PERANG DUNIA III DIGITAL - PERANG BERBASIS BUDAYA DAN AGAMA.

PERANG DUNIA III DIGITAL - PERANG BERBASIS BUDAYA DAN AGAMA.

PENGANTAR. Saat ini (2023) terjadi ramalan politik Samuel P. Huntington dalam artikelnya berjudul "The Clash of Civilizations" (1993), dengan inti sari : identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non Islam (yang dianggap Kafir) dunia adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap tidak benar. Dunia harus dibebaskan dari Islam, maka Muslim juga wajib dibebaskan dari Islam. Harus dibedakan antara Islam dan Muslim. Memang sebagian besar Muslim adalah baik, namun Islam dianggap membahayakan akal sehat dan ketentraman dunia, serta tidak cocok dengan budaya universal dunia yang didasari demokrasi, kebebasan berpendapat dan golden rule (adil pada sesama). Ajaran Islam banyak mengandung kekerasan, kekejaman, bias gender, ketidak adilan, sex, bersifat theokratis yang fasis (kilafah), tidak selaras dengan hak azasi manusia (hukum syariah) dan anti kemajuan. Muslim yang baik adalah yang tidak menjalankan perintah nabi Muhammad dan tidak mencontoh tingkah laku nabi Muhammad, jadi sebenarnya sudah tidak percaya kepada Islam lagi, karena sudah menolak ajaran sex, kekerasan dan kekejaman Muhammad! Muslim yang benar adalah yang menirukan perbuatan nabinya, misalnya Muslim pengikut Alqaida, ISIS, HAMAS, dst. Sejarah membuktikan bahwa akal sehat para cendekiawan dunia telah berhasil meruntuhkan mabok agama Kristen di Eropa dan paham Komunis, dan kini giliran Islam untuk dicerahkan.

Alasan lain pencerahan Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen) oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena berbasis fakta.

Siapa saja diperkenankan untuk mengupdate, memperbaiki, menerbitkan dan membagikan artikel ini asal dipenutup artikelnya disebutkan bahwa sumber pustaka utama adalah artikel berjudul “PERANG DUNIA III DIGITAL - PERANG BERBASIS BUDAYA DAN AGAMA”. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyuntingan, karena banyak tangan ikut membantu dan adanya edisi revisi artikel yang masuk. Salam Akal Budi Sehat

 

 

Daftar Isi :

 

1.            KAJIAN AKADEMIS: RIWAYAT MUNCULNYA ALLOH SWT DIANTARA YAHWE DAN YESUS, MANA TUHAN YANG BENAR? MANA PILIHAN ANDA?

2.            KAJIAN AKADEMIS : MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN???

3.            KAJIAN AKADEMIS: BENARKAH ISLAM BERWAJAH DUA PULUH DAN TIDAK COCOK UNTUK KEBINEKAAN INDONESIA? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG WAJAH ISLAM BERIKUT INI?

4.            KAJIAN AKADEMIS: 25 STRATEGI BANGSA ARAB DALAM MENJAJAH AKAL BUDI BANGSA INDONESIA

5.            STUDI KAJIAN: BENARKAH MANUSIA ADAM DAN MUHAMMAD  SERUPA DALAM HAL KERAKUSAN KEKUASAAN DUNIAWI SEPERTI FAKTA DIBAWAH INI? SILAHKAN NILAI SENDIRI.

6.            KAJIAN AKADEMIS: BENARKAH ISLAM ALAT PENIPUAN, PEMBODOHAN, PENJAJAHAN, POLITIK DAN BISNIS (4P1B) BANGSA ARAB TERHADAP BANGSA LAIN? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG 4P1B INI?

7.            STUDI KAJIAN: BEBAN BERAT ISLAM PADA BANGSA INDONESIA

8.            STUDI KAJIAN : BAHAYA POLITIK IDENTITAS ISLAM BAGI NON ISLAM.

9.            KAJIAN AKADEMIS: DARI ARAB SPRING KE INDONESIA SPRING: KEBANGKITAN AKAL BUDI DAN KEWARASAN BANGSA DARI MABOK AGAMA ARAB.

10.          KAJIAN AKADEMIS: GERILYA KEBUDAYAAN ARAB – PERLAHAN TAPI PASTI

11.          VIDEO YANG MENGGEGERKAN DUNIA KARENA BERHASIL MEMBUKTIKAN KEPALSUAN NABI MUHAMMAD, AL QOURAN DAN ALLOH (SERIGALA BERBULU DOMBA ATAU SETAN BERWAJAH MALAIKAT ATAU MALING TERIAK MALING ATAU PALSU TERIAK PALSU).

12.          HIMBAUAN PANGERAN SALMAN UNTUK MEMODERNISASIKAN ISLAM SUPAYA TIDAK DITINGGALKAN OLEH MUSLIM YANG CERDAS.

13.          RENUNGAN PENGHORMATAN: MEREKA SANGAT BERSEMANGAT MELAWAN PENJAJAHAN AKAL BUDI OLEH BANGSA ARAB LEWAT ISLAM DARI LUAR NEGERI (PAUL ZHANG, SAIFUDIN IBRAHIM, DEWI BULAN DAN SOFIATUL).

14.          ANEH TAPI NYATA: PARA HABIB GELANDANGAN DARI YAMAN MENEMUKAN SURGA DI INDONESIA, DI YAMAN HUJAN BOM DAN PELURU, DI INDONESIA BAGAIKAN DIJILAT PANTATNYA DAN DIJADIKAN GURU BANGSA, SIAPA DALANG DIBELAKANG LAYAR?

15.          KAJIAN AKADEMIS : KTP ALAT CANGGIH DAN MENDASAR BAGI POLITIK IDENTITAS ISLAM DI INDONESIA.

16.          KAJIAN AKADEMIK: DIDUGA ADA RENCANA PEMINDAHAN PUSAT ISLAM DARI TIMUR TENGAH KE INDONESIA OLEH RADIKAL KADRUN, MENIRU AGAMA KATHOLIK YANG DIPUSATKAN DI VATIKAN ITALI – BUKAN DI ISRAEL.

17.          RENUNGAN IBU KITA KARTINI –  MELAWAN PEMIKIRAN DAN BUDAYA BANGSA ARAB. AWAL CLASH OF CIVILIZATION DI INDONESIA

18.          IRAN SPRING: ERA PENCERAHAN WANITA SEDUNIA - KARTINI IRAN MENDAPATKAN HADIAH NOBEL PERDAMAIAN 2023 DALAM PERJUANGANNYA MELAWAN ATURAN THEOKRATIS DAN SYARIAH NEGARA ISLAM IRAN.

19.          DARURAT,  RI BISA BUBAR BILA IRIAN DAN KALIMANTAN MEMISAHKAN DIRI GARA-GARA POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII)  DI PUSAT PEMERINTAHAN JAKARTA.

20.          STUDI KAJIAN: MENGENAL BERBAGAI BENTUK PENJAJAHAN DI DUNIA YANG SEDANG DIALAMI INDONESIA.

21.          BEA SISWA PASCA SARJANA (MASTER/DOKTOR) KE LUAR NEGERI YANG SIA-SIA, AKAL BUDI BANGSA INDONESIA TETAP TERPURUK.

22.          KAJIAN AKADEMIS : ISLAM SULIT DIKALAHKAN DENGAN PERANG PHISIK, NAMUN ISLAM MUDAH DIKALAHKAN DENGAN PENCERAHAN BERBASIS AKAL BUDI SEHAT, BENARKAH?

23.          KAJIAN AKADEMIS: MASA DEPAN SURAM BAGI BANGSA INDONESIA YANG SUDAH BERUSIA 78 TH, MENGAPA?

24.          MARI MENYIMAK PERLAWANAN BUDAYA JAWA TERHADAP DOMINASI BUDAYA TAMU DARI ARAB MELALUI VIDEO BERIKUT INI

25.          KAJIAN AKADEMIS: BAGAIMANA STRATEGI CHINA MENJINAKAN AGAMA? CERDAS ATAU BODOH? MARI BANDINGKAN DENGAN INDONESIA

26.          KAJIAN AKADEMIS: ANEH, MENGAPA ISLAM MENGKAMBING HITAMKAN ETNIK TIONGHOA YANG CERDAS DAN JAGO BISNIS?

27.          KAJIAN AKADEMIS : 78 TAHUN INDONESIA MERDEKA MALAH DIARAHKAN KE KEBODOHAN (JILAT PANTAT BANGSA YAMAN/ARAB) DAN MENJAUHI KECERDASAN (MEMUSUHI BANGSA YAHUDI DAN CHINA), INDONESIA MAU DIKEMANAKAN?

28.          STUDI KAJIAN: BENARKAH ISLAM SANGAT TIDAK COCOK UNTUK WANITA, NAMUN SANGAT COCOK UNTUK PRIA PEJANTAN?

29.          MENGAPA AKADEMISI (PROFESSOR, DOKTOR DAN MAHASISWA) TIDAK ADA YANG MUNCUL DALAM DEBAT MEMBELA ISLAM DI YOUTUBE

30.          KAJIAN AKADEMIS: CSPII: ORGANISASI INTERNASIONAL UNTUK MELAWAN POLITIK ISLAM YANG DIANGGAP MEMBAHAYAKAN KEMANUSIAAN DUNIA

 

MATERI SESUAI URUTAN DAFTAR ISI DIATAS

 

I.        KAJIAN AKADEMIS: RIWAYAT MUNCULNYA ALLOH SWT DIANTARA YAHWE DAN YESUS, MANA TUHAN YANG BENAR? MANA PILIHAN ANDA?

1. NAMA NABI MUHAMMAD SAW KETIKA MASIH HIDUP

Mungkinkah nama Nabi bukan Muhammad? Dan "Muhammad" adalah gelar mengingat arti kata "Muhammad" adalah "Yang Terpuji"? Kalau benar siapa nama Nabi yang sesungguhnya?

Menurut fakta dan data dibawah ini nama asli nabi (bukan gelar) adalah Qathem. Simak artikel ini. The Book of Al Sirah Al-Halabia (another name of the book, Insan Al-Ueoun Fe Serat Al-Ma'mun), V1 page 128: After the death of Qathem Ibn Abd-Al-Mu'taleb (Muhammad's Uncle) at the age of nine, three years before Muhammad was born, his father Abd-Al-Mu'taleb felt so sad, so when the prophet was born, he named him Qathem. Nama Muhammad baru dimunculkan 200 tahun setelah Qathem meninggal oleh ulama polikus Arab saat itu.

