artinya berlaku di area Mekah dan Medinah dan untuk
bangsa Arab saja, misalnya budaya dan bahasa Arab.
2.
Statis: ajaran yang hanya berlaku pada waktu itu (time frame terbatas, abad 8,
sekitar tahun 700 s/d 800), misal sistim negara dan politik Kalifah dan hukum
Syariah yang bertepatan masa pertempuran antar suku bangsa Arab.
3.
Kebenaran semu atau kebenaran sefihak (bangsa Arab, tidak universal), misal
pengkafiran (ajaran diluar bangsa Arab dianggap kafir), tidak mengenal
kesetaraan manusia (golden rule), tidak mengenal kesetaraan gender (martabat
wanita direndahkan), anjing dan babi diharamkan, musik diluar Arab diharamkan,
dan anti berpikir bebas dan kritis, boleh berbohong dan membasmi/membunuh
kafir, mengutamakan keduniawian: kekuasaan, harta dan wanita (seperti tercermin
pada karakter nabinya yaitu Muhammad) yang dicapai lewat strategi politisasi
dan bisnisisasi Islam.
4.
Islam pada dasarnya adalah fasis (diktator) dengan sistem politik yang
didasarkan pada PENAKLUKAN, KETUNDUKAN, DAN PENINDASAN (conquering, submission
and oppression). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Hitler, Mussolini dan
semua diktator besar yang haus darah menghantui dan menindas sepanjang abad
terakhir tertarik pada Islam (Hitler sangat tertarik dengan Islam, sehingga dia
tidak hanya memberikan hak penuh kepada umat Islam. di Jerman Nazi, namun ia
memiliki salah satu “teman” dan sekutu terdekatnya yaitu Amin Al Husseini,
Mufti Agung Palestina di Yerusalem, dan perwira SS non-Jerman berpangkat
tertinggi, seorang pembunuh massal terkenal yang tangannya berlumuran darah.
ratusan ribu orang Serbia dan Yahudi Hongaria yang tidak bersalah, sementara
Mussolini, seorang penggemar Islam lainnya, tidak hanya memberi Al Husseini
sebuah vila mewah gratis di Roma, namun ia juga menyandang gelar “Pelindung
Islam”; sumber David Abraham di buletin Quora di internet)
Abad
ini (tahun 2023) agama Katholik dan Islam memiliki penganut terbesar nomor satu
dan dua di dunia, terutama di negara terbelakang dan berkembang; untuk negara
maju dan modern, manusia lebih memilih konsep BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA.
Karena manusia modern mulai sadar bahwa:
-
hubungan Tuhan dengan manusia tidak memerlukan makelar berbiaya tinggi yang
disebut agama!
-
hidupnya tidak mau dikuasai dan dikendalikan oleh doktrin, dogma, ritual dan
seremonial buatan manusia yang rumit dan menyita waktu, pikiran, tenaga dan
biaya.
-
agama beserta doktrin, dogma, ritual dan seremonial buatan manusia justru
dianggap merupakan penjara bagi manusia dan Tuhan; ada seribu kepala, ada
seribu pendapat, keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, tidak
heran agama menjadi sumber utama perselisihan dunia. Alangkah baiknya keyakinan
tidak saling menghakimi, melainkan saling mendengarkan dan melengkapi.
-
didunia ini, tidak ada nabi atau sesembahan selain Muhammad yang menyatakan
tuhan menciptakan agama dan beragama tertentu (Islam) dan selain Islam adalah
Kafir.
-
dimanapun bumi dipijak dan kapanpun, Islam akan bermusuhan dengan keyakinan
yang lain dan menjadi sumber masalah/perselisihan/perpecahan manusia/bangsa
karena pengkafiran, ketidak setaraan dan nafsu besar memonopoli kebenaran.
Untuk
diketahui, ajaran Nasrani, keyakinan awal Muhammad, bersumber pada ajaran
Yesus. Perlu ditandaskan disini bahwa Yesus (atau nabi agama selain Islam)
tidak pernah mencipta agama, tidak pernah beragama bahkan menolak agama. Yesus
sangat konsisten menentang Tuhan yang diremehkan dan dihinakan lewat politisasi
dan bisnisisasi agama (politik identitas), inilah salah satu sebab mengapa
Yesus disalib dan dibunuh oleh majelis ulama politikus Yahudi, karena Yesus
telah membuka kedok politik identitas dan bisnis agama oleh para ulama dalam
Majelis Ulama Yahudi (MUY)! Oleh Yesus
diajarkan bahwa hubungan antara manusia dan Tuhan tidak memerlukan biro
perantara/makelar berbiaya tinggi seperti agama. Berarti telah terjadi
pembalikan arah dari ajaran cinta kasih universal Yesus menjadi ideologi
politik dan bisnis bangsa Arab di jaman Jahiliah oleh Muhammad.
Karena
sifat Islam yang lokal (budaya dan daerah Arab, khususnya Mekah dan Medinah),
time frame yang terbatas (sekitar tahun 700 s/d 800) dan kebenaran
sefihak/lokal dan bersifat statis maka Islam tidak akan bisa mengalami evolusi
dan revolusi serta reformasi; pada saatnya nanti Islam akan ditinggalkan
umatnya yang semakin berakal budi, cerdas dan bijaksana berkat kebebasan
berfikir dan berpendapat di ruang publik internet; kedepan Islam akan menjadi
minoritas dan sekedar kenangan sejarah masa lampau yang hitam kelam, mirip
Gereja Katholik di jaman kegelapan ( Eropa saat itu mengalami kemunduran,
untungnya agama Katholik berbasis ajaran Yesus yang sangat dinamis dan universal
sehingga dapat direformasi).
4.
ISLAM AGAMA TAFSIR
Dengan
tegas ayat Alqouran menyatakan pada umatnya untuk kembali ke kitab sebelum
Alqouran, Taurat dan Injil, bila merasa
bingung dengan makna ajaran ayat Alqouran, jadi bukan membaca kitab tafsir karangan
ulama politikus Arab, yang ditulis setelah Alquran. Berikut ini video yang
melukiskan upaya Melawan Salah Kaprah dalam Islam (kitab Tafsir bukan dari
Tuhan melainkan dari ulama politikus Arab), link di
https://youtu.be/xyqwEWP0WHE/ dan
Banyak
kesalahan dalam Alqouran di
https://www.youtube.com/watch?v=nRIKlCA987o&ab_channel=TANPARAGI/ dan Bahaya Agama Tafsir, di
https://www.youtube.com/watch?v=FzoHcuZUgHI&ab_channel=WARTAKABARBAIK/
5.
PERAN KITAB TAFSIR YANG SANGAT DOMINAN
Oleh
pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah
mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan
inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak
sempurna saat itu. Muslim Indonesia pada
umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka
carut marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran
ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata
dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut), dan kitab asli
tidak diketemukan bahkan diketahui ada lebih 20 versi Alqouran. Alqouran adalah
buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,
Kristen, Pagan Arab, cerita legenda dan ideologi politik bangsa
Arab. Kebenaran Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat
oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Kebenaran Alqouran dikendalikan
lewat bahasa Arab dan kitab tafsir produk ulama politikus bangsa Arab di era
jahiliah; tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan lebih
modern tidak diperbolehkan! Melalui bahasa Arab dan tafsir ulama politikus Arab
ini, maka posisi martabat bangsa Arab lebih ditinggikan dari pada bangsa lain,
apalagi klaim tri tunggal Alloh-Muhammad-Batu hitam Kaabah serta Alloh tinggal
di Mekah! Bagi Muslim yang malas belajar, tidak kritis, kurang mampu berbahasa
Arab maka jadilah mereka ini kaum penjilat pantat bangsa Arab alias mabok
agama, mabok bahasa dan mabok budaya yang serba Arab.
6.
KEMIRIPAN STRATEGI SUHARTO DAN MUHAMMAD.
Dengan
tegas dan jelas Nabi Muhammad memerintahkan umat Islam yang bimbang dengan
ajaran beliau untuk mengacu ke kitab yang benar sebelum Alqouran (Taurat dan
Injil) dan bukan kitab2 setelah Alqouran buatan ulama politikus Arab (yang
bukan nabi, bukan rasul)! Namun anehnya, Muslim Indonesia justru mengacu pada
kitab2 sesudah Alqouran (Hadits, Fikih, Tafsir, Kitab Kuning dst.). Ini mirip
kasus tragedi bangsa Indonesia yang
ditipu oleh Soeharto dan politisi Orde Baru untuk menjalankan Supersemar yang
aslinya tidak ada. Politikus Orde Baru lalu melakukan De-Soekarnoisasi yaitu
kebijakan yang diambil oleh pemerintah Orde Baru di bawah Jenderal Soeharto
untuk memperkecil peranan dan kehadiran Soekarno dalam sejarah dan dari ingatan
bangsa Indonesia serta menghilangkan pengkultusan dirinya lewat buku sejarah terbaru yang penuh
rekayasa regim ORBA (Wikipedia); buku sejarah jaman Bung Karno tinggal
kenangan. Bung Karno tumbang akibat selembar kertas legenda berjudul Supersemar
(Video https://youtu.be/EvYPMsZbvPc/ ). Demikian pula para
ulama politikus Arab juga melakukan De-Isaisasi lewat Alqouran yang tidak
diketemukan aslinya. De-Isaisasi bertujuan memperkecil peranan dan kehadiran
nabi Isa dalam sejarah dan dari ingatan Muslim serta menghilangkan pengkultusan
dirinya, kemudian menggantikannya dengan Muhammad. Sampel video tentang Muslim
yang gagal memahami Islam dan Kristen ada di link di https://youtu.be/qRJ9PhPNW2Y/ , https://youtu.be/85UMZZf2gQ8/ , https://youtu.be/25Cs4ktufy4/ dan https://youtu.be/qxaSAN4RGy8/ .
Christian
Prince (CP), manusia Arab yang sangat pakar Islam dan yang mengklaim lebih
paham Alqouran dari pada Muhammad, menyatakan bahwa Alqouran adalah kitab yang
penuh kesalahan (salah urut, kontroversi, kontradiksi, salah kutip, dan asal
comot) dan merupakan karangan manusia, sehingga Islam yang berdasar Alqouran
layak disebut Cult (aliran kepercayaan khas bangsa Arab) – bukan agama
universal; apalagi bukti kenabian Muhammad tidak ada, sebab tidak ada: silsilah
keluarga, saksi mata, bukti historis, nubuatan, mukjijat, serta tidak ada
jaminan masuk surga bagi umatnya. Tidak heran banyak murtadin yang kembali ke
ajaran Nabi Isa setelah sadar bahwa Alqouran sekedar rekayasa ulama politikus
Arab dan Muhammad bukan nabi utusan Tuhan melainkan sekedar tokoh virtual
kreasi ulama politikus Arab jaman kuno. Dan karena nama Muhammad saat hidup disebut
Qathem, bukan Muhammad, maka banyak cendekiawan percaya bahwa tokoh Muhammad
tidak pernah ada - bagaikan Sangkuriang atau Nyi Roro Kidul yang sekedar
legenda saja, dan Alqouran karya politikus Arab; sampel video di https://youtu.be/cRkzIlbqwK4/ dan https://youtu.be/A2_ay0JX0F4/ .
7.
PENYEBARAN CULT ISLAM BESERTA PERLINDUNGANNYA.
Sesuatu
konsep yang tidak benar dan tidak baik, seperti Islam, hanya dapat disebarkan
melalui paksakan, hukuman dan politik. Dapat dikatakan Islam menyebar dengan
penuh kekerasan, ancaman, pemaksaan, pedang dan politik. Nabi Muhammad memimpin
pertempuran sebanyak 27 kali; sesuatu yang tidak mungkin terjadi ketika
Muhammad masih hidup bersama Warokah BN; untuk menyebarkan Kristen yang
berbasis cinta kasih adalah tidak mungkin lewat paksaan dan pedang.
Berlapis-lapis aturan mengandung kekerasan, ancaman dan pemaksaan yang tidak
masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan
kafir, tidak boleh dipimpin kafir, kolom agama pada KTP untuk identifikasi
“Kafir”; hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, bahkan hukuman mati bagi
yang murtad, dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan
Nakir (versi Hadits politis); larangan berpikir kritis lewat UU Penodaan Agama,
UU ITE, larangan menggambarkan figure Muhammad, kontrol ketat pada internet
terutama YouTube, Perda Syariah, Perda Halal Haram, wisata kawin Muttah, dst.
Kesemua strategi perlindungan terhadap Islam ini justru menunjukan bahwa Islam
itu tidak benar dan tidak jujur dan Alloh maha penakut. Dari sini nampak jelas
bahwa Islam bagaikan manusia punya mulut tapi tanpa dubur, sebab masuk Islam
amat sangat dipermudah (cukup mengucapkan 1 kalimat syahadat), namun untuk
keluar dari Islam begitu banyak pagarnya, sampai ada sangsi dihukum mati!!!
Kalau demikian jahatnya aturan perlindungan terhadap Islam, lalu apa bedanya
Islam dengan organisasi MAFIA? Anggota MAFIA yang keluar dimanapun dan kemanapun
akan diburu untuk dibunuh karena dianggap berkianat (ibarat Islam – halal
darahnya)!
Regim
Soeharto dapat bertahan hampir 40 tahun dengan surat palsu Supersemar, sistim
pemerintahan orde baru, kekuatan milter/ABRI, surat bebas G30S PKI dan
penguasaan sistim informasi; ini sepertinya mencontoh Muhammad, Alqouran yang
tidak asli, sistim politik Kalifah berbasis Syariah, pedang, aturan legal
seperti diatas dan menguasai informasi publik.
Perlu
dicermati secara khusus strategi kolom agama pada KTP untuk identifikasi
“Kafir” yang kelihatannya sangat simpel namun ternyata berdampak luas/nasional
dan dalam, misalnya saja orang Murtad dari Islam menjadi kesulitan merubah
kolom agama dan takut ketahuan oleh umum, kemudian juga untuk identifikasi
manusia “Kafir” jangan sampai mendominasi jabatan maupun fasilitas, misalnya
pimpinan Perusahaan/Departemen atau tender proyek atau bea siswa ke luar negeri
(LPDP). Maka perlu diperjuangkan agar kolom agama pada KTP yang sangat tidak
manusiawi untuk segera mungkin dihapuskan bersama peraturan lain yang bersifat
tidak adil lainnya!
7.
NEGARA-NEGARA KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH
8.
MASA DEPAN AGAMA ISLAM
Di
era digital (2023), masyarakat cerdas, kritis dan bijak telah sadar bahwa hanya
tuhan khas bangsa Arab yang: menciptakan agama Islam dan sekaligus beragama
Islam, berbudaya Arab dan berbahasa Arab, mengkafirkan keyakinan diluar Islam,
mengajarkan bunuh-membunuh/jihad, mengajarkan tidak jujur/taqiya, merendahkan
martabat wanita, memanjakan nafsu seks Muhammad, menciptakan otak manusia namun
hanya sekedar untuk menghafal Alqouran dalam bahasa Arab tanpa perlu mengerti,
gemar berpolitik dan bisnis lewat visi misi negara Kilafah dan hukum Syariah,
menciptakan manusia namun sekaligus memerintahkan untuk membenci bahkan
membasmi mereka (Yahudi dan Kristen - padahal cikal bakal Islam); dari sisi
ajaran dalam Alqouran: mengandung banyak materi ajaran sex, kawin cerai muttah
poligami, banyak mengandung kekerasan dan ujaran kebencian kepada keyakinan non
Islam, menyekutukan tuhan-Muhammad-batu Kabah dalam ibadahnya, Alqouran hanya
boleh ditafsir dalam bahasa Arab sebatas oleh ulama politikus bangsa Arab di
jaman jahiliah. Nampak jelas sekali kepentingan bangsa Arab dalam ideologi
politik dan bisnis dalam kemasan agama Islam.
8.
Penutup.
Sebagai
penutup, dapat disimpulkan bahwa strategi ideologi bangsa Arab menguasai dunia
terbelakang dan berkembang adalah:
-
Lewat
tuhan, nabi dan kitab suci yang sangat khas bangsa Arab (tidak universal)
-
Hegemoni
politik lewat visi misi negara Kalifah berbasis Syariah dan diimplementasikan
lewat politik identitas Islam (ditanamkan sejak kecil: untuk lebih cinta agama
dari pada negara, karena umat non Islam adalah Kafir, sampai Muslim rela bunuh
diri demi jihad).
-
Kebenaran
Alqouran dijagai oleh tafsir yang hanya boleh dilakukan oleh ulama politikus
Arab jaman jahiliah
-
Dogma
dan doktrin Islam dipaksaan dalam hidup keseharian lewat ritual harian bahkan
jam-jam an (5x) dalam bentuk rukun Islam (yang tidak ada dalam Alqouran) dan
hukum Syariah sebagai kontrol (misalnya polisi Syariah mengawasi pakaian jilbab
atau puasa atau saat ibadah)
-
Aturan
yang bersifat kekerasan ataupun berbentuk hukum legal yang seperti MAFIA untuk
menindas dan menghalangi umat Islam murtad, agar Islam selalu menjadi mayoritas
dan memimpin dalam perpolitikan.
-
Karena
sifat Islam yang lokal, time frame yang terbatas dan kebenaran lokal,serta
selalu bermusuhan dengan keyakinan lain (yang dikafirkan) maka Islam akan
lenyap atau menjadi minoritas dengan sendirinya (secara alamiah) mengingat
manusia semakin bijak, berakal budi, kritis dan cerdas berkat kebebasan
berpendapat di internet.
Perlu dimengerti, Non Islam tidak membenci
Muslim walau dikafirkan, justru menyayangi mereka, oleh sebab itu
non Islam ingin menyadarkan Muslim akan bahaya agama dan budaya dari bangsa
Arab yang bermaksud menjajah akal budi dan budaya bangsa Indonesia dengan
berkedok agama Islam; Islam yang mengaku agama terakhir ternyata telah membuat
kegelapan dunia, maka patut segera dicerahkan/direformasi seperti agama
Katholik yang pernah mengalaminya. Tidak heran selalu ada pembakaran kitab
Alqouran dan hadits, simak video ini:
Bakar kitab hadits
Bakar kitab Alquran.
https://www.youtube.com/live/u0B4KSoyuKk?feature=share/
Wanita Iran sedang memperjuangkan keadilan,
kesetaraan dan kebebasan dari kungkungan pria yang mengatas namakan tuhan lewat
agama Islam
https://youtu.be/C9jvC17Wr3I?si=csyyz2fwXkRwyqB5/
Bagi umat manusia, masih banyak pilihan
keyakinan lain yang tidak membahayakan kemanusiaan seperti Islam, pilihan
terpopuler dunia saat ini adalah BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, hidup rukun
berdampingan dalam kebhinekaan keyakinan. Sekian.
Mari
mawas diri dan buang agama dari Indonesia, mari buang politik identitas,
pisahkan urusan agama dengan negara, mari berharap agar segera terjadi
Reformasi Islam agar dunia dan Indonesia menjadi adil, aman, tentram, sejahtera
dan makmur. Mari memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA,
selaras dengan Pancasila dasar negara. Dan mari saling menghormati keyakinan
yang ada dan jangan sekali-kali mengkafirkan keyakinan yang berbeda! Kepada
para pembaca dimohon bantuannya untuk sharekan artikel ini sebagai bahan
diskusi, perdebatan dan penelitian lebih lanjut demi bangkitnya akal sehat
bangsa Indonesia yang sedang sengaja dibuat jongkok lewat mabok agama dan
budaya dari Arab (GENDAM ARABIA).
Catatan:
Berikut ini data dan fakta kebenaran tentang Islam dalam bentuk video,
kebanyakan chanel dari Luar Negeri, kalau Dalam Negeri pasti sudah dilarang
lewat UU Penodaan Agama dan UU ITE (otak dan pikiran bangsa Indonesia sedang
dikarungi bangsa Arab) .
-
Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:
https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/
https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/
Respon
Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI
https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/
-
Chanel
Sang Penggugat, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/
https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/
-
Chanel
Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya
https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/
-
Chanel
Al Hayat, ini salah dua videonya
https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/
https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/
-
Chanel
Pavel 88, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/aQ5K5flF9x0?si=kI43cgDtvVc6-jlb/
https://youtu.be/MwqKmEgTaco?si=2Pj6yumkEmDfuf8T/
-
Chanel
Christian Prince (CP), manusia Arab ahli Islam dan Kristen, CP paling ditakuti
oleh Muslim sedunia, CP klaim lebih tahu Alqouran daripada Muhammad, ini salah
dua videonya
Ø
Muslim
Indonesia Diskusi Dengan Christian Prince Akhirnya Menangis
Ø
https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=I-tnpXoCTitpNqmT/
Setelah menelf, dia pun Mau Terima
Muhammad bukan saingan Yesus
https://youtu.be/I9m3eTRp1hY?si=w8nDuRifIyS1ODBh/
Berikut ini jawaban
singkatnya:
1
Peran
internet di era digital (2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas, kritis
dan bijak sana. Masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh
bangunan, lokasi dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati
manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any
human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak
memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan
gedung ibadah untuk berdoa. Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu
dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai
keyakinan/agama sampah/kafir. Dapat diramalkan sepuluh tahun mendatang bangunan
tempat ibadah akan sepi pengunjung dan mungkin akan beralih fungsi menjadi
gedung pertemuan serba guna, bila memang membutuhkan pertemuan dengan banyak
audiens, maka fasilitas di internet tersedia dengan mudah dan bahkan gratis,
misal ZOOM dan GOOGLE MEET (atau di stadion).
2
Agama
adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya
sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep
“KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS
DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta doktrin, dogma, aturan,
ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk mempersulit hubungan manusia
dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai aturan dan cara untuk menarik
keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus agama, seperti zakat, fitrah,
sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram, pajak, dst. Jadi agama
adalah bisnis makelaran untuk mendapatkan kekuasaan dan harta benda berkedok
Tuhan lewat politisisasi dan bisnisisasi agama. Pakar
budaya, filsafat dan ekonomi menyatakan bahwa agama adalah ekonomi biaya sangat
tinggi karena menghabiskan waktu, tenaga, biaya dan pikiran
umat beragama (berikut bangsanya)! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai
memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang
dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan
Tuhan!
3
Masyarakat
semakin sadar bahwa agama berikut doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial
justru dianggap sebagai penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan. Tuhan
dipahami sebagai Alpha dan Omega, dalam artian tidak tahu awalnya dan tidak
tahu akhirnya, maka seribu keyakinan/agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah
dapat selesai tuntas menjelaskan Tuhan, Tuhan memang Maha Besar; namun oleh
manusia Tuhan telah dibuat kerdil menjadi YANG MAHA SEMPIT, SESEMPIT OTAK
MANUSIA atau TUHAN TELAH DIPENJARAKAN DALAM SEL SEMPIT YANG DISEBUT AGAMA. Tuhan
memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada
seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi. Tidak
heran bila agama sering menjadi sumber utama perselisihan, sekat pembatas
kemanusiaan, kerusuhan dan pertumpahan darah antar manusia sepanjang sejarah
sampai dengan detik ini.
4
Semua
nabi/rasul/sesembahan dari keyakinan apapun tidak pernah menyatakan bahwa Tuhan
menurunkan agama dan Tuhan beragama tertentu! Bila ada, pasti nabi itu adalah
nabi virtual/palsu hasil rekayasa kaum ulama politikus! Khusus menyoroti agama
Islam, pakar agama dan budaya dunia berpendapat bahwa ulama politikus Arab di
jaman jahiliah telah menciptakan tokoh virtual nabi Muhammad. Nabi virtual ini
mengenalkan tuhan khas Arab (Alloh SWT, tuhan lokal) lewat agama yang sangat
khas Arab pula (Islam) sebagai pengembangan lebih lanjut bidah Nasrani, dimana
Alloh dibuat hanya mampu berbahasa Arab (ditetapkan sebagai bahasa surga),
berbudaya Arab, mengkafirkan semua keyakinan di luar bangsa Arab, mengajarkan
membasmi manusia (bangsa Yahudi dan umat Kristen), mengajarkan bunuh diri
(Jihad), mengijinkan berbohong/taqiya, memanjakan nafsu berahi kaum pria baik
didunia maupun disurga sekaligus merendahkan martabat wanita, dan tuhan yang
tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan
wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah. Selain itu, Muhammad tidak pernah
menjanjikan surga bagi arwah Muslim. JADI DAPAT
DISIMPULKAN: TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA,
NABI VIRTUAL (POLITIKUS) ARAB
MEMBALAS MENCIPTAKAN TUHAN YANG KHAS ARAB LEWAT AGAMA YANG KHAS ARAB PULA (ALLOH
SWT DAN ISLAM).
5
Internet
telah berhasil membongkar sisi negatip agama yang pada umumnya disembunyikan
dengan rapi agar tidak diketahui umatnya. Agama bagaikan dikuliti sampai dengan
tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental dibeberkan di internet
terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sistematis, dan jujur karena
berbasis data, fakta dan kebenaran. Masyarakat semakin kritis dan sadar bahwa
untuk mempelajari MAHA BESAR DAN MAHA KUASA TUHAN BESERTA ALAM SEMESTA
CIPTAANNYA, kini masyarakat akan lebih nyaman dengan menggunakan perpustakaan
digital tanpa batas di internet melalui bantuan konsep Artificial Intelligent
seperti aplikasi Google Bard dan ChatGPT. Masyarakat mulai meninggalkan cara
belajar keyakinan dari segelintir manusia (pengajar agama/keyakinan) yang
sering menyembunyikan (barangkali malah ada yang menipu) sisi keterbatasan
ajaran mereka; kedepan manusia akan lebih percaya pada jawaban Google Bard dan
ChatGPT yang kritis dan analistis dari pada sistim pengajaran yang cuma satu
arah (tidak interaktip, apalagi brain washing). Ribuan materi keyakinan yang
melambangkan ke MAHA BESARAN TUHAN tersedia di internet siap untuk dipelajari
tanpa perasaan takut/cemas melanggar dogma/doktrin agama. Brain washing agama
selama kanak-kanak sampai dengan remaja di sekolah mulai luntur, dicuci dan
dibersihkan lewat pelajaran, pendidikan dan perdebatan terbuka yang lebih
dalam, bermakna, jujur, lugas, berbasis data dan fakta di internet, tidak heran
orang mulai meninggalkan agama buatan manusia.
6
Masyarakat
semakin sadar bahwa kemunduran suatu bangsa ada hubungannya dengan agama,
sebagai contoh negara-negara di Amerika Latin dan di Timur Tengah. Sejarah
telah membuktikan bahwa setiap agama mampu membuat umatnya/bangsanya menjadi
mabok agama lalu kehilangan akal budi dimana negara akan mengalami era
kegelapan untuk kemudian mengalami pencerahan akal budi kembali.
7
Atas
dasar kenyataan diatas, manusia milenial yang cerdas, berakal budi dan lebih
mementingkan mencari kebenaran dan Tuhan (bukan mencari agama), lebih senang
memilih konsep hidup BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA yang tidak perlu
mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang
ada didunia (kesetaraan) dan saling melengkapi. Konsep ini lebih flexibel
karena manusia dapat belajar keyakinan apa saja tanpa takut sangsi dari agama.
Konsep ini diharapkan akan membuat manusia di dunia menjadi aman, nyaman,
tentram dan sejahtera, bebas dari perselisihan agama, sebagai contoh adalah
negara-negara di Scandinavia (Swedia, Denmark, Finland, dst.).
8
Masyarakat
juga semakin sadar bahwa demi politik/kekuasaan dan bisnis (terutama marketing
agama), sifat Maha Pengasih dan Penyayang dari Tuhan sangat diutamakan
sedangkan sifat Maha Adil kurang digubris dan dinomor sekiankan, maka tidak
heran di negara yang sangat agamis korupsinya meraja lela – sulit dibasmi,
agama dan koruptor saling membutuhkan – agama membutuhkan kucuran dana,
koruptor membutuhkan pengampunan dosa untuk masuk sorga (surga diobral oleh
agama). Agama bagaikan sin laudry (pencuci dosa) dan money laundry (uang hasil
korupsi mengalir ke agama), atau ibarat obat analgetik (menghilangkan rasa
sakit tanpa dapat menghilangkan penyakitnya) - agama sekedar
menghilangkan/menghibur rasa bersalah dan berdosa karena rasa berdosa akibat
korupsi dapat dilenyapkan dengan cukup hanya melakukan ritual agama, jadi agama
ternyata tidak bisa menghilangkan korupsi, bahkan sebaliknya menyemarakan
korupsi sehingga muncul istilah KORUPSI BERJAMAAH. Semestinya kedua karakter
Tuhan itu dipertajam demikian: didunia
sifat Maha Adil adalah nomor satu (manusia harus bertanggung jawab pada
sesamanya), kalau manusia sudah meninggal barulah sifat Maha Pengasih dan
Penyayang di nomor satukan (dan ini hak prerogatif Tuhan).
9
Di
era Renaisance di Jerman, abad 14, agama yang sangat kental politik dan bisnis sampai
dianggap candu masyarakat (Karl Marx) dan "Tuhan telah mati" (bahasa
Jerman: Gott ist tot; juga dikenal sebagai kematian Tuhan) adalah pernyataan
yang dibuat oleh filsuf Jerman Friedrich Nietzsche, saat itu masyarakat Jerman
sangat jengkel dan marah terhadap agama yang membikin bangsa Jerman/Eropa mabok
agama sehingga mengalami kemunduran dalam banyak bidang. Kini masyarakat
semakin sadar bahwa lewat isian kolom agama pada KTP pemerintah Indonesia
bagaikan mewajibkan bangsa Indonesia untuk beragama (Islam), sementara itu di
dunia modern manusia ramai-ramai meninggalkan agama. Kolom agama pada KTP ini
kelihatannya sangat simpel dan sepele, namun dimata pakar politik, sosial dan
budaya ternyata ini merupakan strategi politik yang paling mendasar dan handal
oleh kaum agamawan politikus dalam melaksanakan politik identitas, yaitu
menghambat pemurtadan (mempersulit ganti KTP), identifikasi kafir (non Islam,
untuk penempatan pejabat tinggi di ASN/PNS) dan menggiring masyarakat untuk
memilih AGAMA TERAKHIR (Islam).
10
Semakin
kedepan, diduga agama akan semakin ditinggalkan dan akan menjadi minoritas
sehingga dunia semakin aman, tentram dan nyaman.
BAGI INDONESIA, SEMOGA
MASYARAKAT SEMAKIN SADAR BAHWA AGAMA SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH
MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,
TENAGA, BIAYA DAN PIKIRAN UMATNYA
DAN BANGSANYA (INDONESIA), AGAMA ADALAH EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI (dilihat
dari dampak kemunduran akal budi suatu bangsa)! Melalui politik identitas Islam, urusan negara
dicampuradukan dengan urusan agama, kolaborasi banyak parpol Islam telah
menguasai pemerintahan Indonesia sehingga Bangsa Indonesia yang sangat kaya
raya menjadi miskin bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi karena korupsi
berjamaah dan kepentingan agama lebih diutamakan dari pada kepentingan bangsa
dan negara (uang negara/APBN dan uang masyarakat dikuras oleh parpol Islam dan
negara Arab), sehingga banyak orang yang terpaksa mengais gaji/makanan ke
negara tetangga (menjadi PRT di luar negeri) dan penduduk dikenai pajak ber
macam2 yang kurang sepadan dengan penghasilan (untuk menutupi kerugian akibat
korupsi berjamaah); padahal bila korupsi bisa dibuat hampir nol (seperti RRC),
negara nyaris tanpa pajak pun tetap kaya!
Masyarakat perlu sadar
bahwa konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA adalah sangat sesuai
dengan sila Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa – bukan agama maha kuasa.
Untuk mencegah kemunduran atau perpecahan Indonesia maka urusan negara tidak
boleh dicampur adukan dengan urusan agama dan begitu pula sebaliknya. Urusan
keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, maka janganlah diurus oleh
negara, oleh sebab itu kolom agama pada KTP harus ditiadakan, karena diduga
melanggar hak privasi individu dan hanya dimanfaatkan untuk tujuan politis. Lewat
KTP, bangsa Indonesia bagaikan diharuskan memilih sejumlah kecil agama dari
ratusan keyakinan/agama yang ada didunia.
Sumbangan pemikiran dari
FORUM CERDAS BIJAKSANA BERKAT ITERNET, Cabang London, UK. Edisi revisi awal
Oktober 2023.
III.
KAJIAN AKADEMIS: BENARKAH ISLAM BERWAJAH DUA PULUH DAN TIDAK COCOK UNTUK KEBINEKAAN INDONESIA? LALU MENGAPA
KITA NON MUSLIM WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG WAJAH ISLAM
BERIKUT INI?
Mari mulai dengan cerita perumpaan narkoba,
bila dalam keluarga kita ada yang kecanduan narkoba maka tentu saja kita wajib:
1.
Menyadarkan betapa
berbahayanya narkoba itu.
2.
Semua anggota keluarga
tentunya sangat menyayangi korban narkoba, tidak membencinya; semua
anggota keluarga ingin membuang narkoba ketempat sampah agar narkoba tidak
meracuni korban baru lagi.
Demikian pula bila ada manusia Indonesia
yang mabok kepayang dengan budaya dan agama asing sampai lupa diri, maka kita
wajib mengingatkan saudara kandung kita sesama anak ibu Pertiwi akan sifat
ajaran Muhammad (M) yang BERWAJAH DUA PULUH:
WAJAH PERTAMA – Alqouran sebagai sumber utama ajaran Islam adalah buku carut marut
dan campur aduk ajaran Yahudi,
Kristen, Pagan Arab, cerita legenda dan ideologi politik bangsa
Arab. Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama
politikus bangsa Arab di jaman kuno! Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap
“Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah
urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan
lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu. Muslim Indonesia pada umumnya
tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka carut
marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran ditulis
sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan
sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut), dan kitab asli
tidak diketemukan bahkan diketahui ada lebih 20 versi Alqouran.
WAJAH KEDUA - berwajah Kristen,
karena Islam diduga bidah Nasrani. Ilustrasi : Ketika seseorang melakukan
bom bunuh diri demi 72 bidadari di surga, dia melakukan ajaran ulama
politikus Arab; kemudian muncul beberapa Muslim yang menghibur dan membantu
para korban dan keluarga korban ini sambil mengatakan Islam itu agama kasih
sayang, Muslim tipe ini melaksanakan ajaran Kristen. Muslim juga diperintahkan
untuk kembali ke buku ajaran Kristen dan Yahudi bila kebingungan membaca
Alqouran.
WAJAH KE TIGA: ALLOH SWT BUKAN TUHAN
UNIVERSAL, MELAINKAN TUHAN KHAS BANGSA ARAB. Alloh swt beragama Islam,
berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab sekaligus tinggal di batu hitam
Kaabah di Mekah. Alloh Muhammad dan batu hitam Kaabah adalah TRITUNGGAL ALA
ARAB YANG WAJIB DISEMBAH DAN DIMULIAKAN, ibadat harus mengarah ke batu
kabah Mekah dan Muslim wajib bertamu ke rumah Alloh di Mekah untuk mencium batu
Hajar Aswad (simbol Alloh) serta mengkafirkan ajaran diluar bangsa Arab!
WAJAH KE EMPAT - ajaran pagan. Ilustrasi :
naik haji demi menemui Alloh yang bertempat tinggal di Kaabah Mekah dan mencium
batu hitam Kabah agar dosanya diampuni serta melempari setan dengan batu
kerikil. Ini adalah ajaran pagan/penyembahan berhala.
WAJAH KE LIMA – ajaran berbau sex ala
Muhammad yang berbasis budaya Arab. Ilustrasi : Hak istimewa pria perkasa dalam
bidang seks lewat perkawinan Islami: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak
harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, hak
disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap
wanita, suami boleh menceraikan Anehnya lagi tuhan bangsa Arab memberikan
hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad (M), hal ini
secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan
Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua
Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now:
pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman now:
mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now: pelacuran),
menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya (jaman now:
bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit
putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan pertempuran dan
menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali pertempuran). Jadi boleh
dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah)
karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua maupun kanak2)
dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai
dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia)
dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M beristri 13.
Bahkan, Syarat masuk surga bangsa Arab juga
dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh
banyak orang lain (jihad) masuk surga plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah
istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film jorok suaminya saja; semua
percabulan ini digolongkan menjalankan ibadah! Perlu diketahui, pakar dunia
menyangsikan adanya Muhammad, karena tidak ada saksi mata dan bukti
historis, dan Muhammad tidak mempunyai silsilah keluarga dalam Alquran.
WAJAH KE ENAM - ajaran ulama politikus
Arab. Ilustrasi : pelaku bom bunuh diri sambil bunuh banyak manusia lain sambil
teriak Allahuakbar dan percaya masuk surga serta dapat hadiah 72 bidadari
perawan adalah melaksanakan ajaran bersifat politik.
WAJAH KE TUJUH - ALLOH GEMAR MENYESATKAN
DAN MENGGENDAM. Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya Arab kedalam
kehidupan keseharian manusia Indonesia lewat doktrin/dogma Rukun Islam yang
diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah -
bukan dari Alqouran. Bangsa Arab lewat tuhan khas Arab mewajibkan bangsa
Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30
hari, lebaran 14 hari, haji 30 hari, umroh 21 hari. Bayangkan
kerugian waktu produktif selama bulan puasa dan lebaran (nyaris 2 bulan),
waktu berhaji yang juga nyaris 2 bulan, umroh 1 bulan, dst. Dogma,
doktrin, ritual dan seremonial agama yang berlebihan ini disebut Rukun Islam
yang dibuat oleh politikus Arab yang bersumber pada buku Kuning bukan
Alqouran (Muhammad KC). Mungkin Islam menghabiskan 1/3 dari waktu produktip
bangsa! Inilah Gendam Arabia.
WAJAH KE DELAPAN: ISLAMISASI ILMU
PENGETAHUAN, KEARIFAN LOKAL, SEJARAH DAN KEBUDAYAAN BAHKAN IKLAN.
Berbagai cerita hoax dan inkulturisasi seperti Borobudur, Syeh Subakir, Sunan
Kalijogo, Jimat Kalimat syahadat, dst., dipoulerkan; iklan di YouTube seperti
aplikasi dan speaker pengingat dan penghafal ayat Alqouran yang diminta
dihidupkan sepanjang hari (brain washing terselubung), dst.
WAJAH KE SEMBILAN: AJARAN YANG STATIS/BEKU KARENA
TERBATAS PADA LOKASI, WAKTU DAN BUDAYA TERTENTU. Jelas bahwa manusia Arab
mencitapkan tuhan beserta ajaran yang bersifat:
1. Lokal tidak universal, artinya berlaku di area Mekah
dan Medinah dan untuk bangsa Arab saja, misalnya budaya dan bahasa Arab.
2. Statis: ajaran yang hanya berlaku pada waktu itu (time
frame terbatas, abad 8, sekitar tahun 700 s/d 800), misal sistim negara dan
politik Kalifah dan hukum Syariah yang bertepatan masa pertempuran antar suku
bangsa Arab.
3. Kebenaran semu atau kebenaran sefihak (bangsa Arab,
tidak universal), misal pengkafiran (ajaran diluar bangsa Arab dianggap kafir),
tidak mengenal kesetaraan manusia (golden rule), tidak mengenal kesetaraan
gender (martabat wanita direndahkan), anjing dan babi diharamkan, musik diluar
Arab diharamkan, hukuman potong tangan rajam lempari batu, dan anti berpikir
bebas dan kritis, boleh berbohong dan membasmi/membunuh kafir, mengutamakan
keduniawian: kekuasaan, harta dan wanita (seperti tercermin pada karakter
nabinya yaitu Muhammad) yang dicapai lewat strategi politisasi dan bisnisisasi
Islam.
WAJAH KE SEPULUH : TUHAN MENCIPTAKAN KONSEP
AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan
agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI
ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Adalah tidak masuk akal dan konyol ada
tuhan yang mempunyai visi misi negara Khalifah yang berbasis hukum Syariah yang
dibuat oleh ulama politisi Arab jaman jahiliah dan dicapai lewat politik
identitas. Hukum Syariah, milik politikus Bangsa Arab abad 7, ingin mengontrol
dan mengatur segenap aspek kehidupan, dari jasmani misal berpakaian berjanggut
bersetubuh sampai dengan berpikir dan berbisnis. Doktor Warner menyatakan
bahwa hukum ini telah merusak peradaban manusia (Bill Warner). Dinegara mayoritas
Islam, Islam sebagai ideologi politik, mampu menguasai pemerintahan dan
parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol).
Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik, ini
menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji kesaktian dasa
muka”, satu pribadi raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan
mengalahkan prabu Rama (cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam
politik, jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama
yang sama (Islam)" (bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol
Islam), misal PPP, PBB, PKS, dst.; ibarat gajah mati dikeroyok semut;
parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam.
Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi
eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan
keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam).
Di level internasional juga ada jaringan
organisasi Islam yang disebut OKI yang sifatnya juga sangat politis.
WAJAH
KE SEBELAS : Islam adalah bisnis jasa perantara/makelar antara tuhan dengan
manusia dengan barang dagangan kapling surga. Manusi bijak sadar bahwa Tuhan
ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi
kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan
antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang
disebut agama dan tempat khusus untuk berdoa dan bertemu dengan Tuhan (misal masjid,
langgar, musholla, dst). Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu
dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama
sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu
kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat
privasi. Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan
Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama
menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT,
MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit
hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial
adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara
untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah,
labelisasi halalharam, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta
doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan
agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi
Tuhan
WAJAH KE DUA BELAS : Alloh membuat konsep
panca bisnis islam: zakat, fitrah, sedekah, haji dan sertifikasi halal
haram makanan. Agama Islam memang bisnis maha besar yang menggiurkan bagi
pengurusnya namun memiskinkan umat dan negaranya! PAKAR EKONOMI DAN BISNIS
MENDUGA AGAMA ISLAM ADALAH TERMASUK EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI, KARENA
MENGHABISKAN WAKTU, TENAGA, BIAYA DAN PIKIRAN SUATU BANGSA! Dasar
bisnis ini adalah hukum syariah dan rukun Islam yang tidak ada di Alqouran,
melainkan kreasi agamawan politikus bangsa Arab sekitar abad 9.
WAJAH KE TIGA BELAS: ISLAM ADALAH FASIS.
Islam pada dasarnya adalah fasis (diktator) dengan sistem politik yang
didasarkan pada PENAKLUKAN, KETUNDUKAN, DAN PENINDASAN (conquering, submission
and oppression). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Hitler, Mussolini dan
semua diktator besar yang haus darah menghantui dan menindas sepanjang abad
terakhir tertarik pada Islam (Hitler sangat tertarik dengan Islam, sehingga dia
tidak hanya memberikan hak penuh kepada umat Islam. di Jerman Nazi, namun ia
memiliki salah satu “teman” dan sekutu terdekatnya yaitu Amin Al Husseini,
Mufti Agung Palestina di Yerusalem, dan perwira SS non-Jerman berpangkat tertinggi,
seorang pembunuh massal terkenal yang tangannya berlumuran darah. ratusan ribu
orang Serbia dan Yahudi Hongaria yang tidak bersalah, sementara Mussolini,
seorang penggemar Islam lainnya, tidak hanya memberi Al Husseini sebuah vila
mewah gratis di Roma, namun ia juga menyandang gelar “Pelindung Islam”; sumber
David Abraham di buletin Quora di internet).
WAJAH KE EMPAT BELAS: ALLOH YANG MAHA
PENAKUT. Untuk melindungi Islam, berlapis-lapis aturan mengandung kekerasan,
sangsi sosial, ancaman dan pemaksaan yang tidak masuk akal dan meresahkan
diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin
kafir; hukuman pengucilan, sangsi kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi
yang murtad, bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat
Munkar dan Nakir, UU Penodaan agama, UU ITE, SKB dua menteri, pendirian
Departemen Agama, kolom agama pada KTP, dst. Demikian pula Islam dikendalikan
lewat bahasa Arab dan tafsir oleh ulama politikus bangsa Arab produk era
jahiliah, tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan
lebih modern tidak diperbolehkan!!!
WAJAH KE LIMA BELAS: Islam bagaikan manusia
punya mulut tapi tanpa dubur, sebab masuk Islam amat sangat dipermudah (cukup
mengucapkan 1 kalimat syahadat), namun untuk keluar dari Islam begitu banyak
pagarnya, sampai ada sangsi dihukum mati!
WAJAH KE ENAM BELAS: WAJAH ORGANISASI
MAFIA. Mengkritisi dan keluar dari Islam begitu banyak sangsi dan hukumnya,
sampai ada sangsi dihukum mati! Kalau demikian jahatnya aturan perlindungan
terhadap Islam, lalu apa bedanya Islam dengan organisasi MAFIA? Anggota MAFIA
yang keluar atau membeberkan rahasia organisasi dimanapun, kapanpun dan
kemanapun akan diburu untuk dibunuh karena dianggap berkianat (ibarat ajaran
Islam – halal darahnya)! Sebagai contoh adalah kasus Salman Rusdie tentang
Ayat-ayat Setan yang menggemparkan dunia. Organisasi Mafia pada umumnya
terjaring secara nasional dan internasional. Untuk Islam, misalnya organisasi
Hibutz Tahir atau organisasi OKI.
WAJAH KE TUJUH BELAS: MUSLIM RADIKAL DAN
MUSLIM MODERATE. Muslim Radikal adalah Muslim yang mengikuti sepenuhnya ajaran
nabi mereka, Muhammad, karakter radikal nampak pada sifat mementingkan
kekuasaan, harta dan wanita lewat politik, bisnis, pkekerasan dan mengikuti
budaya Arab serta berkomitmen pada visi misi politik yaitu Kalifah berbasis
hukum Syariah; sebagai contoh adalah kelomok ISIS,ALQAIDA, dan NII. Muslim
moderate adalah Muslim yang sama sekali tidak mau mengikuti ajaran nabi mereka,
Muhammad, jadi sebenarnya mereka sudah bukan Islam lagi. Pedoman hidup Muslim
Moderat adalah budi pekerti dan kebenaran kemanusiaan universal dan tidak begtu
kegilaan terhadap budaya Arab; sebagai contoh adalah kelomok Islam Nusantara
dan Islam Abangan. Pada umumnya Islam Moderat adalah manusia yang asal beragama
dan asal bertuhan tanpa menggunakan akal budi, malas belajar secara kritis,
tidak mampu berbahasa Arab dan termakan framing bahwa manusia harus beragama.
WAJAH KE DELAPAN BELAS: ISLAM SUNGGUH
EKONOMI BIAYA TINGGI SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA:
WAKTU, TENAGA, BIAYA (APBN) DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA
SERTA MENGAKIBATKAN KEMUNDURAN AKAL BUDI BANGSA. Melalui politik identitas
Islam, urusan negara dicampuradukan dengan urusan agama, kolaborasi banyak
parpol Islam telah menguasai pemerintahan Indonesia sehingga Bangsa Indonesia
yang sangat kaya raya menjadi miskin bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi
karena korupsi berjamaah dan kepentingan agama lebih diutamakan dari pada
kepentingan bangsa dan negara, sehingga banyak orang yang terpaksa mengais
gaji/makanan ke negara tetangga (menjadi PRT di luar negeri) dan penduduk
dikenai pajak ber macam2 yang kurang sepadan dengan penghasilan (untuk menutupi
kerugian akibat korupsi); padahal bila korupsi bisa dibuat hampir nol, negara
nyaris tanpa pajak pun pemerintah tetap kaya! Ingat kekayaan bangsa Indonesia
sungguh amat luar biasa: samudera yang luas, aneka ragam hasil tambang,
keindahan alam dan budaya yang menopang pariwisata, dan letak geopolitik Indonesia
yang luar biasa penting; maka tidak heran walau terus menerus dikorupsi dan
untuk membayar hutang cicilan yang terus membengkak, Indonesia sulit bangkrut.
WAJAH KE SEMBILAN BELAS: ISLAM ADALAH OBAT ANALGETIK YANG
MENGHILANGKAN RASA BERDOSA DAN RASA MALU. Seorang
budayawan mengatakan: Agama Islam secara kelakar sering disebut menjadi obat
analgestik, menghilangkan rasa sakit, namun tidak menghilangkan penyakitnya;
menghilangkan rasa berdosa dan rasa malu, namun tidak menghilangkan sifat dan
penyebab korupnya, bahkan membuat sikap korupnya menjadi-jadi sampai menjadi
korupsi berjemaah (ramai-ramai); ibarat budaya Tomat: malam ini tobat dengan
doa khusuk, besuknya kumat karena merasa tidak berdosa lagi, malamnya doa lagi,
dst., ini disebut “Lingkaran Tomat (Tobat Kumat, mirip lingkaran setan)”.
Sebagai ilustrasi, seorang PNS Muslim di kantor pajak siangnya menggelapkan
uang negara 500 juta Rp, kemudian ditengah malam jam 12 sholat tahajut dan
khusuk minta ampun kepada Allah, maka paginya koruptor ini sudah merasa sehat
rohani kembali dan siangnya korupsi lebih besar lagi, misalnya 1 milyar. Agama
juga bagaikan sekedar “Sin Laundry” (pencucian dosa, parallel dengan money
laundry); uang hasil korupsi disedekahkan/zakat ke agama sehingga seorang
koruptor dihormati dan dicium tangannya karena sifat dermawannya. Islam
bagaikan melemahkan keadilan dengan mengeksploitasi sifat Maha Pengasih dan
Penyayang, bukan sifat Maha Adil dari Allah, serta mempermudah syarat masuk
surga. Ajaran bahwa di Bulan Ramadhan penuh berkah, mati di Mekah langsung naik
kesurga, menabung di Bank Syariah mendapat insentip surga, mati bunuh diri
sambil membunuh orang lain dengan bom bunuh diri (jihad) dijanjikan masuk ke
surga dan dapat hadiah 72 bidadari, dst. Agama Islam dan Koruptor lalu bagaikan
satu mata uang bermuka dua. Akibat Islam, prestasi negara-negara Islam
(termasuk Indonesia) selalu menjadi among the best top ten corrupted country in
the world, dan bangsa Indonesia bagaikan AYAM KELAPARAN DILUMBUNG PADI.
WAJAH KE DUA PULUH: ISLAM ADALAH BAGAIKAN JARINGAN SEL
YANG HIDUP DENGAN SENDIRINYA DAN BERMUTASI, IBARAT KANGKER – DIMULAI DARI TUMOR
JINAK, LALU GANAS, BERAKHIR DENGAN KANGKER; KETIKA LEMAH ISLAM LEMAH LEMBUT –
KETIKA KUAT ISLAM BERUBAH JADI FASIS YANG GANAS. Sebagai ilustrasi, imigran
Arab ke Inggris minta suaka politik, sesudah lama tinggal, minta diberlakukan
UU Syariah; demikian pula Indonesia, ketika proklamasi Islam, bersedia menyatu
dalam kebhinekaan, ketika kolaborasi banyak partai Islam semakin kuat dan
seperti membentuk NEGARA ISLAM DALAM NEGARA RI, maka perda Syariah mulai
dilakukan secara nyata daerah demi daerah, demikian pula banyak Undang-undang
yang yang melanggar keadilan dan kesetaraan diberlakukan, semuanya ini merusak
pondasi negara yaitu azas Bhineka Tunggal Ikha. Islam adalah bisnis jasa
perantara/makelar antara tuhan dan manusia, maka sebuah masjid ditingkat RT
atau RW sudah cukup untuk dapat menghidupi pengurus masjid dengan baik, ini
yang dimaksud Islam dapat berupa sel yang mampu menghidupi dirinya sendiri,
sejauh mempunyai umat yang jumlahnya lumayan di suatu daerah kecil (demikian
pula konsep agama lain).
Di era Revolusi Industri 4.0, para filsuf
kelas dunia menyatakan bahwa bahwa Tuhan universal tidak pernah membuat
agama, tidak beragama apalagi mengkafirkan agama lain. Agama berikut
ritual, dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga
agama adalah bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Hubungan antara
manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara yang disebut agama
dengan biaya komisi yang tinggi. Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani
manusia? Hanya ada satu manusia di dunia yang berani mengatakan
tuhan menurunkan agama Islam, beragama Islam, berbudaya Arab, berbahasa Arab,
tuhan tinggal di batu hitam Kaabah di Mekah, dan umatnya wajib bersembahyang
menghadap batu Kabah dan bertamu ke tuhannya di Mekah, sambil melempari setan
dengan kerikil dan mencium batu Hajar Aswad untuk meminta pengampunan dosa;
semuanya ini membutuhkan waktu, tenaga, pikiran dan biaya sangat mahal (tahun
2023 memakan sekitar seratus juta rupiah untuk naik haji dengan antrian giliran
sampai tahunan.
Agama telah menjadi sumber konflik,
kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak
laku di negara maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA
dipandang sebagai alternatip terbaik bagi manusia modern.
Perlu dimengerti, Non Islam tidak membenci
Muslim walau dikafirkan, justru menyayangi mereka, oleh sebab itu
non Islam ingin menyadarkan Muslim akan bahaya agama dan budaya dari bangsa
Arab yang bermaksud menjajah akal budi dan budaya bangsa Indonesia dengan
berkedok agama Islam; Islam yang mengaku agama terakhir ternyata telah membuat
kegelapan dunia, maka patut segera dicerahkan/direformasi seperti agama
Katholik yang pernah mengalaminya. Tidak heran selalu ada pembakaran kitab
Alqouran dan hadits, simak video ini:
Bakar kitab hadits
Bakar kitab Alquran.
https://www.youtube.com/live/u0B4KSoyuKk?feature=share/
Bagi umat manusia, masih banyak pilihan
keyakinan lain yang tidak membahayakan kemanusiaan seperti Islam, pilihan
terpopuler dunia saat ini adalah BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, hidup rukun
berdampingan dalam kebhinekaan keyakinan. Sekian.
Artikel sumbangan FORUM CERDAS BERKEYAKINAN
TANPA BERAGAMA, CABANG OXFORD, UK
Artikel Edisi lengkap ada di SlideShare/SCRIBD
internet. Mengingat artikel ini bersifat kajian ilmiah, maka pembaca diharapkan
untuk mendiskusikan, memperdebatkan dan meneliti kebenaran artikel diatas untuk
kemudian melakukan revisi agar tulisan diatas semakin baik demi keamanan,
kerukunan dan kenyamanan dunia.
Catatan:
Berikut ini data dan fakta kebenaran tentang Islam dalam bentuk video,
kebanyakan chanel dari Luar Negeri, kalau Dalam Negeri pasti sudah dilarang
lewat UU Penodaan Agama dan UU ITE (otak dan pikiran bangsa Indonesia sedang dikarungi
bangsa Arab) .
-
Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:
https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/
https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/
Respon
Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI
https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/
-
Chanel Satria Nusantar yang juga menghebohkan, ini salah dua videonya:
https://youtu.be/8bjbCLmFFCw?si=3d7wvKh1jwIRZ9aL/
https://youtu.be/0Ttw_zWTM3I?si=386_pXlCgV42PWlb/
-
Chanel
Sang Penggugat, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/
https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/
-
Chanel
Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya
https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/
-
Chanel
Al Hayat, ini salah dua videonya
https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/
https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/
-
Chanel
Pavel 88, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/aQ5K5flF9x0?si=kI43cgDtvVc6-jlb/
https://youtu.be/MwqKmEgTaco?si=2Pj6yumkEmDfuf8T/
-
Chanel
Christian Prince (CP), manusia Arab ahli Islam dan Kristen, CP paling ditakuti
oleh Muslim sedunia, CP klaim lebih tahu Alqouran daripada Muhammad, ini salah
dua videonya
Ø Muslim Indonesia Diskusi
Dengan Christian Prince Akhirnya Menangis
Ø https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=I-tnpXoCTitpNqmT/
Setelah menelfon, dia pun Mau Terima
Muhammad bukan nabi
https://youtu.be/I9m3eTRp1hY?si=w8nDuRifIyS1ODBh/
Video
diatas kebanyakan bersumber pada pertentangan antara Islam dan Kristen karena
asal muasal Islam adalah bidah Kristen; bila video diatas di blok Muslim
Radikal, maka gunakan VPN atau Yandex.
IV.
KAJIAN
AKADEMIS: 25 STRATEGI BANGSA ARAB DALAM MENJAJAH AKAL BUDI BANGSA INDONESIA
Saat ini (2023) terjadi ramalan politik Samuel P.
Huntington dalam artikelnya berjudul "The Clash of Civilizations"
(1993), dengan inti sari : identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi
sumber konflik utama di dunia pasca Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non
Islam (yang dianggap Kafir) dunia adalah memerangi ideologi politik dan bisnis
bangsa Arab yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan
justru menyayangi Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama
Islam yang dianggap tidak benar. Sejarah membuktikan bahwa akal sehat para
cendekiawan dunia telah berhasil meruntuhkan mabok agama Kristen di Eropa dan
paham Komunis, dan kini giliran Islam untuk dicerahkan. Alasan lain pencerahan
Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen)
oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan
tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang
belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet
terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena
berbasis fakta. Brain washing selama kanak2 sampai dengan remaja (Islamisasi
dan Arabisasi di Pendidikan Dasar dan Menengah) mulai dicuci dan dibersihkan
lewat pelajaran, pendidikan dan perdebatan terbuka yang jujur, berbasis fakta
yang teratur rapi di internet. Indonesia adalah berpenduduk Muslim terbesar di
dunia dan pemeluk ajaran Kristen adalah nomor dua jumlahnya, kedua ajaran ini
banyak pertentangan fundamentalnya, maka tidak heran kalau saat ini (2023)
telah terjadi PERANG BHARATA YUDHA DIGITAL DI AWAN INDONESIA (INTERNET) sebagai
perwujudan The Clash of Civilizations. Tulisan ilmiah ini bermaksud membawa
pembaca memahami 25 STRATEGI BANGSA ARAB DALAM MENJAJAH AKAL BUDI BANGSA
INDONESIA sebagai berikut:
1.
STRATEGI
PENERBITAN KITAB ALQOURAN. Semua ajaran agama/keyakinan berawal dari kitab yang
dianggap suci. Ulama politikus Arab jaman jahiliah menerbitkan kitab Aloquran
lewat mulut tokoh fiktif Muhammad. Diceritakan bahwa Alqouran ditulis sekitar
200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber
pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut). Alqouran adalah buku carut
marut dan campur aduk ajaran Yahudi,
Kristen, Pagan Arab, cerita legenda dan ideologi politik bangsa
Arab. Dalam Alqouran banyak ditemukan ayat yang salah urut, salah kutip,
kontradiksi dan inkonsistensi. Para pakar dunia menyangsikan adanya Muhammad,
karena tidak ada saksi mata dan bukti historis, dan Muhammad tidak mempunyai
silsilah keluarga dalam Alquran (ibarat manusia tanpa KTP dan Kartu Keluarga,
pengarang Alqouran lupa mengarangnya). Bangsa Arab saat itu ingin sederajat
dengan bangsa Yahudi yang memiliki kitab Taurat dan bangsa Kristen yang
memiliki kitab Injil. Alqouran ibarat Pancasila diharapkan menjadi ideologi
yang mempersatukan bangsa Arab untuk melawan Yahudi dan Kristen di era
jahiliah.
2.
STRATEGI
ALLOH MEMILIH BANGSA ARAB. KONSEP TRI
TUNGGAL ARAB : menyekutukan Alloh (tuhan khas Arab), manusia Arab (Muhammad)
dan batu hitam Kabah di Mekah yang harus disembah dan dipuja. Tuhan boleh
menjadi batu hitam Kaabah, tapi tidak boleh menjadi manusia (Yesus) atau
menjadi Semar dalam aliran kepercayaan Jawa. Alloh tinggal di Kaabah, Mekah dan
umat Islam wajib menemui Alloh lewat ibadah haji. Konsep ini jelas mau
menyaingi konsep agama Kristen dan Yahudi dimana bangsa Israel adalah bangsa
yang dipilih Tuhan, sedangkan Alloh memilih bangsa Arab.
3.
STRATEGI
KLAIM ISLAM KEBENARAN TERAKHIR. Klaim bahwa Muhammad adalah nabi terakhir dan
Islam adalah agama final yang sempurna. Mana mungkin Tuhan Maha Tak
Terbatas/Maha Besar dan Alpha Omega (awal dan akhir tidak diketahui) dibatasi
atau dipersempit oleh seorang manusia Arab? Mana mungkin Einstein ibarat
seorang nabi Fisika mengatakan bahwa ia nabi Fisika terakhir dan ilmu Fisika
sudah selesai ditulis dan sudah sempurna? Klaim Muhammad ini sungguh menghina
Tuhan Universal.
4.
STRATEGI
MENINGGIKAN BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Alloh hanya mampu berbahasa Arab dan
berbudaya Arab dan tinggal di Mekah. Bahasa Arab adalah bahasa surga.
5.
STRATEGI
VISI MISI ALLOH. Alloh mempunyai visi dan misi negara Kalifah berbasis hukum
Syariah. Khalifah adalah pemimpin dan pembimbing
umat Islam dalam urusan administratif kenegaraan ataupun moral dan agama.
Secara tradisi, khalifah sendiri merupakan kependekan dari Khalīfat
Rasūl Allāh (penerus utusan Allah). Hukum Syariah, produk ulama
politikus Bangsa Arab jaman kuno, ingin mengontrol dan mengatur segenap aspek
kehidupan, dari jasmani misal berpakaian berjanggut bersetubuh sampai
dengan berpikir dan berbisnis. Konsep Kalifah dan Syariah menjadikan negara Islam
menjadi totaliter, tidak demokratis, teokratis, dan melarang/membatasi
kebebasan beragama/berkeyakinan selain Islam. Negara Kalifah berbasis Syariah
selalu menjadi idaman Muslim untuk diterapkan di negara manapun, walaupun di
negara non Islam. Hukum ini sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia
modern!
6.
STRATEGI
KONTOL/KELAMIN PRIA (PENIS). Hak istimewa pria dalam bidang seks lewat
perkawinan Islami: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin
dengan wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, suami boleh melakukan
kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan istrinya dengan mudah,
bahkan hak pria disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan. Wanita hanya
dianggap warga kelas dua dan sekedar alat produksi bayi Muslim demi menjadi
mayoritas dalam hal kependudukan. Bila Muslim menjadi mayoritas disuatu
negara/daerah dan Muslim lebih setia pada agama Islam dari pada negara, maka
dapat dipastikan Islam akan menang dalam pemilihan presiden/kepala daerah
secara demokrasi.
7.
STRATEGI
PENGKAFIRAN. Dalam Islam, penganut agama selain Islam dianggap kafir dan
dianggap warga kelas dua yang wajib ditaklukan, dibohongi (taqiya), dipajaki,
bahkan dibasmi. Islam menganggap tidak baik berteman dan dipimpin kafir.
8.
STRATEGI
MALING TERIAK MALING. Untuk melawan ajaran Kristen yang banyak dikutip dalam
ajaran Islam, maka untuk mengelabui dunia, ulama polikus Arab menggunakan
strategi: maling teriak maling, setan berwajah malaikat, palsu teriak palsu.
Tidak heran Muhammad dijuluki Serigala berbulu domba dan Setan yang mencekik
Muhammad berwajah malaikat Gabriel, dan Yesus diserupakan saat disalib.
9.
STRATEGI
NON KESETARAAN. Islam tidak mengenal “golden rule”, yaitu hukum untuk
memperlakukan orang lain seperti memperlakukan dirinya sendiri (kesetaraan atau
perlakuan adil bagi sesama manusia), dan tidak mengenal kesetaraan gender
(martabat wanita dipandang rendah, sekedar obyek seks atau obyek kelamin
pria).
10.
STRATEGI
CAMPUR ADUKAN NEGARA DAN AGAMA. Alloh MENCIPTAKAN KONSEP AGAMA POLITIK BISNIS
terintegrasi, DIJULUKI TRIAS POLITIKA ALA ARAB, dimana urusan agama dicampur
adukan dengan urusan negara, politik dan bisnis lewat politik identitas Islam.
11.
STRATEGI
POLITIK ALA DASA MUKA. Strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM,
SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Dinegara mayoritas Islam,
Islam sebagai ideologi politik, mampu
menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah
partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak
partai politik, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji
kesaktian dasa muka”, satu pribadi
raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama
(cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol
Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)"
(bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB,
PKS, dst. Ibarat gajah mati dikeroyok semut - parpol nasionalis/kafir kalah
dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Jadi walaupun kalah dalam
pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip, legislatip
dan APBN melalui strategi koalisi, kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan
parpol nasionalis atau kafir (non Islam), mereka ini sudah BAGAIKAN NEGARA
ISLAM DALAM SUATU NEGARA BHINEKA INDONESIA, jaringan mereka lewat PNS/ASN
bagaikan ada diseluruh departemen dan ada di pusat sampai dengan daerah, bahkan
mungkin sampai dengan RT (Rukun Tetangga) ! Anggaran negara mereka kuasai,
peraturan dan undang-undang mereka buat untuk keuntungan mereka dan demi
merugikan non Islam, ruang informasi publik mereka kuasai dan jagai, dan proyek
serta bisnis mereka arahkan ke mereka dan mengarah kesistim Islam (serba
syariah), presiden harus Muslim dan Jawa. Ini ibarat Non Islam sudah bagaikan
dijajah Islam, padahal Indonesia bukan negara Islam! Perlu dimengerti sumber
pendapatan Indonesia terbanyak adalah dari pertambangan yang dimiliki Irian
(suku Papua) dan Kalimantan (suku Dayak) yang mayoritas bukan Islam!
12.
STRATEGI
ISLAMISASI LEWAT TAQIYA/HOAX DAN PENETRASI BUDAYA. ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN,
KEARIFAN LOKAL, SEJARAH, IKLAN DAN
KEBUDAYAAN. Berbagai cerita hoax seperti Borobudur, Syeh Subakir, Sunan
Kalijogo, Jimat Kalimat syahadat, astronout mendengar suara azan di bulan,
dst.; bahkan iklan di YouTube seperti aplikasi dan speaker pengingat dan
penghafal ayat Alqouran yang diminta dihidupkan sepanjang hari (brain washing
terselubung), dalam iklan Islam - produk apapun dilekatkan dengan jaminan
surga, dst. Penetrasi, inkulturalisasi dan integrasi Islam kepada keyakinan non
Islam untuk menutupi segala kelemahan ajaran Islam juga dilakukan, konsep
terintegrasi ini kemudian diakusisi sebagai milik Islam beserta tradisinya
(misal dalam hal Kejawen dalam kasus Syech Subakir dan Sunan Kali Jaga).
13.
STRATEGI
PEMBERDAYAAN HUKUM SYARIAH. Hukum Syariah dalam Islam adalah hukum atau
peraturan yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik di dunia
maupun di akhirat. Hukum ini mengontrol segala aspek kehidupan, dari pikiran,
perbuatan, keyakinan, wanita, masyarakat dan ekonomi secara totaliter. Oleh
masyarakat modern, hukum ini dianggap alat politik Islam dan dianggap kaku,
keras, kejam dan sudah usang. Perda Syariah adalah gerilya cerdik dan jitu
untuk Islamisasi suatu daerah/negara.
14.
STRATEGI
PENGUASAAN INFORMASI DAN PENJEJALAN INFORMASI BERULANG KALI. Henry kissinger,
mantan menlu AS, mengatakan: “barang
siapa mendominasi sistim informasi publik maka akan menang dalam pertarungan
politik”. Dengan menguasai informasi publik, Islam bebas untuk melakukan
strategi : “SESUATU YANG SALAH NAMUN BILA DIJEJALKAN SECARA DIULANG - ULANG
AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan dan kotbah 5x sehari lewat speaker/toa
mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran adalah bentuk pelaksanaan strategi
diatas. bagi non muslim, toa masjid dengan bahasa Arab yang tidak dimengerti
adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan budaya Arab yang nyata. Saat ini,
internet bagaikan di bombardir dengan iklan dan hoax berbasis Islam. Menemukan
sesuatu kebenaran yang disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit
(misalnya baru ditemukan ditumpukan/halaman nomor 101 di google search). Contoh penjejalan lewat hoax konyol: bertamu
Alloh ke Mekah, mati di Mekah sebagai tamu Allah langsung masuk surga dan gelar
haji lebih berguna dari gelar DOKTOR akademik, ini adalah menyesatkan namun
bisnis menguntungkan triliunan rupiah bagi bangsa Arab.
15.
STRATEGI
BRAIN WASHING. Sistim pendidikan nasional diarahkan demi kepentingan
sepihak, yaitu Islam dan budaya Arab. Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke
institusi Islam (dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama).
Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak, hafalan, paksaan dan hukuman akan
meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai
dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang
bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke
budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB
& LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan yang
membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan kemungkinan
alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela menitipkan anak
mereka di pondok pesantren walau mutu rendah dan sudah banyak kasus santriwati
diperkosa guru agamanya.
16.
STRATEGI
LEGALISASI PERATURAN BERAROMA ISLAM. Dominasi dalam legislatip: parpol Islam
banyak mensponsori penerbitan perbagai perundangan yang memojokan bahkan
mematikan non Islam, misalnya: perda Syariah, halal haram:
pakaian-musik-makanan-bisnis, kolom
agama pada ktp, UU Penistaan agama, UU SISDIKNAS, seragam sekolah, SKB 2
menteri, FKUB, Islampobhia, hate speech, polisi cyber space; menjustifikasi,
membentuk dan melindungi ormas Islam yang gemar melakukan keributan dan
kekerasan kepada “kafir” , dan menganggap perlunya Departemen Agama, yang
semuanya ini tidak layak ada di dunia modern (urusan negara dicampur adukan
dengan agama).
17.
STRATEGI
GENDAM ARABIA LEWAT RUKUN ISLAM. Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya
Arab kedalam kehidupan keseharian manusia Indonesia dilakukan lewat doktrin
Rukun Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab
jaman jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab bagaikan mewajibkan bangsa
Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30
hari, lebaran 14 hari, haji 30 hari,
umroh 21 hari, dst. Inilah Gendam Arabia lewat Rukun Islam yang
dilakukan secara ritual dan seremonial! Bayangkan kerugian waktu produktif
selama bulan puasa dan lebaran (nyaris 2 bulan), waktu berhaji yang juga nyaris 2 bulan, umroh 1 bulan, dst. Doktrin, ritual dan
seremonial agama yang berlebihan ini disebut Rukun Islam yang dibuat oleh
politikus Arab dan yang bersumber pada buku Kuning bukan Alqouran (Muhammad
KC). Mungkin Islam menghabiskan 1/3 dari waktu produktip bangsa!
18.
STRATEGI
MEMPERSULIT LAWAN ISLAM BERKEMBANG. Dengan menguasai politik lewat koalisi
multi partai berbasis Islam, maka Islam
mampu mengurung dan menindas kaum minoritas dengan menerbitkan banyak peraturan
yang Islami, misalnya: perda syariah,
halal haram, kolom agama pada KTP, UU Penistaan Agama, SKB 2 menteri, FKUB,
Islampobhia, hate seach, UU Internet/ITE, pembentukan ormas Islam yang rapi dari
pusat sampai dengan daerah, dibentuknya departemen agama, yang semuanya ini
tidak layak ada di dunia modern; demikian pula kerusuhan dan kekerasan terhadap
“Kafir” oleh ormas Islam yang dibackingi demi manajemen ketakutan minoritas.
Semuanya ini tersirat justru bertujuan menjaga dan memperkokoh budaya dan agama
Arab, serta demi melindungi tuhan yang penakut berikut kitab sucinya yang
amburadul; hebatnya semua upaya pembelaan ini dianggap ibadah.
20.
STRATEGI
DALAM DEBAT LINTAS AGAMA. Mengingat Alqouran dan hadits ternyata carut marut
dan tidak bermutu, maka tidak heran dalam setiap perdebatan lintas agama, apologet
Muslim justru mengalihkan topik ke keyakinan lain, dan membela kitabnya dengan
strategi: maling teriak maling, palsu teriak palsu, setan berwajah malaikat,
jin berwajah tuhan, playing victims, agamaku agamaku agamamu agamamu, asal
jawab, comotlogi, copylogi, bersembunyi dibalik bahasa Arab beserta
terjemahannya yang multi tafsir, taqiya, menggunakan data dan fakta yang tidak
benar (hoax), loncat sana loncat sini dan berputar-putar seperti kipas angin.
21. STRATEGI PERLINDUNGAN BAGI
ALLOH YANG PENAKUT.
Untuk melindungi Islam, berlapis-lapis aturan mengandung kekerasan, sangsi
sosial, ancaman dan pemaksaan yang tidak
masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan
kafir, tidak boleh dipimpin kafir, UU Penodaan Agama, hate speach, kontrol
materi internet (UU ITE), pendirian ormas yang suka kerusuhan dan kekerasan
untuk menakuti non Islam (manajemen ketakutan, misal FPI, Hisbollaah), hukuman
pengucilan, kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi yang murtad, bahkan
dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan Nakir, dst.
22.
STRATEGI
JARINGAN ISLAM INTERNASIONAL. Untuk level internasional, Islam membentuk Organisasi Konferensi Islam
(OKI), OKI mirip organisasi
persemakmuran Inggris raya : common wealth. OKI sangat kuat dalam membentuk
jaringan kerja sama antara negara dan partai politik di negara mayoritas Islam.
Aliran dana, senjata, manusia radikal/jihad/ustadz dan teror disebarkan dan
digalakan demi jayanya Islam. Demikian pula di PBB, OKI dianggap mempunyai power, bahkan mampu membentuk HAM islami, Palang Merah Islami, Bank Islami/Syariah, dst. Kasus Salman Rusdie
(ayat-ayat setan) dan berbagai kerusuhan berbasis Islam di level dunia
menyebabkan dugaan bahwa Islam bagaikan organisasi kejahatan MAFIA level dunia.
23.
STRATEGI
PEMINDAHAN PUSAT ISLAM KE INDONESIA. Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim
terbesar didunia. Melihat gelagat
pemanfaatan APBN yang besar dan aliran dana yang juga begitu besar dari
negara Arab ke Indonesia untuk membiayai berbagai proyek Islamisasi dan
Arabisasi, maka diduga Indonesia akan
dijadikan pusat Islam dunia mengingat kini Bangsa Arab telah jenuh dengan
diktator Islam (Kalifah dan Syariah),
ini terbukti lewat terjadinya Arab Spring, Saudi Spring dan Iran Spring, rupanya bangsa
Arab sudah letih dan lesu dengan agama Islam beserta akibatnya. Selain itu alam
Indonesia yang bagaikan zamrud di Katulistiwa dan dengan kekayaan sumber daya
alam sungguh sangat menarik bila ditukar guling dengan daerah Timur Tengah yang
tandus, gersang dan panas. Pemindahan pusat agama ini akan mirip agama Katholik
yang bagaikan dipindahkan dari Timur Tengah ke Vatikan, Itali. Diharapkan
Indonesia, Malaysia dan Brunai akan menjadi pondasi utama Islam di Asia karena
masih energik dan masih mabok agama. Untuk ini, Proyek besar pertama adalah
MENANG PILPRES 2024 lewat politik identitas Islam. Sebelumnya, telah
didatangkan ber bondong-bondong para habib dari Timur Tengah, misalnya dari
Yaman, Afghanistan dan Arab Saudi, dan oleh politikus pengguna identitas Islam
di Indonesia, para gelandangan habib Arab ini, misalnya Trio Gelandangan Yaman:
Basyir-Rizieq-Bahar Smith, sering ditampilkan bagaikan guru bangsa di media
publik; frekwensi tampil mereka melebihi frekwensi tampilnya Presiden Jokowi,
dan diduga mereka menerima gaji diatas 50 juataan rupiah per bulan plus semua
biaya pemabukan agama Islam bangsa Indonesia diambillkan dari APBN. Demikian
pula dana APBN telah dimanfaatkan untuk membangun kerajaan pendidikan Islam
yang berciri brain washing dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, pondok/pesantren,
masjid, langgar dan Universitas; institut agama Islam ber ramai-ramai berubah
menjadi Universitas Negeri; pakar agama menyatakan bahwa tanpa lewat cuci otak
sejak kecil – agama Islam mustahil laku dipasarkan! Ratusan trilyun APBN musnah
untuk persiapan Indonesia menjadi pusat Islam dunia! Hal ini kurang difahami
oleh orang Papua, Ambon, Dayak, Menado, Mentawai, dst; mereka penghasil tambang
sangat mahal sebagai devisa utama APBN, mereka non Islam/Kafir, mereka bagaikan
ditipu dan dikhianati; tidak heran mereka meminta memisahkan diri dari NKRI,
apalagi suku Jawa dianggap rasis, presiden harus Jawa dan wakilnya harus Islam;
padahal suku Jawa sudah hilang Jawanya sejak runtuhnya Prabu Brawijaya (kata
pepatah Jawa: Wong Jowo ilang Jawane, gari Kadrune), akal budi suku Jawa saat
ini dianggap terpuruk, terbukti prestasi terjajah oleh berbagai bangsa seperti
Inggris, Portugis, Belanda, Jepang, USA bersama Regim Soeharto dan kini Bangsa
Arab.
24.
STRATEGI
TUHAN VIRTUAL – ALLOH SWT. Dari semua uraian diatas, nampak ada kemiripan
kerakusan manusia Adam dan manusia Muhammad untuk menyamai dan menyaingi
kekuasaan penciptanya seperti ilustrasi berikut: Tuhan telah menciptakan
manusia (Adam), sebaliknya manusia Arab membalas menciptakan tuhan khas Arab
(Alloh SWT) lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam), dimana Alloh dibuat
hanya mampu berbahasa Arab, berbudaya Arab dan tinggal di Mekah dimana umat
Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di
Mekah dengan menghamburkan biaya, waktu, tenaga dan pikiran. Manusia Muhammad
ibarat nabi Adam yang memakan buah pengetahuan untuk menyamai dan menyaingi
kekuasaan Tuhannya, demikian pula Muhammad mengarang buku Alqouran (bukan buah)
demi menyamai dan menandingi kekuasaan Tuhan universalnya. Diharapkan Alloh SWT
dapat ditandingkan dalam PERANG BINTANG TIGA TUHAN: YAHWE – YESUS – ALLOH.
25.
STRATEGI
KONTROL KEBENARAN ALQOURAN. Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in
Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah urut, salah
kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa
Arab yang tidak sempurna saat itu.
Muslim Indonesia pada umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak
mempunyai Alqouran dan hadits, maka carut marut kedua buku ini aman
disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran ditulis sekitar 200 tahun setelah
wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber pustakanya hanya lisan
(cerita dari mulut ke mulut). Alqouran adalah buku carut marut dan campur aduk
ajaran Yahudi, Kristen, Pagan Arab,
legenda dan ideologi politik bangsa Arab. Alqouran dikontrol lewat
tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman
kuno! Kebenaran Alqouran dikendalikan lewat bahasa Arab dan kitab tafsir produk
ulama politikus bangsa Arab di era jahiliah; tafsir ulama bangsa lain walaupun
lebih baik, lebih bijaksana dan lebih modern tidak diperbolehkan!
Di era
Revolusi Industri 4.0, para filsuf kelas dunia menyatakan bahwa Tuhan
universal tidak pernah membuat agama, tidak beragama apalagi mengkafirkan agama
lain serta melarang berfikir kritis. Agama berikut ritual, seremonial,
dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga agama adalah
justru bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia serta telah terbukti
menjadi sumber pertikaian dan perpecahan manusia. Hubungan antara manusia
dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara (makelar) yang disebut
agama dengan biaya komisi yang tinggi. Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani
manusia? Manusia diciptakan tidak untuk mencari agama buatan manusia,
melainkan untuk mencari Tuhan beserta kebenaranNya, sebuah usaha manusia yang
tidak pernah selesai! Agama telah terbukti menjadi sumber konflik, kerusuhan,
perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak laku di negara
maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA dipandang sebagai
alternatip terbaik bagi manusia modern, tanpa perlu makelar, tanpa ada
pengkafiran, melainkan justru berusaha saling melengkapi.
Para pakar budaya dan ekonomi menduga bahwa Agama Islam
adalah ekonomi biaya sangat tinggi yang sangat merugikan umat dan bangsanya,
namun membuat kaya bagi manusia yang pandai memanipulasinya untuk bisnis dan
politik apalagi untuk penjajahan akal budi antar bangsa. BAGI INDONESIA, ISLAM
SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU, TENAGA,
BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!!
Perlu dimengerti bahwa para pakar filsafat dunia makin
sadar bahwa Islam adalah alat PENIPUAN, PEMBODOHAN DAN PENJAJAHAN AKAL BUDI
MILIK BANGSA ARAB (3P), dengan penjelasan seperti berikut:
-
PENIPUAN.
Muhammad adalah tokoh fiktip, Alqouran adalah kitab penuh kesalahan, Hadits
adalah kitab carut marut karangan ulama politikus bangsa Arab di jaman
jahiliah. Sesuatu yang tanpa bukti, bobrok dan rusak dikatakan baik dan
sempurna, ini penipuan.
-
PEMBODOHAN:
Ketiga unsur penting diatas yang tidak benar, Muhammad Alqouran Hadits,
diajarkan sebagai kebenaran lewat hafalan, cuci otak, paksaan dan sangsi
kekerasan.
-
PENJAJAHAN:
Menguasai akal budi bangsa Indonesia lewat konsep tuhan yang sangat khas bangsa
Arab dengan menggunakan ke 22 strategi diatas adalah bentuk nyata PENJAJAHAN
AKAL BUDI dan FINANSIAL BANGSA INDONESIA OLEH BANGSA ARAB. Konsep ajaran bangsa
Arab seperti: Tritunggal Alloh Muhammad batu hitam Kabah yang harus disembah
dan dipuja, Alloh yang berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab dan
tinggal di Mekah, ibadat menyembah dan mengarah ke batu kabah Mekah, wajib
bertamu dan menemui Alloh di Mekah, Alloh yang mengkafirkan ajaran kepercayaan
diluar tuhan Arab, Alloh yang memerintahkan menghafal dan menghindari
berpendapat bebas dan kritis, Alloh yang tidak mengenal kesetaraan dan
keadilan, Alloh yang suka menyesatkan manusia, serta Alloh yang mempolitisasi
dan membisniskan Islam demi kepentingan bangsa Arab. Kebenaran semu Alqouran
hanya boleh dihakimi oleh hadits atau tafsir karya ulama politikus Arab jaman
jahiliah dan disembunyikan dalam bahasa Arab yang multi tafisr; ulama Indonesia
walau pandai dan bijak tidak dianggap dan tidak diberi hak menafsir, inilah
penjajahan akal budi!
Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN 3P di
seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk
kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman,
Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir,
Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS, dst., kacau balau, korupsi tinggi, mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional:
jatuhnya kerajaan Majapahit, G30S, Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII, Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan
tempat ibadah, pelarangan ibadah,
korupsi berjamaah yang menggila,
perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz
dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa
yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena
digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab.
Sebagai penutup, dari pengalaman dan pengamatan di
Indonesia, banyak akademisi bahkan yang bergelar profesor maupun doktor, yang:
- tidak mengerti bahasa Arab
- tidak tahu keyakinan awal Muhammad yaitu bidah Kristen.
- tidak punya kitab suci Alqouran dan hadits
- tidak tahu historis Islam tentang turunnya Alquran
lewat mulut Muhammad.
- tidak tahu bahwa Alqouran asli tidak ada, dan telah diketemukan 32 versi Alqouran yang
saling berbeda.
- tidak tahu bahwa isi Alqouran adalah campuran kitab
Taurat, Injil, cerita legenda dan ajaran
pagan Arab dibumbui ideologi politik karangan ulama politikus Arab jaman
jahiliah.
- tidak tahu bahwa kalau kesulitan dengan Alqouran
diwajibkan membaca kitab Taurat dan Injil, bukan kitab tafsir.
- tidak peduli ketidak benaran Islam
- tidak peduli nasib arwahnya setelah meninggal yang
dipastikan Alqouran untuk tidak masuk surga seperti arwah nabinya (Muhammad)
Namun anehnya mereka percaya membabi buta pada ajaran
Islam, Alqouran beserta tafsirnya, bahkan banyak Muslim yang lebih cinta pada
agama daripada negaranya, akibatnya banyak negara Islam yang mundur, kacau
bahkan pecah; ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan.
Baik buruk, benar salah, Tuhan dan Iblis, keduanya selalu
bersaing bebas di dunia ini; bila Tuhan Universal yang menang maka negara akan sejahtera,
sebaliknya bila iblis yang menang maka negara akan kacau balau dan miskin.
Semoga pembaca ikut aktip mencerahkan Islam demi memenangkan Tuhan Universal
alias Kebenaran! Mohon bantuan pembaca agar artikel ini di sharekan untuk
menjadi bahan diskusi, perdebatan dan mawas diri serta di update dan direvisi
demi selalu tambah berkualitas dan mencerahkan akal budi manusia.
Artikel
sumbangan FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, CABANG OXFORD, UK.
Artikel Edisi lengkap ada di internet.
Cendekiawan dunia yang
cerdas dan bijaksana di era digital sadar bahwa Tuhan universal tidak pernah
membuat agama, tidak beragama apalagi mengkafirkan agama lain. Agama berikut
dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga agama adalah
bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Hubungan antara manusia dengan
Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara yang disebut agama. Agama telah
menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman,
maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep
BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA (BTB) dipandang sebagai alternatip terbaik
bagi manusia modern.
Demikian pula manusia bijak
dan cerdas sadar bahwa hanya tuhan, yang sangat khas buatan manusia Arab
(Muhammad) dan tidak bersifat universal, menetapkan : membuat agama Islam,
memeluk agama Islam, berbudaya dan berbahasa Arab, bertempat tinggal di batu
hitam Kaabah di Mekah, ibadat menyembah dan mengarah ke batu kabah Mekah, dan
mengkafirkan non Islam; tuhan khas Arab ini dijuluki Alloh SWT.
Nampak ada kemiripan
kerakusan kekuasan duniawi antara manusia Adam dan manusia Arab Muhammad:
Tuhan telah menciptakan
manusia, manusia Arab membalas menciptakan tuhan khas Arab lewat agama yang
sangat khas Arab pula (Allah dan Islam), dimana Allah hanya mampu berbahasa
Arab dan berbudaya Arab. Manusia Arab ibarat nabi Adam yang memakan buah pengetahuan
untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhannya, demikian pula manusia Arab
menggunakan buku pengetahuan (bukan buah)
yang disebut Alqouran untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhan
universal.
Disamping itu, bangsa Arab
tergiur untuk memperebutkan titel sebagai bangsa terpilih dengan ilustrasi:
-
Israel
sebagai bangsa terpilih pertama yang melahirkan konsep Tuhan (Yahwe) dan kitab
Taurat.
-
Kemudian
Yesus yang lahir sebagai bangsa Yahudi dan menyatakan bahwa Yesus datang untuk
menggenapi kitab Taurat dengan munculnya kitab Injil, dan munculnya konsep Esa
dalam bentuk Trinitas.
-
Maka
bangsa Arab tidak mau ketinggalan untuk menjadi bangsa terpilih juga dengan
melahirkan manusia sempurna sekaligus nabi terakhir yang dikenal sebagai
Muhammad, yang di sekutukan sebagai Tri in One
Arab yaitu Alloh-Muhammad-Batu Kaabah Mekah yang wajib disembah dan
dipuji Muslim sedunia, menyaingi Trinitas Kristen yaitu Bapa-Putera-Roh Kudus.