`

2. KEYAKINAN Qathem KETIKA MASIH HIDUP.

Menurut kisah, ketika masih hidup, Qathem adalah penganut bidah Kristen ketika menikahi janda Katijah.  Bahkan bersama paman Katijah, Warakah Bin Nofal,  Qathem menyebarkan kepercayaan bidah Kristen ke bangsa Arab yang masih pagan. Qathem bersama puteranya tidak disunat sesuai tradisi Kristen yang beda dengan Yahudi (Islam belum lahir). Buku Alqouran belum ada saat Qathem masih hidup. Ini sampel video yang mendukung pernyataan diatas, silahkan klik dan cermati sendiri di:

https://youtu.be/-fxnDB16aBc/   (Buya S.) dan https://youtu.be/F4q6-gm3Fx4/   (Pencari Kebenaran).

 

3. KEYAKINAN QATHEM SETELAH WAFAT.

Dua ratus tahun setelah wafat Qathem, oleh beberapa pujangga dan ulama politikus Arab diterbitkan kitab  Alqouran, Hadits dan Sunnah. Nama Muhammad dimunculkan sebagai pengganti nama Qathem dan keyakinan yang semula bidah Kristen “disulap dijadikan” berkeyakinan Islam atau bahkan diangkat sebagai Nabi dan pendiri Islam; jadi Muhammad bukan lagi berkeyakinan bidah Kristen (Nasrani). Dengan demikian Muhammad dan Alqouran adalah OBYEK VIRTUAL karangan pujangga dan ulama politikus Arab. Tidak heran kalau ada larangan menggambarkan wajah Muhammad dan mempertanyakan/mengkritisi ajaran Alqouran – Alqouran cukup dihafal dalam bahasa Arab saja !

Berikut ini Video “Biography Muhammad, Dibuat 200 Tahun Setelah Muhammad Meninggal”, diduga ada kesalahan yang disengaja untuk kepentingan politik saat itu.

https://youtu.be/TwJg8rcgL4I/   dan Video Profesor Jerman meneliti  Muhamad tidak pernah ada (virtual, maya), di https://youtu.be/DIfvTH3vRIs/

 

Lalu mengapa ulama politikus Arab dijaman Muhammad perlu menulis Alqouran dan kitab tafsir? Karena bangsa Arab saat itu memerlukan ideologi politik dan bisnis untuk mempersatukan Bangsa Arab dalam menghadapi: bangsa Yahudi, dominasi ajaran Kristen dan untuk melawan kolonialisme kekaisaran Romawi. Maka oleh penguasa Arab saat itu dilahirkan ideologi politik dan bisnis yang dibungkus dengan agama Islam melalui maha karya yang disebut Alqouran dan kitab tafsir  Alqouran dan kitab lainnya. Text Alqouran dan Hadits dan sebagainya menjadi sangat anti Yahudi dan kontradiksi dengan kitab Kristen. Hal ini menyiratkan adanya keperluan ideologi politik bagi bangsa Arab untuk:

a) Perebutan titel sebagai bangsa terpilih, Israel sebagai bangsa terpilih pertama yang melahirkan Yesus sebagai jelmaan Tuhan, dan Arab berkeinginan sebagai bangsa terpilih juga dengan melahirkan manusia sempurna sekaligus nabi terakhir yang dikenal sebagai Muhammad, yang di sekutukan sebagai Tri in One Arab yaitu Alloh-Muhammad-Batu Kaabah Mekah yang wajib disembah dan dipuji Muslim sedunia, menyaingi Trinitas Kristen yaitu Bapa-Putera-Roh Kudus. Alloh SWT berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab serta tinggal di Kaabah Mekah, dimana Muslim wajib berdoa mengarah Mekah dan wajib menemui Alloh di Mekah minimal sekali dalam hidupnya untuk mendapatkan gelar haji/hajah (yang lebih membanggakan dibanding PhD).

b) Perebutan tanah warisan Palestina (sama2 punya hak sebagai anak Abraham) dan

c) Perebutan tampuk kekuasaan 3 agama di Timur Tengah, bangsa Arab ingin bersaing dengan Yahudi dan Kristen; 

c) Sebagian text Alqouran juga menjadi sangat anti Kristen dan Yahudi, ini menyiratkan adanya kepentingan membentuk ideologi politik untuk mengusir penjajah saat itu dari daerah jazirah Arab, yaitu Kerajaan Romawi dan Bizantium yang Kristen serta mengalahkan dominasi Yahudi dalam perebutan gelar bangsa pilihan Tuhan;

d) Ada kemiripan struktur dan konsep agama Islam dan Agama Katholik disaat Islam didirikan. Paus dilekatkan dengan Yesus, Muhammad dengan Allah, agama didominasi Pria dan agama sangat bernuansa dengan politik (punya tentara) dan bisnis, Vatican sebagai pusat agama Katholik – Mekah sebagai pusat agama Islam, Gereja Santo Petrus yang megah di Vatican, Batu Kabah yang menjadi pusat ibadah umat Islam sedunia, Paus sebagai kepala negara juga kepala agama (mengilhami konsep negara Kalifah dalam Islam). Sekian ratus tahun kemudian, terjadi era pencerahan (renaissance), dimana gereja Katholik meninggalkan politisasi agama dan meminimalkan bisnis berbasis agama. Jadi, apakah ulama politikus Arab meniru agama Kathoilik saat mendirikan agama Islam? Ini sangat menarik untuk diteliti.

e) Di jaman jahiliah, menggunakan Tuhan lewat agama untuk bisnis dan politik sungguh luar biasa gampang dan hasilnya memuaskan,  bahkan bagaikan dapat menguasai dunia.  Dengan Islam sebagai ideologi politik (mirip Pancasila), maka bangsa Arab dapat dipersatukan dan menjadi kekuatan politik dan bisnis di Timur Tengah, bahkan siap melawan dominasi agama Katholik yang sangat kuat secara politik dan bisnis di Eropa saat itu. Bangsa Arab tergiur untuk menirukan prestasi bangsa Katholik Romawi dalam menggunakan Tuhan, agama dan kitab suci untuk menguasai dunia. Era saat itu adalah era perbidahan dan kepercayaan pagan, di Timur Tengah seolah-olah terjadi perebutan kekuasaan alam semesta diantara Tuhan yang dipanggil Yahwe (Yahudi), Yesus (Kristen), Alloh SWT (Arab), dan tuhan kaum pagan.

f) Nampak ada kemiripan kerakusan kekuasan duniawi antara manusia Adam dan manusia Arab Muhammad: Manusia Arab ibarat nabi Adam yang memakan buah pengetahuan untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhannya, demikian pula manusia Arab membuat buku pengetahuan (bukan buah) yang disebut Alqouran untuk membuat tuhan sendiri yang khas Arab yang dinamai Alloh SWT, Alloh diharapkan dapat melebihi kekuasaan Tuhan Yahudi (Yahwe) dan Tuhan Kristen (Yesus). Dengan demikian dapat dikatakan: “Tuhan telah menciptakan manusia, manusia Arab membalas menciptakan tuhan khas Arab lewat agama yang sangat khas Arab pula (Allah dan Islam), dimana Allah berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab sekaligus tinggal di batu hitam Kaabah di Mekah dan mewajibkan umatnya untuk beribadat menghadap Mekah, bertamu, mengunjungi dan mencium batu Hajar Aswad (simbol Alloh)”. Jelas bahwa manusia Arab mencitapkan tuhan beserta ajaran yang bersifat:

1. Lokal tidak universal, artinya berlaku di area Mekah dan Medinah dan untuk bangsa Arab saja, misalnya budaya dan bahasa Arab.

2. Statis: ajaran yang hanya berlaku pada waktu itu (time frame terbatas, abad 8, sekitar tahun 700 s/d 800), misal sistim negara dan politik Kalifah dan hukum Syariah yang bertepatan masa pertempuran antar suku bangsa Arab.

3. Kebenaran semu atau kebenaran sefihak (bangsa Arab, tidak universal), misal pengkafiran (ajaran diluar bangsa Arab dianggap kafir), tidak mengenal kesetaraan manusia (golden rule), tidak mengenal kesetaraan gender (martabat wanita direndahkan), anjing dan babi diharamkan, musik diluar Arab diharamkan, dan anti berpikir bebas dan kritis, boleh berbohong dan membasmi/membunuh kafir, mengutamakan keduniawian: kekuasaan, harta dan wanita (seperti tercermin pada karakter nabinya yaitu Muhammad) yang dicapai lewat strategi politisasi dan bisnisisasi Islam.

4. Islam pada dasarnya adalah fasis (diktator) dengan sistem politik yang didasarkan pada PENAKLUKAN, KETUNDUKAN, DAN PENINDASAN (conquering, submission and oppression). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Hitler, Mussolini dan semua diktator besar yang haus darah menghantui dan menindas sepanjang abad terakhir tertarik pada Islam (Hitler sangat tertarik dengan Islam, sehingga dia tidak hanya memberikan hak penuh kepada umat Islam. di Jerman Nazi, namun ia memiliki salah satu “teman” dan sekutu terdekatnya yaitu Amin Al Husseini, Mufti Agung Palestina di Yerusalem, dan perwira SS non-Jerman berpangkat tertinggi, seorang pembunuh massal terkenal yang tangannya berlumuran darah. ratusan ribu orang Serbia dan Yahudi Hongaria yang tidak bersalah, sementara Mussolini, seorang penggemar Islam lainnya, tidak hanya memberi Al Husseini sebuah vila mewah gratis di Roma, namun ia juga menyandang gelar “Pelindung Islam”; sumber David Abraham di buletin Quora di internet)

 

Abad ini (tahun 2023) agama Katholik dan Islam memiliki penganut terbesar nomor satu dan dua di dunia, terutama di negara terbelakang dan berkembang; untuk negara maju dan modern, manusia lebih memilih konsep BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA. Karena manusia modern mulai sadar bahwa:

- hubungan Tuhan dengan manusia tidak memerlukan makelar berbiaya tinggi yang disebut agama!

- hidupnya tidak mau dikuasai dan dikendalikan oleh doktrin, dogma, ritual dan seremonial buatan manusia yang rumit dan menyita waktu, pikiran, tenaga dan biaya.