Alloh SWT berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab serta tinggal di Kaabah
Mekah, dimana Muslim wajib berdoa mengarah Mekah dan wajib menemui Alloh di
Mekah minimal sekali dalam hidupnya untuk mendapatkan gelar haji/hajah (yang
lebih membanggakan dibanding PhD). Kitab Alqouran tidak tanggung-tanggung
melingkupi kitab Jabur, Taurat dan Injil dan Alqouran diklaim langsung turun
dari tuhan dan sempurna adanya, demikian pula Muhammad diklaim manusia sempurna
dan nabi terakhir.
-
Sungguh
luar biasa dahsyat, perebutan kekuasaan untuk menguasai Tuhan diantara 3 agama
dari Timur Tengah ini: Yahudi – Kristen – Islam, mereka saling klaim kebenaran
kitab suci masing-masing! Mungkin bangsa Arab terpana bagaimana Paus saat itu
dapat menguasai Eropa dengan “menguasai Tuhan” lewat cara kendaraan agama
Katholik (agama-poitik-bisnis dicampur adukan di era jaman kegelapan)!
Alqouran adalah buku carut
marut dan campur baur ajaran Yahudi,
Kristen, Pagan Arab, legenda kuno dan ideologi politik bangsa
Arab. Alqouran baru muncul sekitar 200 tahun setelah Muhammad wafat. Alqouran
dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus
bangsa Arab di jaman kuno! Ulama Indonesia walaupun lebih pandai dan bijaksana
tidak boleh menafsirkan Alqouran, disinilah letak kekuatan Bangsa Arab dalam
menjajah pikiran dan budaya lewat Islam dan budaya Arab. Untuk melindungi
Alqouran yang lemah dan rapuh maka Alqouran hanya boleh ditulis dan dihafal
dalam bahasa Arab.
Kemudian lewat Alqouran dan
hadits, ulama politikus Arab membangun strategi yang licik dan jahat untuk
menguasai dunia sebagai berikut:
A. TRI TUNGGAL ARAB : menyekutukan tuhan Arab,
manusia Arab (Muhammad) dan batu hitam Kabah di Mekah Arab.
B. TRIAS POLITIKA ARAB:
AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan
agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI
ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Islam memiliki visi misi negara Kilafah
berbasis hukum Syariah, sebuah konsep bangsa Arab di jaman jahiliah yang
sekarang (2023) sudah usang dan tidak sesuai lagi, sebab melanggar Hak Azasi Manusia
dan Kesetaraan!
C. TRIAS GENDAM ARAB (3P) : Pembiasaan,
Pembudayaan dan Penjajahan budaya Arab kedalam kehidupan keseharian manusia
Indonesia lewat doktrin/dogma Rukun Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning
karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab
lewat tuhan khas Arab mewajibkan bangsa Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan
jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30 hari,
lebaran 14 hari, haji 30
hari, umroh 21 hari (perkiraan waktu
untuk acara seremonial keagamaan Islam yang meminta waktu sangat banyak
sehingga mengganggu waktu produktif bangsa, menjadikan bangsa Indonesia mabok
agama dan budaya dari Arab, dan
menjadikan akal budi jongkok!).
D. PANCA BISNIS AGAMA
ISLAM: ZAKAT, FITRAH, SEDEKAH, HAJI DAN
SERTIFIKASI HALAL HARAM MAKANAN. Agama
Islam memang bisnis maha besar yang menggiurkan bagi pengurusnya namun
memiskinkan umat dan negara yang dijajahnya!
E. Untuk melindungi Islam yang lemah dan rapuh
maka Alqouran ditulis dalam bahasa Arab disertai berlapis-lapis konsep dan
aturan yang mengandung kekerasan, sangsi sosial, ancaman dan pemaksaan yang tidak masuk akal
dan meresahkan diciptakan, misalnya: pengkafiran, memandandang rendah martabat
wanita, berbohong (taqiya), tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh
dipimpin kafir; hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi
yang murtad, bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat
Munkar dan Nakir, dst.
Dinegara mayoritas Islam,
Islam sebagai ideologi politik, mampu
menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah
partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak
partai politik, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji
kesaktian dasa muka”, satu pribadi
raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama
(cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol
Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)"
(bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB,
PKS, dst.; ibarat gajah mati dikeroyok semut;
parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai
Islam. Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi
eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan
keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam).
a. Dominasi dalam
eksekutip: Islam bagaikan “negara dalam suatu negara”, ASN/PNS Islam ada di
semua lembaga/departemen dan membentuk jaringan kepentingan bersama, dari pusat
Jakarta sampai dengan kelurahan! Islam juga mendominasi APBNdan menguasai
banyak proyek nasional, dst.; demikian pula dalam menggalang dana lewat PANCA
BISNIS AGAMA ISLAM.
b. Dominasi dalam legislatip:
parpol Islam banyak mensponsori penerbitan perbagai perundangan yang memojokan
bahkan mematikan non Islam, misalnya: perda Syariah, halal haram:
pakaian-musik-makanan-bisnis, kolom
agama pada KTP, UU PENISTAAN AGAMA, UU
Perkawinan, SKB 2 menteri, FKUB, Islampobhia, hate speech, menjustifikasi dan
melindungi pembentukan ormas Islam yang gemar melakukan MANAJEMEN KETAKUTAN
bagi “kafir” dan polisi cyber space, serta menganggap perlunya Departemen
Agama, yang semuanya ini tidak layak ada di dunia modern.
c. Dominasi dalam
yudikatip: Islam melegetimasikan kekuasaanya dibidang sistim informasi, sistem
pendidikan, dst. Henry kissinger, mantan menlu AS, mengatakan: “barang siapa mendominasi sistim
informasi publik maka akan menang dalam pertarungan politik”. dengan menguasai
informasi publik, Islam bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU YANG SALAH
NAMUN BILA DIULANG - ULANG DIJEJALKAN AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan
dan kotbah 5x sehari lewat speaker/toa mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran
adalah bentuk pelaksanaan strategi diatas. bagi non muslim, toa masjid dengan
bahasa Arab yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan
budaya Arab yang nyata. Saat ini, INTERNET BAGAIKAN DI BOMBARDIR DENGAN IKLAN
DAN HOAX BERBASIS ISLAM. Menemukan sesuatu kebenaran yang disembunyikan para
ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan di halaman nomor 101
di google search). Contoh hoax konyol
seperti mati di Mekah sebagai tamu Allah langsung masuk surga dan gelar haji
lebih berguna dari gelar DOKTOR akademik, ini adalah menyesatkan namun bisnis
menguntungkan triliunan rupiah bagi bangsa Arab. Demikian pula Islam mampu
“mengontrol” Google untuk konten digital yang membahayakan Islam lewat strategi
Islamphobia, UU ITE dan UU Penodaan Agama; diduga ada staff Islam disusupkan
kedalam admin Google cabang Indonesia
untuk menjagai kepentingan Islam/bangsa Arab.
Dominasi sistim pendidikan
nasional pun diarahkan demi kepentingan sepihak, Islam dan budaya Arab. Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke
institusi Islam (sekolah dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru
agama, ribuan tempat ibadah). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan
metode cuci otak, hafalan, paksaan dan
hukuman (serta baiat) akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama
sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan
dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam
sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS
BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB,
DISERTAI MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK” !!!
Akibat Islam, diduga 1/4
APBN dipakai untuk kepentingan Islam (pendidikan dari tk s/d universitas, masjid, ormas dan orpol), 1/4 habis dikorupsi
parpol Islam, 1/4 untuk cicilan hutang
luar negeri, sisanya 1/4 baru untuk negara! Tidak heran BANGSA INDONESIA
BAGAIKAN AYAM MATI DILUMBUNG PADI; sehingga banyak manusia Indonesia yang
terpaksa kerja sebagai PRT/TKW ke luar negeri. Padahal hasil tambang seperti
timah, nikel, gas, minyak, batubara, emas, bauksit, uranium, (juga pariwisata),
dst., dihasilkan oleh pulau-pulau diluar Jawa yang kebanyakan umatnya non
Islam. Semua kekayaan milik bangsa yang Bhineka ini dikumpulkan di Jakarta
hanya untuk dihambur-hamburkan secara sefihak! Tidak heran kalau banyak Pakar
menyebut ISLAM ADALAH EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI BAGI SUATU NEGARA, sehingga
banyak negara Islam yang kacau balau, miskin dan tertinggal.
Ditambah lagi dengan adanya
aturan: presiden harus suku Jawa dan beragama Islam (sangat rasis), maka diduga saat ini (2023) Indonesia telah
dijajah oleh bangsa Arab lewat agama khas Arab yaitu Islam melalui strategi
politik identitas Islam dengan meminjam tangan bangsa Indonesia yang bisa
dibeli. Ini membenarkan ramalan Bung Karno: “Perjuanganku lebih mudah karena
mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu
sendiri.”
Perlu dimengerti, Non Islam
tidak membenci Muslim walau dikafirkan,
justru menyayangi mereka, oleh
sebab itu non Islam ingin menyadarkan Muslim akan bahaya agama dan budaya dari
bangsa Arab yang bermaksud menjajah akal budi dan budaya bangsa Indonesia
dengan berkedok agama Islam; Islam yang mengaku agama terakhir ternyata telah
membuat kegelapan dunia, maka patut segera dicerahkan/direformasi seperti agama
Katholik yang pernah mengalaminya. Masih banyak pilihan keyakinan lain yang
tidak membahayakan kemanusiaan seperti Islam,
pilihan terpopuler dan terbaik dunia saat ini adalah BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA.
Sekian.
SALAM PANCA SILA. FORUM
CERDAS BERKAT DIGITAL, CABANG OXFORD, UK
(kumpulan mahasiswa Indonesianis Pasca Sarjana)
VI.
KAJIAN
AKADEMIS: BENARKAH ISLAM ALAT PENIPUAN, PEMBODOHAN, PENJAJAHAN, POLITIK DAN
BISNIS (4P1B) BANGSA ARAB TERHADAP BANGSA LAIN? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM
WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG 4P1B INI?
Demikian
pula bila ada manusia Indonesia yang mabok kepayang dengan budaya dan agama
asing sampai lupa diri, maka kita wajib mengingatkan saudara kandung kita
sesama anak ibu Pertiwi akan sifat ajaran Muhammad (M) yang BERWAJAH: 4P1B
WAJAH
PENIPUAN – Sesuatu yang tidak benar secara sadar dibenarkan, sebagai contoh :
- Dua ratus tahun setelah wafat Qathem,
oleh beberapa pujangga dan ulama politikus Arab diterbitkan kitab Alqouran (Aq), Hadits dan Sunnah. Nama
Muhammad dimunculkan sebagai pengganti nama Qathem dan keyakinan yang semula
bidah Kristen (Nasrani) “disulap dijadikan” berkeyakinan Islam atau bahkan
diangkat sebagai Nabi dan pendiri Islam; jadi Muhammad bukan lagi berkeyakinan
bidah Kristen (Nasrani). Dengan demikian Muhammad dan Alqouran adalah OBYEK
VIRTUAL karangan pujangga dan ulama politikus Arab. Pengarang Aq bukan saksi
mata, sumber pustaka berupa tulisan tidak ada, hanya berbasis menurut cerita si
A, si B, si C, sangat tidak valid, dan kitab Aq asli tidak diketemukan (mirip
Surat Perintah 11 Maret/SUPERSEMAR yang tidak ada aslinya).
- Alqouran adalah buku carut marut dan
campur aduk ajaran Yahudi, Kristen, Pagan Arab,
cerita legenda dan ideologi politik bangsa Arab.Oleh pakar Islam,
Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak
ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini
disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu.
- Sifat kebenaran Islam yang lokal:
Lokal daerah (Mekah Medinah saat itu), time frame yang terbatas (saat jaman
jahiliah) dan lokal budaya Arab (minum kencing onta, pakaianlokal seperti
hijab, potong tangan, kawin cerai, dst), tidak menganut kesetaraan gender dan
kesetaraan keyakinan (yang lain dikafirkan). Jadi ajaran Islam jelas tidak
dapat di generalisasi, karena hanya berlaku sangat terbatas tempat, waktu dan
budaya; jadi Alloh SWT dan Muhammad adalah khas Arab, bukan universal.
WAJAH
PEMBODOHAN: Sesuatu yang tidak benar/palsu diajarkan sebagai kebenaran lewat
sistem informasi dan pendidikan yang memaksa dan sebatas menghafal (cuci otak),
berfikir kritis dilarang, sebagai gambaran:
- STRATEGI PENGUASAAN INFORMASI,
INFORMASI BERULANG DAN BOM NUKLIR INFORMASI. Dominasi dalam yudikatip: Islam
melegetimasikan kekuasaanya dibidang sistim informasi, sistem pendidikan, dst.
Henry kissinger, mantan menlu AS,
mengatakan: “barang siapa mendominasi sistim informasi publik maka akan
menang dalam pertarungan politik”. dengan menguasai informasi publik, Islam
bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU YANG SALAH NAMUN BILA DIULANG - ULANG
DIJEJALKAN AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan dan kotbah 5x sehari lewat
speaker/toa mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran adalah bentuk
pelaksanaan strategi diatas. bagi non muslim, toa masjid dengan bahasa Arab
yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan budaya Arab
yang nyata. Saat ini, internet bagaikan di bombardir (BOM NUKLIR INFORMASI)
dengan iklan dan hoax berbasis Islam. Menemukan sesuatu kebenaran yang
disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan
ditumpukan/halaman nomor 101 di google search).
Contoh hoax konyol seperti mati di Mekah sebagai tamu Allah langsung
masuk surga dan gelar haji lebih berguna dari gelar DOKTOR akademik, ini adalah
menyesatkan namun bisnis menguntungkan triliunan rupiah bagi bangsa Arab.
Demikian pula Islam mampu “mengontrol” google untuk konten digital yang
membahayakan Islam lewat strategi Islamphobia, UU ITE dan UU Penodaan Agama;
diduga ada staff Islam disusupkan kedalam admin youtube dsb. cabang Indonesia
untuk menjagai kepentingan Islam/bangsa Arab.
- STRATEGI BRAIN WASHING PESERTA DIDIK.
Sistim pendidikan nasional diarahkan demi kepentingan sepihak, yaitu Islam dan budaya Arab. Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke
institusi Islam (dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama).
Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak, hafalan, paksaan dan hukuman akan
meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai dengan
dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan
berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke budaya
Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE
IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan yang membikin Indonesia
MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan kemungkinan alumninya menjadi
Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela menitipkan anak mereka di pondok
pesantren walau sudah banyak kasus santriwati diperkosa guru agamanya.
- ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN, KEARIFAN
LOKAL, SEJARAH, BISNIS DAN KEBUDAYAAN.
Berbagai cerita hoax dan inkulturisasi seperti Borobudur, Syeh Subakir, Sunan
Kalijogo, pewayangan Jimat Kalimat syahadat, dst.; iklan di YouTube seperti
aplikasi dan speaker pengingat dan penghafal ayat Alqouran yang diminta
dihidupkan sepanjang hari (brain washing terselubung), bank Syariah, dst.
WAJAH
PENJAJAHAN: Sesuatu yang tidak benar yang diajarkan secara paksa (cuci otak)
lewat berbagai strategi demi menguasai akal budi suatu bangsa untuk kepentingan
dan keuntungan politik dan bisnis bangsa Arab, sebagai gambaran:
-
PENJAJAHAN AKAL BUDI: Nabi Muhammad adalah satu-satunya nabi yang mengajarkan:
tuhan yang sangat khas Arab menurunkan agama Islam, sekaligus tuhan ini
beragama Islam, dan berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab (yang diklaim
bahasa surga), tuhan yang menurunkan kitab Alqouran dalam bahasa Arab lewat
malaikat Jibril yang sulit dipelajari maka harus ditafsirkan hanya oleh ulama
Arab jaman jahiliah (sepandai apapun, semodern apapun, ulama non Arab tidak
diperkenankan menafsirkan Alqouran - tafsir adalah hak khusus Ulama Arab, sebut
saja sebagai KONTROL MAKRO KEKUASAAN), tuhan yang mengkafirkan semua keyakinan
di luar bangsa Arab dan mengklaim tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib
sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu ke Mekah (haji), dan tuhan yang
memerintahkan membasmi bangsa Yahudi dan umat Kristen. Menurut pakar filsafat,
hanya Islam yang mengajarkan agama yang bersifat: kebenaran
lokal (kilafah dan syariah), terbatas jangka waktu (abad 7 sd 9) dan berbasis
budaya lokal bangsa Arab. Namun Muhammad menyatakan bahwa Islam adalah
agama terakhir dan Muhammad nabi terakhir; Tuhan universal dari ajaran Hindu,
Budha, Kristen, dan keyakinan yang lain tidak berkenan pada agama.
-
PENGUASAAN PERILAKU KESEHARIAN: Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya
Arab kedalam kehidupan keseharian manusia Indonesia lewat doktrin/dogma Rukun
Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab jaman
jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab lewat tuhan khas Arab mewajibkan
bangsa Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota,
puasa 30 hari, lebaran 14 hari, haji 30 hari,
umroh 21 hari. Bayangkan kerugian waktu produktif selama bulan puasa dan
lebaran (nyaris 2 bulan), waktu berhaji
yang juga nyaris 2 bulan, umroh 1 bulan,
doa 5 Seremonial agama yang berlebihan
ini disebut Rukun Islam yang dibuat oleh politikus Arab yang bersumber pada buku Kuning bukan
Alqouran (Muhammad KC). Mungkin Islam menghabiskan 1/3 dari waktu produktip
bangsa! (Sebut saja KONTROL MIKRO, alias GENDAM ARABIA YANG MEMBUAT MABOK
KEPAYANG PADA AJARAN, BUDAYA DAN BAHASA ARAB)
WAJAH
POLITIK: ISLAM MEMPUNYAI VISI MISI UNTUK MEMBENTUK NEGARA KILAFAH BERBASIS
HUKUM SYARIAH, sebagai gambaran:
-
PENGUASAAN NEGARA : MENGGUNAKAN TRIAS POLITIKA ARAB: AGAMA POLITIK BISNIS
bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama, strategi ini
dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI
BANYAK PARTAI. Jadi walau kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat
mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi,
kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non
Islam) di lembaga eksekutip, yudikatip dan legislatip sehingga sudah bagaikan
negara (Islam) dalam negara (RI)! Sebut saja KONTROL MAKRO NEGARA LEWAT POLITIK
IDENTITAS ISLAM DIMANA URUSAN NEGARA DICAMPUR ADUKAN DENGAN URUSAN AGAMA. Ibarat
Gajah mati dikeroyok semut; parpol
nasionalis/Kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam, ibarat
negara (Islam) dalam satu negara (RI). Dengan demikian Islam dapat mendominasi
APBN dan proyek nasional, penerbitan peraturan yang Islami dan mempersulit Non
Islam, dst. Demikian pula dana dari negara petro dollar dibiarkan mengalir
demikian deras untuk segera mencapai VISI MISI BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH
diatas!
WAJAH
BISNIS: ISLAM ADALAH BISNIS JASA PERANTARA (MAKELAR) ANTARA MANUSIA DENGAN TUHAN.
Peran internet di era digital (2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas,
kritis dan bijak sana; manusia semakin sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan
saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya; dengan
demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa
perantara/makelar yang disebut agama. Jadi Islam adalah bisnis jasa perantara
(makelar) antara manusia dengan Tuhan dengan menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN
MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga
dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang
mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual dan
seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat
diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, haji,
labelisasi halal haram makanan, bisnis syariah: perbankan, ritel, dst., dan
agar semuanya terasa legal maka Bisnis ini disamarkan lewat aturan agama yang
disebut Rukun Islam! Trilyunan rupiah mengalir tiap bulan ke lembaga agama
Islam, yang untung para manipulator Islam, yang buntung dan tambah bodoh adalah
umat Islam dan bangsa Indonesia! Tidak heran Indonesia bagaikan AYAM MATI
KELAPARAN DI LUMBUNG PADI!
Rahayu.
Forum Artificial Spiritual, Boston, Massachusetts, USA.
SUMBER
PUSTAKA PLUS RESEP MANJUR ANTI MABOK AGAMA:
-
Dr
Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?
https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/
-
KTP
Alat Politik Identitas,
https://youtu.be/kwdzu_L-uSE?si=MUfDrKygvxLdJ44s/
-
Di
Indonesia, jualan agama paling laku, link di
https://youtu.be/Ga6wGFhdaHM?si=mmVek6wwBBPg1U1C/
-
Ini
Penyebab Banyak yang Murtad,link di
https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/
-
Ustadz
kondang:Tiap hari 150 orang Muslim murtad – Benarkah?
https://youtube.com/shorts/vVnw8Do62wA?si=xD_IR9OmgNyrxlbL/
-
Agama
Islam Memperdayai Orang Baik, link di
https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/
-
Nabi
Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di
https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/
-
Asal
Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di
https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/
-
5
Dalil Jika Al-quran Bukan Firman Allah,
https://youtu.be/r1jD-h0qQKM?si=eDUZU75mmvfdvjyi/
-
DR.
TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN, link di
https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/
-
Muslim
Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di
https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/
-
BILL
WARNER PhD (SUBTITLE INDONESIA) Memahami Islam dari sisi Akademis,
https://youtu.be/2__JMtc3n_I?si=1P0s3B5Sbvpt6H_q/
BLOG
BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA link
di http://keyakinan789.blogspot.com/
VII.
STUDI KAJIAN: BEBAN BERAT
ISLAM PADA BANGSA INDONESIA
AGAMA
ISLAM BAGAIKAN EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI.
Agama berikut ritual, dogma dan doktrin yang kaku beku
adalah karya manusia, sehingga agama adalah bagaikan penjara sempit bagi Tuhan
dan manusia. Hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa
perantara yang disebut agama dengan biaya komisi yang tinggi. Para pakar budaya
dan ekonomi menyatakan bahwa Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi! KHUSUS BAGI INDONESIA, ISLAM
SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU, TENAGA,
BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!! Beban berat Islam pada Bangsa Indonesia
dapat dijelaskan lewat pernyataan “Betapa mahalnya membiayai Islam di
Indonesia”, berikut ini penjelasannya:
1.
Keamanan Negara: Islam senantiasa mengancam perpecahan bangsa, sejak jaman
prabu Brawijaya, Kahar Muzakar, DI, TII, G30S, Tragedi kerusuhan Mei 1998, FPI,
ISIS, Piagam Jakarta, Bom Borobudur, Tragedi Poso, Tragedi Ambon, berbagai
tragedi bom di gereja, perusuh Nurdin Top, Bom Bali, Basyir, FPI, Riziq, dst.
Dan yang akan terjadi? Mungkin tinggal tunggu waktu, karena text2 di ayat suci
Al Qouran mengandung anjuran mengarah ke negara Islam dengan hukum syariah dan
bentuk negara Kalifah. Tidak heran setiap presiden Indonesia pasti selalu
mengingatkan akan kemungkinan bahaya ini dan cara mencegahnya seraya menekankan
pentingnya Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila.
2.
Islam mengakibatkan kemunduran Sumber Daya Manusia (SDM). Menteri Pendidikan
pada umumnya diminta berasal dari Golongan Muhammadiyah oleh parpol berbasis
Islam, maka tidak heran bila kurikulum dipenuhi mata pelajaran agama dari sejak
TK sampai dengan universitas dan budi pekerti diminimalkan. Di Negara modern
dan maju, agama adalah urusan vertikal antara manusia dengan Tuhannya dan
bersifat pribadi, maka Negara tidak berhak mencampurinya, agama tidak boleh
diajarkan sebagai pendidikan (mencari penganut) dalam sekolah negeri;
sebaliknya budi pekerti adalah masalah horizontal yang mengurus hubungan
manusia dengan sesamanya, dengan alam, tumbuhan dan binatang, maka budi pekerti
wajib diberikan dalam porsi yang banyak dalam kurikulum SD dan SMP demi
pembentukan karakter bangsa yang baik. Institusi pendidikan berbasis agama
Islam seperti Pondok dan Madrasah tumbuh dengan subur di Indonesia, bantuan
dana dari Luar Negeri (Timur Tengah, yang syarat dengan politik hegemoni Islam)
adalah bisnis sangat menguntungkan bagi penyelenggara institusi. Pendidikan
Islam juga menggerogoti anggaran pendidikan nasional, diperkirakan bahwa hampir
1/3 anggaran pendidikan nasional digunakan untuk subsidi sekolah Islam seperti
madrasah, pondok, pesantren, dan guru agama Islam. Sekolah yang lahir dari
pergerakan dan perjuangan Nasional seperti Taman Siswa dibiarkan sengsara
terlantar! Di Negara Islam muncul kebiasaan menitipkan anak sejak dini di
pondok Pesantren, minimal sampai dengan tingkat SMP, untuk menghabiskan
waktunya menghafalkan dan cuci otak Al Quran dalam bahasa Arab! Waktu belasan
tahun, ribuan hari dan jutaan jam hilang tak berguna untuk menghapal hal yang
tidak perlu dan hanya merugikan negara! Kurikulumnya banyak mengarah ke agama
Islam, pengajaran bahasa Arab yang intensif, dan pengenalan dan pengagungan
Islam beserta pengagungan budaya Arab. Kriteria sukses dalam studi di sekolah
dibelokan ke arah kesuksesan menghapal ayat2 Al Quran, berapa ribu ayat yang
dapat dihafal seorang siswa, bukan kreativitas IQ dan EQ, mengenaskan! Di
Negara modern mana ada orang tua tega sepenuhnya menyerahkan masa depan anaknya
pada institusi agama atau pendidikan diluar keluarga? Organisasi ILO melarang
anak dibawah umur (TK, sekolah dasar dan SMP) untuk bekerja mencari uang, usia
& jasmani belum memungkinkan, demikian pula kalau anak2 ini dipaksakan
untuk kerja paksa “otak” menghafal ribuan ayat Al Quran, ini juga melanggar hak
azasi kanak2!
3.
Islam juga mengakibatkan melemahnya budi pekerti dan budaya sopan santun, serta
mendorong munculnya budaya kekerasan, misalnya:
-
Suara hingar bingar masjid, terutama jam 4 pagi (saat manusia tidur nyenyak)
dan jam 6 sore saat belajar anak2, serta hiruk pikuk hingar bingar bedug
takbiran buka puasa dsb. Saat masa puasa dan selama lebaran
-
Memberi salam keagamaan Islam “Asalam ….” Kepada siapapun tanpa pandang bulu
agama orang yang disapa.
-
Memaksa orang lain menghormati puasa dengan adanya SatPol PP khusus untuk bulan
puasa.
-
Memaksakan budaya Arab pada anak2 sekolah, misalnya seragam sekolah dan ucapan2
selamat yang pada umumnya (dan sebaiknya) memakai bahasa daerah atau nasional
-
Kerja paksa “otak” pada masa kanak2 sampai dengan remaja: menghafal Al Qouran
dalam bahasa Arab selama kurang lebih 9 tahun di pondok dan pesantren, ini
ibarat romusha jaman Jepang.
-
Gelombang kekasaran dan kekerasan yang dilakukan ormas radikal Islam seperti
FPI
-
Menindas dan membasmi kreativitas, ide atau pemikiran baru dengan undang2 anti
penodaan agama.
Dan
masih banyak lagi pemaksaan budaya Arab yang kasar, keras, dan kurang sopan
santun pada bangsa Indonesia.
4.
Islam tidak menjunjung kejujuran. Kaum Muslim boleh berbohong kepada non Muslim
(taqiya) demi agama dan Allahnya (ada ayat untuk menganjurkan berbohong).
Banyak berita picisan dan tidak benar yang sengaja dibuat untuk dakwah di
internet dan YouTube, misalnya Astronout mendengar suara azan di ruang angkasa,
kapal nabi Nuh, candi borobudur di buat nabi Islam, Teori kebutuhan melawan
Maslow, si X murtad dari Z lalu masuk Islam, dst. Nampak ada gerakan Islamisasi
Pengetahuan yang membikin merinding seluruh bulu kuduk ilmuwan dunia!
Mengkaitkan Al Quran dengan ilmu pengetahuan adalah bagaikan menghubungkan
sebuah buku sejarah pahlawan negara dengan teori2 nuklir atau teori2 terjadinya
otak manusia, yang jelas2 tidak ada hubungannya. Ini disebut delusi. Delusi adalah
salah satu jenis gangguan mental serius yang dikenal dengan istilah psikosis.
Psikosis ditandai dengan ketidaksinambungan antara pemikiran, imajinasi, dan
emosi, dengan realitas yang sebenarnya.
6.
Islam jauh dari peri kebinatangan. Cara menyembelih binatang yang digorok
lehernya adalah luar biasa kejam (hal ini sudah diprotes oleh negara beradab),
ini sangat ditentang oleh manusia modern dan beradab yang membunuh binatang
yang mau dikonsumsi secara cepat, mengena dan menghindarkan rasa sakit yang diderita
hewan. Kekejaman penggorokan leher hewan ini justru dipertontonkan secara masal
disaat Iedhul Adha, sebuah contoh kekejaman yang tidak layak ditonton apalagi
anak2, kambing dan kerbau mati perlahan sambil meraung-raung kesakitan
diselingi doa dan teriakan Allahu Akbar, sebuah kontradiksi.
7.
Islam tidak rasional, orang disekitar kutub bumi yang sering mengalami matahari
bersinar lebih dari dua puluh jam disuruh puasa sampai dengan matahari
terbenam, mengapa tidak 12 jam sama untuk seluruh negara? Puasa 20 jam akan
merusak kesehatan. Hidup panjang didunia ini didominasi oleh para wanita
Okinawa Jepang dan Itali, padahal mereka tidak puasa. Jadwal doa seperti jadwal
K.A, dan arah berdoa mengarah ke Mekah (bagaimana yang berseberangan letak
dibumi), dst. Islam membudayakan upacara ritual yang bersifat seremonial yang
memboroskan biaya dan waktu kerja bangsa, upacara dan kegiatan agama seperti
istigosah atau tabliq akbar atau kebiasaan menyiapkan dan mengantar jemah haji,
semuanya mengganggu dan menggerus etos kerja bangsa.
8.
Islam juga melakukan gerilya budaya; bahasa, musik, pakaian, hijab, celana
congklang, janggut milik budaya Arab dipaksakan atau digerilyakan ke bangsa
Indonesia. Istilah ke Arab2an seperti sakinah, marwadah, zuleha, dst., saat ini
sudah mengungguli bahasa ibu.
9.
Islam memperburuk kebiasaan rajin bekerja dan mempersulit jam kerja suatu
bangsa. Bayangkan, sembahyang 5 waktu – sulit dimengerti jadwal Allah mirip
jadwal bis kota – lewat beberapa menit sudah ketinggalan bis kota; puasa dan
kerja setengah liburan selama 30 hari di bulan Ramadhan, naik haji yang makan
waktu 40 hari lamanya, & umroh yang 2 mingguan, arisan para haji dan hajah
setelah pulang dari Mekah, dan acara ritual dalam masyarakat yg sering kali
dilakukan memboroskan waktu produktip untuk kerja. Acara seremonial keagamaan
yang menghamburkan waktu dan membuat suatu bangsa menjadi mabuk agama lalu
bangsa menjadi mundur.
10.
Islam melemahkan keadilan dengan mengeksploitasi sifat
Maha Penyayang, bukan sifat Maha Adil dari Allah, serta mempermudah syarat
masuk surga. Ajaran bahwa di Bulan Ramadhan penuh berkah, mati di Mekah
langsung naik kesurga, menabung di Bank Syariah mendapat insentip surga, mati
bunuh diri sambil membunuh orang lain dengan bom bunuh diri (jihad) dijanjikan
masuk ke surga dan dapat hadiah 72 bidadari, dst. Ilustrasi lain, seorang PNS
Muslim di kantor pajak siangnya menggelapkan uang negara 500 juta Rp, kemudian
ditengah malam jam 12 sholat tahajut dan khusuk minta ampun kepada Allah, maka
paginya koruptor ini sudah merasa sehat rohani kembali. Budaya Tomat: malam ini
tobat dengan doa khusuk, besuknya kumat karena merasa tidak berdosa lagi, dst.,
ini disebut “Lingkaran Tomat (Tobat Kumat, mirip lingkaran setan)”. Budaya yang
jauh dari rasa keadilan ini mengakibatkan hilangnya rasa malu bangsa. Seorang
koruptor di poto atau di film wartawan malah bangga dengan sengaja berpakaian
lengkap khas agama Islam sambil melambai-lambaikan tangan! Di perumahan
mewah/elit dimana banyak warganya mantan PNS pejabat tinggi malu naik sepeda
motor, malu naik kendaraan umum seperti bis umum atau gojeg, namun tidak malu
untuk melakukan korupsi. Seorang budayawan mengatakan: Agama Islam secara
kelakar sering disebut menjadi obat analgestik, menghilangkan rasa sakit, namun
tidak menghilangkan penyakitnya; menghilangkan rasa berdosa, namun tidak
menghilangkan sifat korupnya, bahkan membuat sikap korupnya menjadi-jadi, agama
sekedar “Sin Laundry” (pencucian dosa, parallel dengan money laundry).
Bandingkan, manusia Jepang merasa sangat malu korupsi, lalu bunuh diri -
harakiri. Akibat Islam, prestasi negara-negara Islam (termasuk Indonesia)
selalu menjadi among the best top ten corrupted country in the world. Pegawai
negeri sipil disumpah jabatan, namun ternyata hanya permainan lidah, Allah
tidak ditakuti. Bila dibandingkan dengan negara Komunis seperti RRC dan
Vietnam, yang hampir nol prestasi korupsinya, maka Muslim selalu berdalih “ RRC
dan Vietnam itu yg Islami, Indonesia justru tidak Islami”, disertai jurus bela
diri:” Prestasi korupsi tinggi tidak apa-apa, asal masuk surga karena Islam,
Kalau negara Komunis bersih korupsi tapi tidak masuk sorga karena komunis”.
Setelah kenyang korupsi dimasa kerja, ketika tua “bersembunyi” dibelakang agama
sambil menikmati hasil korupsinya. Setan selalu berwajah malaikat. Kejahatan
selalu bersembunyi dibalik topeng kebaikan! Agama adalah persembunyian yang
nyaman bagi para pelaku kejahatan kelas wahid. Jadi, Islam dapat memperlemah:
budaya keadilan, kejujuran dan budaya malu, moralitas bangsa, serta mendorong
bangsa ke dunia materialisme/hedonisme.
11.
Islam menguras devisa negara untuk hal yang tidak perlu, yang hanya
menguntungkan negara asing. Ibadah Haji merupakan salah satu pilar agama Islam
yang termasuk dalam lima rukun Islam. Demikian
pula umroh. Cindera mata berupa air zam2, minyak wangi, makanan dan
handy craft yg seba Islamis (walau buatan China dan Bangladesh) dijadikan
tradisi untuk oleh2 demi menguras dompet kaum turis ibadah Haji. Antrian
panjang sampai 50 th untuk naik haji dialami oleh beberapa Muslim Indonesia.
12.
Islam menambah biaya keamanan yang tidak diperlukan pada upacara2 ritual non
Islam, misalnya upacara Natal, Nyepi, Imlek dan Bodisatwa terpaksa dijagai
tentara dan polisi dengan imbalan honor keamanan, untuk menjaga kemungkinan
adanya teroris Islam. Hari penuh kasih sayang dari agama non Islam diubah
menjadi hari kekejaman oleh Islam - hari yang baik diubah menjadi hari
pembunuhan massal dengan bom bunuh diri, sungguh tragis!
13.
Islam beranak pinak dengan cepat sekali dan diijinkan beristri sampai dengan
empat dan didorong untuk produksi anak tinggi; ini adalah salah satu strategi perkembangan Islam adalah
dengan jurus banyak beranak pinak dan berimigrasi. Wanita sekedar jadi obyek sex
dan alat produksi massal anak. Akibatnya, keluarga berencana sulit diterapkan,
dianggap melawan Allah; pemerintah harus memberi pekerjaan sedemikian banyak
generasi muda, ekonomi bangsa menjadi kacau!
14.
Islam membudayakan jiwa plintat plintut (plinplan) melalui kata insya Allah.
Janji seorang Muslim dialihkan ke tanggungjawab Allah. Sangat berbeda dengan
Hindu, Kristen atau Budha, yang jelas diajarkan untuk menghormati Tuhan dengan
tidak menyebut nama Tuhan untuk hal yang tidak perlu dan satunya kata/janji
dengan perbuatan.
15. Islam menajamkan SARA nasional dan internasional,
lihat ada Kost Khusus Islam, Makam khusus Islam, Kolam renang khusus Islam,
Resto khusus Islam, dst. Masih banyak kaum Muslim yang anti Tionghoa/Chinese,
simak fakta: kasus Tragedi Mei 1998, kasus Ahok, dan sulitnya kasus
naturalisasi para pahlawan badminton Indonesia! Padahal wali songo kebanyakan
berasal dari etnis Tionghoa dan Al Qouran menyatakan: belajarlah sampai ke
negeri Cina (bukan Timur Tengah!). Disamping itu, cendekiawan Tionghoa yang
andil besar dalam reformasi 1998 antara lain adalah Dr Arif Budiman, Dr George
Yunus Adicondro, dan Dr Ariel Haryanto, semuanya dosen Universitas Satya Wacana
Salatiga, mereka terpaksa lari mengungsi ke Luar Negeri untuk keamanan jiwanya
ketika universitas mereka diobrak-abrik presiden Soeharto. Yap Tiam Hien, Kwik
Kian Gie, Christian Wibisono, dan para pahlawan badminton (Rudy Hartono, Susi
Susanti, dst) adalah tokoh2 nasional yang mengharumkan Indonesia. Seandainya
Indonesia dipimpin kaum Tionghoa yang ahli bisnis, mungkin Indonesia cepat
makmur dan sejahtera, jauh melebihi Singapore, Taiwan dan Hongkong; karena
kekayaan alam Indonesia ribuan kali dari ke 3 negara itu. Warga Tionghoa pada
umumnya wiraswasta, bisnis, atau industrialis; jarang menjadi pegawai negeri;
jadi mereka banyak menciptakan peluang kerja bagi pribumi dan banyak
menghasilkan devisa bagi negara lewat pajak; mereka bukan “rayap” bangsa
seperti kebanyakan PNS yang bermental korup (warga Tionghoa dipersulit untuk
masuk PNS dan PTN).
16.
Islam membudayakan sikap suka mempersulit orang lain. Masuk Islam adalah amat
sangat mudah, cukup mengucapkan satu kalimat syahadat; keluar Islam adalah
dipersulit setengah mati – dikucilkan, honor killing dan dapat dihukum mati!
Demikian pula urusan berpakaian – berambut – bercelana – berjenggot – berbahasa
- berpakaian diatur secara detil dan complicated (jlimet), seolah-olah Allah
hobinya memang suka mempersulit manusia, hal ini yang rupanya melandasi
filosofi pegawai pemerintah kita “Kalau bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah?”
17.
Islam menjajah Indonesia dalam berbudaya berketuhanan Yang Maha Esa. Di
Indonesia sudah banyak dikenal aliran kepercayaan tinggalan nenek moyang, namun
tersingkir masuk kotak. Islam mempersulit masuknya aliran kepercayaan asli
Indonesia kedalam jajaran yang sepadan dengan agama/kepercayaan lain yang
tertera dalam KTP. Aliran kepercayaan asli Indonesia misalnya Kejawen penuh
local wisdom, local content, dan menganggap Tuhan YME beserta alamNya tidak
pernah selesai dipelajari; jadi bukan agama yang dicari tapi kebenaran yang tak
pernah selesai dipelajari dan dimenegerti. Sampai saat ini kepercayaan asli
masih dihambat untuk diakui secara resmi untuk dapat dicantumkan di KTP dan UU
Perkawinan.
18.
Islam adalah agama sekaligus politik, maka Islam tidak pernah berhenti
melakukan manufer politik atau diperalat untuk kepentingan politik, misalnya:
-
Prabu Brawijaya “ditusuk dari belakang” oleh wali songo (MUI abad itu),
sehingga kerajaan Hindu Budha yang jaya runtuh berikut budaya dan pustakanya
(keindahan candi berikut buku2nya)
-
Penumpasan dan pembunuhan ratusan ribu pengikut PKI di tahun 1965 (Islam
dilawankan PKI oleh pak Harto)
-
Islam juga terus dipakai untuk menolak rekonsiliasi untuk memulihkan trauma
para korban G30S dengan cara pencabutan TAP MPRS XXV/1966 yang dianggap tidak
manusiawi.
-
Islam juga terus dipakai untuk menghadang pengungkapan misteri sejarah di
seputar 1965 secara gamblang agar tidak menjadi 'kabut misteri sejarah' yang
diwariskan pada generasi penerus melalui buku sejarah yang “palsu”. Masyarakat
Muslim selalu dibuat takut akan bangkitnya PKI, padahal radikal Islam jauh
lebih berbahaya bagi Indonesia dan dunia.
-
Regim Orde Baru (Suharto) menggunakan Islam untuk menyelamatkan diri (PDIP
dilawankan Islam, sehingga ibu Megawati tidak dapat menjadi presiden, ingat
Poros Tengah pimpinan Amin Rais). Disaat berjaya, Suharto sangat menekan Islam
karena pengaruh ibu Tien yang berjiwa Kristen (Jendral Beny Murdani dan para
Menteri serta think thanknya kebanyakan Kristen), ketika regim Orba nyaris
jatuh, maka keluarga Cendana dan petinggi negara yang lain (termasuk Bob Hasan)
pada ribut naik haji, kemudian pejabat tinggi pemerintahan diganti dengan
wajah2 yang Islami yang Arabik (Fuad Hasan, Fuad Bawazir, etc). Ketika ibu Tien
meninggal, maka Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) didirikan oleh Habibie, Tutut,
Letjen Hartono di Universitas Brawijaya Malang; Gus Dur sangat menentang ICMI.
Regim Soeharto meniru Iran, beliau sudah muak ditipu Amerika Serikat, maka
beliau meniru cara Iran untuk mengusir USA sekaligus menyelamatkan diri dari
PDIP dengan menggunakan Islam. Syah Iran berhasil digulingkan Imam Khoemeni
melalui revolusi Islam; persahabatan Iran dengan USA dan dunia Barat berubah
total menjadi permusuhan, dan Iran berjaya menjadi Republik Islam. Demikian
pula regim Soeharto tetap aman tentram dari reformasi berkat manipulasi Islam
yang sangat pintar, para pecinta dan begundal Soeharto masih banyak bercokol di
ring satu dan dua pemerintahan orde Reformasi.
-
Pelecehan kaum Tionghoa 1998, Islam dipakai untuk menindas dan mempermalukan
kaum Tionghoa yang tidak bersalah (Islam dilawankan Kaum Tionghoa karena
kecemburuan ekonomi)
-
Poros tengah Amin Rais menghentikan Megawati menjadi presiden saat reformasi
1998(Islam dipakai untuk menyelamatkan regim Orde Baru; Islam dilawankan PDIP
yang Nasionalis)
-
Amin Rais menurunkan Gus Dur (GD, Islam garis keras dilawankan Islam moderat).
GD dianggaap berbahaya bagi sisa ORBA karena GD ingin mencabut TAP MPRS 1966
(Tentang pelarangan PKI) dan menghapuskan Undang2 Penodaan Agama. Kembali Poros
Tengah beraksi dibawah pimpinan Amin Rais (AR) untuk menjatuhkan GD. Melihat
peran ganda Amin Rais, pakar politik dari Barat menyatakan bahwa AR memang
diselundupkan oleh pak Harto ke Orde Reformasi untuk menyelamatkan Orde Baru.