- agama beserta doktrin, dogma, ritual dan seremonial buatan manusia justru dianggap merupakan penjara bagi manusia dan Tuhan; ada seribu kepala, ada seribu pendapat, keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, tidak heran agama menjadi sumber utama perselisihan dunia. Alangkah baiknya keyakinan tidak saling menghakimi, melainkan saling mendengarkan dan melengkapi.

- didunia ini, tidak ada nabi atau sesembahan selain Muhammad yang menyatakan tuhan menciptakan agama dan beragama tertentu (Islam) dan selain Islam adalah Kafir.

- dimanapun bumi dipijak dan kapanpun, Islam akan bermusuhan dengan keyakinan yang lain dan menjadi sumber masalah/perselisihan/perpecahan manusia/bangsa karena pengkafiran, ketidak setaraan dan nafsu besar memonopoli kebenaran.

 

Untuk diketahui, ajaran Nasrani, keyakinan awal Muhammad, bersumber pada ajaran Yesus. Perlu ditandaskan disini bahwa Yesus (atau nabi agama selain Islam) tidak pernah mencipta agama, tidak pernah beragama bahkan menolak agama. Yesus sangat konsisten menentang Tuhan yang diremehkan dan dihinakan lewat politisasi dan bisnisisasi agama (politik identitas), inilah salah satu sebab mengapa Yesus disalib dan dibunuh oleh majelis ulama politikus Yahudi, karena Yesus telah membuka kedok politik identitas dan bisnis agama oleh para ulama dalam Majelis Ulama Yahudi (MUY)!  Oleh Yesus diajarkan bahwa hubungan antara manusia dan Tuhan tidak memerlukan biro perantara/makelar berbiaya tinggi seperti agama. Berarti telah terjadi pembalikan arah dari ajaran cinta kasih universal Yesus menjadi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab di jaman Jahiliah oleh Muhammad.

 

Karena sifat Islam yang lokal (budaya dan daerah Arab, khususnya Mekah dan Medinah), time frame yang terbatas (sekitar tahun 700 s/d 800) dan kebenaran sefihak/lokal dan bersifat statis maka Islam tidak akan bisa mengalami evolusi dan revolusi serta reformasi; pada saatnya nanti Islam akan ditinggalkan umatnya yang semakin berakal budi, cerdas dan bijaksana berkat kebebasan berfikir dan berpendapat di ruang publik internet; kedepan Islam akan menjadi minoritas dan sekedar kenangan sejarah masa lampau yang hitam kelam, mirip Gereja Katholik di jaman kegelapan ( Eropa saat itu mengalami kemunduran, untungnya agama Katholik berbasis ajaran Yesus yang sangat dinamis dan universal sehingga dapat direformasi).

 

4. ISLAM AGAMA TAFSIR

Dengan tegas ayat Alqouran menyatakan pada umatnya untuk kembali ke kitab sebelum Alqouran, Taurat dan Injil,  bila merasa bingung dengan makna ajaran ayat Alqouran, jadi bukan membaca kitab tafsir karangan ulama politikus Arab, yang ditulis setelah Alquran. Berikut ini video yang melukiskan upaya Melawan Salah Kaprah dalam Islam (kitab Tafsir bukan dari Tuhan melainkan dari ulama politikus Arab), link di

https://youtu.be/xyqwEWP0WHE/  dan

Banyak kesalahan dalam Alqouran di

https://www.youtube.com/watch?v=nRIKlCA987o&ab_channel=TANPARAGI/   dan Bahaya Agama Tafsir, di

https://www.youtube.com/watch?v=FzoHcuZUgHI&ab_channel=WARTAKABARBAIK/

 

5. PERAN KITAB TAFSIR YANG SANGAT DOMINAN

Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu.  Muslim Indonesia pada umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka carut marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut), dan kitab asli tidak diketemukan bahkan diketahui ada lebih 20 versi Alqouran. Alqouran adalah buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  cerita legenda dan ideologi politik bangsa Arab. Kebenaran Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Kebenaran Alqouran dikendalikan lewat bahasa Arab dan kitab tafsir produk ulama politikus bangsa Arab di era jahiliah; tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan lebih modern tidak diperbolehkan! Melalui bahasa Arab dan tafsir ulama politikus Arab ini, maka posisi martabat bangsa Arab lebih ditinggikan dari pada bangsa lain, apalagi klaim tri tunggal Alloh-Muhammad-Batu hitam Kaabah serta Alloh tinggal di Mekah! Bagi Muslim yang malas belajar, tidak kritis, kurang mampu berbahasa Arab maka jadilah mereka ini kaum penjilat pantat bangsa Arab alias mabok agama, mabok bahasa dan mabok budaya yang serba Arab.

 

6. KEMIRIPAN STRATEGI SUHARTO DAN MUHAMMAD.

Dengan tegas dan jelas Nabi Muhammad memerintahkan umat Islam yang bimbang dengan ajaran beliau untuk mengacu ke kitab yang benar sebelum Alqouran (Taurat dan Injil) dan bukan kitab2 setelah Alqouran buatan ulama politikus Arab (yang bukan nabi, bukan rasul)! Namun anehnya, Muslim Indonesia justru mengacu pada kitab2 sesudah Alqouran (Hadits, Fikih, Tafsir, Kitab Kuning dst.). Ini mirip kasus tragedi bangsa Indonesia  yang ditipu oleh Soeharto dan politisi Orde Baru untuk menjalankan Supersemar yang aslinya tidak ada. Politikus Orde Baru lalu melakukan De-Soekarnoisasi yaitu kebijakan yang diambil oleh pemerintah Orde Baru di bawah Jenderal Soeharto untuk memperkecil peranan dan kehadiran Soekarno dalam sejarah dan dari ingatan bangsa Indonesia serta menghilangkan pengkultusan dirinya  lewat buku sejarah terbaru yang penuh rekayasa regim ORBA (Wikipedia); buku sejarah jaman Bung Karno tinggal kenangan. Bung Karno tumbang akibat selembar kertas legenda berjudul Supersemar (Video https://youtu.be/EvYPMsZbvPc/ ). Demikian pula para ulama politikus Arab juga melakukan De-Isaisasi lewat Alqouran yang tidak diketemukan aslinya. De-Isaisasi bertujuan memperkecil peranan dan kehadiran nabi Isa dalam sejarah dan dari ingatan Muslim serta menghilangkan pengkultusan dirinya, kemudian menggantikannya dengan Muhammad. Sampel video tentang Muslim yang gagal memahami Islam dan Kristen ada di link di https://youtu.be/qRJ9PhPNW2Y/  , https://youtu.be/85UMZZf2gQ8/  , https://youtu.be/25Cs4ktufy4/  dan https://youtu.be/qxaSAN4RGy8/  .

Christian Prince (CP), manusia Arab yang sangat pakar Islam dan yang mengklaim lebih paham Alqouran dari pada Muhammad, menyatakan bahwa Alqouran adalah kitab yang penuh kesalahan (salah urut, kontroversi, kontradiksi, salah kutip, dan asal comot) dan merupakan karangan manusia, sehingga Islam yang berdasar Alqouran layak disebut Cult (aliran kepercayaan khas bangsa Arab) – bukan agama universal; apalagi bukti kenabian Muhammad tidak ada, sebab tidak ada: silsilah keluarga, saksi mata, bukti historis, nubuatan, mukjijat, serta tidak ada jaminan masuk surga bagi umatnya. Tidak heran banyak murtadin yang kembali ke ajaran Nabi Isa setelah sadar bahwa Alqouran sekedar rekayasa ulama politikus Arab dan Muhammad bukan nabi utusan Tuhan melainkan sekedar tokoh virtual kreasi ulama politikus Arab jaman kuno. Dan karena nama Muhammad saat hidup disebut Qathem, bukan Muhammad, maka banyak cendekiawan percaya bahwa tokoh Muhammad tidak pernah ada - bagaikan Sangkuriang atau Nyi Roro Kidul yang sekedar legenda saja, dan Alqouran karya politikus Arab; sampel video di https://youtu.be/cRkzIlbqwK4/  dan https://youtu.be/A2_ay0JX0F4/  .

 

7. PENYEBARAN CULT ISLAM BESERTA PERLINDUNGANNYA.

Sesuatu konsep yang tidak benar dan tidak baik, seperti Islam, hanya dapat disebarkan melalui paksakan, hukuman dan politik. Dapat dikatakan Islam menyebar dengan penuh kekerasan, ancaman, pemaksaan, pedang dan politik. Nabi Muhammad memimpin pertempuran sebanyak 27 kali; sesuatu yang tidak mungkin terjadi ketika Muhammad masih hidup bersama Warokah BN; untuk menyebarkan Kristen yang berbasis cinta kasih adalah tidak mungkin lewat paksaan dan pedang. Berlapis-lapis aturan mengandung kekerasan, ancaman dan pemaksaan yang tidak masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin kafir, kolom agama pada KTP untuk identifikasi “Kafir”; hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, bahkan hukuman mati bagi yang murtad, dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan Nakir (versi Hadits politis); larangan berpikir kritis lewat UU Penodaan Agama, UU ITE, larangan menggambarkan figure Muhammad, kontrol ketat pada internet terutama YouTube, Perda Syariah, Perda Halal Haram, wisata kawin Muttah, dst. Kesemua strategi perlindungan terhadap Islam ini justru menunjukan bahwa Islam itu tidak benar dan tidak jujur dan Alloh maha penakut. Dari sini nampak jelas bahwa Islam bagaikan manusia punya mulut tapi tanpa dubur, sebab masuk Islam amat sangat dipermudah (cukup mengucapkan 1 kalimat syahadat), namun untuk keluar dari Islam begitu banyak pagarnya, sampai ada sangsi dihukum mati!!! Kalau demikian jahatnya aturan perlindungan terhadap Islam, lalu apa bedanya Islam dengan organisasi MAFIA? Anggota MAFIA yang keluar dimanapun dan kemanapun akan diburu untuk dibunuh karena dianggap berkianat (ibarat Islam – halal darahnya)!

 

Regim Soeharto dapat bertahan hampir 40 tahun dengan surat palsu Supersemar, sistim pemerintahan orde baru, kekuatan milter/ABRI, surat bebas G30S PKI dan penguasaan sistim informasi; ini sepertinya mencontoh Muhammad, Alqouran yang tidak asli, sistim politik Kalifah berbasis Syariah, pedang, aturan legal seperti diatas dan menguasai informasi publik.