-
Islam untuk menjegal non Muslim Ahok untuk pilihan gubernur DKI; demikian pula
penjegalan non Muslim untuk menduduki jabatan tinggi di kantor2 pemerintahan.
-
Islam di pakai untuk pilpres agar Bpk Jokowi kalah.
-
Islam dipakai untuk mempersulit masuknya aliran kepercayaan asli Indonesia
kedalam jajaran yang sepadan dengan agama/kepercayaan lain yang berasal dari
Luar Negeri dan yang tertera dalam KTP. Aliran kepercayaan asli Indonesia
misalnya Kejawen penuh local wisdom, local content, dan menganggap Tuhan YME
beserta alamNya tidak pernah selesai dipelajari; jadi bukan agama yang dicari
tapi selalu mencari kebenaran yang tak pernah selesai dimenegerti. Sampai saat
ini kepercayaan asli masih dihambat untuk diakui secara resmi dan dapat dicantumkan
di KTP dan UU Perkawinan.
-
Islam Radikal menggunakan Front Pembela Islam untuk melakukan “manajemen
ketakutan berbasis kekerasan”; agama Islam dan Allah dianggap sedemikian rapuh,
harus dibela dengan kekerasan. Gedung untuk hiburan, ibadah, pertemuan, dst.,
yang dianggap tidak Islami, di teror oleh FPI dengan kekerasan dan perusakan,
kemudian diusulkan dilarang beroperasi.
19.
Islam penghambat Ilmu Pengetahuan: Islam merintangi kemajuan ilmu pengetahuan
terutama yang bersifat budaya, filsafat dan spiritual melalui hukum penodaan
agama. Menurut pakar budaya dan spiritual internasional, Tuhan itu alpa omega -
tidak tahu awalnya tidak tahu akhirnya, arti kongkritnya tak terbatas sehingga
Tuhan tidak pernah selesai dipelajari, apalagi kalau Tuhan hanya dibatasi
sebuah buku kitab suci. Namun adanya UU Penodaan agama, di hampir disetiap
negara Islam, menandakan betapa Tuhannya Islam, Allah, itu penakut terhadap
temuan baru yang berkenaan dengan pengetahuan dirinya. Mestinya, Tuhan tidak
perlu dibela karena Maha Pandai dan Maha Benar. UU ini adalah alat politik yang
ampuh untuk menumpas ide baru yang cemerlang dari generasi muda pembaharu
pengetahuan dunia namun dianggap membahayakan Islam (terutama upaya membongkar
ketidak benaran Islam).
20.
Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi agama politik bisnis, mampu menguasai pemerintahan dan parlemen
negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi
satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik lewat POLITIK
IDENTITAS, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji
kesaktian dasa muka”, satu pribadi
raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama
(cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol
Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)"
(bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB,
PKS, dst.; ibarat gajah mati dikeroyok semut;
parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam.
Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi
eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan
keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam); dengan
demikian telah terjadi NEGARA DALAM NEGARA, artinya DALAM NEGARA INDONESIA ADA
NEGARA BAYANGAN YANG DISEBUT NEGARA ISLAM! Demokrasi rasanya tidak akan berlaku
di negara mayoritas Islam, KARENA SEJAK KECIL MANUSIA TELAH DICUCI OTAK UNTUK
CINTA NABI MUHAMMAD DAN ISLAM LEBIH DARI PADA CINTA NEGARA DAN BANGSA! Secara
kelakar, pakar Islam - Dr. Bill Warner dan Dr. David, untuk menguasai dunia
senjata utama bangsa Arab/Islam adalah penis/kontol (bhs Jawa). Islam
disebarkan Muhammad lewat pedang, beliau memimpin 27 pertempuran. Kemudian Islam
dilindungi dengan KEKEJAMAN, misalnya: berlapis-lapis aturan yang mengandung
kekerasan, sangsi sosial, ancaman dan
pemaksaan, bahkan pembunuhan yang kejam, tidak masuk akal dan meresahkan
diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin
kafir; hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi yang
murtad; perlindungan dari sisi legalitas: ucapan kebencia, UU Penodaan Agama,
UU ITE, SKB 2 Menteri, FKB; bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan
oleh malaikat Munkar dan Nakir, dst.
Sehingga
oleh Budayawan Jawa (Mbah Erot), strategi ini secara dagelan disebut: STRATEGI
KONTOL, PEDANG DAN KEKERASAN.
21.
Islam membenturkan Indonesia melawan Negara adidaya, misalnya:
-
Negara Israel (bgs Yahudi). Bangsa Indonesia diseret secara halus memihak
bangsa Palestina/Arab dalam konflik di negara Timur Tengah. Padahal bangsa
Indonesia kurang paham akan akar permasalahan konflik mereka yang dapat
dipahami lewat kitab suci bangsa Yahudi dan Kristen. Akibat memihak Arab Palestina
telah menyebabkan ekonomi Indonesia selalu dikacau dengan mudah melalui nilai
tukar dollar oleh pakar finansial dunia yang didominasi oleh orang Yahudi,
nilai rupiah di set begitu rendah dibanding nilai dollar, sehingga hasil bumi
Indonesia murah sekali, hasil hitech luar negeri mahal sekali, rakyat jadi
korban. Negara USA dan Russia pun segan bermusuhan dengan jaringan finansial
Yahudi yang mendunia dan sangat kuat. Islam mencoba melawan Yahudi menggunakan
agama dan jurus finansial yang mirip yaitu bank syariah, dan Indonesia menjadi
korban pertentangan Yahudi – Arab.
-
Sikap Islam yang kurang senang kepada warga Tionghoa (kebanyakan Kristen dan
Budha) mempengaruhi hubungan dengan negara RRC (Negara Cina super power ke 2).
Kasus pelecehan etnis Tionghoa 1998 masih membekas, upaya rekonsilisasi dan
permintaan maaf dari Islam belum pernah muncul, plus perlakuan negatip terhadap
warga Tionghoa, tentu saja semua ini
akan mempengaruhi kerjasama RRC dan Indonesia.
Nampak
Islam telah menjadikan hubungan dengan kedua negara super power diatas menjadi
sulit.
22.
Jaringan politik internasional Islam terjalin rapi melalui Organisasi Kerja
Sama Islam (OKI). OKI adalah sebuah organisasi internasional dengan 57 negara
Islam anggota yang memiliki perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa. OKI
memiliki kekuatan politik yang besar untuk mengimbangi kekuatan politik negara
Barat, misalnya Inggris dengan negara2 Common Wealth nya. Dukungan finansial
dari negara OKI, misalnya UEA dan Arab Saudi, sangat banyak untuk pemenangan
Parpol yang Islami dan Sekolah/pendidikan yang Islami dinegara yang dituju dan
mau dikuasai, misalnya Indonesia. Negara2 Arab perlu mulai bersiap-siap,
apabila sumber kekayaan utama negara habis (minyak dan gas) atau tergantikan
energi alternatip (air angin matahari herbal), maka bisnis utama mereka berubah
menjadi membisniskan agama Islam! Masyarakat Eropa telah menyelidiki dan
menyadari bila Negara Arab Saudi (Islam Suni) terkenal suka memberi dukungan
finansial kepada organisasi Islam garis keras di suatu Negara, sedangkan negara
Iran (Islam Syiah) lebih senang berperang untuk mendominasi perpolitikan Islam
di Timur Tengah dengan menggunakan organisasi Islam garis keras juga.
23.
Lewat Islam, Indonesia bagaikan sudah dijajah Arab Saudi, bayangkan:
-
Arabisasi budaya: berpakaian – berambut – bercelana – berjenggot – berbahasa
sudah mengarah Arabisasi, adat istidat nasional dan lokal tergeser budaya Arab.
-
TKW diperkosa dan dihukum mati, bila dikirimkan pembela hukum dari Indonesia,
ternyata tidak bisa menolong juga – ada ayat yang membenarkan untuk meniduri
TKW dalam Al Quran.
-
Organisasi Islam garis keras seperti FPI dan Hibutz Tahir sulit dibubarkan atau
dilarang oleh pemerintah walaupun merugikan negara.
- Tokoh garis keras seperti Basyir, Riziq,
dll., bila bermasalah dengan polisi RI lalu lari ke Saudi Arabia, lalu mereka
kaum garis keras ini mengadakan pertemuan2 di Arab Saudi, dan Indonesia tidak
bisa apa2.
-
Negara dalam negara, dalam pehgertian koalisi banyak partai Islam lewat Politik
Identitas bagaikan telah ADA NEGARA ISLAM DALAM NEGARA KESATUAN RI.
24.
Last but not least, Agama Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara
manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah
surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT
DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat
mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan
finansial adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama.
Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti
zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta doktrin, dogma,
aturan, ritual dan seremonial adalah buatan
manusia dan agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan
juga bagi Tuhan.
Kini
masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati
manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any
human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak
memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama. Tuhan juga tidak
mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian
menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Tuhan
memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada
seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi.
Sungguh
repot kalau suatu negara sudah dijajah melalui agama namun penduduknya tidak
sadar.
Banyak
negara berkembang terkecoh ajaran Muhammad: Islam agama terakhir yang paling
sempurna dan Muhammad nabi terakhir yang paling sempurna, namun berkat internet
hoax ini akan segera berakhir. Agama2 non Islam, seperti Hindu Budha Kristen
Kong Hu CU dan Aliran Kepercayaan Lokal, tidak akan menimbulkan akibat negatip
sampai sebegitu banyaknya! Oleh sebab itu betapa mahalnya memelihara Islam bagi
bangsa Indonesia; Islam menghamburkan banyak resources negara seperti tenaga,
waktu, biaya, dan pikiran! Beban ini rupanya masih kurang dimengerti oleh
masyarakat umum (terutama kaum Muslim) yang malas membaca, mengolah dan
menggunakan akal budi mereka. Dampak positip Islam tidak dibahas disini,
mengingat tujuan tulisan ini untuk menyadarkan bahaya yang ditimbulkan Islam.
Indonesia Terus Mengalami
Kemunduran
Semenjak
jatuhnya prabu Brawijaya (kerajaan Hindu Budha) Indonesia mengalami kemunduran
hingga sekarang; faktor penyebab yang penting adalah gerilya budaya Arab dan
dibuat mabok agama Islam. Majapahit sempat jaya di level internasional. Saat
ini, Negara Indonesia yang Islami dengan unsur2 negatip seperti dibahas diatas
telah mengakibatkan berbagai kemunduran, berikut ini contoh kemunduran
Indonesia:
-
Indonesia mengalami rekor dijajah negara asing. Negara yang pernah menjajah
adalah: Portugis, Inggris, Belanda dan Jepang.
-
Kasus penggelapan dan pembodohan sejarah G30S (dan Supersemar), yang terus
menerus di citrakan komunis lawan Islam, padahal fakta sejarah yang sudah
banyak beredar di dunia internasional adalah penggulingan Bung Karno yang anti
USA dan Inggris (saat itu) melalui CIA dengan strategi coup d’etat yang
merangkak.
-
Kasus BLBI yang menghilangkan 750
trilyun rupiah uang negara diikuti lantai atas Bank Indonesia dibakar
untuk menghilangkan bukti2 BLBI, dan kasus yang mirip pada bank2 yang lain.
Semua pelakunya selamat, rakyat yang menderita
-
Negara USA dan Barat telah mengeruk hasil tambang Indonesia setelah berhasil
menjatuhkan Bung Karno (yang ingin berdikari) lewat Soeharto; konsesi tambang
selama 40 tahunan dari Aceh (Exxon) sampai dengan Irian (Free Port) diserahkan
ke mereka. Mungkin nilai pengerukan mineral Indonesia selama 40 tahunan
melebihi nilai penjajahan Belanda selama 300 tahun (karena pengerukan kekayaan
masih berupa hasil pertanian. Apa yang diwariskan oleh pemerintah pusat kepada
masyarakat lokal? Kemiskinan dan kerusakan alam! Lihat LNG Arun, lihat CALTEX
Pakan Baru, lihat Bontang kaltim, lihat Free Port Papua, lihat KobaTin Bangka.
Manusia Aceh, manusia Dayak, manusia Riau, manusia Papua, manusia Bangka banyak
menerima kerusakan alam, kekayaan disedot sedemikian rupa ke pusat dan ke luar
negeri.
-
Pernah terjadi, orang2 hitam dari Afrika (yang dapat dianggap lebih tertinggal)
ternyata dengan mudah mempedayakan masyarakat kita dengan manipulasi
penggandaan uang dan jual-beli narkoba.
-
Orang Barat mempedayakan kita dengan kurs nilai mata uang. Dengan $ 1 = k.l Rp.
15000 (tahun 2020), ini sama saja penjajahan baru. Mereka dapat bahan mentah
hasil alam dari Indonesia murah sekali, setelah diproses di L.N menjadi barang
hitech, maka harganya jadi selangit. Nilai tambah pemrosesan/produksi barang
mentah menjadi barang jadi diambil mereka (disamping membuka lapangan kerja).
Indonesia terus dengan mudah dikibulin dan dinina bobokan untuk menjadi negara
peng export dan sekaligus pengimport terbesar didunia, sungguh suatu kebodohan
yang maha luar biasa.
-
Bangsa Jepang terus membuat kita bagaikan tidak pernah bisa bikin mobil
sendiri, walau industri Jepang sudah lebih 30 tahun ada di Indonesia. Kita sekedar
bangsa konsumen dan perakit.
-
Penjajahan budaya berketuhanan YME oleh negara Arab. Orang Timur Tengah/Arab
dengan mudah menggerilya kebudayaan kita seperti cerita diatas; disamping itu,
Indonesia adalah termasuk pemasok devisa haji terbesar! Kemudian, dengan hanya
Abu Bakar Baasyir dan Habib Riziq (FPI), cukup dua manusia saja, Indonesia
sudah bisa dibuat kalang kabut! Sungguh memalukan!
-
Dengan cukup satu manusia Malayasia yang disebut Asahari saja, manusia Jawa
(bahkan seluruh Indonesia) dapat dibuat kalang kabut. Sungguh keterlaluan!
-
Kalau dulu banyak mahasiswa Malaysia studi ke Indonesia, sekarang posisinya
terbalik: banyak mahasiswa Indonesia belajar ke Malaysia (bahkan ke S’pore,
Thailand, Pilipina, dst.). Konyol bukan?
-
Banyak manusia Indonesia yang ingin kaya secara instant, misalnya mengikuti
berbagai arisan/multi level marketing seperti pohon emas, First Travel
(perjalanan haji), dst., yang tidak masuk akal! Kasus penggandaan uang oleh
Dimas Kanjeng yang mampu menghimpun ribuan anggota, termasuk seorang elite
bergelar Professor Doktor (Marwah Daud Ibrahim, mantan penasehat ekonomi
Soeharto).
-
Negara lain yang usianya hampir sama bahkan lebih muda menyalib Indonesia
dengan mudah, misalnya Korea Selatan, Vietnam, Singapore, Malaysia.
Fakta
yang paling nyata kemunduran bangsa adalah kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat
Indonesia yang sangat kaya raya ternyata masih rendah, ibarat pepatah “Ayam
mati di lumbung padi”, sebuah sindiran yang tepat dan mengena! Kemunduran
kebudayaan manusia Indonesia memang sangat terasa, bahkan seorang Indonesianis
dari Jerman dapat berkomentar secara jenaka demikian: ”Kemunduran kebudayaan
Indonesia ini disebabkan manusia Indonesia sedang digendam bangsa Arab,
sehingga mendem agama dan menjadi linglung (kehilangan akal sehat)”. Indonesia bernasib sama, seperti negara2
Islam lainnya yang termasuk OKI, mundur dan SDM nya mengenaskan. Sampai muncul
pemeo: “Siapapun presiden Indonesia dipastikan akan menemui kesulitan untuk
memajukan dan memakmurkan bangsa dan negara mengingat dominasi Islam pada
sistim berbangsa dan bernegara”. SDM asal Indonesia dapat tumbuh dan berkembang
dengan baik di negara asing yang bukan Islam, misal Jerman, Kanada, USA,
Singapore dan Jepang; atau di perusahaan2 asing yang ada di negara Islam. SDM
yang jujur dan berkualitas tidak mungkin tumbuh dan berkembang di negara Islam
yang totaliter teokratis (kalifah & syariah), tidak jujur (taqiya), tidak
adil (bias gender dan pengkafiran) dan anti kemajuan.
Sebagai penutup, semoga
pencerahan ini menyadarkan manusia Indonesia untuk membuang agama dari
Indonesia, membuang politik identitas, memisahkan urusan agama dengan negara.
Mari berharap agar segera terjadi Reformasi Islam agar dunia dan Indonesia
menjadi adil, aman, tentram, sejahtera dan makmur. Mari memilih konsep
BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA, selaras dengan Pancasila dasar
negara. Dan mari saling menghormati keyakinan yang ada dan jangan sekali-kali
mengkafirkan keyakinan yang berbeda!
Artikel sumbangan FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA
BERAGAMA, CABANG MONTREAL, CANADA. SLOGAN: WALAU JAUH TETAP BERJUANG DEMI
NEGARA.
VIII.
STUDI KAJIAN : BAHAYA
POLITIK IDENTITAS ISLAM BAGI NON ISLAM.
AGAMA
UNTUK POLITIK DAN BISNIS SAMA SAJA MEMPERMAINKAN DAN MENGHINA TUHAN, TIDAK HERAN BERBAGAI MALAPETAKA SEPERTI
BADAI, GEMPA, BANJIR,
KORUPSI, KETIDAK ADILAN, KERUSUHAN DAN KEMISKINAN MENIMPA INDONESIA
SEBAGAI HUKUMAN DAN PELAJARAN DARI TUHAN.
KOREA MABOK KERJA - INDONESIA MABOK AGAMA, TIDAK HERAN BANGSA INDONESIA
YANG KAYA RAYA BAGAIKAN AYAM MATI DILUMBUNG PADI (MISKIN).
MEMBEDAH
STRATEGI POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII)
UNTUK MENANG DAN MENGUASAI PEMERINTAHAN, DARI KACA MATA AKAL SEHAT SEBAGAI
BERIKUT :
1.
Strategi menjadi mayoritas jumlah manusia Muslim: poligami, kawin cerai,
muttah, pedophili, kawin muda,
dst. Tidak perduli banyaknya anak
menjadi broken home dan kualitas keluarga serta pendidikan menjadj sangat
rendah.
2.
Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi politik, mampu menguasai pemerintahan dan parlemen
negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi
satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik, ini bagaikan Raja
Rahwana memakai aji kesaktian DASAMUKA,
SATU PRIBADI BERWAJAH SEPULUH RAKSASA
untuk mengalahkan Prabu Rama (cerita wayang Ramayana). Demikian pula
jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama
(Islam)", misal PPP, PBB, PKS, dst.; jadi walau kalah dalam pilpres,
parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui
strategi koalisi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir
(non Islam) di berbagai lembaga tinggi pemerintahan. Ibarat Gajah mati
dikeroyok semut; parpol nasionalis/Kafir
kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Dengan demikian Islam
dapat mendominasi APBN, penerbitan peraturan yang Islami dan menguasai proyek
nasional, dst.
3.
Lewat dominasi yudikatip, maka Islam mampu “mengurung/memenjarakan” non Islam
dengan menerbitkan banyak peraturan yang Islami dan Arabi, misalnya: perda syariah, halal haram
pakaian-musik-makanan-bisnis, kolom
agama pada KTP, UU Penistaan Agama, SKB
2 menteri, FKUB, Islampobhia, menjustifikasi pembentukan ormas Islam yang gemar
melakukan keributan dan kekerasan kepada “Kafir” , dan menganggap perlunya
departemen agama, yang semuanya ini tidak layak ada di dunia modern. Semua hal
ini tersirat sekedar bertujuan menjaga dan memperkokoh budaya dan agama bangsa
Arab, serta demi melindungi tuhan khas bangsa Arab yang maha penakut dan anti
kritik serta untuk menghalangi terjadinya murtad (Christian Price, Paul Zhang,
MKC, Seifudin Ibrahim). Seribu kepala seribu pendapat, keyakinan adalah urusan
pribadi dan bersifat privasi, bukan urusan publik apalagi urusan negara lewat
departemen agama.
4.
Demikian pula kecerdikan finansial,
Islam mampu mengkapling APBN dan proyek nasional di DPR dan lembaga
tinggi negara demi kepentingan Islam, dan Indonesia bagaikan mengijinkan dana
asing tanpa batas dari Arab untuk membiayai proyek Islamisasi dan Arabisasi
Indonesia. Tidak heran masjid, pesantren, pondok, sekolah dan universitas berbasis Islam tumbuh
dengan subur; diduga 1/3 APBN
dibelanjakan untuk ini. Padahal natural resources dikeruk dari Irian dan
Kalimantan yang mayoritas bukan Muslim!!! Ini mirip penjajahan Islam terhadap
non Islam.
5.
Dominasi politik menjadikan Islam mampu mendominasi sistim informasi
publik. Henry Kissinger, mantan MENLU
AS, mengatakan: “BARANG SIAPA
MENDOMINASI SISTIM INFORMASI PUBLIK MAKA AKAN MENANG DALAM POLITIK”. Dengan
menguasai informasi publik, Islam bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU
YANG SALAH NAMUN BILA DIULANG - ULANG AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan
dan kotbah 5x sehari dari speaker/TOA mesjid yang menggelegar sampai 500
meteran adalah bentuk pelaksanaan strategi diatas. Bagi non Muslim, toa masjid
dengan bahasa Arab yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran,
agama dan budaya Arab yang nyata. Saat ini, Internet bagaikan di bom nuklir
dengan iklan dan hoax berbasis Islam. Menemukan sesuatu kebenaran yang
disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan
ditumpukan/halaman nomor 101 di Google Search). Demikian pula Islam mampu
“mengontrol” Google untuk konten digital yang membahayakan Islam lewat strategi
Islamphobia, UU ITE dan UU Penodaan Agama.
6.
Dominasi Sistim pendidikan nasional pun diarahkan demi kepentingan
sepihak, Islam dan budaya Arab. Porsi APBN yang besar dialirkan ke institusi
Islam (termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, Sistim pendidikan ini
diperkirakan akan meminimalkan akal budi sehat sejak kecil sampai dengan dewasa
dengan menggunakan metode cuci otak,
hafalan, paksaan, baiat dan
hukuman untuk menjadi pengikut Muhammad yang setia dan pengagum budaya Arab
lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa
Arab. Hasil pendidikan berbasis cuci otak, hafalan disertai paksaan, sangsi,
baiat dan hukuman adalah:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND
PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB, MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK” !!! Ingat
negara barat pernah mengalahkan RRC lewat perang CANDU, dimana bangsa China
dibuat mabuk Candu (dikenal sebagai Perang Candu), lalu dengan mudah dikalahkan
barat; sekarang Indonesia dibuat mabok agama, akal budi menjadi jongkok dan
natural resources serta finansial kita dijajah bangsa asing! Dinegara maju dan modern, pendidikan agama
dilarang di sekolah negeri (di swasta diijinkan), pendidikan budi pekerti wajib
diberikan dan sangat ditekankan. Budi pekerti adalah hubungan manusia dengan
sesamanya dan alam semesta.
7.
Demikian pula lewat jurus Islamisasi dan Arabisasi Ilmu pengetahuan, budaya,
kearifan lokal dan iklan: segalanya mau di Arabisasi dan Islamisasi tanpa
kejujuran dan rasa malu.
Sampai
muncul pemeo - Islam without lies will die (Ahmed, Christian Prince). Para
murid Muhammad mampu membuat puluhan hoax cerita legenda mukjizat Muhammad dan
keajaiban Alqouran tanpa merasa berdosa telah membohongi umat manusia; nampak
karakter tuhan bangsa Arab yang tidak menjujung kejujuran (taqiya).
Internet
dibombardir dengan hoax karya para Muslim,
termasuk iklan (misal speaker yang berkah).
8.
Melalui strategi RUKUN ISLAM, keseharian
budaya dan pikiran bangsa Indonesia diarahkan meniru budaya, kebiasaan dan cara berfikir bangsa Arab;
budaya lokal disubordinate kan dibawah budaya Arab. Rukun Islam bukan dari
Alqouran, melainkan dari buku kuning,
ciptaan ulama politikus Arab jaman jahiliah. TRIAS POLITIKA BANGSA ARAB:
Agama-Bisnis-Politik dengan indah, cerdik dan licik; urusan agama dicampur
adukan dengan urusan negara. TRIAS ini diimplementasikan lewat RUKUN ISLAM.
Bisnis ibadah haji dan sertifikasi halal haram adalah faktor penting yang
memiskinkan bangsa Indonesia, sebaliknya memperkaya bangsa Arab. Muhammad KC
menyatakan Rukun Islam adalah alat jitu pembodohan, penipuan dan penjajahan
(3P) bangsa Arab terhadap non Arab!
9.
Gerilya kebudayaan yang lazim disebut Gendam Arabia – semua aktivitas yang
perlahan namun dengan pasti merubah budaya lokal menjadi budaya ke Arab-araban,
misalnya: pengajian yang bikin maboookkk agama dan budaya arab (megawati), dan
gerilya kebudayaan : kost muslim, perumahan muslim, rumah makan muslim, rumah sakit muslim, kuburan muslim, perkawinan muslim, partai politik muslim, perda syariah, dan tujuan akhir negara muslim (
kilafah). perlahan tapi pasti, asalkan
yang digerilya tidak merasa, bahkan malah bangga dijajah budayanya oleh
bangsa arab (jurus gendam arabia). Termasuk Gendam Arabia: adalah kegiatan
pengajian, tabliq akbar, ceramah ustadz, dst. Majapahit terjungkal, dan kini negara indonesia menjadi sasaran
tembak. mari waspada dan mawas diri terhadap politik identitas (keroyokan,
kolaborasi dan koalisi banyak partai islam untuk mendominasi pemerintahan
indonesia).
10.
Melihat aliran dana yang begitu besar dari negara Arab ke Indonesia untuk
membiayai proyek Islamisasi dan Arabisasi; diduga Indonesia akan dijadikan pusat Islam dunia
mengingat kini Bangsa Arab di Timur Tengah telah jenuh dengan diktator Islam
(Kilafah dan Syariah), terbukti telah
terjadi Arab Spring, Saudi Spring dan
Iran Spring (Islah B.) ; ini akan mirip agama Katholik yang dipindahkan ke
Vatikan, Itali bukan di Yerusalem, Israel. Indonesia, Malaysia dan Brunai
adalah pondasinya. Proyek besar pertama Islam adalah MENANG PILPRES 2024 lewat
politik identitas. Bung Karno pernah mengatakan, "Perjuanganku lebih mudah
karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena
melawan bangsa sendiri" (manusia Indonesia yang menjilat dan mengabdi pada
kepentingan agama dan bangsa Arab); pesan BK ini rupanya akan menjadi kenyataan
pada PILPRES 2024, kita akan melawan mereka yang rela menjual Indonesia ke
bangsa Arab karena mabok agama dan budaya Arab serta menjadi kaya karena
politisasi dan bisnisisasi agama Islam!
Di
era digital (2023), masyarakat cerdas, kritis dan bijak telah sadar bahwa hanya
tuhan khas bangsa Arab yang: menciptakan agama Islam dan sekaligus beragama
Islam, berbudaya Arab dan berbahasa Arab, mengkafirkan keyakinan diluar Islam,
mengajarkan bunuh-membunuh/jihad, mengajarkan tidak jujur/taqiya, merendahkan
martabat wanita, menciptakan otak manusia namun hanya sekedar untuk menghafal
Alqouran dalam bahasa Arab tanpa perlu mengerti, gemar berpolitik dan bisnis
lewat visi misi negara Kilafah dan hukum Syariah, menciptakan manusia namun
sekaligus memerintahkan untuk membenci bahkan membasmi mereka (Yahudi dan
Kristen - padahal cikal bakal Islam); dari sisi ajaran dalam Alqouran:
mengandung banyak materi ajaran sex, kawin cerai muttah poligami, Muhammad
memiliki banyak hak khusus dalam hal sex,
banyak mengandung kekerasan dan ujaran kebencian kepada keyakinan non
Islam, menyekutukan tuhan-Muhammad-batu Kabah dalam ibadahnya, Alqouran hanya
boleh ditafsir dalam bahasa Arab sebatas oleh ulama politikus bangsa Arab di
jaman jahiliah. Nampak jelas sekali kepentingan bangsa Arab dalam ideologi
politik dan bisnis dalam kemasan agama Islam.
Sebagai
kontradiksi, Tuhan universal milik Dunia tidak beragama apalagi menciptakan
agama dan sekaligus mengkafirkan serta memusuhi keyakinan non agama! Manusia
cerdas, kritis dan bijak di era digital
(2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA yang tidak
pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan
yang ada didunia dan saling melengkapi. Agama beserta doktrin dan dogma buatan
manusia justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga
Tuhan.
Karena
Agama menjadi sumber utama pertikaian manusia maka jelas agama tidak
dikehendaki Tuhan Universal!
JADI
ISLAM DAPAT DISIMPULKAN:TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA, MANUSIA ARAB MEMBALAS MENCIPTAKAN TUHAN YANG
KHAS ARAB LEWAT AGAMA YANG KHAS ARAB PULA (ALLAH DAN ISLAM).
Sebagai
penutup, Bangsa Indonesia wajib mawas diri, fakta dan data kecanduan/mabok
agama Islam dan budaya Arab berakibat fatal, misalnya hilangnya akal sehat,
contoh untuk kasus internasional : negara2 beragama Islam di dunia seperti
Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki,
Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS, dst., kacau balau, korupsi tinggi, mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional:
jatuhnya kerajaan Majapahit, G30S, Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII, Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan
gereja, korupsi menggila, perusakan
situs sejarah, pelarangan ibadah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan
ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan
berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti
bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab.
ARTIKEL
SUMBANGAN FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL,
CABANG OXFORD UK. Artikel dapat didownload di SCRIBD INTERNET.
////////////////////////////////////
IX.
DARI ARAB SPRING KE INDONESIA
SPRING: KEBANGKITAN AKAL BUDI DAN KEWARASAN BANGSA DARI MABOK AGAMA ARAB.
Belajar
Islam terbaik adalah lewat para murtadin yang disajikan secara debat di video
Youtube. Ibarat belajar efek memakai Narkoba, maka cara terbaik adalah belajar
dari mantan pecandu Narkoba yang sudah mengenal positip negatipnya narkoba
secara dalam, detil dan benar. Demikian
pula dengan belajar ajaran Muhammad yang aneh, terbaik adalah lewat para
Murtadin yang pernah terjebak, tertipu, dan pernah mendem agama Arab, lalu sadar
dan berbalik arah untuk memberi pencerahan bagi para peminat dan pemeluk agama
Arab. Kedepan, brain washing agama akan percuma saja, sebab materi di internet
lebih menarik, lebih berkualitas dan lebih dapat dipercaya. Manusia yang ingin
belajar Islam tidak lagi belajar lewat Ustadz, Kyai dan Ulama yang cenderung
ber taqiya (bohong, menyembunyikan ayat2 yang salah dan tidak masuk akal) dan
menggunakan metode brain washing serta baiat (sumpah). Agama asal Arab ini
merupakan beban yang berat bagi bangsa Indonesia dari sisi: biaya, waktu,
tenaga dan pemikiran. Berbagai kerusuhan akibat mabok ayat2 agama Arab,
misalnya: G30S, Tragedi Pelecehan warga Tionghoa, Mei 1998, Penurunan Ibu
Megawati (oleh poros tengah Amin Rais), Penurunan Gubernur Non Islam Ahok, dan
di abad yang lalu: DI/TII, Kahar Muzakar, dan lengsernya Prabu Brawijaya jaman
Majapahit; semuanya ini membuat Indonesia mundur teratur. Sehingga tanpa
disadari makin lama makin timbul rasa muak pada wajah2 Arab yang selalu membuat
onar Indonesia (Basyir, Rizieq, Amin Raies, dkk) dan budaya Arab (pakaian
Ninja, celana congkrang, janggut kambing, dst). Berikut ini sepintas kilas
kajian para pakar budaya, filsafat dan agama tentang rute Islam di Indonesia.
CLASH OF CIVILIZATIONS
Benturan peradaban atau
clash of civilizations (CC) adalah teori bahwa identitas budaya dan agama
seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca-Perang Dingin. Teori
ini dipaparkan oleh ilmuwan politik Samuel P. Huntington dalam pidatonya tahun
1992 di American Enterprise Institute, lalu dikembangkan dalam artikel Foreign
Affairs tahun 1993 berjudul "The Clash of Civilizations?",[ sebagai
tanggapan atas buku karya mahasiswanya, Francis Fukuyama, berjudul The End of
History and the Last Man (Wikipedia). Huntington kemudian mengembangkan
tesisnya dalam buku The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order
(1996). Saat ini sedang terjadi benturan peradaban antara budaya dan agama Arab
melawan budaya Barat (Eropa Amerika) yang sudah berakal sehat dan meninggalkan
agama. Agama sudah tidak boleh diajarkan di sekolah negeri, sebaliknya Budi
Pekerti sangat ditekankan. Cendekiawan Barat memerangi Islam, bukan Muslim;
kaum cendekiawan Barat boleh dikata sangat menyayangi Muslim sebagai saudara sesama
manusia namun mereka tidak ingin saudaranya (Muslim) terperangkap dalam
kegelapan Islam.
ARAB SPRING
Arab
Spring atau “musim seminya” negeri-negeri Arab sumbunya menyala pada akhir
tahun 2010 dan awal tahun 2011. Arab Spring dipicu dengan hebat oleh teknologi
internet dan CC. Sedikit menyegarkan kembali ingatan, Arab Spring yang melanda
kawasan Timur Tengah ini terjadi sebagai gejolak yang ditunjukkan oleh rakyat
beberapa Negara terdampak Arab Spring terhadap ketidakadilan dan ketimpangan
yang melanda negeri mereka, tersebab penguasa yang:
1.
Umat
merasa jenuh dengan sistim negara berbasis Kalifah dan Syariah yang mengatur
segala aspek kehidupan dan merampas kebebasan manusia.
2.
Umat
Muslim mulai banyak sadar akan kesalahan dalam Islam, dan mulai menuntut kebebasan
beragama di negara Arab yang sangat fanatik (Saudi, Iran, Mesir)
3.
Pemerintah
dapat dikatakan abai dalam memenuhi hak-hak dan kebutuhan rakyatnya.
4.
Ajaran
Islam dianggap kebenaran yang bersifat:
a.
Terbatas
pada daerah lokal (Timur tengah, daerah bangsa Arab), jadi tidak universal.
b.
Terbatas
jangka waktu (abad 7 sd 9 yang kuno), untuk ukuran waktu sekarang sudah
dianggap usang dan tidak sesuai/pantas.
c.
Terbatas
pada budaya dan bahasa lokal yaitu Arab, jadi tidak universal
CORONA SPRING
Virus
Corona telah menjadikan masyarakat dunia yang dulunya Gaptek berubah total
menjadi kecanduan teknologi, utamanya HP dan Internet. Penyebaran informasi
menjadi sedemikian mudahnya, menjadi cepat dan tidak terbatas. Larangan
berpikir dan berpendapat kritis tentang agama lewat UU Penodaan agama menjadi
kurang bermanfaat. Agama yang semakin ditinggalkan manusia modern karena
dianggap sekedar penjara sempit bagi Tuhan dan manusia mulai di analisa dengan
detil dan di kritisi dengan tajam. Era Corona merupakan blessing in disguise
bagi manusia yang lebih tertarik memilih falsafah hidup “Beragama tanpa
bertuhan” atau memilih Ateis. Manusia diminta tinggal dirumah saja, sehingga
hiburan utama manusia adalah internet lewat HP. Banyak orang menjadi penonton
YouTube dan banyak pula membuat video lalu mengupload ke YouTube. Karena
banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam) oleh pemuka agama Islam, maka
timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam.
Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan
fundamental Islam dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas,
gamblang, sitematis, dan jujur karena berbasis fakta. Brain washing selama
kanak2 sampai dengan remaja (Islamisasi dan Arabisasi di Pendidikan Dasar dan
Menengah) mulai dicuci dan dibersihkan lewat pelajaran, pendidikan dan
perdebatan terbuka yang jujur, berbasis fakta dan teratur rapi.
IRAN
SPRING
Jakarta,
CNBC Indonesia - Aktivis Iran yang dipenjara, Narges Mohammadi, memenangkan
Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (7/10/2023) sebagai pengakuan atas
kampanyenya yang tak kenal lelah untuk hak-hak perempuan, demokrasi, dan
menentang hukuman mati.
Melansir
AP News, perempuan berusia 51 tahun tersebut tetap melanjutkan aktivismenya
meski telah berkali-kali ditangkap oleh pihak berwenang Iran dan menghabiskan
waktu bertahun-tahun di balik jeruji besi.
Para
wanita Iran sudah hampir dua tahun memperjuangkan hak universal mereka yang
tidak dihargai oleh ajaran dari bangsa Arab, misalnya:
1.
Rambut
adalah mahkota wanita (harus pakai hijab).
2.
Surga
ada ditelapak kaki ibu (bukan bapak).
3.
Istri
adalah Garwo (sigaring nyowo, suami istri bagaikan kembaran hidup)
4.
Wanita
bukanlah sekedar properti pria untuk industri seks dan bayi yang dengan mudah
di poligami, di kawin cerai, kawin muda, wisata seks, digagahi paksa, dst.,
demi kepentingan mencapai predikat mayoritas dalam jumlah penduduk Muslim.
5.
Pekerjaan
dan karier wanita dipandang rendah.
INDONESIA
SPRING.
Indonesia digelari
negara Islam terbesar didunia, oleh sebab itu pasti mengalami CC dan Arab
Spring juga. Mewabahnya Arab Spring lewat Internet terutama Youtube telah
terjadi di Indonesia, sebut saja Indonesia Spring yang ditandai oleh:
·
Masyarakat
semakin sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa
saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart);
dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa
perantara/makelar yang disebut agama. Tuhan juga tidak mungkin menciptakan
agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan
lain sebagai
keyakinan/agama
sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada
seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang
sangat privasi.
·
Agama
adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya
sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep
“KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS
DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan
manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah
doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk
menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah,
sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta doktrin, dogma,
aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan agama justru
dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi Tuhan. Tuhan
dipahami sebagai Alpha dan Omega, dalam artian tidak tahu awalnya dan tidak
tahu akhirnya, maka seribu keyakinan/agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah
dapat selesai tuntas menjelaskan Tuhan, Tuhan memang Maha Besar; namun oleh
manusia Tuhan telah dibuat kerdil menjadi YANG MAHA SEMPIT , SESEMPIT
OTAK MANUSIA atau TUHAN TELAH DIPENJARAKAN DALAM SEL SEMPIT YANG DISEBUT AGAMA.
Khusus menyoroti agama Islam, pakar agama dan budaya dunia berpendapat bahwa
ulama politikus Arab di jaman jahiliah telah menciptakan tokoh virtual nabi
Muhammad. Nabi virtual ini mengenalkan tuhan khas Arab (Alloh SWT, tuhan lokal)
lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam) sebagai pengembangan lebih
lanjut bidah Nasrani, dimana Alloh dibuat hanya mampu berbahasa Arab
(ditetapkan sebagai bahasa surga), berbudaya Arab, mengkafirkan semua keyakinan
di luar bangsa Arab, mengajarkan membasmi manusia (bangsa Yahudi dan umat
Kristen), mengajarkan bunuh diri (Jihad), mengijinkan berbohong/taqiya,
memanjakan nafsu berahi kaum pria baik didunia maupun disurga sekaligus
merendahkan martabat wanita, dan tuhan yang tinggal di Mekah dimana umat Islam
wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah.
Selain itu, Muhammad tidak pernah menjanjikan surga bagi arwah Muslim.
·
Akibat internet, bangsa Indonesia termasuk Muslim mulai memahami
Karakter Islam yang bersifat Agama Five in One (5 in 1 ): Islamisasi Tuhan
(Alloh), Arabisasi Islam (budaya dan bahasa Arab), Bisnisisasi Islam,
Politisasi Islam, dan Pembodohan, Penipuan serta Penjajahan Akal Budi (3P) dan
Budaya oleh bangsa Arab. Konsep 3P saat ini sangat memprihatinkan dan
menyedihkan bagi bangsa Indonesia yang sadar dan waras.
·
Banyak Muslim yang murtad di Indonesia karena menyadari kesalahan
dalam Islam dan tidak adanya jaminan hidup kekal setelah mati, ajaran Muhammad
tidak ditopang oleh kebenaran dalam hal saksi mata dan sejarah, materi kitab
suci yang amburadul dan kontradiksi; karakter nabinya yang sangat hobi seks;
tidak ada jaminan arwah masuk ke surga (nasib arwah Muhammad adalah bukti
nyata, selalu minta didoakan umat Islam sampai detik ini) .
·
Muslim mulai sadar untuk tidak meniru, berkiblat, apalagi
mencontoh budaya Bangsa Arab yang mundur dan amburadul. Seiring pandemi Corona,
para Murtadin mulai tertarik meninggalkan Islam lalu memilih konsep atheis,
atau agnostik, atau bertuhan tanpa beragama, atau menganut agama selain Islam.
·
Muslim mulai terbuka akan data dan fakta di
seluruh dunia tentang pengaruh ajaran dan budaya bangsa Arab yang berakibat
fatal, misalnya: negara kacau balau, korupsi tinggi, hilangnya akal sehat sehingga negara mundur
dan terbelakang; sebagai contoh negara: Yaman, Maroko, Irak, Syria,
Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia,
Maroko, Tunisia, ISIS, dst. Untuk kasus
nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,
G30S, Tragedi Mei 1988, DI/TII,
NII, Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah,
perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,
korupsi berjamaah yang menggila,
perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz
dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa
yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena
digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab.
PENUTUP
Semoga badai perang Akal
Sehat lawan Islam hanya berlangsung pada tahap maya alias digital. Islam sudah
bercokol semenjak menggulingkan prabu Brawijaya lewat gerilya merangkak
menggunakan Islam (karena Islam memang Politik berkedok agama), namun hingga
kini tidak dapat menguasai Indonesia akibat benteng tangguh yang disebut
Kejawen yang merupakan kekayaan budaya Jawa. Pada prinsipnya, manusia Jawa
lebih berbudaya “Bertuhan tanpa beragama”, Tuhan tidak membuat agama dan tidak
dapat dibatasi dengan agama; maka merasa sangat risih dengan agama Arab yang
mengklaim Allah mereka menciptakan agama dan memeluk agama Islam. Seandainya
ada kebebasan beragama di negara2 Arab pusat Islam, dapat dipastikan Islam akan
segera menyusut dan menjadi minoritas dunia, hanya manusia yang tidak waras
masih mau percaya pada ajaran Muhammad yang aneh dan tidak menjamin kehidupan
kekal di surga. Seifudin Ibrahim dan Chritian Prince mengatakan bahwa Islam
telah meramalkan dirinya sendiri, yaitu Islam akan punah seperti Mitos2 Dewa
Dewi Yunani.
Menyelamatkan Indonesia
dari 3P oleh bangsa Arab juga akan menyelamatkan umat Muslim di Indonesia yang
kita sayangi; dan Indonesia diharapkan segera sadar, waras dan berakal sehat
untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain, harap artikel ini di
sharekan.
Rahayu. Sri Kresna ,
Budayawan, Pengamat Spiritual.