 

Perlu dicermati secara khusus strategi kolom agama pada KTP untuk identifikasi “Kafir” yang kelihatannya sangat simpel namun ternyata berdampak luas/nasional dan dalam, misalnya saja orang Murtad dari Islam menjadi kesulitan merubah kolom agama dan takut ketahuan oleh umum, kemudian juga untuk identifikasi manusia “Kafir” jangan sampai mendominasi jabatan maupun fasilitas, misalnya pimpinan Perusahaan/Departemen atau tender proyek atau bea siswa ke luar negeri (LPDP). Maka perlu diperjuangkan agar kolom agama pada KTP yang sangat tidak manusiawi untuk segera mungkin dihapuskan bersama peraturan lain yang bersifat tidak adil lainnya!

 

7. NEGARA-NEGARA KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH

Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH YANG SUDAH USANG di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS,  dst., kacau balau, korupsi tinggi,  mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,  korupsi berjamaah yang menggila,  perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

 

8. MASA DEPAN AGAMA ISLAM

Di era digital (2023), masyarakat cerdas, kritis dan bijak telah sadar bahwa hanya tuhan khas bangsa Arab yang: menciptakan agama Islam dan sekaligus beragama Islam, berbudaya Arab dan berbahasa Arab, mengkafirkan keyakinan diluar Islam, mengajarkan bunuh-membunuh/jihad, mengajarkan tidak jujur/taqiya, merendahkan martabat wanita, memanjakan nafsu seks Muhammad, menciptakan otak manusia namun hanya sekedar untuk menghafal Alqouran dalam bahasa Arab tanpa perlu mengerti, gemar berpolitik dan bisnis lewat visi misi negara Kilafah dan hukum Syariah, menciptakan manusia namun sekaligus memerintahkan untuk membenci bahkan membasmi mereka (Yahudi dan Kristen - padahal cikal bakal Islam); dari sisi ajaran dalam Alqouran: mengandung banyak materi ajaran sex, kawin cerai muttah poligami, banyak mengandung kekerasan dan ujaran kebencian kepada keyakinan non Islam, menyekutukan tuhan-Muhammad-batu Kabah dalam ibadahnya, Alqouran hanya boleh ditafsir dalam bahasa Arab sebatas oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman jahiliah. Nampak jelas sekali kepentingan bangsa Arab dalam ideologi politik dan bisnis dalam kemasan agama Islam.

 

Sebagai kontradiksi, Tuhan universal milik Dunia tidak beragama apalagi menciptakan agama dan sekaligus mengkafirkan serta memusuhi keyakinan non agama! Manusia modern sadar bahwa hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara (makelar) yang disebut agama dengan biaya komisi yang tinggi.  Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani manusia? Manusia diciptakan tidak untuk mencari agama buatan manusia, melainkan untuk mencari Tuhan beserta kebenaranNya, sebuah usaha manusia yang tidak pernah selesai! Agama telah terbukti menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA dipandang sebagai alternatip terbaik bagi manusia modern, tanpa perlu makelar, tanpa ada pengkafiran, melainkan justru berusaha saling melengkapi. Para pakar budaya dan ekonomi menduga bahwa Agama Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi yang sangat merugikan umat dan bangsanya, namun membuat kaya bagi manusia yang pandai memanipulasinya untuk bisnis dan politik apalagi untuk penjajahan akal budi antar bangsa. BAGI INDONESIA, ISLAM SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!! Atas dasar fakta diatas, manusia cerdas,  kritis dan bijak di era digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA (sangat sesuai dengan sila Pancasila), dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia dan saling melengkapi. Agama beserta doktrin buatan manusia justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.

 

8. Penutup.

Sebagai penutup, dapat disimpulkan bahwa strategi ideologi bangsa Arab menguasai dunia terbelakang dan berkembang adalah:

-       Lewat tuhan, nabi dan kitab suci yang sangat khas bangsa Arab (tidak universal)

-       Hegemoni politik lewat visi misi negara Kalifah berbasis Syariah dan diimplementasikan lewat politik identitas Islam (ditanamkan sejak kecil: untuk lebih cinta agama dari pada negara, karena umat non Islam adalah Kafir, sampai Muslim rela bunuh diri demi jihad).

-       Kebenaran Alqouran dijagai oleh tafsir yang hanya boleh dilakukan oleh ulama politikus Arab jaman jahiliah

-       Dogma dan doktrin Islam dipaksaan dalam hidup keseharian lewat ritual harian bahkan jam-jam an (5x) dalam bentuk rukun Islam (yang tidak ada dalam Alqouran) dan hukum Syariah sebagai kontrol (misalnya polisi Syariah mengawasi pakaian jilbab atau puasa atau saat ibadah)

-       Aturan yang bersifat kekerasan ataupun berbentuk hukum legal yang seperti MAFIA untuk menindas dan menghalangi umat Islam murtad, agar Islam selalu menjadi mayoritas dan memimpin dalam perpolitikan.

-       Karena sifat Islam yang lokal, time frame yang terbatas dan kebenaran lokal,serta selalu bermusuhan dengan keyakinan lain (yang dikafirkan) maka Islam akan lenyap atau menjadi minoritas dengan sendirinya (secara alamiah) mengingat manusia semakin bijak, berakal budi, kritis dan cerdas berkat kebebasan berpendapat di internet.

 

Perlu dimengerti, Non Islam tidak membenci Muslim walau dikafirkan,  justru menyayangi mereka,  oleh sebab itu non Islam ingin menyadarkan Muslim akan bahaya agama dan budaya dari bangsa Arab yang bermaksud menjajah akal budi dan budaya bangsa Indonesia dengan berkedok agama Islam; Islam yang mengaku agama terakhir ternyata telah membuat kegelapan dunia, maka patut segera dicerahkan/direformasi seperti agama Katholik yang pernah mengalaminya. Tidak heran selalu ada pembakaran kitab Alqouran dan hadits,  simak video ini:

Bakar kitab hadits 

https://youtu.be/tRnkfnSmVO0/ 

Bakar kitab Alquran. 

https://www.youtube.com/live/u0B4KSoyuKk?feature=share/ 

Wanita Iran sedang memperjuangkan keadilan, kesetaraan dan kebebasan dari kungkungan pria yang mengatas namakan tuhan lewat agama Islam

https://youtu.be/C9jvC17Wr3I?si=csyyz2fwXkRwyqB5/

 

Bagi umat manusia, masih banyak pilihan keyakinan lain yang tidak membahayakan kemanusiaan seperti Islam,  pilihan terpopuler dunia saat  ini adalah BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, hidup rukun berdampingan dalam kebhinekaan keyakinan. Sekian. 

 

Mari mawas diri dan buang agama dari Indonesia, mari buang politik identitas, pisahkan urusan agama dengan negara, mari berharap agar segera terjadi Reformasi Islam agar dunia dan Indonesia menjadi adil, aman, tentram, sejahtera dan makmur. Mari memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA, selaras dengan Pancasila dasar negara. Dan mari saling menghormati keyakinan yang ada dan jangan sekali-kali mengkafirkan keyakinan yang berbeda! Kepada para pembaca dimohon bantuannya untuk sharekan artikel ini sebagai bahan diskusi, perdebatan dan penelitian lebih lanjut demi bangkitnya akal sehat bangsa Indonesia yang sedang sengaja dibuat jongkok lewat mabok agama dan budaya dari Arab (GENDAM ARABIA).

 

Salam Bhineka. FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, Cabang London, UK. Akhir Agustus 2023, revisi.

 

Catatan: Berikut ini data dan fakta kebenaran tentang Islam dalam bentuk video, kebanyakan chanel dari Luar Negeri, kalau Dalam Negeri pasti sudah dilarang lewat UU Penodaan Agama dan UU ITE (otak dan pikiran bangsa Indonesia sedang dikarungi bangsa Arab) .

- Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:

https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/

https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/

Respon Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI

https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/

-       Chanel Sang Penggugat, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/

https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/

-       Chanel Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya

https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/

-       Chanel Al Hayat, ini salah dua videonya

https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/

https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/

-       Chanel Pavel 88, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/aQ5K5flF9x0?si=kI43cgDtvVc6-jlb/

https://youtu.be/MwqKmEgTaco?si=2Pj6yumkEmDfuf8T/

-       Chanel Christian Prince (CP), manusia Arab ahli Islam dan Kristen, CP paling ditakuti oleh Muslim sedunia, CP klaim lebih tahu Alqouran daripada Muhammad, ini salah dua videonya

Ø  Muslim Indonesia Diskusi Dengan Christian Prince Akhirnya Menangis

Ø  https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=I-tnpXoCTitpNqmT/

Setelah menelf, dia pun Mau Terima Muhammad bukan saingan Yesus

https://youtu.be/I9m3eTRp1hY?si=w8nDuRifIyS1ODBh/

 

II.        KAJIAN AKADEMIS : MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN???

Berikut ini jawaban singkatnya:

1      Peran internet di era digital (2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas, kritis dan bijak sana. Masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh bangunan, lokasi dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan gedung ibadah untuk berdoa. Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Dapat diramalkan sepuluh tahun mendatang bangunan tempat ibadah akan sepi pengunjung dan mungkin akan beralih fungsi menjadi gedung pertemuan serba guna, bila memang membutuhkan pertemuan dengan banyak audiens, maka fasilitas di internet tersedia dengan mudah dan bahkan gratis, misal ZOOM dan GOOGLE MEET (atau di stadion).

2      Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai aturan dan cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus agama, seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram, pajak, dst.  Jadi agama adalah bisnis makelaran untuk mendapatkan kekuasaan dan harta benda berkedok Tuhan lewat politisisasi dan bisnisisasi agama. Pakar budaya, filsafat dan ekonomi menyatakan bahwa agama adalah ekonomi biaya sangat tinggi karena menghabiskan waktu,  tenaga,  biaya dan pikiran umat beragama (berikut bangsanya)! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan Tuhan!