SUMBER
PUSTAKA PLUS RESEP MANJUR ANTI MABOK AGAMA:
-
Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?
https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/
-
KTP Alat Politik Identitas,
https://youtu.be/kwdzu_L-uSE?si=MUfDrKygvxLdJ44s/
-
Di Indonesia, jualan agama paling laku, link di
https://youtu.be/Ga6wGFhdaHM?si=mmVek6wwBBPg1U1C/
-
Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di
https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/
-
Ustadz kondang:Tiap hari 150 orang Muslim murtad – Benarkah?
https://youtube.com/shorts/vVnw8Do62wA?si=xD_IR9OmgNyrxlbL/
-
Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di
https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/
-
Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di
https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/
-
Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di
https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/
-
5 Dalil Jika Al-quran Bukan Firman Allah,
https://youtu.be/r1jD-h0qQKM?si=eDUZU75mmvfdvjyi/
-
DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN,
link di
https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/
-
Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di
https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/
-
BILL WARNER PhD (SUBTITLE INDONESIA) Memahami Islam dari sisi
Akademis,
https://youtu.be/2__JMtc3n_I?si=1P0s3B5Sbvpt6H_q/
-
BLOG
BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA link
di http://keyakinan789.blogspot.com/
X.
KAJIAN AKADEMIS: GERILYA
KEBUDAYAAN ARAB – PERLAHAN TAPI PASTI
Menurut
kaum Muslim yang nasionalis, bijak dan cerdas, ajaran agama harus dipisahkan
dengan budaya tempat asal agama itu; misalnya: menganut agama Islam tidak
berarti harus berbudaya Timur Tengah, demikian juga yang menganut agama Hindu
tidak berarti harus berbudaya India. Pada dasarnya, semua agama asing
semestinya menghormati budaya setempat; jadi seseorang Jawa yang memeluk agama
asing, misalnya Islam, tidak perlu harus meniru budaya Arab (yang terkesan
tertinggal) dan meninggalkan budaya Jawa (yang terkesan lebih maju). Menurut
Gus Dur, seorang Muslim yang sangat nasionalistik, saat menentang RUU APP,
menyatakan: ”Telah terjadi formalisasi dan arabisasi saat ini. Kalau sikap
Nahdlatul Ulama sangat jelas bahwa untuk menjalankan syariat Islam tidak perlu
negara Islam,” (Kompas, 3 Maret 2006). Demikian pula Ulil Abshar-Abdalla
(seorang Muslim yang cerdas, bijak dan nasionalis tulen): ”Islam itu
kontekstual, dalam pengertian, nilai-nilainya yang universal harus
diterjemahkan dalam konteks tertentu, misalnya konteks Arab, Melayu, Asia
Tengah, dan seterusnya. Tetapi, bentuk-bentuk Islam yang kontekstual itu hanya
ekspresi budaya, dan kita tidak diwajibkan mengikutinya. Aspek-aspek Islam yang
merupakan cerminan kebudayaan Arab, misalnya, tidak usah diikuti. Contoh, soal
jilbab, potong tangan, qishash, rajam, jenggot, jubah, tidak wajib diikuti,
karena itu hanya ekspresi lokal partikular Islam di Arab.”
Setelah
”agama Islam” lepas dari kurungan dan tekanan regim Soeharto dan mendapat
posisi yang baik di pemerintahan Indonesia, maka negara Islam/Arab bagaikan
mendapatkan angin segar untuk bergerak bergerilya menyerbu kebudayaan Indonesia
(terutama menyerbu budaya Jawa). Indonesia adalah negara Muslim terbesar
didunia dan alamnya sangat kaya raya, maka tidak heran negara Arab Saudi dan
Iran sangat berkepentingan untuk menguasai Indonesia. Gerilya kebudayaan Islam
dan Arab begitu gencarnya, terutama lewat media televisi dan radio. Gerilya
kebudayaan ini sungguh2 nyata, kadang2 halus-tak kentara, dan seringkali vulgar.
Berikut ini contoh gerilya kebudayaan Islam – Arab terhadap budaya Jawa:
-
Dalam sinetron, hal-hal yang berbau mistik, dukun, santet dan yang negatip
sering dikonotasikan dengan manusia yang mengenakan pakaian adat Jawa seperti
surjan, batik, blangkon kebaya dan keris; kemudian hal-hal yang berkenaan
dengan kebaikan dan kesucian dihubungkan dengan pakaian keagamaan dari Timur
Tengah/Arab. Pada akhir cerita, pada umumnya lalu digambarkan bagaimana tokoh
sakti berbaju dan berbudaya Arab/TimurTengah tadi bisa menumpas/membunuh tokoh
“jahat” berbaju dan berbudaya Jawa dengan kekuatan mantera2/doa2 dari agama
asing tsb., ini sungguh gerilya kebudayaan yang luar biasa liciknya yang tidak
terpikirkan oleh manusia Jawa, namun sangat mempengaruhi perilaku/kebudayaan
mereka, karena tontonan murahan ini dihadirkan hampir setiap hari! Pesan
singkat menyesatkan dari tayangan ini adalah: tirulah budaya kami (Arab) yang
suci, tinggalkan budayamu yang kalahan dan sesat!
-
Artis2 film dan sinetron digarap duluan mengingat mereka adalah banyak menjadi
idola masyarakat muda (yang nalarnya kurang jalan). Para artis, yang blo’oon
politik ini, bagaikan di masukan ke salon rias Timur Tengah/Arab, untuk
kemudian ditampilkan di layar televisi, koran, dan majalah2/tabloid demi membentuk
mind set (seting pikiran) masyarakat yang berkiblat ke budaya Arab.
-
Bahasa Jawa (dan Indonesia) beserta ungkapannya yang sangat luas, luhur, dalam,
dan fleksibel juga digerilya. Dimulai dengan salam pertemuan yang memakai
assalam…dan wassalam…. Dulu kita bangga dengan ungkapan: Tut wuri handayani,
menang tanpo ngasorake, gotong royong, dsb.; sekarang kita dibiasakan oleh para
gerilyawan kebudayaan dengan istilah2 asing dari Arab, misalnya: amal maruh
nahi mungkar, saleh dan soleha, madani, dst. Untuk memperkuat gerilya,
dikonotasikan bahwa bhs. Arab itu membuat manusia dekat dengan surga, untuk itu
diinstruksikan agar kepada semua orang diberi ucapan ”Asalam dan wassalam”,
tanpa mengingat sopan-santun dan tepo-sliro! Sungguh cerdik dan licik.
-
Kebaya, modolan dan surjan diganti dengan jilbab, celana congkrang, dan jenggot
ala orang Arab. Nama2 Jawa dengan Ki dan Nyi (misal Ki Hajar …) mulai
dihilangkan, nama ke Arab2an dipopulerkan. - Dalam wayang kulit, juga dilakukan
gerilya kebudayaan: senjata pamungkas raja Pandawa yaitu Puntadewa menjadi
disebut Kalimat Syahadat (jimat Kalimo Sodo), padahal wayang kulit berasal dari
agama Hindu (banyak dewa-dewinya yang tidak Islami), jadi bukan Islam; bukankah
ini sangat memalukan? Gending2 Jawa yang indah, mocopat, gending2 dolanan anak2
yang bagus semisal: jamuran, cublak2 suweng, soyang2, dst., sedikit demi
sedikit digerilya dan digeser dengan musik qasidahan dari Arab. Dibeberapa
tempat (Padang, Aceh, Jawa Barat) usaha menetapkan hukum syariah Islam terus digulirkan,
dimulai dengan kewajiban berjilbab! Kemudian, mereka lebih dalam lagi mulai
mengusik ke bhinekaan Indonesia, dengan berbagai larangan dan usikan (kadang2
perusakan) bangunan2 ibadah dan sekolah non Islam.
-
Gerilya lewat pendidikan juga gencar, perguruan berbasis Taman Siswa yang
sangat nasionalis, pluralis dan menjujung tinggi kebudayaan Jawa secara lambat
namun pasti juga digerilya, mereka ini digeser oleh madrasah2/pesantren2.
Subsidi pemerintah ke Taman Siswa nyaris nol, subsidi ke madrasah dan pesantren
meningkat terus. Anak2 sejak kecil sudah dicuci otak dengan santapan agama
setiap hari dengan porsi yang tinggi sekali! Bahasa Arab dibiasakan dan
ditinggikan sejak kecil. Dinegara maju/modern, agama tidak boleh diajarkan lagi
di sekolah2 negeri, apalagi kepada anak2, karena agama penuh abstraksi hanya
bisa dikunyah oleh manusia dewasa, maka budi pekerti yang lebih penting dan
harus diajarkan pada anak2, bukan agama! Padahal Taman Siswa adalah asli produk
perjuangan dan merupakan kebanggaan manusia Jawa. Berapa jam pelajaran
dihabiskan untuk belajar agama (ngaji) dan bahasa Arab? Banyak, diperkirakan
sampai hampir 50% nya! Tentu saja ini akan sangat mempengaruhi turunnya
perilaku toleransi dan turunnya kualitas SDM Indonesia secara keseluruhan! Kalau
Jepang dikenal sebagai work-alcoholic, maka bangsa Indonesia saat ini sedang
dibuat menjadi religion-alcoholic.
-
Gerilya lewat hukum formal juga seru! UU Sisdiknas juga merupakan gerilya yang
luar biasa berhasil. Sekolah swasta berciri keagamaan non Islam dipaksa
menyediakan guru beragama Islam, sehingga ciri mereka lenyap. UU anti
pornografi yang berkiblat Timur Tengah dan yang disebabkan ngeresnya pikiran
manusia Arab juga ingin dipaksakan (coba renungkan: seolah-olah lihat betis
wanita sudah berahi – bandingkan dengan manusia modern, atau Bali atau Jawa
(pakai kemben) yang otaknya sudah tidak ngeres lagi melihat gituan). Untuk
menggoalkan UU APP, dimulai dengan provokasi yang disengaja dengan sengaja
dimasukannya majalah play boy versi Indonesia, agar masyarakat heboh dan
terpojok!
-
Demikian pula dengan perbankan, mereka ingin eksklusif dengan bank syariah,
dengan menghindari kata bunga/rente/riba; istilah ke Arab2an pun diada-adakan,
walaupun nampak kurang logis! Iklan yang merendahkan martabat surga danTuhan
sering dipakai, agar nasabah yang tidak rasional tertangkap.
-
Keberhasilan perempuan dalam menduduki jabatan tinggi di pegawai negeri (eselon
1 s/d 3) dikonotasikan/dipotretkan dengan penampilan berjilbab (diwajibkan) dan
naik mobil yang baik. Para pejabat eselon ini lalu memberikan pengarahan untuk
Arabisasi pakaian dinas di kantor masing2.
-
Di hampir pelosok pedesaan P. Jawa kita dapat menyaksikan bangunan2 masjid yang
megah, sumbangan dana pembangunan dari Arab luar biasa besarnya. Bahkan organisasi
seperti Pemuda Pancasila pun pernah mendapatkan grojogan dana dari Timur Tengah
untuk membangun pesantren2 di Kalimantan. Demikian pula, perorangan yang
berniat membangun pondok pesantren dijanjikan mendapatkan bantuan finansial,
pondok pesantren madrasah menjadi menjamur, luar biasa!
-
Gerilya kebudayaan Islam garis keras di berbagai kampus di Indonesia, berbagai
aktivitas terselubung disusupi; tidak heran di masjid Salman ITB pernah
ditemukan ide Negara Islam Indonesia. Tidak hanya mahasiswa, dosen dan
karyawanpun terlibat. Dana dari luar yang menggiurkan disediakan untuk event2
semacam ini.
-
Fatwa MUI pada bulan Agustus 2005 tentang larangan2 yang tidak berdasar nalar
dan tidak menjaga keharmonisan masyarakat sungguh menyakitkan manusia Jawa yang
suka damai dan harmoni. Bila ulama hanya menjadi sekedar alat politik, maka
panglima agama adalah ulama politikus yang mementingkan uang, kekuasaan dan
jabatan saja; efek keputusan tidak mereka hiraukan. Fatwa MUI justru sering
aneh2 dan meganggu keharmonisan kebhinekaan Indonesia! Fatwa mengucapkan
selamat Natal, fatwa merayakan hari kasih sayang (Valentine day), dst. Maka
bagi sementara orang yang kritis, boleh dikatakan, saat ini, MUI telah menjadi
alat negara asing (Arab) untuk menguasai Indonesia dan menancapkan budaya Arab
dengan strategi membunuh secara perlahan kebudayaan Jawa!
-
Puncak gerilya kebudayaan adalah tidak diberikannya tempat untuk
keyakinan/kepercayaan asli, misalnya Kejawen, dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP),
dan urusan pernikahan/perceraian bagi kaum kepercayaan asli ditiadakan.
Kejawen, harta warisan nenek moyang, yang kaya akan nilai: pluralisme,
humanisme, harmoni, religius, anti kekerasan dan nasionalisme, ternyata tidak
hanya digerilya, melainkan akan dimatikan secara perlahan! Sementara itu aliran
setingkat Kejawen yang disebut Kong Hu Chu yang berasal dari RRC justru
disyahkan keberadaannya. Sungguh sangat sadis para gerilyawan kebudayaan ini!
Setelah
membaca poin2 diatas, disimpulkan bahwa gerilya kebudayaan Arab itu sungguh hebat,
cerdik, dan licik. Mass media, terutama TV dan radio, telah digunakan untuk
membunuh karakater (character assasination) budaya Indonesia dan meninggikan
karakter budaya Arab (lewat agama)! Pepatah mengatakan untuk mengail ikan yang
besar (turis agama: haji dari Indonesia), perlu umpan besar pula (untuk
membantu pendirian masjid, pendidikan, hukum, perbankan, dst.). Akibat
gencarnya gerilya kebudayaan ini, lembaga pendidikan dan pengkajian Islam,
budaya dan pakaian muslim versi Timur Tengah boleh dikata telah mewabah di
pedesaan di Indonesia (menggantikan pakaian adat istiadat lokal). Para
gerilyawan juga menyelipkan strategi filosofi yang sangat cerdik, yaitu:
kebudayaan Arab itu bagian dari kebudayaan pribumi, kebudayaan Barat, India dan
Cina itu kebudayaan asing; jadi harus ditentang karena tidak sesuai! Padahal,
kebudayaan Arab dan agama Islam adalah asing juga dan lagi terbelakang! Mari
mawas diri.
Untuk
lebih mengenal dan menghayati Gerilya Kebudayaan bangsa Arab terhadap bangsa
Indonesia, pembaca dipersilahkan menikmati Jurus Gendam Arabia yang sanggup
memabokan budaya, bahasa dan ajaran Arab kepada bangsa Indonesia, ini
ilustrasinya:
KESAKTIAN
JURUS GENDAM ARABIA: pengajian yang bikin maaboookkk agama dan budaya Arab
(Megawati), dan gerilya kebudayaan : kost muslim, perumahan muslim, rumah makan
muslim, rumah sakit muslim, kuburan muslim, perkawinan muslim, partai politik muslim, perda syariah, pembangunan tempat ibadah islam dan institusi
pendidikan islam menjamur (memakai APBN lewat strategi politik identitas islam:
peternakan parpol islam ), dan tujuan
akhir negara muslim ( kilafah dan syariah ).
Perlahan tapi pasti, asalkan yang digerilya tidak merasa, bahkan malah
bangga dijajah budayanya oleh bangsa Arab (jurus gendam arabia). Majapahit
terjungkal, dan kini negara Indonesia
sedang menjadi sasaran tembak. Mari waspada dan mawas diri terhadap politik
identitas (keroyokan, kolaborasi dan koalisi banyak partai islam untuk
mendominasi pemerintahan indonesia, bagaikan negara dalam negara).
SEDIKIT
SAMPEL VIDEO TERIAKAN KEPRIHATINAN
ARABISASI
DAN ISLAMISASI BUDAYA JAWA, ALON-ALON
WATON KELAKON DI
Pelarangan
Perkawinan beda agama melanggar HAM,
mungkin untuk melindungi jumlah penduduk Muslim supaya tidak bekurang
alias tetap mayoritas, video di
Dan
hujatan kaum radikal pada ibu Megawati tentang pidato beliau: ibu2 yang mabok
pengajian agama Arab sampai lupa anak mereka, di
(Bangsa
Korea Jepang China mabok kerja, bangsa
Indonesia mabok agama dan budaya Arab yang terbelakang)
Video
pencerahan bahaya laten ajaran dan budaya dari Arab dari Chanel SAIFUDIN
Ibrahim, misal video ini
Mari
mawas diri dari budaya, bahasa dan ajaran Bangsa Arab.
Rahayu,
Sumbangan Pemikiran dari Forum Jumat Legi Kejawen, Pemenang Kediri
Oleh
pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah
mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan
inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak
sempurna saat itu. Muslim Indonesia pada
umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka
carut marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran
ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata
dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut), dan kitab asli
tidak diketemukan bahkan diketahui ada lebih 20 versi Alqouran. Alqouran adalah
buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,
Kristen, Pagan Arab, cerita legenda dan ideologi politik bangsa
Arab. Kebenaran Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat
oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Kebenaran Alqouran dikendalikan
lewat bahasa Arab dan kitab tafsir produk ulama politikus bangsa Arab di era
jahiliah; tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan
lebih modern tidak diperbolehkan! Melalui bahasa Arab dan tafsir ulama
politikus Arab ini, maka posisi martabat bangsa Arab lebih ditinggikan dari
pada bangsa lain, apalagi klaim tri tunggal Alloh-Muhammad-Batu hitam Kaabah
serta Alloh tinggal di Mekah! Bagi Muslim yang malas belajar, tidak kritis,
kurang mampu berbahasa Arab maka jadilah mereka ini kaum penjilat pantat bangsa
Arab alias mabok agama, mabok bahasa dan mabok budaya yang serba Arab.
Islam adalah ajaran berbau sex ala Muhammad
yang berbasis budaya Arab. Ilustrasi : Hak istimewa pria perkasa dalam bidang
seks lewat perkawinan Islami: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak
harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, hak
disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan
terhadap wanita, suami boleh menceraikan Anehnya lagi tuhan bangsa Arab
memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad
(M), hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al
Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15
th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman
now: pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman
now: mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now:
pelacuran), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya
(jaman now: bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik
terutama kulit putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan
pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali
pertempuran). Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh
Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur
(yang tua maupun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level
(dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records
(Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M
beristri 13.
Bahkan, Syarat masuk surga bangsa Arab juga
dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh
banyak orang lain (jihad) masuk surga plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah
istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film jorok suaminya saja; semua
percabulan ini digolongkan menjalankan ibadah! Perlu diketahui, pakar dunia
menyangsikan adanya Muhammad, karena tidak ada saksi mata dan bukti
historis, dan Muhammad tidak mempunyai silsilah keluarga dalam Alquran.
Mengingat
sifat Islam yang lokal (budaya dan daerah Arab, khususnya Mekah dan Medinah),
time frame yang terbatas (sekitar tahun 700 s/d 800) dan kebenaran
sefihak/lokal dan bersifat statis maka Islam tidak akan bisa mengalami evolusi
dan revolusi serta reformasi; pada saatnya nanti Islam akan ditinggalkan
umatnya yang semakin berakal budi, cerdas dan bijaksana berkat kebebasan
berfikir dan berpendapat di ruang publik internet; kedepan Islam akan menjadi
minoritas dan sekedar kenangan sejarah masa lampau yang hitam kelam, mirip
Gereja Katholik di jaman kegelapan ( Eropa saat itu mengalami kemunduran,
untungnya agama Katholik berbasis ajaran Yesus yang sangat dinamis dan
universal sehingga dapat direformasi).
Berikut
beberapa video penting ini data, fakta dan kebenaran tentang Muhammad, Alqouran
dan Alloh, silahkan cermati secara seksama dan mendetail:
Nabi
Palsu
Bagaimana
Cara Membuktikan Muhammad Nabi (Palsu)?
https://youtu.be/KkyzXj4s2C0?si=_i9RSDJk_3PlxOxH/
10
Bukti bahwa Bagi Nda N4abi Palsu
https://www.youtube.com/live/a-Jv08RH6-c?si=BmN4hXYyftGhLPGz/
Wafa
Sultan: Muhammad Nabi Palsu
https://youtu.be/tIhDXnIKLGk?si=I7-12DhLReY1xCAu/
Alqouran
Kitab Palsu
Ayat-Ayat
Setan
https://youtu.be/BwOnr_5EwoU?si=yeXrKP1NWCxk9K-5/
7
Kebohongan Muslim ttg Alquran, Mekkah, dan Muhammad
https://www.youtube.com/live/UelRd1Xs3Cw?si=ApLaieTidN5shIl_/
SEJARAH
QURAN yang tidak diketahui MUSLIM LUGU
https://youtu.be/nRIKlCA987o?si=BfiJcq0VyfwxbNgE/
Muhammad
mengarang Alqouran
https://youtube.com/shorts/IWiwB3oHMCY?si=kKK_w4AJPv7inlPg/
PEMERINTAH
ARAB SAUDI REVISI 2 500 KESALAHAN ALQURAN
https://youtu.be/klMInXDR1rM?si=7GFYcEGSZ2ceA6Mn/
Asal
Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, Klaim Islam Tinggal Kenangan
https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=aXZEv9NBahMVCYB2/
Al-quran
Yang Ada Sekarang Sudah Palsu
https://youtu.be/eineLBN5x50?si=SHMpRy5ZYH_lhCMl/
Lima
Rukun Islam Apakah Saingan PANCASILA
https://youtu.be/q-iMGtr285o?si=NhHIcHbyefgBX3OU/
ALQURAN
TERAKHIR DIEDIT TAHUN 1924 DI KAIRO
https://youtu.be/TQnKmDJvFlI?si=1FHleZHRYBm041tv/
Alloh
SWT Tuhan Palsu
TUHAN
PALSU, NABI PALSU, PENGAJAR PALSU DAN KITAB PALSU
https://www.youtube.com/live/D0had_Z0Iw8?si=89aPF9lO4rERyPvV/
Muhammad
Memuliakan Isa Sebagai Tuhan. (QS 4:171-175)
https://youtu.be/AeHxMApJHtY?si=XPYWOiSkJrKgoyY7/
Ada
Dua Allah Di Dalam Al-Qur'an. Kok Bisa?
https://youtu.be/kkp9vh0pypw?si=ZwoPaaRApyx4PTyO/
Allah
SWT Punya Mata, Betis, Kaki Dan 2 Tangan Kanan Semua
https://youtu.be/_tCI13sSN38?si=eRykVpuZP9DhzGnY/
Tanpa
Bukti Historis
BBC,
Islam: The Untold Story (Film Dokumenter dari Dr. Tom Holland) - Bagian ke-1
https://youtu.be/p8Vujr-HRvw?si=vzh-14-f1BxTfHRC/
https://youtu.be/oGfPUWhFC3c?si=04aDGBpb4YhM7SvT/
PERBANDINGAN
BUKTI SEJARAH ISLAM & KRISTEN
https://youtu.be/-bauYGW7ubE?si=fyi7QXkruu9VL_5f/
7
Kebohongan Muslim ttg Alquran, Mekkah, dan Muhammad
https://www.youtube.com/live/UelRd1Xs3Cw?si=TKKcR-mYZuWeif4c/
Penting,
harap Download Christian Prince book, The Deception of Allah (Allah Maha
PenyesaT), Bahasa Indonesia translation:
https://drive.google.com/file/d/1Jju8...
Pembaca
disarankan untuk mengunjungi chanel YouTube yang menggemparkan dunia/Indonesia
misalnya:
Sunah
Nabi, Satria Nusantara, Yoseph Paul Zhang, Sang Penggugat, Christian Prince,
Sofiatul Al Hayat, Ki Amat, Saefudin Ibrahim, Religiology, Pencari Kebenaran,
Pavel 88, dst.
Berikut
ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH
YANG PALSU DAN SUDAH USANG di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu
hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama
Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Sudan, Nigeria,
Somalia, Libia, Libanon, Pakistan, Turki, Mesir, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia,
Mogadishu, ISIS, dst., kacau balau,
korupsi tinggi, mundur dan terbelakang;
untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit, G30S,
Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,
Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan
ibadah, korupsi berjamaah yang
menggila, perusakan situs sejarah, kacau
balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan
Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya
sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek
penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab.
Mari
mawas diri demi dunia yang nyaman, aman, tentram dan beradab.
FORUM
CERDAS BERKAT DIGITAL, CABANG OXFORD UK
Pangeran Muhammad Bin
Salman (MBS), penguasa negara Arab Saudi saat ini (2022), merasa berduka atas
fakta dunia menyatakan bahwa negara2 beragama Islam di dunia seperti Yaman,
Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir,
Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, dst., kacau balau, mundur dan
terbelakang. Beliau juga merasa terhina karena negara2 Islam sangat tertinggal
dalam banyak hal, fakta2 dibawah ini sebagai buktinya:
1. Bidang Ilmu Pengetahuan
dan Teknologi: Negara2 Islam sangat terbelakang dalam industrialisasi, misal:
belum dapat membuat peralatan hitech, misalnya komputer, hp,
mobil, dst., apalagi satelit; jadi Muslim sedunia masih sebatas sebagai
customer peralatan hitech saja. Gemerlap teknologi negara2 Arab adalah berkat
para ekspatriat/pakar dari negara maju non Islam diluar negara Arab.
2. Bidang Sumber Daya
Manusia (SDM): para dosen universitas negara2 Islam sedunia (termasuk
Indonesia) yang bergelar profesor, doktor dan master pada kuliah pasca sarjana
di luar negeri di negara2 non Islam, misal USA, Jerman, Inggris, Austrlia,
Jepang, Korea, Taiwan, dst., dan setelah lulus mereka sangat bangga akan ijazah
pasca sarjananya dari negara2 yang non Islam (yang dianggap kafir).
3. Selain itu, ada ketidak
puasan mengapa bangsa Arab tidak pernah melahirkan pemenang hadiah Nobel
(lambang prestasi otak, disiplin dan kerja keras).
4. Miskin kreativitas/ide
baru yang sesuai perkembangan jaman, masih terpaku pada visi misi Islam jaman
Nabi Muhammad (abad 7), misalnya bentuk negara Kalifah yang berlandaskan hukum
Syariah dan budaya Arab saat itu (busana, gaya hidup, perkawinan, berdoa,
dst.). Konsep negara dan hukum yang sudah usang dan bertentangan dengan
perkembangan jaman.
5. Ayat2 Alqouran dan
Hadits yang dianggap saling kontradiksi dan mengandung kekerasan perlu dihapus.
Dan MBS telah menjalin persahabatan dengan bangsa Yahudi (negara Israel), jadi
beliau sudah mengingkari ajaran nabi Muhammad.
Bila Pangeran MBS mempunyai
pandangan seperti diatas, maka cendekiawan Barat mempunyai keberatan terhadap
ajaran Islam terutama dalam hal:
A. Sifat Islam yang mengaku sebagai agama terakhir yang paling
benar dan non Islam adalah kafir tentu saja telah membuat Islam selalu
bermusuhan dengan: agama lain, keyakinan lokal, atheis dan agnostik dimanapun berada; apalagi Islam penuh dengan
ciri khas Arab (tidak universal) dan
mengandung materi yang statis dan ketinggalan jaman.
B. Cendekiawan modern berdasar pada Critical Thinking (berpikir
kritis) yang menjadi motor kemajuan science, Islam berdasar pada penyerahan
total terhadap Muhammad – Al Qouran dilarang dipertanyakan dan diperdebatkan
(ini menjadi penghalang utama kemajuan – sebab Islam menjadi statis beku).
C. Islam tidak mengenal “golden rule” (perlakuan adil bagi
sesama manusia) yaitu hukum untuk memperlakukan orang lain seperti
memperlakukan dirinya sendiri. Dalam Islam, penganut agama selain Islam
dianggap kafir dan dianggap warga kelas dua yang wajib ditaklukan, dibohongi
(taqiya), dipajaki, bahkan dibasmi.
D. Hukum Syariah dalam Islam adalah hukum atau peraturan yang
mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat.
Hukum ini mengontrol segala aspek kehidupan, dari pikiran, perbuatan,
keyakinan, wanita, masyarakat dan ekonomi secara totaliter.
Hukum Syariah dipandang
tidak selaras dengan HAM.
E. Islam bias gender, wanita hanya dianggap warga kelas dua dan
sekedar alat produksi manusia. Rasul yang mengawini janda yang 15 th lebih tua,
mengawini gadis kanak2 yang berusia 9 th, mengawini menantu dan kemudian
beristri lebih dari 11 adalah tindakan tidak terhormat.
F. Dengan menggunakan akal sehat yang benar, teliti dan cerdas,
cendekiawan Barat membongkar rahasia penulisan Alqouran oleh ulama politikus
Arab sekitar seratus tahun setelah Muhammad wafat (bukan saksi mata atau saksi
hidup). Muhammad, ketika hidup semula mengikuti ajaran bidah Kristen dan tidak
sunat karena bersama Katijah dan Waraqah Bin Nofal, ikut menyebarkan ajaran
Kristen ke bangsa Kuresi yang pagan, juga dibahas dengan baik; lalu k. l 100 th
setelah wafat Muhammad, maka oleh
politisi Arab Muhammad dirubah menjadi pendiri sekaligus beragama Islam.
Jadilah seolah-olah Muhammad setengah Kristen setengah Islam, gado2 ajaran yang bertentangan (KRISLAM).
Tidak heran ayat2 Alqouran dan Hadits versi Mekah dan versi Medina
berbeda, yg satu masih agamis berbau
Kristen dan yg lain politis dan bisnis serta anti Yahudi dan Kristen, dan
banyak yang kontradiksi antar ayat. Nampak
tangan2 ulama sekaligus politikus (mirip para ulama Wali Songo jaman
Brawijaya atau MUI sekarang) yg ikut campur tangan memberikan warna politik dan
bisnis pada Alqouran, Hadits dan buku Kuning yang ditulis 200 th setelah
Muhammad meninggal. Akibat campur tangan politisi, text Alqouran dan hadits
menjadi sangat anti Yahudi, ini menyiratkan adanya: a) perebutan tanah warisan
Palestina (sama2 hak sebagai anak Abraham) dan b) perebutan tampuk kekuasaan
agama, bersaing dengan Yahudi dan Kristen;
text Alqouran juga menjadi sangat anti Kristen, ini menyiratkan adanya
kepentingan membentuk ideologi politik untuk mengusir penjajah saat itu dari
daerah Arab, yaitu Kerajaan Bizantium yang Kristen. Dijaman itu, Politisi Arab, yang sangat membutuhkan
ideologi politik untuk mempersatukan Bangsa Arab , telah mengubah karakter
Alqouran, Hadits, buku kuning dan Rukun Islam dari ciri agama bidah Kristen
menjadi ideologi Bangsa Arab yaitu Islam politis dan bisnis; Islam lalu
bagaikan agama berbasis tafsir para ulama politikus Arab, bukan nabi bukan
rasul.
Bila Pangeran MBS dan
cendekiawan Barat mempunyai pandangan seperti diatas, maka cendekiawan
Indonesia non Islam pun mempunyai keberatan terhadap ajaran Islam terutama
dalam hal:
- Sistem pendidikan dasar
TK SD SMP (selama 10 th) di institusi berbasis Islam seperti pondok pesantren
dan madrasah dengan metode berbasis hafalan, paksaan disertai hukuman, searah
(tanpa debat) dan cuci otak (bahkan ada yang melakukan baiat) dengan materi
Alqouran, bahasa Arab budaya Arab dan upaya Islamisasi Pengetahuan sangat
merugikan akal sehat generasi muda Indonesia. Pendidikan yang menyelipkan
mengagungkan dan jilat pantat bangsa Arab, menjadikan bangsa Indonesia merasa
rendah diri terhadap bangsa Arab; sebaliknya perasaan dan sikap anti/memusuhi
bangsa Yahudi dan bangsa China yang cerdas cerdik pandai bisnis menjadikan
karakter alumninya aneh. Alumni lulusannya dapat berkarakter Love is Blind
terhadap bangsa Arab dan Faith is Blind terhadap Muhammmad, bisa2 alumninya
hanya menjadi beo bangsa Arab yang kurang berakal sehat, dan terburuk bisa
menjadi cikal bakal radikalisme Islam. Islam radikal yang bersedia melakukan
jihad dan memiliki visi misi mendirikan negara kalifah berbasis syariah
menyebabkan Indonesia terus menerus diancam kerusuhan dan perpecahan bangsa
semenjak jatuhnya Prabu Brawijaya. Berbagai razia teroris dan pelaku jihad di
pondok dan pesantren menyiratkan secara tidak langsung bahwa institusi
pendidikan berbasis agama Islam adalah bagaikan NEGARA DALAM NEGARA karena
kurikulumnya bagaikan milik bangsa Arab dan alumninya bagaikan dicuci otak
untuk berbudaya Arab dan punya visi negara kalifah berhukum syariah dan
berbasis Islam yang sangat khas Arab, dan bisa anti NKRI, ini bagaikan PRODUKSI
MUSUH DALAM SELIMUT. Apalagi kalau dana APBN dan dana bantuan luar negeri yang
sedemikian besar dibiarkan mengalir demi mengarabisasikan serta
mengkadrunisasikan bangsa. Sementara itu pendidikan kebangsaan berbasis local wisdom
seperti Taman Siswa (karya Ki Hajar Dewantoro) ditelantarkan.
- Politik dan bisnis yang
dibungkus agama (politik
identitas) banyak merugikan negara
Indonesia. Kondisi politik negara selalu terancam labil akibat strategi devide
et impera (pecah belah) dari jurus politisasi Islam saat Pemilu, dimana Islam
menjelma menjadi berbagai wajah ORPOL dan ORMAS . Jadi seandainya kalah dalam pemilihan
Presiden, namun di DPR berbagai ORPOL Islam tetap dapat menang keroyokan
melawan partai Nasionalis, misalnya memperjuangkan perda Syariah dan
bisnisisasi Islam seperti ibadah Haji/Umroh, Zakat dan Fitrah, Labelisasi Halal
haram makanan dan upaya menegakan perda dan perbankan berbasis hukum Syariah.
- Islam dianggap melatar
belakangi terbitnya berbagai aturan yang membelenggu akal budi bangsa namun
menguntungkan bangsa Arab seperti UU Penodaan Agama, kolom agama pada KTP, SKB
MENTERI, Rukun Islam, dst.
- Bangsa maju dan bangsa
Arab dapat mengakali Indonesia demi keuntungan politik dan bisnis mereka melalui strategi ”Membuat bangsa
Indonesia mabok kepayang Agama” (menghilangkan akal sehat); maka gelontoran dana dari
Luar Negeri buat Kaum Radikal dan Kadrun akan besar sekali, semoga Badan
Intelijen bersedia menyelidiki aliran dana berbahaya ini, kan ini mudah
dilakukan!
Pada saat ini (2022)
revolusi akal sehat sedang terjadi berkat revolusi digital dan pandermi corona.
Hal ini membawa angin segar bagi kemungkinan terjadinya pencerahan (Renaisance)
akal budi. Sejarah menyatakan bahwa:
- Kristen pernah mengalami
reformasi oleh pendetanya sendiri (Martin Luter) ketika Eropa mengalami
kegelapan akibat agama,
- Komunis pernah mengalami
reformasi oleh petinggi Komunis sendiri (Gorbachev) ketika Eropa Timur
mengalami kemunduran,
- Islam telah mengalami
banyak reformasi juga, yaitu: Arab
Spring, Saudi Spring, Iran Spring, dan juga CLASH OF CIVILIZATIONS
ATAU PERANG PERADABAN, antara Barat
lawan Timur Tengah. Indonesia Spring juga sedang berlangsung. Dunia secara umum
men
Mari pertimbangkan ajakan
pangeran MBS ini, karena Pangeran MBS bukan bertujuan memusuhi Islam, melainkan
ingin menyelamatkan Muslim sedunia dan kemanusiaan dunia dari bahaya ideologi
politik dan bisnis Islam, dengan kata lain ingin mereformasi Islam. Rahayu.
Forum Digital Bhineka Tunggal Ika, Cabang Leiden, Holland.
Sedikit gambaran bahaya
politik identitas di
TEGUH BERJUANG MELAWAN
PEMBODOHAN, PENIPUAN DAN PENJAJAHAN BANGSA ARAB TERHADAP INDONESIA. MEREKA
BAGAIKAN FILOSOFI GUNAWAN WIBISONO DAN KUMBOKARNO DALAM EPOS PEWAYANGAN RAMAYANA: RIGHT IS RIGHT, WRONG IS WRONG!
Kumbokarno,
raksasa adik Rahwana, memiliki konsep: Right or Wrong for my country (berbakti
pada Rahwana yang jahat, dan tetap setia pada negara dibawah Rahwana, walau
kejam dan jahat).
Wibisono,
ksatria tampan adik Rahwana yang lain, memiliki konsep yang beda: Right is
Right, Wrong is Wrong; jadi teguh melawan ketidak benaran dan ketidak jujuran, walaupun terpaksa melawan
kakak dan negaranya sendiri (Alengka Diraja,
dibawah raja Rahwana), dan membelot ke negara prabu Rama (lawannya
Rahwana). Akhirnya keduanya ketemu dimedan laga, barang siapa suka wayang,
pasti terharu dan terhanyut perasaannya melihat kakak adik kandung berdebat
lalu bertarung antara hidup mati mempertahankan konsep hidup masing-masing;
akhirnya kebenaran yang menang, ketidak jujuran dan ketidak benaran dikalahkan.
Raksasa Kumbokarno mati dipangkuan adik yang disayanginya, ksatria Gunawan
Wibisono.
Kasus
semacam ini sering terjadi, misalnya Para Kartini Iran yang saat ini sedang
berjuang dari luar negeri Iran melawan negara Theokratis berbasis Syariah law
demi emansipasi wanita Iran, simak video di BBC Indonesia : Kartini Iran
pemberani
Kartini
Iran berjuang dari luar negeri
Kasus
lain adalah jaman Soviet Rusia masih Komunis,
banyak ilmuwan dan budayawan Rusia yang lari ke USA dan Eropa Barat
untuk berjuang menumbangkan komunis bersama USA dan Eropa Barat, dan ternyata
sukses, komunis tumbang.
Yosef
Paul Zhang, Saefudin Ibrahim, Dewi Bulan, ibu Sofiatul dst. adalah manusia
cerdas dan bijaksana, mereka terpaksa
lari ke luar negeri untuk merontokan ideologi Kilafah dan Syariah (milik bangsa
Arab yang tertinggal) dari luar negeri, mirip filosofi Gunawan Wibisono, mereka sangat menyayangi Muslim dan ingin
menyelamatkan Muslim Indonesia agar lepas dari gendam ajaran bangsa Arab yang
bersembunyi dibalik agama.
Mereka
sadar bahwa hanya tuhan khas bangsa Arab (Alloh) yang menciptakan agama dan
sekaligus beragama Islam, berbudaya Arab dan berbahasa Arab, mengkafirkan non
Islam, merendahkan martabat wanita;
agama dikendalikan dengan tafsir ulama
politikus Arab dalam bahasa Arab, ulama cerdas bijaksana modern dari negara
lain tidak boleh menafsirkan; tuhan yang berpolitik lewat misi Kalifah berbasis
hukum Syariah, dan tuhan yang gemar
bisnis lewat rukun Islam yang berbasis kitab kuning, bukan dari Alqouran;
ajaran yang harus dihafal dalam bahasa Arab tanpa boleh dimengerti,
dipertanyakan dan dicuciotakan semenjak kecil sampai remaja (brain washing, membentuk alam bawah sadar yang luar biasa
parah). Perlu dimengerti, saksi mata dan bukti sejarah untuk Muhammad tidak ada
- jadi Muhammad mirip legenda
Sangkuriang/Nyi Roro Kidul saja, dst.
Sementara
itu, perjuangan semua non Islam yang dikafirkan di Indonesia - Budha,
Hindu, Kristen, Konghucu,
Aliran Kejawen, dst, yang berada didalam negeri, bersatu padu
melawan ajaran sesat bangsa Arab dengan terus berusaha mempercepat terjadinya
REFORMASI ISLAM. Semoga perjuangan semua
kelompok ini, baik didalam maupun diluar negeri, berhasil.
Masyarakat
Indonesia yang cerdas dan kritis mulai sadar bahwa saat ini (2023) negara
sedang dijajah oleh bangsanya sendiri lewat parpol (terutama yang berbasis
Islam) yang pesta pora menghabiskan harta kekayaan Indonesia (APBN). Tindakan
penyelamatan negara seperti Thailand, oleh Militer untuk waktu sementara ,
misal 5 tahun lewat pemerintahan darurat dibawah militer yang tegas, disiplin
dan keras, sangat diperlukan. Semoga badai ideologi Islam lewat politik
identitas cepat berlalu.
Salam
Pancasila. FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, forum Pasca Sarjana di
kota kecil Leiden, Belanda.
Mohon
bantuan untuk sharekan artikel ini sebagai bahan diskusi, perdebatan dan
penelitian lebih lanjut demi bangkitnya akal sehat bangsa Indonesia yang sedang
sengaja dibuat jongkok lewat mabok agama dan budaya dari Arab (GENDAM ARABIA).
Catatan:
terlampir contoh video perjuangan mereka dari luar negeri :
Video
Yoseph Paul Zhang
Cabul
adalah ibadah - konsep tersamar merusak negara dari dalam, di
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?feature=share/
Video
Agama Laknat Harus Dilarang di Indonesia, agama yang gemar melakukan POLITIK
IDENTITAS, di
https://www.youtube.com/live/oXG9VdcMFME?feature=share/
Indonesia
: Pendidikan atau pembodohan
Video
Saifuddin Ibrahim
Video
belajar yang sia sia, di
https://www.youtube.com/live/OTD5xuNlbR4?feature=share/
Video
Mafia Agama dan UU PENISTAAN AGAMA TELAH MENINGGAL, GANTI 300 ayat, di
https://www.youtube.com/live/iPmfv97MjQs?feature=share/
Video
Sofiatul:
Alqouran
kitab carut marut, salah copy, salah edit,
salah urut, salah arti, di
Isa
bukan Yesus, di
Video
Dewi Bulan (di Chanel Sang Penggugat):
Islam
Agama Setan Dan Jin
https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=xIq4ljQlf33xqh4R/
TAK
GENTAR DEWI BULAN DI SERANG MALAH SERANG BALIK JADINYA BEGINI
https://youtu.be/GfK46cCIfXg?si=ZzmmK_WdZJce91El/
Artikel
diatas ada di SLIDESHARE internet.
Surat virtual seorang habib
Yaman: Dirumah gua, Yaman, hujan peluru dan bom, dan saling bunuh2an sesama
muslim. Disini, Indonesia, kami disembah, dihormati dan dijilat pantat gua sampai
kremi2nya dan diberi gaji tetap bulanan untuk memperbudak bangsa Indonesia. Kami
diskenario untuk sering tampil melebihi pak Jokowi di ruang publik, dan kami
diberi kebebasan bicara seenak kami di ruang publik oleh beberapa petinggi
penting Indonesia tanpa dikenai UU Penistaan Agama. Lu ga percaya, kami
berempat saja: saya, Rizieq Basyir Bahar smith, sudah bisa menjungkir balikan
akal budi dan budaya 275 juta manusia indonesia termasuk profesor, doktor,
mahasiswa top ITB,UI, UGM, UNAIR, ITS, IPB... sungguh nikmat tinggal di Indonesia,
sungguh sengsara kami tinggal di Yaman. Tarian bangsa kami, Yaman, yang disebut
Zapin, juga mulai menggeser tarian budaya lokal (misal Jawa), sebagai bukti
tarian ini sudah dilombakan di banyak daerah sebagai acara HUT RI. Kami gak
ngira, kami kan gelandangan di Indonesia dan negara kami amburadul, tapi
dimuliakan bangsa ini bagaikan utusan tuhan, luar biasa , aneh tapi nyata
...tks bangsa Indonesia, teruskan ya jilat pantat kami. Tertanda habib Yaman
Ini video lukisan pesta
pora habib Yaman di Indonesia,
https://youtube.com/shorts/mTUSxpWkcL0?feature=share/
Pesta syukuran atas pantat
yang dijilat
Semoga ada titik balik:
Genderang perang lawan gelandangan Yaman, perusuh di Indonesia
Apa komentar anda akan
artikel diatas sumbangan mahasiswa pasca dari Harvard University? Apakah
nasionalisme anda tidak terusik? Apakah kita tidak merasa dijajah akal budi
kita??? Siapa dibelakang layar pengkultusan budaya Arab/Yaman dan sekaligus
merendahkan budaya Indonesia? Betapa bahayanya politik identitas Islam itu,
agama dan budaya Arab di nomor satukan diatas kepentingan bangsa dan negara
Indonesia.