3      Masyarakat semakin sadar bahwa agama berikut doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial justru dianggap sebagai penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan. Tuhan dipahami sebagai Alpha dan Omega, dalam artian tidak tahu awalnya dan tidak tahu akhirnya, maka seribu keyakinan/agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah dapat selesai tuntas menjelaskan Tuhan, Tuhan memang Maha Besar; namun oleh manusia Tuhan telah dibuat kerdil menjadi YANG MAHA SEMPIT,  SESEMPIT OTAK MANUSIA atau TUHAN TELAH DIPENJARAKAN DALAM SEL SEMPIT YANG DISEBUT AGAMA. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi. Tidak heran bila agama sering menjadi sumber utama perselisihan, sekat pembatas kemanusiaan, kerusuhan dan pertumpahan darah antar manusia sepanjang sejarah sampai dengan detik ini.

4      Semua nabi/rasul/sesembahan dari keyakinan apapun tidak pernah menyatakan bahwa Tuhan menurunkan agama dan Tuhan beragama tertentu! Bila ada, pasti nabi itu adalah nabi virtual/palsu hasil rekayasa kaum ulama politikus! Khusus menyoroti agama Islam, pakar agama dan budaya dunia berpendapat bahwa ulama politikus Arab di jaman jahiliah telah menciptakan tokoh virtual nabi Muhammad. Nabi virtual ini mengenalkan tuhan khas Arab (Alloh SWT, tuhan lokal) lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam) sebagai pengembangan lebih lanjut bidah Nasrani, dimana Alloh dibuat hanya mampu berbahasa Arab (ditetapkan sebagai bahasa surga), berbudaya Arab, mengkafirkan semua keyakinan di luar bangsa Arab, mengajarkan membasmi manusia (bangsa Yahudi dan umat Kristen),  mengajarkan bunuh diri (Jihad), mengijinkan berbohong/taqiya, memanjakan nafsu berahi kaum pria baik didunia maupun disurga sekaligus merendahkan martabat wanita, dan tuhan yang tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah. Selain itu, Muhammad tidak pernah menjanjikan surga bagi arwah Muslim. JADI DAPAT DISIMPULKAN: TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA,  NABI VIRTUAL  (POLITIKUS) ARAB MEMBALAS MENCIPTAKAN TUHAN YANG KHAS ARAB LEWAT AGAMA YANG KHAS ARAB PULA (ALLOH SWT DAN ISLAM).

5      Internet telah berhasil membongkar sisi negatip agama yang pada umumnya disembunyikan dengan rapi agar tidak diketahui umatnya. Agama bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sistematis, dan jujur karena berbasis data, fakta dan kebenaran. Masyarakat semakin kritis dan sadar bahwa untuk mempelajari MAHA BESAR DAN MAHA KUASA TUHAN BESERTA ALAM SEMESTA CIPTAANNYA, kini masyarakat akan lebih nyaman dengan menggunakan perpustakaan digital tanpa batas di internet melalui bantuan konsep Artificial Intelligent seperti aplikasi Google Bard dan ChatGPT. Masyarakat mulai meninggalkan cara belajar keyakinan dari segelintir manusia (pengajar agama/keyakinan) yang sering menyembunyikan (barangkali malah ada yang menipu) sisi keterbatasan ajaran mereka; kedepan manusia akan lebih percaya pada jawaban Google Bard dan ChatGPT yang kritis dan analistis dari pada sistim pengajaran yang cuma satu arah (tidak interaktip, apalagi brain washing). Ribuan materi keyakinan yang melambangkan ke MAHA BESARAN TUHAN tersedia di internet siap untuk dipelajari tanpa perasaan takut/cemas melanggar dogma/doktrin agama. Brain washing agama selama kanak-kanak sampai dengan remaja di sekolah mulai luntur, dicuci dan dibersihkan lewat pelajaran, pendidikan dan perdebatan terbuka yang lebih dalam, bermakna, jujur, lugas, berbasis data dan fakta di internet, tidak heran orang mulai meninggalkan agama buatan manusia.

6      Masyarakat semakin sadar bahwa kemunduran suatu bangsa ada hubungannya dengan agama, sebagai contoh negara-negara di Amerika Latin dan di Timur Tengah. Sejarah telah membuktikan bahwa setiap agama mampu membuat umatnya/bangsanya menjadi mabok agama lalu kehilangan akal budi dimana negara akan mengalami era kegelapan untuk kemudian mengalami pencerahan akal budi kembali.

7      Atas dasar kenyataan diatas, manusia milenial yang cerdas, berakal budi dan lebih mementingkan mencari kebenaran dan Tuhan (bukan mencari agama), lebih senang memilih konsep hidup BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA yang tidak perlu mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia (kesetaraan) dan saling melengkapi. Konsep ini lebih flexibel karena manusia dapat belajar keyakinan apa saja tanpa takut sangsi dari agama. Konsep ini diharapkan akan membuat manusia di dunia menjadi aman, nyaman, tentram dan sejahtera, bebas dari perselisihan agama, sebagai contoh adalah negara-negara di Scandinavia (Swedia, Denmark, Finland, dst.).

8      Masyarakat juga semakin sadar bahwa demi politik/kekuasaan dan bisnis (terutama marketing agama), sifat Maha Pengasih dan Penyayang dari Tuhan sangat diutamakan sedangkan sifat Maha Adil kurang digubris dan dinomor sekiankan, maka tidak heran di negara yang sangat agamis korupsinya meraja lela – sulit dibasmi, agama dan koruptor saling membutuhkan – agama membutuhkan kucuran dana, koruptor membutuhkan pengampunan dosa untuk masuk sorga (surga diobral oleh agama). Agama bagaikan sin laudry (pencuci dosa) dan money laundry (uang hasil korupsi mengalir ke agama), atau ibarat obat analgetik (menghilangkan rasa sakit tanpa dapat menghilangkan penyakitnya) - agama sekedar menghilangkan/menghibur rasa bersalah dan berdosa karena rasa berdosa akibat korupsi dapat dilenyapkan dengan cukup hanya melakukan ritual agama, jadi agama ternyata tidak bisa menghilangkan korupsi, bahkan sebaliknya menyemarakan korupsi sehingga muncul istilah KORUPSI BERJAMAAH. Semestinya kedua karakter Tuhan itu dipertajam demikian: didunia  sifat Maha Adil adalah nomor satu (manusia harus bertanggung jawab pada sesamanya), kalau manusia sudah meninggal barulah sifat Maha Pengasih dan Penyayang di nomor satukan (dan ini hak prerogatif Tuhan).

9      Di era Renaisance di Jerman, abad 14, agama yang sangat kental politik dan bisnis sampai dianggap candu masyarakat (Karl Marx) dan "Tuhan telah mati" (bahasa Jerman: Gott ist tot; juga dikenal sebagai kematian Tuhan) adalah pernyataan yang dibuat oleh filsuf Jerman Friedrich Nietzsche, saat itu masyarakat Jerman sangat jengkel dan marah terhadap agama yang membikin bangsa Jerman/Eropa mabok agama sehingga mengalami kemunduran dalam banyak bidang. Kini masyarakat semakin sadar bahwa lewat isian kolom agama pada KTP pemerintah Indonesia bagaikan mewajibkan bangsa Indonesia untuk beragama (Islam), sementara itu di dunia modern manusia ramai-ramai meninggalkan agama. Kolom agama pada KTP ini kelihatannya sangat simpel dan sepele, namun dimata pakar politik, sosial dan budaya ternyata ini merupakan strategi politik yang paling mendasar dan handal oleh kaum agamawan politikus dalam melaksanakan politik identitas, yaitu menghambat pemurtadan (mempersulit ganti KTP), identifikasi kafir (non Islam, untuk penempatan pejabat tinggi di ASN/PNS) dan menggiring masyarakat untuk memilih AGAMA TERAKHIR (Islam).

10   Semakin kedepan, diduga agama akan semakin ditinggalkan dan akan menjadi minoritas sehingga dunia semakin aman, tentram dan nyaman.

 

BAGI INDONESIA, SEMOGA MASYARAKAT SEMAKIN SADAR BAHWA AGAMA SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN UMATNYA DAN BANGSANYA (INDONESIA), AGAMA ADALAH EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI (dilihat dari dampak kemunduran akal budi suatu bangsa)! Melalui politik identitas Islam, urusan negara dicampuradukan dengan urusan agama, kolaborasi banyak parpol Islam telah menguasai pemerintahan Indonesia sehingga Bangsa Indonesia yang sangat kaya raya menjadi miskin bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi karena korupsi berjamaah dan kepentingan agama lebih diutamakan dari pada kepentingan bangsa dan negara (uang negara/APBN dan uang masyarakat dikuras oleh parpol Islam dan negara Arab), sehingga banyak orang yang terpaksa mengais gaji/makanan ke negara tetangga (menjadi PRT di luar negeri) dan penduduk dikenai pajak ber macam2 yang kurang sepadan dengan penghasilan (untuk menutupi kerugian akibat korupsi berjamaah); padahal bila korupsi bisa dibuat hampir nol (seperti RRC), negara nyaris tanpa pajak pun tetap kaya!

 

Masyarakat perlu sadar bahwa konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA adalah sangat sesuai dengan sila Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa – bukan agama maha kuasa. Untuk mencegah kemunduran atau perpecahan Indonesia maka urusan negara tidak boleh dicampur adukan dengan urusan agama dan begitu pula sebaliknya. Urusan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, maka janganlah diurus oleh negara, oleh sebab itu kolom agama pada KTP harus ditiadakan, karena diduga melanggar hak privasi individu dan hanya dimanfaatkan untuk tujuan politis. Lewat KTP, bangsa Indonesia bagaikan diharuskan memilih sejumlah kecil agama dari ratusan keyakinan/agama yang ada didunia.

 

Sumbangan pemikiran dari FORUM CERDAS BIJAKSANA BERKAT ITERNET, Cabang London, UK. Edisi revisi awal Oktober 2023.

 

III.        KAJIAN AKADEMIS: BENARKAH ISLAM BERWAJAH DUA PULUH DAN TIDAK COCOK UNTUK KEBINEKAAN INDONESIA? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG WAJAH ISLAM BERIKUT INI? 

Mari mulai dengan cerita perumpaan narkoba, bila dalam keluarga kita ada yang kecanduan narkoba maka tentu saja kita wajib:

1.     Menyadarkan betapa berbahayanya narkoba itu. 

2.     Semua anggota keluarga tentunya sangat menyayangi korban narkoba,  tidak membencinya;  semua anggota keluarga ingin membuang narkoba ketempat sampah agar narkoba tidak meracuni korban baru lagi. 