Dikutip dari sebuah
komentar di YouTube
XV.
KAJIAN AKADEMIS : KTP ALAT CANGGIH DAN
MENDASAR BAGI POLITIK IDENTITAS ISLAM DI INDONESIA.
Sebelum membaca artikel dibawah ini, pembaca
diharap melihat video sindiran sangat lucu, kritis dan mengena tentang akibat
parah kolom agama di KTP pada manusia asli Indonesia, Jawa, yang menganut
Kejawen, link di:
https://youtu.be/kwdzu_L-uSE?si=45bLXTxJiHcZsFeE/
Kecenderungan manusia modern di era digital
adalah memilih konsep BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, maka tidak heran muncul
paradigma: MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI
AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN?
Berikut ini jawaban singkatnya:
Islam
adalah bisnis jasa perantara/makelar antara tuhan dengan manusia dengan barang
dagangan kapling surga. Manusi bijak sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan
saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where,
any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan
Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama dan
tempat khusus untuk berdoa dan bertemu dengan Tuhan (misal masjid, langgar,
musholla, dst). Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan
beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama
sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada
seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang
sangat privasi. Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia
dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama
menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT,
MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit
hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial
adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara
untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah,
labelisasi halalharam, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta
doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan
agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi
Tuhan.
Para pakar filsafat, budaya dan politik dunia
berpendapat bahwa ulama politikus Arab di jaman jahiliah telah menciptakan tokoh
virtual nabi Muhammad. Nabi virtual ini mengenalkan tuhan khas Arab (Alloh SWT,
tuhan lokal) lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam), dimana Alloh
dibuat hanya mampu berbahasa Arab, berbudaya Arab, mengkafirkan semua keyakinan
di luar bangsa Arab dan tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang
menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah dengan banyak menghamburkan
biaya, waktu, tenaga dan pikiran. Nabi atau sesembahan keyakinan selain Islam
tidak ada yang mengajarkan tuhan yang bersifat sangat lokal dengan kebenaran
lokal (kilafah dan syariah) dan ajaran agama lokal. Namun nabi virtual ini
(juru bicara virtual ulama politikus Arab) menyatakan bahwa Islam agama
terakhir dan nabi terakhir, maka tidak heran kalau manusia Indonesia bagaikan
dipaksa secara halus atau diarahkan untuk mengisi/memilih agama Islam dalam
kolom isian agama di KTP; kemudian orang yang ingin pindah antar agama juga
menjadi kesulitan karena harus merubah KTP (akan dipersulit petugas dan
dipersulit oleh aturan sangsi murtad dalam doktrin agama Islam). Atas dasar berbagai
fakta dan kenyataan diatas, manusia milenial yang cerdas dan berakal budi lebih
memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA tanpa mengkafirkan
keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia
(kesetaraan) dan saling melengkapi. Konsep ini lebih flexibel karena manusia
dapat belajar keyakinan apa saja tanpa takut sangsi dari agama. Konsep ini
diharapkan akan membuat manusia di dunia menjadi aman, nyaman, tentram dan
sejahtera, sebagai contoh adalah negara-negara di Scandinavia (Swedia, Denmark,
Finland, dst.).
Kini masyarakat semakin sadar bahwa melalui isian
kolom agama pada KTP, pemerintah Indonesia bagaikan mewajibkan bangsa Indonesia
untuk beragama, padahal di dunia modern manusia ramai-ramai meninggalkan agama.
Kolom agama pada KTP ini kelihatannya sangat simpel dan sepele, namun dimata
pakar politik, sosial dan budaya ternyata ini merupakan strategi politik yang
paling mendasar dan handal oleh kaum agamawan dalam melaksanakan politik
identitas, misalnya:
-
Menggiring bangsa Indonesia memilih agama
Islam (karena terpikat iklan agama terakhir)
-
Mempersulit murtad dari Islam dengan cara
mempersulit perubahan KTP
-
Mengindentifikasi non Islam/Kafir untuk penempatan
SDM di jabatan strategis dalam pemerintahan/perusahaan (ingat ajaran Islam:
Muslim tidak diperkenankan bersahabat dan dipimpin Kafir)
-
Dst,
Kolom isian agama ini mungkin hanya ada di
Indonesia!
Atas dasar fakta diatas, maka dapat
disimpulkan bahwa: KTP ALAT CANGGIH DAN MENDASAR BAGI POLITIK IDENTITAS ISLAM
DI INDONESIA. Mari mawas diri, mari gunakan akal sehat dalam berkeyakinan, mari
waspada dengan tuhan dan agama yang berlaku sangat lokal yang berlawanan dengan
ajaran universal (ajaran dan budaya bangsa Arab).
Rahayu, Forum Cerdas Berkat Digital, London,
UK.
Sumber Pustaka:
-
Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?
https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/
-
Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di
https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/
-
Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di
https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/
-
Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di
https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/
-
Mantan Haji bangga murtad dan menjelaskan alasan murtad secara
kritis, empiris, obyektif
https://www.youtube.com/live/EzBGUklAopE?si=Cq5Z57z5KU6XkxIo/
-
Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di
https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/
-
DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN,
link di
https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/
-
Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di
https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/
-
Ahmad's Story: Pengalaman pribadi yang sangat mengerikan dengan
ISIS di Siria, link di
https://youtu.be/cZGkW-VBcLg?si=xQgpYN18ctPfONtt/
-
BILL WARNER PhD (SUBTITLE INDONESIA) Memahami Islam dari sisi
Akademis,
https://youtu.be/2__JMtc3n_I?si=1P0s3B5Sbvpt6H_q/
-
Imam Tawhidi dari Australia memberikan kesaksian mengejutkan,
https://youtu.be/rzLb2FB0QAE?si=gQlXD7x-WjUpIOvI/
-
BERKEYAKINAN
TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA
link di http://keyakinan789.blogspot.com/
Indikator
rencana nampak jelas dari:
- Adanya penomena negara dalam negara,
yaitu kekuatan ormas Islam (MUI) beserta koalisi/kolaborasi parpol Islam dalam
membentuk negara Islam bayangan; dapat dirasakan bahwa presiden Jokowi pun
terkesan membiarkan kelompok ini walaupun ada ketidak adilan dan ketidak
setaraan hak dan kewajiban antar keyakinan di bumi Nusantara, terkesan presiden
kalah kuasa dengan kelompok Mafia Agama dari Arab ini.
- Adanya persiapan politik untuk menang
total dalam PEMILU mendatang, peternakan parpol bernuansa Islam digalakan (baca
politik Dasa Muka di link bawah ini) demi memenangkan PEMILU lewat politik
Identitas Islam.
- Adanya pembangunan fasilitas bangunan
dan institusi Islami besar-besaran, misalnya: dengan gencar dilakukan pembangunan
masjid, pondok, pesantren dan sekolah Islam. Pondok pesantren internasional
dengan gedung mirip hotel bintang lima bermunculan. Demikian pula pembangunan
universitas Islam dibanyak kota besar, institut agama Islam ramai-ramai dirubah
menjadi universitas untuk menjaring pengikut baru (umat) Islam. Biaya ratusan
trilyun rupiah di “curi” dari APBN dengan mudah mengingat dominasi parpol Islam
di DPR dan pemerintahan.
- Adanya banyak pendatang baru dari
Yaman yang sengaja didatangkan, ini mirip gerilyawan radikal Islam Indonesia
yang didatangkan dan ikut berjuang ke Afghanistan, Irak dan Siria, demikian
pula sebaliknya; semuanya ini demi tegaknya negara Kalifah berbasis hukum
Syariah. Habib gelandangan yang didatangkan dari Yaman bagaikan menemukan surga
di Indonesia, di Yaman hujan bom dan peluru, di Indonesia bagaikan dijilat
pantatnya dan dijadikan guru bangsa, mereka ini sengaja dikelilingkan Indonesia
dan diberi hak khusus untuk tampil di media publik untuk mencuci otak bangsa
Indonesia, frekwensi tampil mereka melebihi frekwensi tampil presiden Jokowi.
Sebagai ilustrasi, oleh tiga habib gelandangan dari Yaman - RIZIEQ BASYIR BAHAR
SMITH – Indonesia sudah bisa dibuat kalang kabut dan bagaikan bisa ditundukan,
3 gelandangan Yaman dapat menundukan dengan mudah 275 juta manusia Indonesia,
termasuk para doktor dan professor dari ITB, UGM, UI, ITS, UNAIR, IPB, dst.
Tiga habib ini bagaikan kebal hukum dan punya pendanaan yang kuat sekali
(kembali lagi, trilyunan rupiah APBN disikat untuk proyek Yamanisasi ini). Masyarakat
Indonesia hendaknya sadar, bahwa Islam itu organisasi Internasional yang
berkarakter politik dan bisnis dibungkus agama dan mengatas namakan tuhan khas
Arab yaitu Alloh SWT (yang jauh berbeda dengan Tuhan Universal).
- Aturan berbau dan berbasis Islam
secara gerilya (dikit demi sedikit) mulai di berlakukan dibanyak daerah di
Indonesia, misalnya baju seragam sekolah ala bangsa Arab, perda Syariah, perda
Halal Haram, wisata Syariah, bisnis/bank Syariah, dst.
- Budaya Arab mulai dipaksakan secara
halus kepada bangsa Indonesia, tari-tarian Yaman terus dipopulerkan disetiap
acara, bahkan hari HUT RI 78 banyak lomba tari Arab Yaman di banyak kampung dan
sekolah negeri, muncul istilah di Jawa: “WONG JOWO ILANG JAWANE, GARI KADRUNE”.
- Aturan untuk menghambat perkembangan
Kafir (non Islam) diterbitkan, misalnya larangan berpikir kritis lewat UU
Penodaan Agama, UU ITE, larangan menggambarkan figure Muhammad, kontrol ketat
pada internet terutama YouTube, Perda Syariah, Perda Halal Haram, SKB dua
Menteri, UU SISDIKNAS, Kolom agama pada KTP, dst.
- Organisasi non Islam (Kafir) dibuat
lemah dan tercerai berai lewat pembentukan organisasi siluman, misalnya FKUB
(Forum Kebersamaan Umat Beragama). Forum ini untuk memudahkan Islam mengontrol
dan mengendalikan organisasi Kafir dan mencegah persatuan Kafir menjadi kuat.
Pendanaan bagi FKUB cukup besar membuat pengurus FKUB non Islam berpuas diri
dan terlena.
- Bangsa Indonesia bagaikan terus
dipaksa beragama Islam, karena harus mengisi kolom agama pada KTP. Saat ini, masyarakat
yang cerdas dan kritis menganggap bahwa KTP adalah alat politik identitas Islam
yang luar biasa licik dan keji, karena:
o Bagaikan memaksa orang untuk memilih
agama Islam (Islam abangan) karena Tuhan Universal milik non Islam tidak
beragama dan bahkan alergi terhadap agama.
o Manusia milenial makin sadar bahwa
agama bagaikan bisnis perantara/makelar antara tuhan dan manusia dengan komisi
sangat tinggi, padahal Tuhan senantiasa ada dimana saja, kapan saja dan
bersedia hadir di hati manusia siapa saja yang membuka hatinya bagi Tuhan.
Agama bagaikan cari uang dengan filosofi : “Kalau hubungan manusia dengan Tuhan
bisa dipersulit kenapa harus dipermudah?”, dengan berbagai aturan agama rumit
dan sulit maka uang dari umat akan mengucur deras sekali, aturan agama dapat
berupa: doktrin, dogma, ritual (misal rukun Islam) dan acara seremonial hari
besar Islam yang selalu dihubungkan dengan uang (zakat, fitrah, sedekah, kotak
amal, haji, umroh, dst).
o Manusia cerdas dan bijaksana sadar
bahwa agama adalah buatan manusia, maka mereka lebih suka memilih konsep hidup
“BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA”, mereka menganggap doktrin, dogma, ritual dan
acara seremonial adalah penjara akal budi bagi manusia dan Tuhan (ibarat
penghinaan bagi ke Maha Besar dan Maha Kuasaan Tuhan).
o Memonitor dan mengontrol/menghambat
pemurtadan untuk menjaga status mayoritas (murtad jadi malu karena harus
mengubah KTP yang juga dipersulit)
o Mengindentifikasi dan menghambat non
Islam/Kafir untuk penerimaan dan penempatan SDM, karena di dalam ayat Alqouran
ditandaskan Muslim untuk tidak bersahabat dengan Kafir apalgi dipimpin non
Islam/Kafir (Islam anti keadilan dan kesetaraan)
o Menghambat kemajuan akal budi bangsa
mengingat agama diduga penyebab kemunduruan bangsa, dan banyak manusia ingin
lepas dari agama.
o Mengharuskan mengisi kolom agama pada
KTP bagaikan melanggar hak azasi manusia untuk bebas merdeka dalam berkeyanian
seperti kehendak bebas yang diberikan Tuhan.
- Lalu mengapa Islam harus dipindahkan
ke Indonesia? Karena ulama Arab radikal menyadari bahwa pemurtadan sudah
sedemikian tinggi di negara Arab, mereka Murtad menjadi ateis atau Kristen;
dunia Arab pun telah dilanda Arab Spring, Saudi Spring (Pangeran Salman minta
2500 ayat Alqouran dan Hadits ditinjau), dan Iran Spring (pada detik ini
Kartini Iran sedang melawan para mullah dan menentang Kalifah); mungkin
Indonesia Spring juga sedang terjadi (mengingat Indonesia negara berpenduduk
Islam terbesar dan sedang mengalami pencerahan akal budi sehat lewat internet,
terutama masyarakat Jawa yang berjuang untuk melawan slogan “WONG JOWO ILANG
JOWONE” – berusaha mengembalikan ke JAWAAN para Kadrun Jawa). Sumber daya alam
negara Arab ada batas waktunya, demikian pula sumber daya manusia
berbekal/bersenjatakan agama Islam, sebagai ilustrasi, di jaman kejayaan
Hitler/Jerman ada propaganda “Deutschland Uber Alles berarti Jerman berada
diatas segala-galanya”, sekarang propaganda ini dianggap negatip diharamkan
oleh bangsa Jerman. Demikian pula bagaikan ada jargon “ bangsa Arab berada
diatas bangsa Muslim sedunia, sebab Muhammad teladan bagi seluruh umat manusia
dan Alloh SWT berbudaya Arab, berbahasa Arab dan tinggal di Kaabah di Mekah”.
Diperkirakan propaganda ini akan menjadi haram dalam waktu 5 tahun mendatang
setelah ketidak benaran Islam diungkapkan secara detil, jelas dan atas dasar
fakta serta kebenaran di internet.
- Dan seterusnya, silahkan hal diatas
di diskusikan, diperdebatkan dan diteliti secara ilmiah (bebas dari emosi) demi
kemajuan akal budi bangsa Indonesia.
Sumber
pustaka artikel ini adalah chanel best seller seperti: sunnah nabi, cak Islah
B., Paul Zhang, Buya Syakur, Sang Penggugat, Religiology, Guru Gembul,
Christian Prince, dst., dan artikel dibawah ini adalah cuplikan kecil saja dari
blog berjudul: BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA link
di http://keyakinan789.blogspot.com/ . Sekian dan selamat mawas diri.
Sumbang
saran pemikiran dari FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, kota Leiden,
XVII.
RENUNGAN IBU KITA KARTINI – MELAWAN PEMIKIRAN DAN BUDAYA BANGSA ARAB.
AWAL CLASH OF CIVILIZATION DI INDONESIA
Awal
Clash of Civilization di Indonesia boleh dikatakan terjadi di jaman ibu
Kartini. Saat ini (2023) terjadi ramalan politik Samuel P. Huntington dalam
artikelnya berjudul "The Clash of Civilizations" (1993), dengan inti
sari : identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama
di dunia pasca Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non Islam (yang dianggap
Kafir) dunia adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang
dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi
Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap
tidak benar.
Di
era tanpa internet, Ibu kita Kartini mengalami pergolakan hidup dan keyakinan.
Dalam Surat Kartini kepada Ny. Abendanon di tahun 1902 (Habis Gelap Terbitlah
Terang) terungkap kegelisahan pikiran dan keyakinannya melalui pernyataan
beliau sbb:
-
Tahun-tahun
datang dan mereka kemudian pergi… Kami bernama orang-orang Islam karna kami
keturunan orang-orang Islam, dan kami adalah Islam hanya pada sebutan belaka,
tidak lebih. Tuhan, Allah, bagi kami adalah seruan, adalah bunyi tanpa makna.
Demikianlah kami hidup terus sampai terbitlah matahari yang akan mendatangkan
pergulingan di dalam kehidupan rohani kami. (Surat 15 Agustus 1902 kepada E.C
Abendanon)
-
Agama
yang sesungguhnya adalah kebatinan, dan agama itu bisa dipeluk baik sebagai
Nasrani maupun Islam ( Surat 31 Januari 1903)
-
Anak
– anak dari satu Bapak, dasar segala agama dara dan saudari jadinya, harus
saling cinta-mencintai, artinya tunjang-menunjang, bertolong-tolongan.
Tolong-menolong, tunjang-menunjang, cinta-mencinta, itulah nada dasar segala
agama ( Surat 21 Juli 1902 kepada Ny. Van Kol)
-
Hanya
ada satu kemauan, yang boleh dan harus kita punya: kemauan untuk mengabdi
kepadanya:Kebajikan (Surat Oktober 1900 kepada Ny.M.C.E. Ovink Soer)
Dari
surat – surat Kartini diatas, jelas bahwa ibu Kartini kagum dengan budaya Eropa
yang menurutnya lebih maju, dan dari serangkaian pertanyaan-pertanyaan besar
terhadap tradisi dan agamanya sendiri beliau tersirat sangat mendambakan
kesetaraan gender (mendambakan reformasi emansipasi wanita). Dalam salah satu
suratnya, beliau bahkan seperti menyesalkan keadaannya yang terlahir sebagai
orang Islam. Dari cerita diatas, Ibu Kartini bagaikan telah mengalami Clash of
Civilization jauh sebelum teori ini dipaparkan oleh ilmuwan politik Samuel P.
Huntington di tahun 1992.
Bagi
para wanita berakal budi sehat, adalah tidak masuk akal dan konyol ada tuhan
menciptakan wanita hanya sekedar obyek seks dan alat produksi bayi Muslim demi
populasi Islam supya mayoritas; dan lagi adalah tidak masuk akal dan konyol
bila ada tuhan yang memanjakan (memberi privelege atau hak khusus) nafsu berahi
pada pria bernama Muhammad. Simak FAKTA DAN KEBENARAN ini: Hak Pria Perkasa
Arab jauh lebih banyak dari wanita.
Hak-hak
pria perkasa yang istimewa dalam perkawinan Islam: poligami, pedophili, kawin
mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan
warisan, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh
melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan Anehnya lagi tuhan bangsa Arab memberikan hak
khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad (M), hal ini
secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan
Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua
Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now:
pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman now:
mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now: pelacuran),
menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya (jaman now:
bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit
putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan pertempuran dan
menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali pertempuran). Jadi boleh
dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah)
karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua maupun kanak2)
dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai
dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia)
dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M beristri 13. Syarat masuk
surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati
bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga (plus hadiah
72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film sex
suaminya saja), semuanya digolongkan menjalankan ibadah.
Karena
banyaknya ayat2 yang berhubungan dengan sex, merendahkan martabat wanita dan
hak sangat istimewa bagi M dalam hal sex, maka CP menyatakan Islam adalah Cult
(Aliran kepercayaan) tentang sex dari bangsa Arab, ini perlu diteliti sungguh2
oleh para akademisi!
Video
fakta Muhammad dan Seks di https://youtu.be/WJutnQK_H_A/ dan https://youtu.be/EEMf7wLGlAY/ dan Video Muslimah Membuka Aib Nabi
Muhammad - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc/ .
Video
Perempuan Iran bakar jilbab dan berseru 'Matilah diktator' - BBC News
Indonesia, di
https://youtu.be/bfKlaj1fc4k/ dan
Video
Universitas di Iran jadi garis depan demo menentang pemerintah Kalifah, di
Video
Ibu kita Kartini dan ibu Pertiwi sedang berduka dan menangis, simak tangisan
beliau di
Dan
banyak artis cantik murtad di
Salam
Cerdas, Forum Wanita Cerdas Berkat Digital, cabang Glasgow, England.
XVIII.
IRAN
SPRING: ERA PENCERAHAN WANITA SEDUNIA - KARTINI IRAN MENDAPATKAN HADIAH NOBEL
PERDAMAIAN 2023 DALAM PERJUANGANNYA MELAWAN ATURAN THEOKRATIS DAN SYARIAH
NEGARA ISLAM IRAN.
Anehnya
berita dunia ini tidak muncul di YouTube Indonesia, ketika diketikan kata kunci
: pemenang nobel perdamaian 2023, Koran besar seperti Kompas dan media TV besar
kurang mengkover berita ini, mungkin mengingat Indonesia adalah negara Muslim
terbesar yang hobi menjilat pantat berikut kremi2nya milik habib Yaman dan Arab
(Chanel bagus dari Paul Zhang). Ini berita ringkasnya:
Jakarta,
CNBC Indonesia - Aktivis Iran yang dipenjara, Narges Mohammadi, memenangkan
Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (7/10/2023) sebagai pengakuan atas
kampanyenya yang tak kenal lelah untuk hak-hak perempuan, demokrasi, dan
menentang hukuman mati.
Melansir
AP News, perempuan berusia 51 tahun tersebut tetap melanjutkan aktivismenya
meski telah berkali-kali ditangkap oleh pihak berwenang Iran dan menghabiskan
waktu bertahun-tahun di balik jeruji besi.
Dia
tetap menjadi tokoh utama dalam protes nasional yang dipimpin oleh perempuan
yang dipicu oleh kematian seorang perempuan berusia 22 tahun dalam tahanan
polisi tahun lalu. Hal ini pada gilirannya menjadi salah satu tantangan paling
berat terhadap pemerintah teokratis Iran.
Berikut
ini video gambaran perjuangan para Kartini Iran dan beliau:
Wanita
Iran sedang memperjuangkan keadilan, kesetaraan dan kebebasan dari kungkungan
pria yang mengatas namakan tuhan lewat agama Islam
https://youtu.be/C9jvC17Wr3I?si=csyyz2fwXkRwyqB5/
Kartini
Iran mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian 2023 , ini salah satu videonya
https://youtu.be/lCXG8vrpbGo?si=Ia0Fe_jTBYX52iM5/
(detik
ini ada ratusan video seluruh dunia memberitakan hal ini, namun berita ini
hambar saja di Indonesia, kasihan para wanita Indonesia yang mengalami nasib
yang serupa).
Sebenarnya
perjuangan Raden Ajeng Kartini (RA Kartini, RAK) jauh mendahului Narges
Mohammadi. RAK dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan dan pejuang
emansipasi perempuan. RA Kartini yang lahir di Jepara, 21 April 1879 ini
disebut oleh Pramoedya Ananta Toer sebagai pemikir modern Indonesia pertama
yang tanpanya maka penyusunan sejarah modern Indonesia tidaklah mungkin.Balai
Pustaka menerbitkan buku tersebut dalam bahasa Melayu dengan judul Habis Gelap
Terbitlah Terang: Boeah Pikiran. RAK juga merasakan hal yang sama dengan wanita
Iran, martabat wanita sangat rendah dalam ajaran agama asal Arab, berbeda
dengan agama para noni Belanda sahabat RAK saat itu. Nasib wanita Indonesia
saat ini makin memburuk, dulu Kartini masih berkebaya Jawa, saat ini hampir 75%
wanita Indonesia seperti dikarungi hitam, tanpa malu meniru busana model bangsa
Arab, sampai budayawan Jawa mengatakan: “Wong Jowo wis ilang Jawane, gari Kadrune.”
Pecinta
budaya Jawa dan ajaran Jawa menyatakan: 78 tahun Indonesia merdeka, bangsa
Indonesia telah menjadi setengah Jawa, setengah Arab. Capaian yang
memprihatinkan, disamping capaian memusakan dibidang korupsi, memabokan agama
dan budaya dari Arab lewat politik identitas Islam, hutang luar negeri, gagal
industrialisasi, dan capaian tinggi dalam keributan dalam negeri akibat
mencampur adukan urusan negara dengan urusan agama.
Nampak
bahwa ajaran dari bangsa Arab tidak menghargai prinsip manusia pada umumnya,
misalnya:
1.
Rambut
adalah mahkota wanita.
2.
Surga
ada ditelapak kaki ibu (bukan bapak).
3.
Istri
adalah Garwo (sigaring nyowo, suami istri bagaikan kembaran hidup)
4.
Wanita
bukanlah sekedar properti pria untuk industri seks dan bayi yang dengan mudah
di poligami, di kawin cerai, kawin muda, wisata seks, digagahi paksa, dst.
Jadi,
jelas bahwa ajaran nenek moyang Jawa (Kejawen) lebih bagus daripada ajaran
bangsa Arab. Disamping itu, masyarakat juga semakin sadar bahwa agama Islam adalah
bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat
tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU
HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”,
agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan
Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma,
ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik
keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak
amal, pajak, dst.
Selain
itu, wanita milenial makin sadar bahwa: Hak Pria Perkasa Arab jauh lebih banyak
dari wanita. Hak-hak pria perkasa yang istimewa dalam perkawinan Islam:
poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama
lain, hak pendidikan dan warisan, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita
perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh
menceraikan Anehnya lagi tuhan bangsa
Arab memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama
Muhammad (M), hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit
dalam Al Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten
yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th
(zaman now: pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab,
jaman now: mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now:
pelacuran), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya
(jaman now: bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik
terutama kulit putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan
pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali
pertempuran). Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh
Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur
(yang tua maupun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level
(dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records
(Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M
beristri 13. Syarat masuk surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah
langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad)
masuk surga (plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar
disuruh menyaksikan film sex suaminya saja), semuanya digolongkan menjalankan
ibadah.
Syukurlah
berkat pencerdasan lewat internet yang sulit dibendung oleh agamawan, ada kecenderungan
manusia modern di era digital untuk memilih konsep BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA,
maka tidak heran muncul paradigma: MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN
DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN.
Mari
para Kartini Indonesia mawas diri, budaya Arab bukan agama (Gus Dur) dan Bung
Karno juga berpesan agar menjadi Islam namun tidak menghilangkan Kepribadian
Indonesia, mari berkeyakinan dengan tetap menggunakan segenap akal budi (Guru
Gembul, Buya Syakur, Ade Armando). Dan semoga Indonesia segera memisahkan
urusan agama dengan negara, agar jalannya pemerintahan efektip dan effisien.
Mohon bantuan pembaca agar artikel ini disebarkan luaskan untuk bahan diskusi,
debat ataupun penelitian demi majunya peradaban manusia. Apa komentar anda?
Rahayu.
Lembaga Kajian Budaya Bentara Yogya.
Berikut
ini kutipan daftar video gambaran bahaya ajaran agama yang dianut membabi buta
tanpa menggunakan akal sehat (atau akibat brain washing):
-
Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?
https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/
-
Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di
https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/
-
Cabul adalah Ibadah, di
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=yVzyBUaEPH6m9sWZ/
-
Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di
https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/
-
Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di
https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/
-
Ternyata Inilah Rahasia Islam Agama Sempurna, di
https://youtu.be/XikJzcBCPxg?si=I6UjhgJbqxYtWMAQ/
-
Mantan Haji bangga murtad dan menjelaskan alasan murtad secara
kritis, empiris, obyektif
https://www.youtube.com/live/EzBGUklAopE?si=Cq5Z57z5KU6XkxIo/
-
Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di
https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/
-
DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN,
link di
https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/
-
Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di
https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/
Irian
sangat kaya raya, jadi incaran negara asing lewat penguasa Jakarta, salah satu
fakta Free Port, tambang luar biasa kayanya, nyaris 50 th dinikmati asing dan
penguasa pusat, orang Papua tetap berkoteka cari babi hutan disekelilingnya.
Kalimantan mungkin lebih kaya dari pada Irian, tambang apa saja ada disana
(mas, intan, gas, minyak, batu bara, dst) dan kelapa sawitnya boleh dikata raja
dunia. Bayangkan ada negara Brunai Darusalam, yang dipeta hanya nampak seluas
kuku jari manusia di banding pulau Kalimantan, penduduknya makmur luar biasa,
sebaliknya lihat suku Dayak dipedalaman Kalimantan, miskin dan tertinggal.
Seperti Irian, Kalimantan nyaris 50 th dinikmati asing dan penguasa pusat,
orang Dayak tetap hidup dari hutan disekelilingnya, alamnya rusak, bekas
tambang batubara bagaikan lubang danau kering, pembalakan/penggundulan hutan
era Bob Hasan (Orde Baru) menjadikan Kalimantan bagaikan kepala manusia yang
botak, demikian pula proyek lahan gambut sejuta hektar yang tiada manfaatnya
sekedar merusak alam Kalimantan sekedar demi proyek triliunan rupiah bagi
manusia di pusat pemerintahan. Kalimantan dan Irian adalah sumber pokok bagi
keuangan Indonesia, maka bila mereka
keluar memilih berdiri sendiri karena merasa tidak cocok dengan sistim
kenegaraan RI, maka Indonesia bisa
bangkrut, apalagi hutang luar negeri
Indonesia besar sekali. Pulau Bintan dan P. Bangka, penghasil bauksit dan timah
demikian nasibnya, ditinggali pulau yang rusak, penikmat kekayaan para parpol
di Jakarta, masih banyak contoh yang membuat ibu Pertiwi berduka!
Saat
ini (2023), makin banyak Sumber Daya Manusia (SDM) Papua dan Dayak yang
bergelar Master dan Doktor dari Luar Negeri, mereka ini menyadari:
-
kekayaan pulau mereka hanya bagaikan
santapan bagi pusat dan asing
-
mereka sadar bahwa para pelaku POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII) lebih mementingkan
agama dan budaya dari negara Arab dari pada negara Indonesia yang Bhineka
Tunggal Ikha.
-
mereka sadar bahhwa kolaborasi dan koalisi banyak parpol Islam bagaikan
jaringan horisontal (antar departemen) dan vertikal (dari kelurahan sampai
pusat) yang tertata rapi yang bagaikan membentuk negara virtual Islam didalam
negara Indonesia Bhineka yang besar.
-
mereka sadar bahwa negara virtual Islam ini dapat menghabiskan sepertiga APBN
demi kepentingan Islam, dan yang lebih berbahaya lagi bila ada visi misi parpol
Islam untuk mendirikan negara Kalifah berbasis hukum Syariah, sehingga segala
cara demi tegaknya Negara Kalifah adalah halal (walaupun korupsi secara masif)
bahkan"l dianggap ibadah.
-
mereka sadar akan perjuangan Bung Karno
untuk memisahkan urusan negara dengan urusan agama lewat ideologi
Pancasila. Sehingga manusia Indonesia diharapkan untuk BERKEYAKINAN TANPA
BERAGAMA;
-
Bung Karno pernah mengatakan, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan
penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa
sendiri" (manusia Indonesia yang menjilat dan mengabdi pada kepentingan
agama dan bangsa Arab lewat PII); pesan BK ini rupanya akan menjadi kenyataan
pada PILPRES 2024, Bangsa Indonesia bagaikan melawan bangsa Arab (mereka yang
mabok kepayang pada agama dan budaya Arab serta menjadi kaya raya karena
politisasi dan bisnisisasi agama Islam akibat mendominasi kue APBN)
-
mereka mengerti bahwa masyarakat cerdas dan bijak Dunia telah sadar bahwa hanya
tuhan khas bangsa Arab yang menciptakan agama Islam dan sekaligus beragama
Islam, mengkafirkan keyakinan diluar Islam,
berbudaya Arab dan berbahasa Arab serta gemar berpolitik dan bisnis
lewat Kilafah dan Syariah. Tuhan universal milik Dunia tidak beragama apalagi
menciptakan agama yang sekaligus mengkafirkan dan memusuhi keyakinan non agama!
Manusia cerdas, kritis dan bijak di era
digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA,
dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati
keyakinan yang ada didunia. Agama beserta doktrin buatan manusia justru
bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.
Pendapat
umum juga menyatakan agama atau keyakinan adalah persoalan pribadi yang
privasi, agama/keyakinan bukan urusan publik, apalagi urusan negara.
AGAMA
UNTUK POLITIK DAN BISNIS SAMA SAJA MEMPERMAINKAN DAN MENGHINA TUHAN, TIDAK HERAN BERBAGAI MALAPETAKA SEPERTI BADAI, GEMPA,
BANJIR, KORUPSI, KETIDAK ADILAN, KERUSUHAN DAN KEMISKINAN MENIMPA INDONESIA
SEBAGAI HUKUMAN DAN PELAJARAN DARI TUHAN.
KOREA MABOK KERJA - INDONESIA MABOK AGAMA DAN BUDAYA DARI ARAB, TIDAK
HERAN BANGSA INDONESIA YANG KAYA RAYA BAGAIKAN AYAM MATI DILUMBUNG PADI
(MISKIN).
SERIBU
KEPALA MANUSIA SERIBU PENDAPAT/KEYAKINAN MAKA PISAHKAN URUSAN NEGARA DENGAN
URUSAN AGAMA. HINDARI POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII) DEMI KEUTUHAN INDONESIA DAN
SEKALIGUS UNTUK MENGHINDARI INDONESIA MENJADI JAJAHAN BERFIKIR DAN BERBUDAYA
ALA BANGSA ARAB YANG SUDAH TERTINGGAL.
Dibawah
ini adalah negara yang menjalankan PII,
urusan agama dicampur adukan dengan negara :
A. Internasional : Yaman, Maroko, Irak, Syria,
Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia,
Maroko, Tunisia, ISIS, dst., semua
negara kacau balau, mundur dan terbelakang.
B. Nasional,
untuk Indonesia : jatuhnya kerajaan Majapahit, G30S,
Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,
Tragedi Ambon-Bali-Poso-Surabaya-Ahmadiyah, kacau balaunya Indonesia
karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, pelarangan
pendirian tempat ibadah, pelarangan ibadah, perusakan tempat ibadah dan
peninggalan sejarah non Islam, kawin
cerai dan kawin muttah, politik identitas Islam, kolom agama pada KTP, SKB 2
Menteri, perda Syariah, labelisasi halal haram, UU Penistaan Agama, UU ITE,
Islam phobia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya
sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek
penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab.
DENGAN
MEMPERTIMBANGKAN SEMUA HAL DIATAS,
DIRASA PERLU UNTUK SEGERA REFORMASI/HAPUS SEGALA PERATURAN YANG BERBASIS
PII, MISALANYA:
perda
syariah, halal haram pakaian-musik-makanan-bisnis, kurikulum dengan muatan agama yang
berlebihan, kolom agama pada KTP, UU Penistaan Agama, SKB 2 menteri, FKUB,
terbitkan UU Pengakuan negara atas keyakinan/kearifan lokal, hapus Dept Agama, dst.
Yang sangat memprihatinkan dan merusak kebhinekaan Indonesia adalah
aturan yang amat sangat sara “PRESIDEN HARUS JAWA DAN MUSLIM”, WAPRES HARUS
MUSLIM. Dua kali Indonesia kecolongan Wapres yang radikal, yaitu Yusuf Kalla
dan Maaruf Amin, mereka lebih mementingkan agama daripada negara dan bangsanya.
Untuk
mencegah bubarnya Indonesia, maka sistim
ketatanegaraan Indonesia perlu segera dirubah,
perlu melirik sistim di Singapura dan RRC atau Era Soeharto dengan 3
partai (dengan modifikasi), atau model USA yang berbasis negara serikat yang
terdiri negara bagian. Jabatan presiden dan wakil presiden adalh tidak adil
bila hanya hak suku Jawa dan beragama Islam,
sebab dasar negara bukan agama melainkan Pancasila. Manusia etnik
Tionghoa yang secara stastitik dunia mempunyai nilai bagus pada bidang leadership
dan entrepreuneurship hendaknya diberi peluang yang besar untuk posisi top
dalam pemerintahan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Untuk transisi menuju
kesistim yang lebih baik perlu dipikirkan lewat bantuan tangan besi militer
seperti era Soeharto dengan cukup tiga partai atau seperti RRC atau
Singapore; bangsa ini sudah capai
dijajah PARTAI POLITIK! Jakarta bagaikan
pusat peternakan PARPOL! Kita perlu tenggang rasa dengan penduduk pulau Irian
dan Kalimantan.
Masyarakat
Indonesia yang cerdas dan kritis mulai sadar bahwa saat ini (2023) negara
sedang dijajah oleh bangsanya sendiri lewat parpol yang pesta pora menghabiskan
harta kekayaan Indonesia (korupsi). Tindakan penyelamatan negara seperti
Thailand, oleh Militer, mungkin diperlukan untuk waktu sementara , misal 5
tahun. Korupsi membuat manusia Indonesia mengkais sesuap nasi dinegara lain
sebagai pembantu, bagsa Indonesia yang
sangat kaya raya bagaikan AYAM MATI DI LUMBUNG PADI; lumbung padinya adalah kekayaan tambang, kekayaan lautan, kekayaan tanaman dan kesuburan tanah, serta kekayaan pariwisata di zamrud
khatulistiwa. Namun apa artinya kalau kaya tapi dibodohi, ditipu dan dijajah lewat POLITIK IDENTITAS
AGAMA? INILAH KENYATAAN SAAT INI (2023),
rakyat yang sudah dibikin miskin masih dibebani pajak, perijinan dan denda yang berlebihan, yang tidak wajar dan juga dipersulit oleh
filosofi kerja: KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA HARUS DIPERMUDAH?, rakyat juga
dibebani tinggalan hutang luar negeri yang sangat besar sekali karena korupsi
dan miss management. Koruptor bagaikan sumur,
tidak pernah puas dituangi beribu ember air!
Sebagai
penutup, mari buang politik identitas Islam,
pisahkan urusan agama dengan negara penyebab utama carut marut negara,
mari berharap agar segera terjadi Reformasi Islam agar dunia dan Indonesia
menjadi adil, aman, tentram, sejahtera dan makmur.
Salam
Pancasila. FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL, mahasiswa Pasca Sarjana, Edinburgh,
UK.
Mohon
bantuan untuk sharekan artikel agar menjadi bahan renungan, diskusi dan debat demi kemajuan Indonesia.
Akhir Maret 2023.
XX.
STUDI KAJIAN: MENGENAL BERBAGAI BENTUK PENJAJAHAN DI DUNIA YANG
SEDANG DIALAMI INDONESIA.
Indonesia
diperebutkan Bangsa lain karena sangat kaya raya dari sisi natural
resources/tambang, samudera yang sangat luas sebagai sumber makanan, dan
pariwisata di zamrud katulistiwa. Seandainya tanpa penjajahan dan korupsi,
masyarakatnya hidup tanpa pajak pun pemerintah dan bangsanya tetap kaya
raya; sayang sekali yang terjadi sebaliknya, sehingga kita bagaikan ayam
mati dilumbung padi! Banyak yang terpaksa mengais UMR yang lebih baik di
negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Taiwan, Korea, Arab,
dst., sebagai pembantu rumah tangga, sungguh memprihatinkan!!!
Berikut
ini berbagai bentuk penjajahan didunia yang mungkin juga sedang dialami bangsa
Indonesia. Penjajahan terjadi karena adanya perbedaan tingkat akal budi, yang
tinggi menjajah yang rendah:
1.
Penjajahan Akal budi lewat agama. Manusia cerdas, kritis dan bijak di era
digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA (sangat
sesuai dengan sila Pancasila), dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang
berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia dan saling
melengkapi. Agama beserta dogma dan doktrin adalah buatan manusia, hubungan
hati nurani manusia dikendalikan dan dipaksakan harus lewat agama yang tidak
gratis. Agama adalah ekonomi biaya sangat tinggi bagi umatnya dan
negaranya.
Diduga
saat ini Indonesia telah dijajah oleh bangsa Arab lewat agama khas Arab yaitu
Islam melalui strategi politik identitas Islam dengan meminjam tangan bangsa
Indonesia yang bisa dibeli. Strategi Trias Politika Bangsa Arab: Agama -
Politik - Bisnis, diimplementasikan sebagai Politik Identitas Islam, urusan
negara dicampur adukan dengan urusan agama! Bayangkan, Oleh tiga habib
Arab Yaman saja, 250 juta manusia dibuat kalang kabut, aneh tapi
nyata : bangsa digendam sampai tidak merasa akal budinya dijajah.
2.
Penjajahan mata uang, 1 $ = 15000 rp.
Salah
satu sebab mengapa rupiah jongkok didepan dolar adalah sikap anti bangsa Yahudi
yang se olah2 ditanamkan kepada bangsa Indonesia oleh Bangsa Arab lewat agama.
Perlu diingat penguasa finansial dunia itu adalah orang2 Yahudi, salah satu
contoh adalah George Soros.
3.
Penjajahan finansial, misalnya hutang yang bersyarat, seperti IMF, Kademsu
mendikte Soeharto. Mungkinkah IMF masuk kedalam BI?Perlu diingat juga
bankir2 Yahudi itu top didunia.
4.
Penjajahan teknologi, negara berkembang hanya diberi sebatas sun set
technology, teknologi yg sudah kedaluarsa.
5.
Penjajahan lewat orang cerdas milik bangsa berkembang, dalam bentuk pemberian
bea siswa, agar sekembalinya kenegara asal dan menjadi penentu kebijaksanaan di
negara berkembang dengan gelar master maupun doktor hasil bea siswa. Masih
membekas di otak kita Mafia Berkeley di era presiden Soeharto, dan juga pak
Habibie yang alumni Jerman yang membeli kaoal rongsokan Jerman yang
mengakibatkan majalah Tempo dibredel.
6.
Penjajahan lewat institusi Militer dan Polisi, misalnya USA memegang jendral2
di negara berkembang. Organisasi Militer dan Polisi paling terstruktur rapi dan
satu komando, pucuknya (jendral2 nya dipegang)maka seluruh negara dapat di pegang. Ikatan alumni seperti WEST
POINT USA, atau bahkan AMN Magelang sangat kuat dalam dominasi politik
bangsa.
7.
Penjajahan berupa tekanan politik lewat Aliansi negara, mengingat politik
adalah MLM (Multi Level Marketing) , maka butuh aliansi. Misalnya Common wealth
milik British, atau.OKI milik negara Arab dengan bendera Islam, dan negara
Barat dengan NATO berbasis pertahanan, G8/G20/ASEAN, dsb.
8.
Penjajahan persh multinasional, ingin menguasai supply chain bahan mentah,
produk jadi, sdm, dst., di negara berkembang.
9.
Penjajahan digital, siapa yang menguasai informasi, hardware dan software
dianggap sudah menang 51 persen. Negara USA sangat luar biasa
hegemoninya, demikian pula negara Arab Saudi bersama OKI sangat dominan
dalam menguasai berita dan iklan di Youtube. Dalam hal IT, manusia Yahudi
juga luar biasa berpengaruh, misalnya Bill Gates (Microsoft) dan Mark Zugenberg
(Facebook).
10.
Penjajahan lewat perusahaan raksasa multinasional yang kekayaannya mungkin
melebihi APBN Indonesia dan membentuk sindikat internasional serta mengincar
negara berkembang yang kaya raya natural resources.