 

Demikian pula bila ada manusia Indonesia yang mabok kepayang dengan budaya dan agama asing sampai lupa diri, maka kita wajib mengingatkan saudara kandung kita sesama anak ibu Pertiwi akan sifat ajaran Muhammad (M) yang BERWAJAH DUA PULUH

 

WAJAH PERTAMA – Alqouran sebagai sumber utama ajaran Islam adalah buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  cerita legenda dan ideologi politik bangsa Arab. Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu. Muslim Indonesia pada umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka carut marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut), dan kitab asli tidak diketemukan bahkan diketahui ada lebih 20 versi Alqouran.

 

WAJAH KEDUA - berwajah Kristen,  karena Islam diduga bidah Nasrani.  Ilustrasi : Ketika seseorang melakukan bom bunuh diri demi 72 bidadari di surga,  dia melakukan ajaran ulama politikus Arab; kemudian muncul beberapa Muslim yang menghibur dan membantu para korban dan keluarga korban ini sambil mengatakan Islam itu agama kasih sayang, Muslim tipe ini melaksanakan ajaran Kristen. Muslim juga diperintahkan untuk kembali ke buku ajaran Kristen dan Yahudi bila kebingungan membaca Alqouran.

 

WAJAH KE TIGA: ALLOH SWT BUKAN TUHAN UNIVERSAL, MELAINKAN TUHAN KHAS BANGSA ARAB. Alloh swt beragama Islam,  berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab sekaligus tinggal di batu hitam Kaabah di Mekah. Alloh Muhammad dan batu hitam Kaabah adalah TRITUNGGAL ALA ARAB YANG WAJIB DISEMBAH DAN DIMULIAKAN,  ibadat harus mengarah ke batu kabah Mekah dan Muslim wajib bertamu ke rumah Alloh di Mekah untuk mencium batu Hajar Aswad (simbol Alloh) serta mengkafirkan ajaran diluar bangsa Arab!

 

WAJAH KE EMPAT - ajaran pagan. Ilustrasi : naik haji demi menemui Alloh yang bertempat tinggal di Kaabah Mekah dan mencium batu hitam Kabah agar dosanya diampuni serta melempari setan dengan batu kerikil. Ini adalah ajaran pagan/penyembahan berhala. 

 

WAJAH KE LIMA – ajaran berbau sex ala Muhammad yang berbasis budaya Arab. Ilustrasi : Hak istimewa pria perkasa dalam bidang seks lewat perkawinan Islami: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan  Anehnya lagi tuhan bangsa Arab memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad (M), hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now: pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman now: mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now: pelacuran), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya (jaman now: bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali pertempuran). Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua maupun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M beristri 13.

Bahkan, Syarat masuk surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film jorok suaminya saja; semua percabulan ini digolongkan menjalankan ibadah! Perlu diketahui, pakar dunia menyangsikan adanya Muhammad, karena tidak ada saksi mata dan bukti historis,  dan Muhammad tidak mempunyai silsilah keluarga dalam Alquran.

 

WAJAH KE ENAM - ajaran ulama politikus Arab. Ilustrasi : pelaku bom bunuh diri sambil bunuh banyak manusia lain sambil teriak Allahuakbar dan percaya masuk surga serta dapat hadiah  72 bidadari perawan adalah melaksanakan ajaran bersifat politik. 

 

WAJAH KE TUJUH - ALLOH GEMAR MENYESATKAN DAN MENGGENDAM. Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya Arab kedalam kehidupan keseharian manusia Indonesia lewat doktrin/dogma Rukun Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab lewat tuhan khas Arab mewajibkan bangsa Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30 hari,  lebaran 14 hari,  haji 30 hari,  umroh 21 hari. Bayangkan kerugian waktu produktif selama bulan puasa dan lebaran (nyaris 2 bulan),  waktu berhaji yang juga nyaris 2 bulan,  umroh 1 bulan, dst. Dogma, doktrin, ritual dan seremonial agama yang berlebihan ini disebut Rukun Islam yang dibuat oleh politikus Arab  yang bersumber pada buku Kuning bukan Alqouran (Muhammad KC). Mungkin Islam menghabiskan 1/3 dari waktu produktip bangsa! Inilah Gendam Arabia. 

 

WAJAH KE DELAPAN: ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN, KEARIFAN LOKAL,  SEJARAH DAN KEBUDAYAAN BAHKAN IKLAN. Berbagai cerita hoax dan inkulturisasi seperti Borobudur, Syeh Subakir, Sunan Kalijogo, Jimat Kalimat syahadat, dst., dipoulerkan; iklan di YouTube seperti aplikasi dan speaker pengingat dan penghafal ayat Alqouran yang diminta dihidupkan sepanjang hari (brain washing terselubung), dst.

 

WAJAH KE SEMBILAN: AJARAN YANG STATIS/BEKU KARENA TERBATAS PADA LOKASI, WAKTU DAN BUDAYA TERTENTU. Jelas bahwa manusia Arab mencitapkan tuhan beserta ajaran yang bersifat:

1. Lokal tidak universal, artinya berlaku di area Mekah dan Medinah dan untuk bangsa Arab saja, misalnya budaya dan bahasa Arab.

2. Statis: ajaran yang hanya berlaku pada waktu itu (time frame terbatas, abad 8, sekitar tahun 700 s/d 800), misal sistim negara dan politik Kalifah dan hukum Syariah yang bertepatan masa pertempuran antar suku bangsa Arab.

3. Kebenaran semu atau kebenaran sefihak (bangsa Arab, tidak universal), misal pengkafiran (ajaran diluar bangsa Arab dianggap kafir), tidak mengenal kesetaraan manusia (golden rule), tidak mengenal kesetaraan gender (martabat wanita direndahkan), anjing dan babi diharamkan, musik diluar Arab diharamkan, hukuman potong tangan rajam lempari batu, dan anti berpikir bebas dan kritis, boleh berbohong dan membasmi/membunuh kafir, mengutamakan keduniawian: kekuasaan, harta dan wanita (seperti tercermin pada karakter nabinya yaitu Muhammad) yang dicapai lewat strategi politisasi dan bisnisisasi Islam.

 

WAJAH KE SEPULUH : TUHAN MENCIPTAKAN KONSEP AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Adalah tidak masuk akal dan konyol ada tuhan yang mempunyai visi misi negara Khalifah yang berbasis hukum Syariah yang dibuat oleh ulama politisi Arab jaman jahiliah dan dicapai lewat politik identitas. Hukum Syariah, milik politikus Bangsa Arab abad 7, ingin mengontrol dan mengatur segenap aspek kehidupan, dari jasmani misal berpakaian berjanggut bersetubuh  sampai dengan berpikir dan berbisnis. Doktor Warner menyatakan bahwa hukum ini telah merusak peradaban manusia (Bill Warner). Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi politik,  mampu menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji kesaktian dasa muka”,  satu pribadi raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama (cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)" (bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB, PKS, dst.; ibarat gajah mati dikeroyok semut;  parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam). 

Di level internasional juga ada jaringan organisasi Islam yang disebut OKI yang sifatnya juga sangat politis.

 

WAJAH KE SEBELAS : Islam adalah bisnis jasa perantara/makelar antara tuhan dengan manusia dengan barang dagangan kapling surga. Manusi bijak sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama dan tempat khusus untuk berdoa dan bertemu dengan Tuhan (misal masjid, langgar, musholla, dst). Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi. Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, labelisasi halalharam, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta doktrin, dogma, aturan,  ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi Tuhan

 

WAJAH KE DUA BELAS : Alloh membuat konsep panca bisnis islam: zakat,  fitrah, sedekah, haji dan sertifikasi halal haram  makanan. Agama Islam memang bisnis maha besar yang menggiurkan bagi pengurusnya namun memiskinkan umat dan negaranya! PAKAR EKONOMI DAN BISNIS MENDUGA AGAMA ISLAM ADALAH TERMASUK EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI,  KARENA MENGHABISKAN WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN SUATU BANGSA! Dasar bisnis ini adalah hukum syariah dan rukun Islam yang tidak ada di Alqouran, melainkan kreasi agamawan politikus bangsa Arab sekitar abad 9.

 

WAJAH KE TIGA BELAS: ISLAM ADALAH FASIS. Islam pada dasarnya adalah fasis (diktator) dengan sistem politik yang didasarkan pada PENAKLUKAN, KETUNDUKAN, DAN PENINDASAN (conquering, submission and oppression). Oleh karena itu, tidak mengherankan jika Hitler, Mussolini dan semua diktator besar yang haus darah menghantui dan menindas sepanjang abad terakhir tertarik pada Islam (Hitler sangat tertarik dengan Islam, sehingga dia tidak hanya memberikan hak penuh kepada umat Islam. di Jerman Nazi, namun ia memiliki salah satu “teman” dan sekutu terdekatnya yaitu Amin Al Husseini, Mufti Agung Palestina di Yerusalem, dan perwira SS non-Jerman berpangkat tertinggi, seorang pembunuh massal terkenal yang tangannya berlumuran darah. ratusan ribu orang Serbia dan Yahudi Hongaria yang tidak bersalah, sementara Mussolini, seorang penggemar Islam lainnya, tidak hanya memberi Al Husseini sebuah vila mewah gratis di Roma, namun ia juga menyandang gelar “Pelindung Islam”; sumber David Abraham di buletin Quora di internet).

 

WAJAH KE EMPAT BELAS: ALLOH YANG MAHA PENAKUT. Untuk melindungi Islam, berlapis-lapis aturan mengandung kekerasan, sangsi sosial,  ancaman dan pemaksaan yang tidak masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin kafir; hukuman pengucilan, sangsi kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi yang murtad, bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan Nakir, UU Penodaan agama, UU ITE, SKB dua menteri, pendirian Departemen Agama, kolom agama pada KTP, dst. Demikian pula Islam dikendalikan lewat bahasa Arab dan tafsir oleh ulama politikus bangsa Arab produk era jahiliah, tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan lebih modern tidak diperbolehkan!!! 

 

WAJAH KE LIMA BELAS: Islam bagaikan manusia punya mulut tapi tanpa dubur, sebab masuk Islam amat sangat dipermudah (cukup mengucapkan 1 kalimat syahadat), namun untuk keluar dari Islam begitu banyak pagarnya, sampai ada sangsi dihukum mati!