Sampel
video penjajahan asing berikut ini dapat dijadikan bahan ilustrasi, diskusi,
renungan dan studi lanjut:
-
Penjajahan Persh Raksasa yang mendominasi pertambangan hampir selama 75 tahun
di
-
https://youtu.be/ekCLPurDgnE/ , https://youtu.be/h4CQMCfHyo8/
-
Penjajahan finansial oleh Perbankan Multi Nasional lewat hutang bersayarat,
istilah hutang diperhalus menjadi istilah pinjaman lunak, di https://youtu.be/JwqoZw7XG_o/
-
Penjajahan akal budi dan budaya, dibeberkan oleh MKC, Dharmawan dan Begawan
Abiyoso, di
https://youtu.be/Z_MJRQhSVVs/,https://youtu.be/eWf2xPGqLz4/ https://youtu.be/VBpckL4DBws/, https://youtu.be/dVy1rf_nhXU,
-
Penjajahan digital, bila internet per bank an diserang, ekonomi Indonesia dapat
lumpuh, ini contohnya https://youtu.be/fR2ajri7lCg/
-
Penjajahan oleh bangsa sendiri yang sengaja dibuat korup dan mabok agama oleh bangsa
lain serta dibuat malas belajar, di https://youtu.be/DnDmRzcCd9g/ dan https://youtu.be/9IhSHkGoarU/ serta https://youtu.be/9SdM1fuxuYQ . Hal
ini pernah diamanatkan oleh Bung Karno, di https://youtu.be/h5zlP4fPs1Q/
Kemudian,
mari simak video kritis tentang perlawanan para Nasionalisme terhadap
penjajahan asing terutama dalam hal akal budi dan budaya, video di:
Obor
Jowo: https://youtu.be/jblYtt7hkKU/
Ikat
Nusantara: https://youtu.be/ASx21ZVJpbk/
MKC: https://youtu.be/Z_MJRQhSVVs/
DR.
Bill Warner: https://youtu.be/OA1YYQKSHIw/
Dr.
Odon Lafontaine: https://youtu.be/LWWJmxoa8Nc/
Guru
Gembul: https://youtu.be/Z4dk25PyY0c/
Scott
orang Indonesia: https://youtu.be/tABn2pF50ls/
Darmawan: https://youtu.be/eWf2xPGqLz4/
Sutrimo
& Zhang: https://youtu.be/ThVW2lyeUYk/
Aibyasa
Nusantara: https://youtu.be/VBpckL4DBws/
Ade
Armando: https://youtu.be/4LOE7S8IH8A/
Ngaji
Jawa: https://youtu.be/SbH4uRiuKbY/
Christian
Prince & DR. Bill: https://youtu.be/ihPyGvBIWmU/
Peluru
Jawa: https://youtu.be/KfF0knyEFyY/
Ngaji
Roso: https://youtu.be/hXq_YR7y20g/
Kang
Dedy Mulyadi: https://youtu.be/twGOyWZjIDQ/
Kayong
TV: https://youtu.be/2AWXMR8EKyE/
Dengar
Podcast: https://youtu.be/q1cj2PNL0yI/
Mbah
Saeno: https://youtu.be/bcEA_QdTfvM/
Ki
Budhi Dharma: https://youtu.be/AsqskrmiVkE/
Ki
Hajar & Taman Siswa: https://youtu.be/MGYukPhVPDs/
Secara
umum strategi penjajahan bangsa atas bangsa lewat penguasaan SDM para pemimpin
lembaga tinggi yang dapat dibeli/disogok (menjadi pengkhianat bangsanya
sendiri):
-
Penguasaan petinggi Tentara dan Polisi, sebab kedua organisasi ini hirarki
organisasinya jelas dan ditakuti oleh masyarakat dan disegani pemerintah yang
berkuasa.
-
Penguasaan partai politik, misalnya lebih dari lima parpol di danai asing
secara terselubung, walau kalah dalam PILPRES namun menang keroyokan di DPR dan
badan eksekutip yang lain, misalnya: banyaknya parpol Islam yang siap bersatu
untuk mengeroyok partai nasionalis demi menggoalkan perda syariah menuju
Kalifah, uu penodaan agama, ktp, labelisasi halal haram, subsidi haji,
dst.
-
Penguasaan media informasi publik untuk justifikasi policy, pembunuhan karakter
lawan politik, brain washing, dan BOM NUKLIR INFORMASI: “SESUATU YANG TIDAK
BENAR, BILA TERUS MENERUS DIULANG DAN DICEKOKAN, AKAN DITERIMA SEBAGAI
KEBENARAN.” Misalnya tafsir ulama politis bangsa Arab diterima seperti ajaran
rasul atau nabi bahkan wahyu Tuhan.
-
Penguasaan akal budi bangsa lewat jalur pendidikan dan rumah ibadat. Sebagai
gambaran, bangsa Arab dalam memborgol pikiran bangsa Indonesia lewat
institusi pendidikan berbasis Islam (pondok, pesantren, madrasah), jaringan
rumah ibadah (langgar, masjid, surau), dan jaringan ormas orpol yang berbasis
Islam. Hasil pendidikan berbasis cuci otak, hafalan disertai paksaan, sangsi
dan hukuman adalah: FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA
BUDAYA DAN BAHASA ARAB, MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK!!! Ingat
negara barat pernah mengalahkan RRC lewat perang CANDU, dimana bangsa China
dibuat mabuk Candu (dikenal sebagai Perang Candu), lalu dengan mudah dikalahkan
barat; sekarang kita dibuat mabok agama, akal budi menjadi jongkok dan natural
resources serta finansial kita dijajah bangsa asing! Melalui banyaknya:
parpol, pendidikan dan rumah ibadah, maka bangsa Indonesia sebenarnya sudah
jatuh dalam penjajahan bangsa Arab melalui politisasi dan bisnisisasi agama
Islam yang amat sangat khas Arab.
-
Penguasaan finansial. Betapa bodohnya bangsa Indonesia bila triliunan dana APBN
dialirkan ke urusan agama misalnya membiayai banyak parpol dan institusi
pendidikan Islam (gedung sekolah, gaji guru ngaji, haji, dst)
; betapa bodohnya masyarakat yang uangnya dihipnotis dipindahkan lewat kotak
amal, zakat fitrah, labelisasi halal haram, umroh dan haji, dan cindera mata
bernilai Islami (kaligrafi, minyak, air zam-zam, kurma, dst). Mungkin 1/3 APBN
habis dipakai untuk hiruk pikuk agama, mungkin 1/3 uang masyarakat dihabiskan
untuk agama; namun hasilnya justru sebaliknya, yaitu maraknya korupsi
berjamaah, radikal Islam yang siap merongrong negara dan perkosaan santri
wanita serta mundurnya akal budi bangsa.
Lalu
bentuk penjajahan yang paling berbahaya yang mana? Silahkan
diperdebatkan!
Semoga
masalah berbagai penjajahan diatas di webinarkan secara nasional demi
mempercepat pulihnya akal budi bangsa Indonesia serta menghindari tragedi yang
sudah dialami negara2 Islam seperti Yaman, Maroko, Irak, Iran, Libanon, Syria,
Afghanistan, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko,
Tunisia, dst., kacau balau, mundur dan terbelakang; mereka ini sedang mengalami
jaman kegelapan dan kegagalan seperti Eropa masa lalu akibat mabok agama.
FORUM
CERDAS BERKAT DIGITAL, CABANG OXFORD UK
Sumber
Pustaka ada di internet.
Seorang
Professor Jerman, yang Indonesianis, mengemukakan keprihatinan lewat
hipothesanya: “Walaupun banyak mahasiwa pasca sarjana dari Indonesia yang
mengambil program master dan doktor di negara maju (USA, Jerman, Inggris,
Perancis, Canada, Jepang, Taiwan, dst), namun menurut pengamatan beliau,
ternyata yang terjadi hanyalah transfer pengetahuan, bukan perubahan budaya
(transfer of knowledge not culture change); jadi setelah Master, PhD bahkan
Professor dan kembali ke Indonesia, ternyata hati dan pikirannya masih terjajah
budaya berketuhanan ala Timur Tengah yang terbelakang; kadang2 mereka justru
ada yang menjadi lebih fanatik/radikal. Al Quran dan budaya Arab masih
mendasari pikiran, ucapan dan tindakan para ilmuwan Muslim, syariah law masih
didambakan untuk diberlakukan, sehingga dana beasiswa yang trilyunan rupiah itu
kurang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia, alias telah terjadi kesalahan
yang mendasar dalam konsep belajar dari negara maju dan modern. Kalau hanya mau
transfer pengetahuan, manfaatkan saja internet – tidak perlu ke LN; kalau mau
merasakan, mengalami, dan meniru budaya negara maju yang baik – silahkan ke LN
untuk membaur dan berinteraksi dengan masyarakat yang budayanya lebih maju dan
modern; tapi kalau sudah di LN janganlah hidup mengelompok sendiri (sebagai
Muslim) melainkan membaur dengan masyarakat yang ada. Contoh lain yang serupa
adalah pengalaman para imigran Muslim dari Timur Tengah yang sulit berintegrasi
dengan masyarakat setempat dan bahkan meminta penerapan hukum Syariah ditempat
yang baru, ini telah menjadikan problema besar bagi negara maju dan modern lalu
menimbulkan perasaan anti Islam. Para imigran melarikan diri dari sistim
teokratis yang totaliter negara asal, namun di negara baru justru berkeinginan
mengetrapkan sistem yang jelek itu di negara baru yang ditempatinya, sungguh
perilaku aneh. Beliau mengibaratkan para alumni lulusan dari Luar Negeri yang
modern ini belajar berakal sehat kepada para professor di negara maju dan
modern, kemudian setelah balik ke Indonesia mereka balik belajar kepada para
ustadz/ulama/syeik tentang budaya dan pemikiran Arab yang kolot dan tertinggal
sehingga kembali menjadi Kadrun (Kadal Gurun) yang tipis akal sehatnya.
Perlu
dimengerti bahwa ajaran agama bangsa Arab bersifat:
1.
Lokal tidak universal, artinya berlaku di area Mekah dan Medinah dan untuk
bangsa Arab saja, misalnya budaya dan bahasa Arab.
2.
Statis: ajaran yang hanya berlaku pada waktu itu (time frame terbatas, abad 8,
sekitar tahun 700 s/d 800), misal sistim negara dan politik Kalifah dan hukum
Syariah yang bertepatan masa pertempuran antar suku bangsa Arab.
3.
Kebenaran semu atau kebenaran sefihak (bangsa Arab, tidak universal), misal
pengkafiran (ajaran diluar bangsa Arab dianggap kafir), tidak mengenal
kesetaraan manusia (golden rule), tidak mengenal kesetaraan gender (martabat
wanita direndahkan), anjing dan babi diharamkan, musik diluar Arab diharamkan,
dan anti berpikir bebas dan kritis, boleh berbohong dan membasmi/membunuh
kafir, mengutamakan keduniawian: kekuasaan, harta dan wanita (seperti tercermin
pada karakter nabinya yaitu Muhammad) yang dicapai lewat strategi politisasi
dan bisnisisasi Islam.
4.
Muhammad tidak mempunyai saksi mata dan bukti historis, tidak bernubuat dan
bermujijat dan umat Islam tidak janjikan bakal masuk surga, serta sumber
pustaka Alqouran tidak valid karena sebatas menurut kata si A, si B, si C, …
(padahal 200 tahun setelah wafat Muhammad). Para pakar budaya, sejarah, dan
agama Islam menyatakan bahwa Muhammad adalah tokoh imaginer karangan para ulama
politikus bangsa Arab saat itu.
Oleh
sebab itu, ajaran yang bersifat lokal dan terbatas ini tidak dapat
digeneralisasikan menjadi konsep umum yang bersifat universal (sesuai methode
ilmiah di tingkat Pasca Sarjana); jadi Muhammad dan Alloh SWT adalah bukan nabi
dan Tuhan Universal; maka tidak heran bila Alloh SWT berbudaya Arab dan
berbahasa Arab, tinggal di Batu Kabah di Mekah, umat diminta berdoa mengarah
Mekah, umat Islam diminta bertamu ke Alloh untuk cium batu hajar Aswad di Mekah
demi pengampunan dosa dan melempari setan dengan batu kerikil (ini bukannya
ritual pagan?), mengkafirkan keyakinan diluar Islam, mengajarkan
bunuh-membunuh/jihad, mengajarkan tidak jujur/taqiya, merendahkan martabat
wanita, memanjakan nafsu seks Muhammad, menciptakan otak manusia namun hanya
sekedar untuk menghafal Alqouran dalam bahasa Arab tanpa perlu mengerti, gemar
berpolitik dan bisnis lewat visi misi negara Kilafah dan hukum Syariah,
menciptakan manusia namun sekaligus memerintahkan untuk membenci bahkan membasmi
mereka (Yahudi dan Kristen - padahal cikal bakal Islam); dari sisi ajaran dalam
Alqouran: mengandung banyak materi ajaran sex, kawin cerai muttah poligami,
banyak mengandung kekerasan dan ujaran kebencian kepada keyakinan non Islam,
menyekutukan tuhan-Muhammad-batu Kabah dalam ibadahnya, Alqouran hanya boleh
ditafsir dalam bahasa Arab sebatas oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman
jahiliah. Nampak jelas sekali kepentingan bangsa Arab dalam ideologi politik
dan bisnis dalam kemasan agama Islam.
Berikut
ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH
YANG SUDAH USANG di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal
sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia
seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Sudan, Nigeria, Somalia,
Libia, Libanon, Pakistan, Turki, Mesir,
Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, Mogadishu, ISIS, dst., kacau balau, korupsi tinggi, mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional:
jatuhnya kerajaan Majapahit, G30S, Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII, Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan
tempat ibadah, pelarangan ibadah,
korupsi berjamaah yang menggila,
perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz
dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa
yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena
digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab.
Kritik
professor ini sungguh tajam dan mengena, sebab telah ratusan ribu mahasiswa
ditugaskan belajar ke negara sangat maju, lalu banyak yang menjadi dosen dan
mencapai jabatan Guru Besar, namun Indonesia yang sudah berusia 78 th masih
sebegini saja (seperti jalan ditempat), kesejahteraan rakyat tidak juga
membaik, prestasi korupsi selalu top didunia, level mutu pendidikan di
Indonesia sangat memprihatinkan, hutang negara malah membengkak, keadilan dan
kejujuran masih jadi impian! Para dosen sebagai ilmuwan terdepan tidak mampu
menjadi agent of change, baru mampu sebatas agent of Muhammad, sayang sekali;
apakah mereka tidak pernah update knowledge tentang Muhammad dari internet
(terutama debat di YouTube)? Apakah mereka hanya pendengar setia dari para ustadz
karbitan atau Zakir Naik yang jadi buronan? Atau berguru Islam pada para habib
gelandangan dari Yaman seperti Trio Habib Yaman Bahar Smith-Rizieq-Basyir?
Cobalah kunjungi chanel YouTube yang menggemparkan dunia/Indonesia misalnya:
Sunah
Nabi, Satria Nusantara, Yoseph Paul Zhang, Sang Penggugat, Christian Prince,
Sofiatul Al Hayat, Ki Amat, Saefudin Ibrahim, Religiology, Pencari Kebenaran,
Pavel 88, dst. Kalau kondisi para dosen
universitas di Indonesia seperti ini, maka masa depan Indonesia akan suram. Belajar
di Jerman, tapi masih mengidolakan Arab Saudi, sudah Doktor atau bahkan
Professor namun akal budi masih setingkat Kadrun; sudah era mobil listrik,
namun masih kebayang kendaraan onta, bayangkan!
Sebagai
kontradiksi terhadap ajaran Islam, Tuhan universal milik Dunia tidak pernah
beragama apalagi menciptakan agama dan sekaligus mengkafirkan serta memusuhi
keyakinan non agama! Manusia modern sadar bahwa hubungan antara manusia dengan
Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara (makelar) yang disebut agama
dengan biaya komisi yang tinggi.
Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani manusia? Manusia diciptakan
tidak untuk mencari agama buatan manusia, melainkan untuk mencari Tuhan beserta
kebenaranNya, sebuah usaha manusia yang tidak pernah selesai! Agama telah
terbukti menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang
jaman, maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep
BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA dipandang sebagai alternatip terbaik bagi
manusia modern, tanpa perlu makelar, tanpa ada pengkafiran, melainkan justru
berusaha saling melengkapi. Para pakar budaya dan ekonomi menduga bahwa Agama
Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi yang sangat merugikan umat dan
bangsanya, namun membuat kaya bagi manusia yang pandai memanipulasinya untuk
bisnis dan politik apalagi untuk penjajahan akal budi antar bangsa. BAGI
INDONESIA, ISLAM SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER
DAYA: WAKTU, TENAGA, BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!! Atas
dasar fakta diatas, manusia cerdas,
kritis dan bijak di era digital (2023) lebih memilih konsep
BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA (sangat sesuai dengan sila Pancasila),
dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati
keyakinan yang ada didunia dan saling melengkapi. Agama beserta doktrin buatan
manusia justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga
Tuhan.
Tujuan
penulisan artikel ini adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab
yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi
Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap
tidak benar. Sejarah membuktikan bahwa akal sehat para cendekiawan dunia telah
berhasil meruntuhkan mabok agama Kristen di Eropa dan paham Komunis, dan kini
giliran Islam untuk dicerahkan. Alasan lain pencerahan Islam adalah banyaknya
serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen) oleh pemuka agama Islam,
maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam.
Saat ini (2023) lewat internet Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang
belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet
terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena
berbasis fakta serta kebenaran. Pendapat kaum Nasionalis menyatakan bahwa Islam
adalah alat bangsa Arab untuk melakukan Peniuan, Pembodohan dan Penjajahan
terhadap bangsa Indonesia.
Mari
para master, doktor dan professor lulusan negara maju mawas diri dan aktip
membangun akal sehat bangsa yang sedang dibuat jongkok oleh ajaran, budaya dan
bahasa dari Arab. Selamat menjadi agent of change budaya Indonesia, mohon
jangan sia-siakan bea siswa anda.
Salam
Pancasila. FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, Cabang Koln, Jerman. Akhir
Juli 2023, revisi.
XXII. KAJIAN AKADEMIS : ISLAM SULIT DIKALAHKAN
DENGAN PERANG PHISIK, NAMUN ISLAM MUDAH DIKALAHKAN DENGAN PENCERAHAN BERBASIS
AKAL BUDI SEHAT, BENARKAH?
Berbagai kejadian di belahan dunia seperti Afganistan, Iran, Irak,
Pakistan, dst., membuktikan kekalahan dunia Barat dalam perang melawan Islam
sebagai ideologi politik. Ideologi ternyata tidak dapat dikalahkan dengan
peluru, roket dan bom (perang fisik). Rusia mundur dari Afghanistan, lalu
digantikan oleh Amerika, dan kini Amerika mundur pula dari Afghanistan, regim Taliban
bagaikan tidak terkalahkan. Islam sebagai ideologi politik bagaikan
pemenangnya. Tidak heran bila Yusuf Kalla dan MUI sangat bangga dengan Taliban,
tidak heran mereka mengundang para ulama/ustadz/habib dari Afghanistan dan
bahkan menjalin hubungan politik secara internsional dibawah tangan. Demikian
pula kerjasama dengan para habib dari Yaman, para habib gelandangan Yaman ini
bagaikan didatangkan dari Yaman demi cepat terbentuknya negara Kilafah berbasis
hukum Syariah di Indonesia. Sebagai
ilustrasi, oleh tiga habib gelandangan dari Yaman - RIZIEQ BASYIR BAHAR SMITH –
Indonesia sudah bisa dibuat kalang kabut dan bagaikan bisa ditundukan, 3
gelandangan Yaman dapat “menundukan” dengan mudah 275 juta manusia Indonesia. Tiga
habib ini bagaikan kebal hukum dan punya pendanaan yang kuat sekali (kembali
lagi, trilyunan rupiah APBN disikat untuk proyek Yamanisasi Indonesia). Orang
Kejawen, dalam chanel YouTubenya, secara sinis mengatakan betapa
bahagianya para habib gelandangan Yaman ini di indonesia, di Yaman hujan peluru
dan bom, di Indonesia di hormati, dijilat pantatnya, disanjung dan diberi
penghasilan bagus serta diberikan kesempatan tampil di media masa publik oleh
petinggi politik tertentu untuk mempengaruhi akal budi bangsa Indonesia (ibarat
jadi guru bangsa). Habib Jaffar dari Yaman memukau audiens sebab memberitakan
hal2 yang positip saja dari Islam dan budi pekerti manusia secara umum serta
menghindari 2500 ayat yang negatip dari Islam yang dianjurkan pangeran Salman
untuk direvisi dan dihapuskan (Jaffar pakai strategi Cherry picking, memetik
buah yang baik saja dan menghindari buah yang busuk). Habib Jaffar berupaya
menetralisir habib Yaman yang lain seperti Bahar bin Smith, Basyir dan Rizieq
yang tingkah lakunya dianggap mengganggu bangsa Indonesia. Keempat habib ini
frekwensi tampil di media publik melebihi jam tayang presiden Jokowi, podcast
selalu berebut mewancarainya, luar biasa rekayasa para politikus bangsa
Indonesia dalam membuat bangsanya sendiri berotak jongkok, inilah bahaya
politik identitas Islam sebenarnya (Yamanisasi, Arabisasi menuju negara Kalifah
Islam, Indonesia dipersiapkan menjadi pusat Islam dunia, mau meniru negara
Kalifah Kristen pertama di dunia di Vatikan yang bagaikan menjadi pusat Kristen
dunia – Paus sebagai kepala negara sekaligus kepala agama, di era
kegelapan: negara, agama, politik dan bisnis menyatu).
Sebagai
ilustrasi kedua adalah kekalahan dunia Barat dalam perang Vietnam. Perancis
penjajah pertama kalah, lalu digantikan oleh Amerika, dan Amerika pun mundur teratur pula dari
Vietnam, walau waktu itu Vietnam dihujani bom lewat puluhan pesawat bomber B29
yang paling menakutkan saat itu. Kembali terbukti perang phisik tidak dapat
mengalahkan ideologi suatu kelompok manusia/bangsa, dalam hal ini ideologi
Komunis. Hal ini terjadi lagi dengan negara Kuba yang ada di depan hidung USA,
Amerika tidak dapat mengalahkan Kuba yang komunis lewat perang!
Lalu bagaimana cara mengalahkan ideologi yang membahayakan kemanusia
dan yang sudah ditanamkan sejak bayi hingga dewasa lewat brain washing,
paksaan, sangsi dan hukuman seperti Islam? Bukankah sistim pendidikan nasional
diarahkan demi kepentingan sepihak,
yaitu Islam dan budaya Arab.
Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (dari TK s/d
Universitas, termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, sistim pendidikan dengan
menggunakan metode cuci otak, hafalan,
paksaan dan hukuman akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama
sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan
dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam
sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS
BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim
pendidikan yang membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan
kemungkinan alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela
menitipkan anak mereka di pondok pesantren walau mutu rendah dan sudah banyak
kasus santriwati diperkosa guru agamanya. Yang lebih dan aling aneh adalah para
petinggi parpol yang tega akal budi bangsanya jongkok!!!
Manusia harus belajar sejarah PENCERAHAN AKAL BUDI di Eropa, bagaimana
mabok agama Katholik diabad 15 (seperti mabok Islam di Indonesia saat ini) dapat
dikalahkan, kemudian bagaimana Komunis dapat dirontokan seiring dengan
rontoknya tembok Berlin. Jadi kegelapan dapat dusir dengan mudah lewat terang,
otak jongkok/bebal/kadrun dapat ditaklukan oleh pencerahan akal budi.
Melihat perang Bharata Yudha digital ideologi Islam vs Non Islam di
Youtube, nampak bahwa fihak non Islam (terutama Kristen) kurang cerdik dalam
menaklukan Kadrun Muslim. Para pakar filsafat dan budaya dunia semua telah
menyadari bahwa Islam berasal dari bidah Kristen yang dikenal sebagai Nasrani
yang dibawa oleh Warakah bin Noufal, Katijah dan Muhammad muda (Quathem?); yang
kemudian setelah Muhammad wafat, direkayasa oleh para ulama politikus Arab saat
itu menjadi ideologi Islam untuk mempersatukan bangsa Arab demi melawan dan
mengenyahkan bangsa Yahudi dan bangsa Kristen Romawi dari jasirah Arab. Menurut
hasil diskusi pakar budaya dan filsafat di Eropa, untuk mengalahkan kegelapan
akibat Islam disarankan:
1.
Menyadarkan bahwa Islam ajaran yang tidak
masuk akal, ibarat mabok obat bius – jelaskan dulu bahaya obat bius. Untuk
operasi penetralan otak jongkok akibat brain washing berabad-abad (bagi negara)
dan bertahun-tahun bagi seorang Muslim maka para Murtadin yang pakar Islam
harus dibarisan terdepan; pakar Islam ini harus faham bahasa Arab dan semua
unsur buku utama Islam (Alqouran, Tafsir, sunah, dst.), terbaik memang para
Murtadin.
2.
Muslim harus disadarkan bahwa ajaran dari
Tuhan dari luar bangsa Arab tidak pernah menyinggung agama, bahwa Tuhan
menurunkan ajaran bukan agama, bahwa Tuhan tidak berkenan dengan adanya agama,
dan agama adalah rekayasa manusia dalam rangka memperoleh kekuasaan dan harta
benda lewat politik dan bisnis.
3.
Muslim harus disadarkan bahwa Tuhan ada dimana
saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya;
dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa
perantara/makelar yang disebut agama. Agama adalah bisnis jasa perantara
(makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya
adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN
DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, ini strategi agar surga
dagangannya laku keras. Alat buatan manusia untuk mengatas namakan Tuhan dan mempersulit
hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial
adalah doktrin, dogma, ritual dan seremonial; semuanya ini justru dianggap
bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan. Berbagai
cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama Islam,seperti
zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, haji, labelisasi halal haram
makanan, bisnis syariah: perbankan, ritel, dst., dan agar semuanya terasa legal
maka Bisnis ini disamarkan lewat aturan agama yang disebut Rukun Islam!
4.
Muslim harus disadarkan bahwa Tuhan dipahami
sebagai Alpha dan Omega, dalam artian tidak tahu awalnya dan tidak tahu
akhirnya, maka seribu keyakinan/agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah dapat
selesai tuntas menggambarkan Tuhan, Tuhan memang Maha Besar. Dan sejarah telah
membuktikan bahwa agama menjadi sumber utama bagi : perselisihan, dinding
pembatas, kerusuhan dan pertumpahan darah dunia! Dapat dirasakan bahwa Tuhan
tidak berkenan pada agama. Perlu dijelaskan juga bahwa Islam adalah ALAT
PENIPUAN, PEMBODOHAN, PENJAJAHAN, POLITIK DAN BISNIS (4P1B) BANGSA ARAB
TERHADAP BANGSA LAIN, berikut ini penjelasan singkat (pembaca harap lihat
artikel lain untuk topik ini):
- PENIPUAN,
sesuatu yang tidak benar secara sadar dibenarkan, sebagai contoh : Muhammad
tokoh Virtual dan Alqouran kitab sampah (garbage in garbage out).
- PEMBODOHAN:
Sesuatu yang tidak benar/palsu diajarkan sebagai kebenaran lewat sistem
informasi berbasis hoax/taqiya dan pendidikan yang memaksa dan sebatas
menghafal (cuci otak), apalagi berfikir kritis dilarang.
-
PENJAJAHAN: Sesuatu yang tidak benar yang diajarkan secara paksa
(cuci otak) lewat berbagai strategi demi menguasai akal budi dan budaya suatu
bangsa untuk kepentingan dan keuntungan politik dan bisnis bangsa Arab. Islam
dilihat karakternya adalah ideologi politik bangsa Arab, hal ini nampak jelas
pada konsep ajaran bangsa Arab seperti: Tritunggal Alloh-Muhammad-Batu hitam
Kabah yang harus disembah dan dipuja, Alloh yang berbudaya Arab dan hanya mampu
berbahasa Arab dan tinggal di Mekah, bahasa Arab adalah bahasa surga, ibadat harus
menyembah dan mengarah ke batu kabah Mekah, wajib bertamu dan menemui Alloh di
Mekah, Alloh yang mengkafirkan ajaran kepercayaan diluar tuhan Arab, Alloh yang
memerintahkan menghafal dan menghindari berpendapat bebas dan kritis, Alloh
yang tidak mengenal kesetaraan dan keadilan dalam hal keyakinan dan gender,
Alloh yang suka menyesatkan manusia, serta Alloh yang mempolitisasi dan
membisniskan Islam demi kepentingan bangsa Arab (Kilafah dan Syariah).
Kebenaran Alqouran hanya boleh dihakimi oleh hadits atau tafsir karya ulama
politikus Arab jaman jahiliah dan disembunyikan dalam bahasa Arab yang multi
tafisr; ulama Indonesia walau pandai dan bijak tidak dianggap dan tidak diberi
hak menafsir, inilah penjajahan akal budi! Jadi jelas bahwa hanya orang tolol
yang tidak dapat melihat bahwa Islam adalah alat penjajahan akal budi manusia
dan bangsa!
- POLITIK: ISLAM MEMPUNYAI
VISI MISI UNTUK MEMBENTUK NEGARA KILAFAH BERBASIS HUKUM SYARIAH. Untuk
menguasai suatu negara, Islam menggunakan strategi
: TRIAS POLITIKA ARAB: AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara
dicampur adukan dengan urusan agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK
IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI.
- BISNIS: Islam adalah bisnis
jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan (lewat hukum syariah dan
Rukun Islam dalam buku kuning, bukan Alqouran).
5.
Muslim harus disadarkan bahwa Islam telah
menelan banyak negara menjadi korban. Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata
KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH YANG SUDAH USANG di seluruh dunia yang
berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional :
negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria,
Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia,
Maroko, Tunisia, ISIS, dst., kacau
balau, korupsi tinggi, mundur dan
terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit, G30S,
Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,
Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan
ibadah, korupsi berjamaah yang
menggila, perusakan situs sejarah, kacau
balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan
Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya
sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek
penuh emosi dan kekerasan bangsa Arab,
dan khusus BAGI INDONESIA, ISLAM SUNGGUH EKONOMI BIAYA TINGGI SANGAT MERUGIKAN
KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,
TENAGA, BIAYA (APBN) DAN PIKIRAN
BANGSA INDONESIA SERTA MENGAKIBATKAN KEMUNDURAN AKAL BUDI BANGSA! Bangsa
Indonesia yang sangat kaya raya lalu bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi,
dan terpaksa mengais makanan ke tetangga (menjadi PRT di luar negeri).
6.
Setelah seorang Muslim menyadari bahwa ajaran
Muhammad itu membahayakan kemanusiaan, dan Tuhan tidak berkenan dengan agama,
maka pencerahan terhadap Muslim dianggap berhasil. Kegelapan akal budi telah
diusir oleh terang, habis gelap terbitlah terang!
Kepada Muslim yang sudah tercerahkan ini
hendaknya ditawarkan alternatip lain dalam mencari Tuhan beserta kebenaranNya
(yang jauh lebih baik dari Islam), yaitu konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA
BERAGAMA tanpa mengkafirkan keyakinan yang berbeda (menghargai kesetaraan) dan justru
saling melengkapi. Konsep ini lebih flexibel karena manusia dapat belajar
ribuan keyakinan dan ilmu pengetahuan yang melambangkan ke MAHA BESARAN TUHAN
yang tersedia di internet untuk dipelajari tanpa perasaan takut/cemas melanggar
dogma/doktrin agama. Konsep ini diharapkan akan membuat manusia di dunia
menjadi aman, nyaman, tentram dan sejahtera, sebagai contoh adalah
negara-negara di Scandinavia (Swedia, Denmark, Finland, dst.). Pada umumnya
Muslim murtad menjadi ateis atau agnostik dulu, kemudian berubah menjadi
berkeyakinan non Islam untuk menghindari sangsi sosial.
Sebagai penutup, setelah membiarkan mereka mengalami hidup dengan
konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA barang setahun, maka biarkanlah
mereka memilih sendiri untuk mendalami ajaran dari: Hindhu, Budha, Yesus, Kong Hu
Chu, Kejawen, atau barangkali Atheis, dst. Ingat, Tuhan memberikan kebebasan
berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan
keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, dan ke Maha Besaran Tuhan
tidak pernah dapat dipelajari dengan tuntas hanya oleh ribuan keyakinan dan
ilmu pengetahuan, bumi bagaikan satu titik dalam alam semesta!
Forum Cerdas Berkat Digital, Leiden, Holland.
Sumber artikel ini adalah blog berjudul: BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA
DEMI NYAMANNYA DUNIA, link di http://keyakinan789.blogspot.com/
beserta chanel video yang disarankan didalamnya.
XXIII.
KAJIAN
AKADEMIS: MASA DEPAN SURAM BAGI BANGSA INDONESIA YANG SUDAH BERUSIA 78 TH,
MENGAPA?
Berikut
ini tinjauan sepintas kilas yang menggambarkan keprihatinan RI pada usia 78 th:
I
Urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama;
II
Negara tidak menganut kesetaraan dan tidak adil: presiden harus Jawa dan
Muslim.
III
Indonesia masih mengalami banyak penjajahan non fisik, antara lain:
a.
Penjajahan akal budi oleh bangsa Arab, ilustrasi gampang: 3 habib gelandangan
dari Yaman dapat menjungkir balikan 250 juta manusia Indonesia, termasuk profesor,
doktor dan mahasiswa di ITB, UI dan UGM!
b.
Penjajahan Finansial oleh bangsa Yahudi yang menguasai dunia finansial (akibat
Indonesia anti Yahudi sekedar ikut-ikutan berfihak pada bangsa Arab,
mengesampingkan kepentingan bangsa Indonesia). Ilustrasi sederhana: George
Soros melengserkan Soeharto dengan mudahnya, 1 $ = 17000 rp, Soeharto
terbungkuk-bungkuk depan Michel Camdesoe IMF. Sekarang 1 $ = Rp. 15000; artinya
export bahan mentah dari Indonesia murah sekali, import bahan jadi termasuk
high tech mahal sekali. Gaji PNS/ASN tidak dapat untuk pelesir ke Eropa,
kecuali tugas atau korupsi; gaji tukang sapu Jerman bisa untuk travelling ke
Bali dan Yogya sebulan!
IV
Kekurang tepatan Suku mayoritas (Jawa) sebagai mayoritas pimpinan lembaga
pemerintahan, mengingat:
a.
Kurang berjiwa bisnis dan wiraswasta,
b.
Lebih dominan dalam hal spiritual
c.
Lebih berjiwa pegawai daripada manajer yang handal.
d.
Kurang tegas dan bersikap abu-abu (ngono yo ngono ning ojo ngono, etog-etog
untuk pemanis atau pencitraan)
e.
Filosofi hidup: Mangan ora mangan kumpul (dan ngobrol/rerasan), artinya: Makan
tidak makan (miskin tidak masalah) yang penting kumpul (untuk menikmati obrolan
dan membicarakan orang lain).
f.
Mayoritas suku Jawa adalah Muslim, pada saat ini (2023) sangat terasa bahwa
banyak Muslim yang lebih mementingkan agama Islam daripada nusa bangsa.
g.
Kelebihan suku Jawa: pemersatu bangsa yang baik, dimanapun selalu diterima suku
lain, tidak mengutamakan kesukuan (kecuali yang sudah terpengaruh Muslim
radikal yang lebih mementingkan agama dari pada kebhinekaan dan bangsanya).
V
Para ASN/PNS yang menguasai pemerintahan masih berjiwa:
a.
Makelaran:
jual hasil tambang (ekspor) ke LN dengan harga murah, import hasil olahan
tambang dengan harga sangat tinggi (akibat penjajahan mata uang dollar, 1
dollar = rp. 15000). Pejabat tinngi untung banyak: tanda tangan ekspor dapat
uang, tanda tangan import dapat uang, tapi rakyat buntung! Dan strategi
makelaran tidak bisa menjadikan Indonesia sebagai negara industri.
b.
Pendapatan
negara masih mengutamakan dari sisi pajak beserta dendanya (ibarat
pemalakan/pemaksaan oleh preman plat merah), belum mampu membuat Indonesia
negara industri dan bisnis finance.
c.
Berjiwa
“KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA HARUS DIPERMUDAH”, sungguh aneh suka mempersulit
bangsanya sendiri – INI SIFAT YANG TERKUTUK; semestinya berjiwa: “KALAU BISA
DIPERMUDAH KENAPA HARUS DIPERSULIT” demi kebahagiaan bangsanya.
d.
Mencari
tambahan pendapatan dari bisnis dan politik berbasis agama (politik identitas
Islam) mempersulit urusan, dan korupsi,
serta komisi/gratifikasi dari pinjaman luar negeri yang sangat besar jumlahnya.
e.
Tata
kelola bisnis dan industri jadi rumit dan ruwet, karena sub bab b) dan c)
diatas, investor asing lebih tertarik ke Thailand dan Vietnam, padahal abad
smart office dengan IT sudah eranya!
VI
Saat ini (mungkin kedepan lain) Indonesia sedang membutuhkan pemimpin seperti
Xie Chin Ping (dari RRC) atau Ahok yang pinter: bisnis, wira swasta dan
manajemen. Dibantu oleh ASN/PNS dari suku yang lain. Sayang ajaran dari Bangsa
Arab malah yang ditiru, padahal berkebalikan dengan arah modernitas: menjilat
pantat bangsa Arab yang terbelakang, sebaliknya membenci bangsa Yahudi dan
Bangsa China yang sangat unggul diberbagai bidang!
Sebagai
penutup, saat ini bagsa Indonesia yang sangat kaya raya bagaikan AYAM MATI DI
LUMBUNG PADI; lumbung padinya adalah
kekayaan tambang, kekayaan lautan, kekayaan tanaman dan kesuburan tanah, kekayaan dan keaneka ragaman budaya, kekayaan
jumlah manusia, posisi geopolitik yang bagus sekali, serta kekayaan pariwisata
di zamrud khatulistiwa. Jadi, tanpa memberati masyarakat dengan pajak beserta
dendanya, seharusnya Indonesia sangat kaya raya; namun korupsi berjamaah – miss
manajemen (urusan negara dicampur adukan dengan agama - SDM dari suku Jawa yang
saat ini sudah 78 th kedodoran) adalah faktor penyebab Indonesia MADESU. Namun
apa artinya kaya raya kalau rakyat dibodohi,
ditipu dan dijajah lewat PARPOL dan AGAMA? Masyarakat Jawa sebagai
mayoritas harus mawas diri dan mau bertanggung jawab atas ketidak nyamanan dan
ketidak makmuran bangsa Indonesia!
Untuk
mencegah bubarnya Indonesia karena MADESU,
maka sistim ketatanegaraan Indonesia perlu segera dirubah, perlu melirik sistim di Singapura dan RRC
atau Era Soeharto dengan 3 partai (dengan modifikasi), atau Demokrasi Terpimpin
(BK) atau model USA yang berbasis negara serikat yang terdiri negara bagian.
Demokrasi liberal kurang cocok untuk Indonesia yang tingkat pendidikannya masih
rendah dan masih banyak yang mementingkan agama dari pada negaranya (akibat
cuci otak sejak kecil, menjadi mayoritas yang membahayakan negara)! Indonesia
dari Sabang sampai Merauke terlalu besar untuk diurus oleh Jakarta saja,
bayangkan untuk mengurus kenaikan pangkat PNS dari Merauke saja harus ke
Jakarta! SDM bermutu tinggi, kewenangan administrasi dan anggaran harus disebar
merata sampai ke tingkat kecamatan, jangan semuanya hanya dipusatkan, seperti
pusat menjajah daerah - bangsanya sendiri
(amanat BK). Jabatan presiden dan wakil presiden adalh tidak adil bila
hanya hak suku Jawa dan beragama Islam,
sebab dasar negara bukan agama melainkan Pancasila. Manusia etnik
Tionghoa yang secara stastitik dunia mempunyai nilai bagus pada bidang
leadership dan entrepreuneurship hendaknya diberi peluang yang besar untuk
posisi top dalam pemerintahan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Untuk
transisi menuju kesistim yang lebih baik perlu dipikirkan lewat bantuan tangan
besi militer seperti era Soeharto dengan cukup tiga partai atau seperti RRC
atau Singapore; bangsa ini sudah capai
dijajah PARTAI POLITIK! Jakarta bagaikan
pusat peternakan PARPOL! Kita perlu tenggang rasa dengan penduduk pulau Irian
dan Kalimantan. Suku lain yang cerdas, misalnya Batak, Menado, Toraja, Irian
dan Dayak hendaknya tidak tinggal diam, paling tidak gunakan iternet untuk
aktif membenahi negara, misalnya lewat blog, youtube, pod cast, instagram,
dst., yang penting jangan pasif seperti patung saja…
Merdeka.
FORUM BHINEKA TUNGGAL IKA , MHS PASCA SARJANA,
Leiden, Holland
Setelah ”agama Islam” lepas dari kurungan dan tekanan
regim Soeharto dan mendapat posisi yang baik di pemerintahan Indonesia, maka
negara Islam/Arab bagaikan mendapatkan angin segar untuk bergerak bergerilya
menyerbu kebudayaan Indonesia (terutama menyerbu budaya Jawa). Indonesia adalah
negara Muslim terbesar didunia dan alamnya sangat kaya raya, maka tidak heran
negara Arab Saudi dan Iran sangat berkepentingan untuk menguasai Indonesia.
Gerilya kebudayaan Islam dan Arab begitu gencarnya, terutama lewat media
televisi dan radio.
Namun ternyata masyarakat Jawa sadar bahwa agama dayoh
(tamu dari Arab) itu telah lama melakukan penjajahan akal budi dan budaya
terhadap masyarakat Jawa; maka tidak heran banyak perlawanan terhadap budaya
dan agama dari Arab di internet, berikut ini sedikit contoh video perlawanan
masyarakat Jawa:
Arabisasi Di Sekolah Negeri Di Indonesia
https://youtu.be/SAnglmtxFX4?si=rtk39Ie9gD7fXcEq/
Anak Gadis Indonesia sekarang Mirip Ibu Ibu
https://youtu.be/U0hD9sEwgGc?si=zsu3zVw-vvzDDn9U/
Video pesta pora para habib Yaman di
indonesia - Hikmah Luar Biasa Terjadinya Perang di Yaman, Hinaan terhadap
Indonesia
Fakta bahwa Islam bidah Kristen
Islam agama tafsir
Kebudayaan Jawa digerilya
https://www.youtube.com/live/ThVW2lyeUYk?feature=share/
Genosida Batak dalam perang Padri
https://www.youtube.com/live/ouU5J-ghVJg?feature=share/
Gerilya majelis ulama Islam, wali songo,
menggulingkan Majapahit
Gerilya Islam terhadap kebudayaan Jawa
Bisnissisasi Islam lewat Rukun Islam
Politisasi agama tafsir
Dusta dalam Alquran
https://www.youtube.com/live/VpYSxgCI7M0?feature=share/
Serigala berbulu domba, nabi palsu
Siapa kafir? Ternyata Muslim, benarkah?
Jangan mabok kepayang Arab
Ajakan alumni Mesin ITB untuk membuang
agama penuh dusta dari bumi Nusantara
Habib Biadab asal Yaman kembali menghina
jemaah Islam Indonesia
https://www.youtube.com/live/T4_pmc0DyTE?feature=share/
Jangan mabuk budaya Arab
Penjajahan budaya Arab atas budaya Jawa
Semar punden Jawa dinodai
Politik identitas pertama kali dibumi
Nusantara : gerilya politik majelis ulama Islam, wali songo,
menggulingkan Majapahit
Manusia Jawa jangan mau dibodohi bangsa
Arab
Budaya Jawa nyaris mati digerilya budaya
Arab
https://www.youtube.com/live/ThVW2lyeUYk?feature=share/
Jangan pasrah bila budaya dijajah bangsa
lain
Gus Dur: Budaya Arab bukan agama
Video alumni mesin ITB mengajak mengusir
Islam dari Indonesia
Selain itu, ternyata Alloh swt itu
maha penyesat dan kesurupan Alloh (tuhan khas bangsa arab) jauh lebih berbahaya
daripada kesurupan setan, benarkah? bayangkan saja: bunuh membunuh,
taqiya dan korupsi berjamaah demi agama adalah halal bahkan dianggap ibadah dan
cabul juga dianggap ibadah. Simak sendiri jawaban pertanyaan diatas lewat video
dibawah ini:
Benar sekali, Pangeran Arab Saudi,
Raja Salman, Faham bahaya ajaran Alloh dan ingin merevisinya, ini videonya
Sangat benar perlu revisi Alqouran, kata Seifudin Ibrahim di video ini:
https://www.youtube.com/live/GwzHIPxfUNE?feature=share/
Amat sangat benar, kata Ahmad Fauzie di
video ini:
(Saya rela Mati Demi kebangkitan Akal Budi
Bangsa Indonesia. Puncak kewarasan akal budi dan mawas diri adalah murtad dari
kurungan agama, benarkah??? Ikuti video Ahmad Fauzie diatas)
Seratus persen setuju, tandas pakar Islam
dari Arab di video ini:
Dr Karni Ilyas juga setuju di video ini
Dr Paul Zhang amat sangat membenarkan di
video ini
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?feature=share/
Pakar Islam dari USA sepakat setan kalah
jahat dibanding tuhan negeri Mekah, di video ini
https://www.youtube.com/live/SBjtmnQf01c?feature=share/
Jawa senasib Perancis, ketamuan agama
setan, ini videonya
https://www.youtube.com/live/JYWTH2RfuTk?feature=share/
Prof Dr Buya Syakur juga sepakat akan
tafsir yang merugikan Indonesia, di video ini
Cak Islah Barawi juga setuju bahaya ajaran
Alloh lewat tafsir terhadap kemanusiaan, di video ini
Saksi mata seorang Muslim Siria akan
kekejaman murid Alloh di Alepo Siria yang membuat bulu kuduk berdiri namun air
mata mengalir, pemenggalan kepala, ini videonya,
Dan masih banyak lagi video fakta,
kesaksian dan keprihatinan budaya Jawa yang lagi temaram berikut upaya
perlawanan untuk lepas dari penjajahan akal budi dari bangsa Arab yang sangat
kejam, coba ketik saja di YouTube: budaya Arab budaya Jawa; selamat mencoba dan
merasakan sungguh-sungguh jadi orang Jawa (bila anda suku Jawa).
Mari mawas diri dan saling asih asah asuh.
Rahayu, SUMBANGAN PEMIKIRAN FORUM
KEBANGKITAN BUDAYA JAWA, cabang Klaten, Jateng.
XXV.
KAJIAN
AKADEMIS: BAGAIMANA STRATEGI CHINA MENJINAKAN AGAMA? CERDAS ATAU BODOH?
Pemerintah
RRC dapat mengatasi bahkan membungkan dua agama terbesar di dunia yaitu
Katholik dan Islam, bagaimana bisa?
Di
China ada kebebasan berkeyakinan/beragama, asal agama tidak berorganisasi atau
berpolitik menandingi atau melawan pemerintah yang syah. Kata prof Chun, pakar
budaya di Hongkong, China melihat fakta dan kebenaran tentang agama, yaitu
negara Islam di Timur Tengah dan Asia serta Negara Katholik di Amerika Selatan
(dari Mexico s/d Brazil; Indonesia dan Pilipina) mengalami kemunduran,
kemiskinan, gejolak politik dan banyak korupsi. Fakta dan data sejarah
menyatakan: selama suatu negara masih sangat agamis, negara sulit lepas dari
hiruk pikuk, ricuh dan rusuh akibat
agama, ini sudah fakta dan kebenaran
sejarah. Ada seribu kepala manusia, ada seribu pemikiran dan keyakinan pula,
maka hal keyakinan adalah pribadi dan privasi, tidak perlu diperdebatkan dan
diperselisihkan, dan jangan sampai
negara mengurusi agama, apalagi ada
Departemen Agama. Dapat dibayangkan bila rakyat RRC yang lebih 1,5 milyar atau
6 kali Indonesia pada mabok agama!
INGAT
FAHAM KOMUNIS BUKAN ANTI TUHAN,
MELAINKAN PAHAM SOSIAL BUDAYA EKONOMI UNTUK SAMA RASA SAMA RATA. RADIKAL
ISLAM JAUH BERBAHAYA DARI PADA KOMUNIS.
Disamping
itu, melihat pengaruh Arab Saudi dan Vatikan yang begitu besar pada negara
beragama terutama dalam pendidikan, misal pondok pesantren dan madrasah yang
sering menghasilkan radikal Islam, sangat menakutkan China. Agama besar dari Arab
Saudi dan Vatikan, bila diijinkan beroperasi, akan bagaikan negara dalam
negara, apalagi kalau melakukan politisasi dan bisnis berkedok agama (politik
identitas), China akan kacau dan rugi finansial. Sistim pendidikan untuk kanak2
dan remaja yang berbasis hafalan,
paksaan dan cuci otak, apalagi
disusupi secara terselubung materi budaya dan bahasa asing, misal Arab,
sangat membahayakan generasi muda bangsa dan mengarah kepada kemunduran
negara. Jadi, keyakinan boleh dipeluk di China, asal jangan mengacau negara dan
jangan ada tangan asing ikut campur.
Negara berhak mencampuri agama, misal menghapus ayat-ayat yang sudah out
of date dan melanggar HAM. Tanpa gangguan agama, China maju pesat sekali, hanya
butuh 25 th sudah bisa mengejar Eropa, Amerika Serikat dan Jepang. Sedangkan
negara yang kuat agamanya menjadi sebaliknya,mundur dan kacau.
RRC
juga memahami bahwa agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia
dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama
menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT,
MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta
doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk
mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai
aturan dan cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus
agama, seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram,
pajak, dst. Jadi agama adalah bisnis makelaran untuk mendapatkan
kekuasaan dan harta benda berkedok Tuhan lewat politisisasi dan bisnisisasi
agama. Pakar budaya, filsafat dan ekonomi
menyatakan bahwa agama adalah ekonomi biaya sangat tinggi karena
menghabiskan waktu, tenaga, biaya dan pikiran umat beragama
(berikut bangsanya)! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai memanipulasinya
lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang dari APBN dan
dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan Tuhan!
Karena
peran internet, manusia
cerdas, cerdik dan bijaksana semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat
dibatasi oleh bangunan, lokasi dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan
dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time,
any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak
memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan
gedung ibadah untuk berdoa.
China
MENGUTAMAKAN KEADILAN, maka tidak ada ampun bagi koruptor! Negara menjadi kaya dan makmur. Bandingkan dengan Indonesia yang bagaikan
AYAM MATI KELAPARAN DILUMBUNG PADI, banyak manusia Indonesia terpaksa mengais
rejeki UMR yang lebih manusiawi di Luar Ngeri (Taiwan, Hongkong, Singapura,
Arab, dst) sebagai pembantu! Sifat Tuhan itu MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG yang
digembar-gemborkan agama bagaikan obat analgetik bagi koruptor, rasa : sakit,
malu dan bersalah bagaikan terobati, siang korupsi – malam ritual keagamaan –
paginya merasa sehat bugar kembali, lalu siangnya kembali korupsi lagi; siklus
ritual ini terus berlangsusng! Agama lalu dianggap SIN LAUNDRY (MESIN PENCUCI
DOSA, ATAU OBAT ANALGETIK – menghilangkan rasa malu, bersalah dan berdosa para
korutor, tanpa menghilangkan penyebab korupsi). Semestinya para pemimpin agama
faham bahwa keadilan itu lebih dinomor satukan untuk urusan dunia, untuk urusan
surga mungkin sifat MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG yang diutamakan. Agama dan
koruptor bagaikan dua sisi dari mata uang, saling membutuhkan (uang)! Berkat
menomor satukan keadilan, negara RRC nyaris tanpa korupsi, apalagi korupsi
berjamaah yang seolah-olah dilegalkan agama demi kepentingan bisnis dan politik
– tidak dikenal di RRC!
Negara
maju sangat mendasari kemajuan iptek, kemakmuran, kenyamanan dan ketentraman
hidup pada kebebasan berpikir dan berpendapat; manusianya rata-rata work
alkoholik (mabuk kerja) - kaki menapak dunia, manusia di negara agamis
rata-rata mabok agama - kaki menapak di awang-awang (surga dan neraka); selain
itu, agama berbasis dogma yang anti kritis dan kebebasan berpendapat – tuhan
yang maha kuasa masih dan harus dibela, kalau perlu dengan undang-undang dan
sangsi berat bagi yang murtad menjadi penghambat kenyamanan, ketentraman dan kemakmuran bangsa.
Pemerintah
RRC tidak memcampur adukan urusan negara dengan agama/keyakinan, urusan keyakinan adalah urusan pribadi yang
privasi, seribu kepala manusia seribu
pendapat; uruslah keyakinan setelah jam kerja kantor. Pemerintah RRC dapat mengatasi
bahkan membungkan dua agama terbesar di dunia yaitu Katholik dan Islam,
sebaliknya pemerintah Indonesia mencampur adukan urusan negara dan agama serta
mengharuskan bangsanya beragama lewat isian kolom agama di KTP; itulah beda RRC
dan Indonesia!
Demikian
sumbangan pemikiran kami, apa komentar anda tentang pemerintah China dalam
upaya menjinakan agama?
Salam
Bhineka, Forum Pasca Sarjana, Koln, Jerman. Edisi Revisi menyongsong 2023, era
Agama ditinggalkan, Era BERKEYAKINAN
TANPA BERAGAMA.
Mohon
artikel diatas dibahas, terutama para akademisi yang bergelar Profesor dan para
mahasiswa doktoral (dijadikan topik disertasi),
agar Indonesia maju pesat , bebas dari gangguan agama yang sangat
pribadi dan privasi. Mohon tanggapan
anda.
Islam telah menajamkan SARA nasional dan internasional,
lihat ada Kost Khusus Islam, Makam khusus Islam, Kolam renang khusus Islam,
Resto khusus Islam, dst. Masih banyak kaum Muslim yang anti Tionghoa/Chinese,
simak fakta: kasus Tragedi Mei 1998, kasus Ahok, dan sulitnya kasus
naturalisasi para pahlawan badminton Indonesia! Padahal wali songo kebanyakan
berasal dari etnis Tionghoa dan Al Qouran menyatakan: belajarlah sampai ke
negeri Cina (bukan Timur Tengah!). Disamping itu, cendekiawan Tionghoa yang
andil besar dalam reformasi 1998 antara lain adalah Dr Arif Budiman, Dr George
Yunus Adicondro, dan Dr Ariel Haryanto, semuanya dosen Universitas Satya Wacana
Salatiga, mereka terpaksa lari mengungsi ke Luar Negeri untuk keamanan jiwanya
ketika universitas mereka diobrak-abrik presiden Soeharto. Yap Tiam Hien, Kwik
Kian Gie, Christian Wibisono, dan para pahlawan badminton (Rudy Hartono, Susi
Susanti, dst) adalah tokoh2 nasional yang mengharumkan Indonesia.
Seandainya Indonesia dipimpin kaum Tionghoa yang ahli
bisnis, mungkin Indonesia cepat makmur dan sejahtera, jauh melebihi Singapore,
Taiwan dan Hongkong; karena kekayaan alam Indonesia ribuan kali dari ke 3
negara itu. Data statistik dunia membuktikan bahwa etnis Chinese pada umumnya
bagus dibidang wiraswasta, bisnis, atau industrialis; jarang menjadi pegawai
negeri; jadi mereka banyak menciptakan peluang kerja bagi pribumi dan banyak
menghasilkan devisa bagi negara lewat pajak; mereka bukan “rayap” bangsa
seperti kebanyakan PNS yang bermental korup (warga Tionghoa dipersulit untuk
masuk PNS dan PTN). Lihat saja prestasi negara RRC, Taiwan, Singapore dan
Hongkong, dan prestasi di banyak perusahaan besar seperti Google, Microsoft,
Apple, dst.
Di era Soeharto, seorang pastor Katholik, MAW Brouwer,
mengkritik politik Soeharto dengan mengatakan “Etnis Tionghoa boleh diperas
(dimanfaatkan keahlian bisnisnya), namun jangan dipatahkan lehernya”. Buku beliau
berjudul “INDONESIA NEGARA PEGAWAI” dilarang beredar dan beliau “dirumahkan”
seperti nasib pastor YB Mangunwijaya. Soeharto dan keluarga saat itu
memanfaatkan antara Liem Swie Liong, suatu simbiose mutualitis. Di era
Soeharto, Kaum Tionghoa yang dipersulit jadi PNS, dipaksa menjadi
wiraswastawan, etnis Jawa dimanjakan jadi PNS dengan gaji UMR namun dapat
pensiun; sekarang ditahun 2023 begitu nampak perbedaan kesuksesan finansialnya,
Tuhan memang Maha Adil! Hampir 20 orang terkaya di Indonesia mayoritas adalah
etnis Tionghoa, dan diduga hampir 70% koruptor adalah etnis Jawa!
Islam juga membudayakan sikap suka mempersulit orang
lain. Masuk Islam adalah amat sangat mudah, cukup mengucapkan satu kalimat
syahadat; keluar Islam adalah dipersulit setengah mati – dikucilkan, honor
killing dan dapat dihukum mati! Demikian pula urusan berpakaian – berambut –
bercelana – berjenggot – berbahasa - berpakaian diatur secara detil dan
complicated (jlimet), seolah-olah Allah hobinya memang suka mempersulit
manusia, hal ini yang rupanya melandasi filosofi pegawai pemerintah (ASN/PNS)
Indonesia “Kalau bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah?”
Memang aneh bin ajaib, Alloh (tuhan khas bangsa Arab yang
tidak universal) lewat Islam mengajarkan membasmi bangsa Yahudi dan bangsa
Kristen dan membenci etnik Chinese (diduga banyak menganut Kristen) padahal
diseluruh belajar sampai negeri China. Alloh menomorkan satukan bangsa Arab
yang tertinggal akal budinya, serta menolak hukum kesetaraan keyakinan (golden
rule) dan kesetaraan gender antara pria dan wanita! Lihatlah sekarang,
Indonesia bagaikan dijungkir balikan oleh gelandangan habib Yaman, oleh 3 orang
habib Yaman (Basyir-Rizieq-Bahar Smith) saja, Indonesia (250 JUTA MANUSIA) jadi
kacau balau! Gelandangan Yaman sungguh bernasib bagus sekali, dinegaranya hujan
bom dan peluru, saling bunuh dan perang, di Indonesia mereka diberikan akses di
media publik untuk jadi GURU BANGSA oleh beberapa politikus Islam, mereka
bagaikan dijilat pantatnya berikut kremi-kreminya (Paul Zhang), ANEH TAPI
NYATA!
Apa komentar anda?
Salam Akal Sehat, Forum Cerdas Korban 1998, Sydney,
Australia.
XXVII.
KAJIAN AKADEMIS : 78 TAHUN INDONESIA MERDEKA
MALAH DIARAHKAN KE KEBODOHAN (JILAT PANTAT BANGSA YAMAN/ARAB) DAN MENJAUHI
KECERDASAN (MEMUSUHI BANGSA YAHUDI DAN CHINA), INDONESIA MAU DIKEMANAKAN?
Artikel ini menanggapai video yang sangat
memalukan tentang Indonesiar yaitu: IDF
Ungkap Rahasia Memalukan RS Indonesia di Gaza (link di https://youtu.be/BZ0Ag1V7bN4?si=nnaRtsqAFhlCevJq/ , juga disiarkan CNBC Indonesia dan yang lain).
Orang Yahudi rasanya lebih jujur dan terbuka,
mereka banyak memenangkan nobel, otaknya jelas CEMERLANG bukan otak getuk,
mereka TIDAK suka hoax/taqiya mengingat ilmu pengetahuan butuh kejujuran dan
kebenaran. Yang sangat aneh dan kejam adalah para pemimpin parpol di Indonesia
yang mengajarkan untuk memusuhi bangsa Yahudi dan China yang sangat cemerlang
otaknya dalam manajemen, bisnis dan industri, namun sebaliknya disuruh jilat
pantat sak kremi2nya para ustadz gelandangan Yaman (Paul Zhang).
Sistem pendidikan dasar TK
SD SMP (selama 10 th) di institusi berbasis Islam seperti pondok pesantren dan
madrasah dengan metode berbasis hafalan, paksaan disertai hukuman, searah
(tanpa debat) dan cuci otak (bahkan ada yang melakukan baiat) dengan materi
Alqouran, bahasa Arab budaya Arab dan upaya Islamisasi Pengetahuan sangat
merugikan akal sehat generasi muda Indonesia. Pendidikan yang menyelipkan
mengagungkan dan jilat pantat bangsa Arab, menjadikan bangsa Indonesia merasa
rendah diri terhadap bangsa Arab; sebaliknya perasaan dan sikap anti/memusuhi
bangsa Yahudi dan bangsa China yang cerdas cerdik pandai bisnis menjadikan
karakter alumninya aneh. Alumni lulusannya dapat berkarakter Love is Blind
terhadap bangsa Arab dan Faith is Blind terhadap Muhammmad, bisa2 alumninya
hanya menjadi beo bangsa Arab yang kurang berakal sehat, dan terburuk bisa
menjadi cikal bakal radikalisme Islam. Islam radikal yang bersedia melakukan jihad
dan memiliki visi misi mendirikan negara kalifah berbasis syariah menyebabkan
Indonesia terus menerus diancam kerusuhan dan perpecahan bangsa semenjak
jatuhnya Prabu Brawijaya. Berbagai razia teroris dan pelaku jihad di pondok dan
pesantren menyiratkan secara tidak langsung bahwa institusi parpol dan pendidikan
berbasis agama Islam adalah bagaikan NEGARA DALAM NEGARA karena kurikulumnya
bagaikan milik bangsa Arab dan alumninya bagaikan dicuci otak untuk berbudaya
Arab dan punya visi negara kalifah berhukum syariah dan berbasis Islam yang
sangat khas Arab, dan bisa anti NKRI, ini bagaikan PRODUKSI MUSUH DALAM
SELIMUT. Apalagi kalau dana APBN dan dana bantuan luar negeri yang sedemikian
besar dibiarkan mengalir demi mengarabisasikan serta mengkadrunisasikan bangsa.
Sementara itu pendidikan kebangsaan berbasis local wisdom seperti Taman Siswa
(karya Ki Hajar Dewantoro) ditelantarkan. Bangsa Korea Jepang China diajarkan
untuk mabok kerja, bangsa Indonesia diajarkan
mabok agama dan budaya Arab yang terbelakang).
Berikut
ini data dan fakta kebenaran tentang Islam dalam bentuk video yang
menggambarkan kemunduran akal budi dan budaya negara Islam, kebanyakan chanel
dari Luar Negeri, kalau Dalam Negeri pasti sudah dilarang lewat UU Penodaan
Agama dan UU ITE (otak dan pikiran bangsa Indonesia sedang dikarungi bangsa
Arab)
-
Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:
https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/
https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/
Respon
Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI
https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/
-
Chanel Satria Nusantar yang juga menghebohkan, ini salah dua videonya:
https://youtu.be/8bjbCLmFFCw?si=3d7wvKh1jwIRZ9aL/
https://youtu.be/0Ttw_zWTM3I?si=386_pXlCgV42PWlb/
-
Chanel
Sang Penggugat, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/
https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/
-
Chanel
Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya
https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/
-
Chanel
Al Hayat, ini salah dua videonya
https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/
https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/
-
Chanel
Pavel 88, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/aQ5K5flF9x0?si=kI43cgDtvVc6-jlb/
https://youtu.be/MwqKmEgTaco?si=2Pj6yumkEmDfuf8T/
-
Chanel
Christian Prince (CP), manusia Arab ahli Islam dan Kristen, CP paling ditakuti
oleh Muslim sedunia, CP klaim lebih tahu Alqouran daripada Muhammad, ini salah
dua videonya
Ø Muslim Indonesia Diskusi
Dengan Christian Prince Akhirnya Menangis
Ø https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=I-tnpXoCTitpNqmT/
Setelah menelfon, dia pun Mau Terima
Muhammad bukan nabi
https://youtu.be/I9m3eTRp1hY?si=w8nDuRifIyS1ODBh/
Sungguh memprihatinkan, porsi
APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (dari TK s/d Universitas,
termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan
metode cuci otak, hafalan, paksaan dan
hukuman akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak
kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan
menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang
diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA
NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan
yang membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan
kemungkinan alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela
menitipkan anak mereka di pondok pesantren walau mutu rendah dan sudah banyak
kasus santriwati diperkosa guru agamanya. Yang lebih dan aling aneh adalah para
petinggi parpol yang tega akal budi bangsanya jongkok!!!
Manusia Indonesia
sebaiknya belajar dari sejarah PENCERAHAN AKAL BUDI di Eropa, bagaimana mabok
agama Katholik diabad 15 (seperti mabok Islam di Indonesia saat ini) dapat
dikalahkan, kemudian bagaimana Komunis dapat dirontokan seiring dengan
rontoknya tembok Berlin. Jadi kegelapan dapat dusir dengan mudah lewat terang,
otak jongkok/bebal/kadrun dapat ditaklukan oleh pencerahan akal budi.
Sebagai penutup, semoga
hidup dengan konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA semakin populer di
Indonesia, sehinnga pengkafiran keyakinan dan memandang rendah suku bangsa lain
tidak ada, dan memuja memuliakan suku bangsa tertinggal juga lenyap dari bumi
Indonesia! Ingat, Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada
seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang
sangat privasi, dan ke Maha Besaran Tuhan tidak pernah dapat dipelajari dengan
tuntas hanya oleh ribuan keyakinan dan ilmu pengetahuan; mari mawas diri: bumi
bagaikan satu titik dalam alam semesta!
Forum Cerdas Berkat
Digital, Leiden, Holland.
Sumber artikel ini adalah
blog berjudul: BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA, link
di http://keyakinan789.blogspot.com/ beserta chanel video yang
disarankan didalamnya.
XXVIII. STUDI KAJIAN: BENARKAH
ISLAM SANGAT TIDAK COCOK UNTUK WANITA, NAMUN SANGAT COCOK UNTUK PRIA PEJANTAN?
Tulisan kritis dan analitis berbasis
fakta ini berusaha menjelaskan pertanyaan dasar Mengapa banyak wanita Muslim
memilih murtad walau tidak terang2an karena takut sangsi agama Islam. Berikut
ini jawabannya (sumber utama Christian Prince).
Alasan pertama: Hak Pria Perkasa Arab
jauh lebih banyak dari wanita.
Hak-hak pria perkasa yang istimewa
dalam perkawinan Islam: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian),
kawin dgn wanita beragama lain, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita
perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh
menceraikan istrinya, hak-hak istimewa yang diberikan kepada nabi Muhammad (M)
dalam hal urusan seks oleh Allah, hak dalam warisan, hak dalam pengadilan, hak
untuk memaksa hubungan seks (mirip perkosaan) terhadap istri, hak untuk
menggauli pembantu (ingat banyak kasus TKW Indonesia di Arab), dst.
Hak-hak wanita yang lemah dalam
perkawinan Islam (kontradiksi dengan hak pria perkasa diatas): nikah, warisan,
pengadilan, berpakaian, surga, perceraian, dst. Akibat Arabisasi derajat
wanita: wanita adalah second class dengan peran utama produksi jumlah Muslim
agar menjadi mayoritas dunia dan pemuas dahaga seks pria perkasa sampai di
surga pun! Cara berpakaian wanita yang harus seperti ninja dan berbagai
pembatasan secara keras dan ketat bagi wanita untuk tampil di publik (tidak
boleh sendirian harus dikawal pria! Di Indonesia karena pengaruh agama non
Islam maka watak asli Arab berkurang).
Yang juga mengejutkan: Tak ada nama
wanita dalam Al Qur'an kecuali Maryam (ibu Isa Almasih) dan M mengajarkan bahwa
wanita lebih banyak menghuni neraka dari pada pria; jadi jelas sekali wanita
sekedar pelengkap penderita!
Alasan kedua: Allah bangsa Arab
memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad,
hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran
(AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now:
pedophili), janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now:
brondong), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab), mengijinkan
kawin muttah (kawin jam2an), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya, dan
melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih (idaman
M) setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang. Jadi
boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab
(Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua mauun
kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar
sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis
Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia, tidak heran CP menyarankan agar
pabrik jamu obat kuat Viagra memakai kata Muhammad sebagai bagian dari merknya
untuk menjamin pemasaran yang sukses keseluruh dunia!
Alasan ketiga: Tuhan Bangsa Arab
(Allah) memanjakan napsu berahi M dengan menurunkan ayat agar wanita yang
dikehendaki M untuk seks tidak menolak, kemudian disorga Allah diminta untuk tetap menyediakan 72 bidadari wanita
virgin demi layanan sex dan disertai budak.
Syarat masuk surga bangsa Arab juga
dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh
banyak orang lain (jihad) masuk surga (plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah
istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film sex suaminya saja).
Karena banyaknya ayat2 yang
berhubungan dengan sex dan hak sangat istimewa bagi M dalam hal sex maka CP
menyatakan Islam adalah Cult (Aliran kepercayaan) tentang sex dari bangsa Arab,
ini perlu diteliti sungguh2 oleh para akademisi Indonesia! Jangan biarkan kaum
wanita Indonesia dicuci otak lewat berbagai media termasuk lagu2 sholawat yang
mengagungkan gadis Aisyiah – korban pedohili dari Muhammad!
Alasan keempat: Nama M bin Abdullah
tidak ada dalam AQ; Islam tidak menjamin umatnya masuk surga, bahkan arwah M
pun masih minta didoakan tuk masuk surga; Rukun Islam bukan perintah Tuhan
melainkan perintah Bangsa Arab (sebab tidak ada dalam AQ, adanya di Kitab
Kuning karangan manusia); dalam setiap doa Islam, selalu dimintakan agar Allah
menunjukan jalan yang lurus dan benar untuk ke surga (artinya AQ tidak memuat
jalan menuju surga!). Nama Isa Almasih lebih banyak muncul dalam AQ dan
kedudukan Isa Almasih jauh lebih tinggi dari pada M. AQ tidak sempurna, masih
perlu dijelaskan kitab lain buatan manusia (hadits).
Alasan ke lima: Pakar
budaya, filsafat dan ekonomi menyatakan bahwa agama adalah ekonomi biaya sangat
tinggi karena menghabiskan waktu,
tenaga, biaya dan pikiran umat
beragama (berikut bangsanya)! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai
memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang
dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan
Tuhan! Masyarakat semakin sadar bahwa agama berikut doktrin, dogma, aturan,
ritual dan seremonial justru dianggap sebagai penjara yang sempit bagi manusia
dan juga Tuhan.
Alasan keenam: Islam sangat
membebani bangsa Indonesia dari sisi biaya, waktu, tenaga dan pikiran; sumber
daya Indonesia dihambur-hamburkan untuk mengatasi permasalahan yang ditimbulkan
oleh Islam.
Alasan ketujuh: Islam adalah alat Penipuan,
Pembodohan dan Penjajahan akal budi bangsa Arab terhadap bangsa lain, misalnya
Indonesia.
Sebagai penutup, penulis berharap agar
para wanita Indonesia mendiskusikan artikel ini untuk membuktikan kebenarannya,
jangan mudah percaya, biasakan berpikir kritis dan berakal sehat.
Rahayu. Ibu Pertiwi.
Cucu korban pembantaian PKI 1965 oleh
organisasi Islam (harap baca majalah Tempo edisi khusus tentang Tragedi 1965)
dan Film pemenang Oscar Internasional: JAGAL - The Act of Killing di https://youtu.be/3tILiqotj7Y/ ; Pembantaian paling kejam
sedunia: anak cucu cicit yang tidak tahu menahu dibunuh secara kejam melalui
pembunuhan karakter.
Sumber Pustaka Pencerahan Islam bagi
Wanita Bijak dan cerdas:
Karena
banyaknya ayat2 yang berhubungan dengan sex, merendahkan martabat wanita dan
hak sangat istimewa bagi M dalam hal sex, maka CP menyatakan Islam adalah Cult
(Aliran kepercayaan) tentang sex dari bangsa Arab, ini perlu diteliti sungguh2
oleh para akademisi!
Video
fakta Muhammad dan Seks di
Video
Muslimah Membuka Aib Nabi Muhammad - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc/ .
-
Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:
https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/
https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/
Respon
Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI
https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/
-
Chanel
Sang Penggugat, ini salah dua videonya
https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/
https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/
-
Chanel
Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya
https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/
-
Chanel
Al Hayat, ini salah dua videonya
https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/
https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/
Video
Perempuan Iran bakar jilbab dan berseru 'Matilah diktator' - BBC News
Indonesia, di
https://youtu.be/bfKlaj1fc4k/ dan
Video
Universitas di Iran jadi garis depan demo menentang pemerintah Kalifah, di
Video
Ibu kita Kartini dan ibu Pertiwi sedang berduka dan menangis, simak tangisan
beliau di
Video
banyak artis cantik murtad di
XXIX.
MENGAPA AKADEMISI (PROFESSOR,
DOKTOR DAN MAHASISWA) TIDAK ADA YANG MUNCUL DALAM DEBAT MEMBELA ISLAM DI YOUTUBE?
Jawaban teman dosen yg ada dikampus: karena para akademisi
di kampus rata2 bukan lulusan pondok atau madrasah, mereka rata2 lulusan
SD SMP SMU, jadi kurang paham bahasa Arab, sehingga kalau debat lalu diarahkan
ke ayat2 berbahasa Arab akan menyerah. Kalo begitu, apakah mereka asal pilih
agama dan asal percaya membabi buta pada
Al Qouran sajakah?Atau mungkin banyak yang terpikat iklan politikus agamawan
bangsa Arab – Islam dan nabi Muhammad adalah agama dan nabi terakhir.
Sedikit
pencerahan dari artikel lain tentang Islam. Peran internet di era digital
(2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas, kritis dan bijak sana.
Masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh bangunan, lokasi
dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang
terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan
demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa
perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan gedung ibadah untuk
berdoa. Jadi, agama Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia
dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama
menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA
HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta doktrin,
dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk mempersulit
hubungan manusia dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai aturan dan
cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus agama, seperti
zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram, pajak, dst. Jadi Islam adalah bisnis makelaran untuk
mendapatkan kekuasaan dan harta benda berkedok Tuhan lewat politisisasi dan
bisnisisasi agama. Tuhan tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama
tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama
sampah/kafir. Bila ada nabi yang mengajarkan Tuhan telah menurunkan agama Z dan
Tuhan juga beragama Z, maka nabi itu pasti nabi palsu karya para politikus yang
haus kekuasaan dan uang, sebagai contoh nabi Muhammad – nabi virtual ciptaan
politikus agamawan bangsa Arab di abad 9 (200 tahun setelah Muhammad wafat). Pakar
budaya, filsafat dan ekonomi telah menyatakan bahwa agama Islam adalah ekonomi
biaya sangat tinggi karena menghabiskan waktu,
tenaga, biaya dan pikiran suatu
negara serta membuat negara ricuh dan mundur ! Agama hanya menguntungkan bagi
yang pandai memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih
memindahkan uang dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan
mengatas namakan Tuhan dan agama! Masyarakat semakin sadar bahwa agama Islam berikut
doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial justru dianggap sebagai penjara
yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.
Mengingat para profesor dan doktor di Universitas tidak
berani turun berdebat membela Islam di internet, maka tidak heran bila yg debat
sengit Islam vs Kristen di Youtube ya para ustadz dan kyai lulusan pondok dan
madrasah, dan manusianya ya itu2 saja, dimana penalarannya kurang jalan akibat
sistem pendidikan puluhan tahun secara hafalan, brain washing dan menghindari
debat; sehingga karakter para debater ini nampak menjadi: Love is blind dan
Faith is blind kepada Nabi Muhammad dan budaya Arab beserta Kilafah dan Syariah
(Sofiatul).
Sebagai bukti, silahkan saksikan sendiri saja kebenaran
fakta diatas lewat debat2 YouTube di link berikut ini:
Chanel Sang Penggugat:
Islam Agama Setan Dan Jin
https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=QXOmhdAWcFj_xZka/
Dewi Bulan obrak abrik Islam
https://youtu.be/GfK46cCIfXg?si=LG1sEeVQSpFWGi6r/
Chanel Paul Zhang:
Galaruwa: Ketidakadilan Membuat Negara Bubar
https://www.youtube.com/live/q3hgJ2B6foo?si=5v9p8tISZ9Y19D8N/
https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=-yJsJ6VVPNZgzpcU/
Chanel Religiology:
Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, Klaim Islam Tinggal Kenangan
https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=5y9l9FoL2tBe5W_8/
https://www.youtube.com/live/z2SG5XF7xrA?si=ZgP7D6Aw9mT2W_WO/
Chanel ELIA MYRON:
ELIA MYRON MENJAWAB DONDY TAN BUNTUT PODCAST DR RICHARD LEE, TUDUHAN
LIAR DIBUKTIKAN DENGAN SEJARAH
https://youtu.be/wVl5Wu_pTOQ?si=be41mLODcCprXwOX/
https://youtu.be/z_NLX4rGntI?si=Hi0jem1q8GOm7EBz/
Chanel Christian Prince Indonesia:
Christian Prince, Pemurtad Muslim Indonesia yang Sedang Viral
https://youtu.be/3X7BQ2oKlHw?si=xCbwv0en3zgfrlSd/
https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=mscYDAV01lcYbSP1/
Chanel David Wood dan teman teman:
Our Biggest Objections to Islam | David Wood & Apostate Prophet
LIVE
https://www.youtube.com/live/j2jRn-_GhTc?si=DGqO6cX7HrxD5-_H/
https://youtu.be/aWpAZenqnFQ?si=BUZoyvLmbfXfI64c/
Chanel Saifudin Ibrahim:
Agama Dongeng: Abu Nawas Tiup Pantat Ayam
https://www.youtube.com/live/BeG8Nnmjp8k?si=CPb17zqCerYeogDr/
https://www.youtube.com/live/aEiu9hQBK2I?si=s9WL8IUriVyvSts-/
Chanel Sunnah Nabi:
Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya
https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=N2wkI3ltOi8e2pI0/
https://youtu.be/BwOnr_5EwoU?si=x92UjaSMbebpsfMH/
Chanel Raket Prasaja TV:
Arabisasi Di Sekolah Negeri Di Indonesia
https://youtu.be/SAnglmtxFX4?si=zbaPO9ELeXMlzwzT/
https://youtu.be/U0hD9sEwgGc?si=ICRlsGsnljhmfDWi/
dan masih ratusan chanel perdebatan yang bagus yang belum sempat di
lis disini.
Lalu
mengapa terjadi perang dunia 3 digital – Islam lawan Non Islam? Saat ini (2023)
terjadi ramalan politik Samuel P. Huntington dalam artikelnya berjudul
"The Clash of Civilizations" (1993), dengan inti sari : identitas
budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca
Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non Islam (yang dianggap Kafir) dunia
adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang dikemas dalam
agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi Muslim dan
berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap tidak benar.
Dunia harus dibebaskan dari Islam, maka Muslim juga wajib dibebaskan dari
Islam. Harus dibedakan antara Islam dan Muslim. Memang sebagian besar Muslim
adalah baik, namun Islam dianggap membahayakan akal sehat dan ketentraman
dunia, serta tidak cocok dengan budaya universal dunia yang didasari demokrasi,
kebebasan berpendapat dan golden rule (adil pada sesama). Ajaran Islam banyak
mengandung kekerasan, kekejaman, bias gender, ketidak adilan, sex, bersifat
theokratis yang fasis (kilafah), tidak selaras dengan hak azasi manusia (hukum
syariah) dan anti kemajuan. Muslim yang baik adalah yang tidak menjalankan
perintah nabi Muhammad dan tidak mencontoh tingkah laku nabi Muhammad, jadi
sebenarnya sudah tidak percaya kepada Islam lagi, karena sudah menolak ajaran
sex, kekerasan dan kekejaman Muhammad! Muslim yang benar adalah yang menirukan
perbuatan nabinya, misalnya Muslim pengikut Alqaida, ISIS, HAMAS, dst. Sejarah
membuktikan bahwa akal sehat para cendekiawan dunia telah berhasil meruntuhkan
mabok agama Kristen di Eropa dan paham Komunis, dan kini giliran Islam untuk
dicerahkan.
Alasan
lain pencerahan Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam,
terutama Kristen) oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan
balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai
dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di
internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur
karena berbasis fakta.
Sayang, kami sebagai penikmat debat Youtube dan sekaligus
pembelajar Islam, Kristen, Budha, dst., sebenarnya tidak puas dengan debater dari
pihak Islam yg terasa tidak imbang. Semoga tulisan ini menggelitik para
akademisi atau yang sedang tugas belajar untuk turun dari menara gading. Ingat
debat yang baik, positip dan cerdas akan meningkatkan akal budi dan penalaran
bangsa Indonesia yg saat ini kurang bagus dan dianggap masih banyak yang mabok
agama. Apa pendapat saudara?Rahayu. Forum Religiositas Pancasila. Ketuhanan Yang Maha Esa,
bukan Agama yang Maha Kuasa, cukup Bertuhan Tanpa Beragama.
XXX. KAJIAN AKADEMIS: CSPII:
ORGANISASI INTERNASIONAL UNTUK MELAWAN POLITIK ISLAM YANG DIANGGAP MEMBAHAYAKAN
KEMANUSIAAN DUNIA.
Berkut ini
penjelasan dari halaman websitenya di https://www.cspii.org/about/ (di translate oleh
Google): CSPII (Center for the Study of Political Islam International/Pusat
Studi Politik Islam Internasional) adalah organisasi penelitian dan pendidikan
nirlaba independen. Perhatian kami adalah dengan doktrin ideologis Islam yang
berhubungan dengan Kafir (non-Muslim), dan, oleh karena itu, bersifat politis.
Kami mendefinisikan bagian doktrin ini sebagai “Islam Politik”.
Kami
menganalisis doktrin utama Islam, dan dampak politiknya yang berkelanjutan dan
berbahaya terhadap individu dan pemerintah. Kami menggunakan metode ilmiah, pemikiran
rasional dan penalaran berbasis fakta untuk menunjukkan bagaimana pengaruh
Islam Politik menyebar secara eksponensial di negara-negara non-Islam,
menciptakan landasan ekonomi, hukum dan sosial budaya untuk mengubahnya menjadi
negara-negara Islam.
CSPII
menginformasikan dan mendidik tentang ancaman eksistensial Islam Politik
terhadap peradaban kita dengan tujuan untuk secara damai mencegah dominasinya
atas kehidupan masyarakat.
Ini kata
bijak pendiri CSPII (Dr. Bill Warner):
Saya
menghormati Alquran tentang perintah agama - tetapi itu tidak menarik minat
saya. saya bukan muslim. Saya seorang Kafir dan saya tertarik dengan apa yang
tertulis tentang saya dalam Al-Qur'an atau trilogi dan mengapa "saya"
memainkan peran besar di sana! Bukankah itu masuk akal? (Inti sarinya
mengapa lebih dari 50% materi Al-Qur'an membahas tentang Kafir, materi
tentang agamanya sendiri mengapa lebih sedikit).
CSPII
Organizational Structure: https://youtu.be/S8UjovCK_Gw
CSPII
Markerting Division Introduction: https://youtu.be/vptm-76uVbU
CSPII
Education Division Introduction: https://youtu.be/Kc1RjmB6xcA
Salah satu
paparan Dr. Bill Warner dalam video: WINNING WITH PRECISE WORDS - BILL WARNER
(SUBTILE INDONESIA), di https://youtu.be/IsEAeibpy-A
Salah satu
contoh Webinar CSPII: Rise of Radical Islam in the World
Lalu, apakah
Islam perlu di reformasi?
Sejarah
menyatakan bahwa Kristen pernah mengalami reformasi oleh pendetanya sendiri
(Martin Luter) ketika Eropa mengalami kegelapan akibat agama,
Komunis pernah mengalami reformasi oleh petinggi Komunis sendiri
(Gorbachev) ketika Eropa Timur mengalami kemunduran, dan kini (2021) mungkinkan
pangeran Muhmmad Bin Salman (MBS), pemimpin Arab Saudi, mereformasi
Islam?
Coba simak
sendiri gejala reformasi Islam oleh pangeran MBS dan yang lain di video YouTube
seperti dibawah ini:
1. VIDEO:
PEMERINTAH ARAB SAUDI REVISI 2500 KESALAHAN ALQURAN
2. Demi Visi
2030, MBS akan Cekal Mayoritas Hadits di Negerinya?
3. KEHIDUPAN
SEKARANG DI ARAB SUDI IKUT DUNIA BARAT, TAPI DI INODONESIA TERBALIK , di https://youtu.be/cGCAbuAE-mc
4.
PERMINTAAN TOKOH MUSLIM DI INDIA AGAR 26 AYAT ALQURAN DI HAPUS KARENA
MEMPROVOKASI KEKERASAN DAN KEKACAUAN,
5. Ceramah
Buya Syakur ketika diundang di acara Mabes Polri. Dalam ceramah tersebut dia
mengatakan bahwa "Islam bukan agama yang sempurna" maka perlunya
penyempurnaan, di
6. Analisa
Kritis seorang Doktor Fisika sekaligus pakar politisasi Islam yang menyatakan
Islam itu dualisme, lalu mana yang benar, di https://youtu.be/IsEAeibpy-A
7. Isi ayat
AQ dan Hadits yang tidak teratur, kontroversi dan kontradiksi, mungkin perlu
disusun ulang, di https://youtu.be/GbeM_qJlZj0
8. Yang juga
mengejutkan bila di Google di ketik: Islam reformation, 5.440.000 Results
(hampir 5,5 juta hasil). Bila diketikan di YouTube, hasil angka tidak muncul,
namun lebih ratusan video YouTube tentang reformasi Islam, berikut ini salah
dua darinya:
- Saatnya
Reformasi Keagamaan? Di https://youtu.be/S6CTnQWAwUE
- Imam
Tawhidi: Can Islam be Reformed? Di https://youtu.be/FQpqDLhGrrQ
9. Debat
Christopher Hitchens dan Tariq Ramadan: Apakah Islam Agama Damai?
Di https://youtu.be/mMraxhd9Z9Q
10.
Pandangan berbasis akal sehat dari dosen UI, Dr. Ade Armando, di video berjudul
MENGAPA SAYA TIDAK PERCAYA PADA SYARIAH, 253.459 x ditonton, 25 Okt 2021,
link: https://youtu.be/WIWg78MgO7Y dan Sholat 5 Waktu
tidak ada dalam AQ, di https://youtu.be/Or_NUApgP_0
Sebagai
penutup, banyak cendekiawan Muslim yang berpikiran maju berpendapat agar
Reformasi segera terjadi, sehingga bahaya Fundamentalisme dan Radikalisme di
tingkat Internasional dan Nasional dapat dilenyapkan, dan masyarakat dunia
dapat hidup lebih aman, nyaman dan tentram. Bagaimana pendapat anda? Mengingat
pentingnya materi diatas, harap didiskusikan secara akademis dan ilmiah demi
peningkatan akal sehat dan solusi bagi fundamentalisme dan Radikalisme agama.
Rahayu, Sri
Kresna, Budayawan, Kejawen. Seangkatan bung Pramudya Ananta Tur.
/////
SELESAI - 30 ARTIKEL ILMIAH , NOV 2023
Komentar
Posting Komentar