 

WAJAH KE ENAM BELAS: WAJAH ORGANISASI MAFIA. Mengkritisi dan keluar dari Islam begitu banyak sangsi dan hukumnya, sampai ada sangsi dihukum mati! Kalau demikian jahatnya aturan perlindungan terhadap Islam, lalu apa bedanya Islam dengan organisasi MAFIA? Anggota MAFIA yang keluar atau membeberkan rahasia organisasi dimanapun, kapanpun dan kemanapun akan diburu untuk dibunuh karena dianggap berkianat (ibarat ajaran Islam – halal darahnya)! Sebagai contoh adalah kasus Salman Rusdie tentang Ayat-ayat Setan yang menggemparkan dunia. Organisasi Mafia pada umumnya terjaring secara nasional dan internasional. Untuk Islam, misalnya organisasi Hibutz Tahir atau organisasi OKI.

 

WAJAH KE TUJUH BELAS: MUSLIM RADIKAL DAN MUSLIM MODERATE. Muslim Radikal adalah Muslim yang mengikuti sepenuhnya ajaran nabi mereka, Muhammad, karakter radikal nampak pada sifat mementingkan kekuasaan, harta dan wanita lewat politik, bisnis, pkekerasan dan mengikuti budaya Arab serta berkomitmen pada visi misi politik yaitu Kalifah berbasis hukum Syariah; sebagai contoh adalah kelomok ISIS,ALQAIDA, dan NII. Muslim moderate adalah Muslim yang sama sekali tidak mau mengikuti ajaran nabi mereka, Muhammad, jadi sebenarnya mereka sudah bukan Islam lagi. Pedoman hidup Muslim Moderat adalah budi pekerti dan kebenaran kemanusiaan universal dan tidak begtu kegilaan terhadap budaya Arab; sebagai contoh adalah kelomok Islam Nusantara dan Islam Abangan. Pada umumnya Islam Moderat adalah manusia yang asal beragama dan asal bertuhan tanpa menggunakan akal budi, malas belajar secara kritis, tidak mampu berbahasa Arab dan termakan framing bahwa manusia harus beragama.

 

WAJAH KE DELAPAN BELAS: ISLAM SUNGGUH EKONOMI BIAYA TINGGI SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA (APBN) DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA SERTA MENGAKIBATKAN KEMUNDURAN AKAL BUDI BANGSA. Melalui politik identitas Islam, urusan negara dicampuradukan dengan urusan agama, kolaborasi banyak parpol Islam telah menguasai pemerintahan Indonesia sehingga Bangsa Indonesia yang sangat kaya raya menjadi miskin bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi karena korupsi berjamaah dan kepentingan agama lebih diutamakan dari pada kepentingan bangsa dan negara, sehingga banyak orang yang terpaksa mengais gaji/makanan ke negara tetangga (menjadi PRT di luar negeri) dan penduduk dikenai pajak ber macam2 yang kurang sepadan dengan penghasilan (untuk menutupi kerugian akibat korupsi); padahal bila korupsi bisa dibuat hampir nol, negara nyaris tanpa pajak pun pemerintah tetap kaya! Ingat kekayaan bangsa Indonesia sungguh amat luar biasa: samudera yang luas, aneka ragam hasil tambang, keindahan alam dan budaya yang menopang pariwisata, dan letak geopolitik Indonesia yang luar biasa penting; maka tidak heran walau terus menerus dikorupsi dan untuk membayar hutang cicilan yang terus membengkak, Indonesia sulit bangkrut.

 

WAJAH KE SEMBILAN BELAS: ISLAM ADALAH OBAT ANALGETIK YANG MENGHILANGKAN RASA BERDOSA DAN RASA MALU. Seorang budayawan mengatakan: Agama Islam secara kelakar sering disebut menjadi obat analgestik, menghilangkan rasa sakit, namun tidak menghilangkan penyakitnya; menghilangkan rasa berdosa dan rasa malu, namun tidak menghilangkan sifat dan penyebab korupnya, bahkan membuat sikap korupnya menjadi-jadi sampai menjadi korupsi berjemaah (ramai-ramai); ibarat budaya Tomat: malam ini tobat dengan doa khusuk, besuknya kumat karena merasa tidak berdosa lagi, malamnya doa lagi, dst., ini disebut “Lingkaran Tomat (Tobat Kumat, mirip lingkaran setan)”. Sebagai ilustrasi, seorang PNS Muslim di kantor pajak siangnya menggelapkan uang negara 500 juta Rp, kemudian ditengah malam jam 12 sholat tahajut dan khusuk minta ampun kepada Allah, maka paginya koruptor ini sudah merasa sehat rohani kembali dan siangnya korupsi lebih besar lagi, misalnya 1 milyar. Agama juga bagaikan sekedar “Sin Laundry” (pencucian dosa, parallel dengan money laundry); uang hasil korupsi disedekahkan/zakat ke agama sehingga seorang koruptor dihormati dan dicium tangannya karena sifat dermawannya. Islam bagaikan melemahkan keadilan dengan mengeksploitasi sifat Maha Pengasih dan Penyayang, bukan sifat Maha Adil dari Allah, serta mempermudah syarat masuk surga. Ajaran bahwa di Bulan Ramadhan penuh berkah, mati di Mekah langsung naik kesurga, menabung di Bank Syariah mendapat insentip surga, mati bunuh diri sambil membunuh orang lain dengan bom bunuh diri (jihad) dijanjikan masuk ke surga dan dapat hadiah 72 bidadari, dst. Agama Islam dan Koruptor lalu bagaikan satu mata uang bermuka dua. Akibat Islam, prestasi negara-negara Islam (termasuk Indonesia) selalu menjadi among the best top ten corrupted country in the world, dan bangsa Indonesia bagaikan AYAM KELAPARAN DILUMBUNG PADI.

 

WAJAH KE DUA PULUH: ISLAM ADALAH BAGAIKAN JARINGAN SEL YANG HIDUP DENGAN SENDIRINYA DAN BERMUTASI, IBARAT KANGKER – DIMULAI DARI TUMOR JINAK, LALU GANAS, BERAKHIR DENGAN KANGKER; KETIKA LEMAH ISLAM LEMAH LEMBUT – KETIKA KUAT ISLAM BERUBAH JADI FASIS YANG GANAS. Sebagai ilustrasi, imigran Arab ke Inggris minta suaka politik, sesudah lama tinggal, minta diberlakukan UU Syariah; demikian pula Indonesia, ketika proklamasi Islam, bersedia menyatu dalam kebhinekaan, ketika kolaborasi banyak partai Islam semakin kuat dan seperti membentuk NEGARA ISLAM DALAM NEGARA RI, maka perda Syariah mulai dilakukan secara nyata daerah demi daerah, demikian pula banyak Undang-undang yang yang melanggar keadilan dan kesetaraan diberlakukan, semuanya ini merusak pondasi negara yaitu azas Bhineka Tunggal Ikha. Islam adalah bisnis jasa perantara/makelar antara tuhan dan manusia, maka sebuah masjid ditingkat RT atau RW sudah cukup untuk dapat menghidupi pengurus masjid dengan baik, ini yang dimaksud Islam dapat berupa sel yang mampu menghidupi dirinya sendiri, sejauh mempunyai umat yang jumlahnya lumayan di suatu daerah kecil (demikian pula konsep agama lain).

 

Di era Revolusi Industri 4.0, para filsuf kelas dunia menyatakan  bahwa bahwa Tuhan universal tidak pernah membuat agama, tidak beragama apalagi mengkafirkan agama lain. Agama berikut ritual,  dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga agama adalah bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara yang disebut agama dengan biaya komisi yang tinggi.  Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani manusia?  Hanya ada satu manusia di dunia yang berani mengatakan tuhan menurunkan agama Islam, beragama Islam, berbudaya Arab, berbahasa Arab, tuhan tinggal di batu hitam Kaabah di Mekah, dan umatnya wajib bersembahyang menghadap batu Kabah dan bertamu ke tuhannya di Mekah, sambil melempari setan dengan kerikil dan mencium batu Hajar Aswad untuk meminta pengampunan dosa; semuanya ini membutuhkan waktu, tenaga, pikiran dan biaya sangat mahal (tahun 2023 memakan sekitar seratus juta rupiah untuk naik haji dengan antrian giliran sampai tahunan.

 

Agama telah menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA dipandang sebagai alternatip terbaik bagi manusia modern. 

 

Perlu dimengerti, Non Islam tidak membenci Muslim walau dikafirkan,  justru menyayangi mereka,  oleh sebab itu non Islam ingin menyadarkan Muslim akan bahaya agama dan budaya dari bangsa Arab yang bermaksud menjajah akal budi dan budaya bangsa Indonesia dengan berkedok agama Islam; Islam yang mengaku agama terakhir ternyata telah membuat kegelapan dunia, maka patut segera dicerahkan/direformasi seperti agama Katholik yang pernah mengalaminya. Tidak heran selalu ada pembakaran kitab Alqouran dan hadits,  simak video ini:

Bakar kitab hadits 

https://youtu.be/tRnkfnSmVO0/ 

Bakar kitab Alquran. 

https://www.youtube.com/live/u0B4KSoyuKk?feature=share/ 

 

Bagi umat manusia, masih banyak pilihan keyakinan lain yang tidak membahayakan kemanusiaan seperti Islam,  pilihan terpopuler dunia saat  ini adalah BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, hidup rukun berdampingan dalam kebhinekaan keyakinan. Sekian. 

 

Artikel sumbangan FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA,  CABANG OXFORD, UK

Artikel Edisi lengkap ada di SlideShare/SCRIBD internet. Mengingat artikel ini bersifat kajian ilmiah, maka pembaca diharapkan untuk mendiskusikan, memperdebatkan dan meneliti kebenaran artikel diatas untuk kemudian melakukan revisi agar tulisan diatas semakin baik demi keamanan, kerukunan dan kenyamanan dunia.

 

Catatan: Berikut ini data dan fakta kebenaran tentang Islam dalam bentuk video, kebanyakan chanel dari Luar Negeri, kalau Dalam Negeri pasti sudah dilarang lewat UU Penodaan Agama dan UU ITE (otak dan pikiran bangsa Indonesia sedang dikarungi bangsa Arab) .

- Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:

https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/

https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/

Respon Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI

https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/

- Chanel Satria Nusantar yang juga menghebohkan, ini salah dua videonya:

https://youtu.be/8bjbCLmFFCw?si=3d7wvKh1jwIRZ9aL/

https://youtu.be/0Ttw_zWTM3I?si=386_pXlCgV42PWlb/

-       Chanel Sang Penggugat, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/

https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/

-       Chanel Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya

https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/

-       Chanel Al Hayat, ini salah dua videonya

https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/

https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/

-       Chanel Pavel 88, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/aQ5K5flF9x0?si=kI43cgDtvVc6-jlb/

https://youtu.be/MwqKmEgTaco?si=2Pj6yumkEmDfuf8T/

-       Chanel Christian Prince (CP), manusia Arab ahli Islam dan Kristen, CP paling ditakuti oleh Muslim sedunia, CP klaim lebih tahu Alqouran daripada Muhammad, ini salah dua videonya

Ø  Muslim Indonesia Diskusi Dengan Christian Prince Akhirnya Menangis

Ø  https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=I-tnpXoCTitpNqmT/

Setelah menelfon, dia pun Mau Terima Muhammad bukan nabi

https://youtu.be/I9m3eTRp1hY?si=w8nDuRifIyS1ODBh/

 

Video diatas kebanyakan bersumber pada pertentangan antara Islam dan Kristen karena asal muasal Islam adalah bidah Kristen; bila video diatas di blok Muslim Radikal, maka gunakan VPN atau Yandex.

 

 

IV.        KAJIAN AKADEMIS: 25 STRATEGI BANGSA ARAB DALAM MENJAJAH AKAL BUDI BANGSA INDONESIA

 

Saat ini (2023) terjadi ramalan politik Samuel P. Huntington dalam artikelnya berjudul "The Clash of Civilizations" (1993), dengan inti sari : identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non Islam (yang dianggap Kafir) dunia adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap tidak benar. Sejarah membuktikan bahwa akal sehat para cendekiawan dunia telah berhasil meruntuhkan mabok agama Kristen di Eropa dan paham Komunis, dan kini giliran Islam untuk dicerahkan. Alasan lain pencerahan Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen) oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena berbasis fakta. Brain washing selama kanak2 sampai dengan remaja (Islamisasi dan Arabisasi di Pendidikan Dasar dan Menengah) mulai dicuci dan dibersihkan lewat pelajaran, pendidikan dan perdebatan terbuka yang jujur, berbasis fakta yang teratur rapi di internet. Indonesia adalah berpenduduk Muslim terbesar di dunia dan pemeluk ajaran Kristen adalah nomor dua jumlahnya, kedua ajaran ini banyak pertentangan fundamentalnya, maka tidak heran kalau saat ini (2023) telah terjadi PERANG BHARATA YUDHA DIGITAL DI AWAN INDONESIA (INTERNET) sebagai perwujudan The Clash of Civilizations. Tulisan ilmiah ini bermaksud membawa pembaca memahami 25 STRATEGI BANGSA ARAB DALAM MENJAJAH AKAL BUDI BANGSA INDONESIA sebagai berikut:

 

1.    STRATEGI PENERBITAN KITAB ALQOURAN. Semua ajaran agama/keyakinan berawal dari kitab yang dianggap suci. Ulama politikus Arab jaman jahiliah menerbitkan kitab Aloquran lewat mulut tokoh fiktif Muhammad. Diceritakan bahwa Alqouran ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut). Alqouran adalah buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  cerita legenda dan ideologi politik bangsa Arab. Dalam Alqouran banyak ditemukan ayat yang salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi. Para pakar dunia menyangsikan adanya Muhammad, karena tidak ada saksi mata dan bukti historis, dan Muhammad tidak mempunyai silsilah keluarga dalam Alquran (ibarat manusia tanpa KTP dan Kartu Keluarga, pengarang Alqouran lupa mengarangnya). Bangsa Arab saat itu ingin sederajat dengan bangsa Yahudi yang memiliki kitab Taurat dan bangsa Kristen yang memiliki kitab Injil. Alqouran ibarat Pancasila diharapkan menjadi ideologi yang mempersatukan bangsa Arab untuk melawan Yahudi dan Kristen di era jahiliah.

2.    STRATEGI ALLOH MEMILIH BANGSA ARAB.  KONSEP TRI TUNGGAL ARAB : menyekutukan Alloh (tuhan khas Arab), manusia Arab (Muhammad) dan batu hitam Kabah di Mekah yang harus disembah dan dipuja. Tuhan boleh menjadi batu hitam Kaabah, tapi tidak boleh menjadi manusia (Yesus) atau menjadi Semar dalam aliran kepercayaan Jawa. Alloh tinggal di Kaabah, Mekah dan umat Islam wajib menemui Alloh lewat ibadah haji. Konsep ini jelas mau menyaingi konsep agama Kristen dan Yahudi dimana bangsa Israel adalah bangsa yang dipilih Tuhan, sedangkan Alloh memilih bangsa Arab.

3.    STRATEGI KLAIM ISLAM KEBENARAN TERAKHIR. Klaim bahwa Muhammad adalah nabi terakhir dan Islam adalah agama final yang sempurna. Mana mungkin Tuhan Maha Tak Terbatas/Maha Besar dan Alpha Omega (awal dan akhir tidak diketahui) dibatasi atau dipersempit oleh seorang manusia Arab? Mana mungkin Einstein ibarat seorang nabi Fisika mengatakan bahwa ia nabi Fisika terakhir dan ilmu Fisika sudah selesai ditulis dan sudah sempurna? Klaim Muhammad ini sungguh menghina Tuhan Universal.

4.    STRATEGI MENINGGIKAN BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Alloh hanya mampu berbahasa Arab dan berbudaya Arab dan tinggal di Mekah. Bahasa Arab adalah bahasa surga.

5.    STRATEGI VISI MISI ALLOH. Alloh mempunyai visi dan misi negara Kalifah berbasis hukum Syariah. Khalifah adalah pemimpin dan pembimbing umat Islam dalam urusan administratif kenegaraan ataupun moral dan agama. Secara tradisi, khalifah sendiri merupakan kependekan dari Khalīfat Rasūl Allāh (penerus utusan Allah). Hukum Syariah, produk ulama politikus Bangsa Arab jaman kuno, ingin mengontrol dan mengatur segenap aspek kehidupan, dari jasmani misal berpakaian berjanggut bersetubuh  sampai dengan berpikir dan berbisnis. Konsep Kalifah dan Syariah menjadikan negara Islam menjadi totaliter, tidak demokratis, teokratis, dan melarang/membatasi kebebasan beragama/berkeyakinan selain Islam. Negara Kalifah berbasis Syariah selalu menjadi idaman Muslim untuk diterapkan di negara manapun, walaupun di negara non Islam. Hukum ini sangat tidak sesuai dengan peradaban manusia modern!

6.    STRATEGI KONTOL/KELAMIN PRIA (PENIS). Hak istimewa pria dalam bidang seks lewat perkawinan Islami: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dengan wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan istrinya dengan mudah, bahkan hak pria disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan. Wanita hanya dianggap warga kelas dua dan sekedar alat produksi bayi Muslim demi menjadi mayoritas dalam hal kependudukan. Bila Muslim menjadi mayoritas disuatu negara/daerah dan Muslim lebih setia pada agama Islam dari pada negara, maka dapat dipastikan Islam akan menang dalam pemilihan presiden/kepala daerah secara demokrasi.

7.    STRATEGI PENGKAFIRAN. Dalam Islam, penganut agama selain Islam dianggap kafir dan dianggap warga kelas dua yang wajib ditaklukan, dibohongi (taqiya), dipajaki, bahkan dibasmi. Islam menganggap tidak baik berteman dan dipimpin kafir.

8.    STRATEGI MALING TERIAK MALING. Untuk melawan ajaran Kristen yang banyak dikutip dalam ajaran Islam, maka untuk mengelabui dunia, ulama polikus Arab menggunakan strategi: maling teriak maling, setan berwajah malaikat, palsu teriak palsu. Tidak heran Muhammad dijuluki Serigala berbulu domba dan Setan yang mencekik Muhammad berwajah malaikat Gabriel, dan Yesus diserupakan saat disalib.

9.    STRATEGI NON KESETARAAN. Islam tidak mengenal “golden rule”, yaitu hukum untuk memperlakukan orang lain seperti memperlakukan dirinya sendiri (kesetaraan atau perlakuan adil bagi sesama manusia), dan tidak mengenal kesetaraan gender (martabat wanita dipandang rendah, sekedar obyek seks atau obyek kelamin pria). 

10.  STRATEGI CAMPUR ADUKAN NEGARA DAN AGAMA. Alloh MENCIPTAKAN KONSEP AGAMA POLITIK BISNIS terintegrasi, DIJULUKI TRIAS POLITIKA ALA ARAB, dimana urusan agama dicampur adukan dengan urusan negara, politik dan bisnis lewat politik identitas Islam.

11.  STRATEGI POLITIK ALA DASA MUKA. Strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi politik,  mampu menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji kesaktian dasa muka”,  satu pribadi raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama (cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)" (bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB, PKS, dst. Ibarat gajah mati dikeroyok semut - parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip, legislatip dan APBN melalui strategi koalisi, kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam), mereka ini sudah BAGAIKAN NEGARA ISLAM DALAM SUATU NEGARA BHINEKA INDONESIA, jaringan mereka lewat PNS/ASN bagaikan ada diseluruh departemen dan ada di pusat sampai dengan daerah, bahkan mungkin sampai dengan RT (Rukun Tetangga) ! Anggaran negara mereka kuasai, peraturan dan undang-undang mereka buat untuk keuntungan mereka dan demi merugikan non Islam, ruang informasi publik mereka kuasai dan jagai, dan proyek serta bisnis mereka arahkan ke mereka dan mengarah kesistim Islam (serba syariah), presiden harus Muslim dan Jawa. Ini ibarat Non Islam sudah bagaikan dijajah Islam, padahal Indonesia bukan negara Islam! Perlu dimengerti sumber pendapatan Indonesia terbanyak adalah dari pertambangan yang dimiliki Irian (suku Papua) dan Kalimantan (suku Dayak) yang mayoritas bukan Islam!

12.  STRATEGI ISLAMISASI LEWAT TAQIYA/HOAX DAN PENETRASI BUDAYA. ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN, KEARIFAN LOKAL,  SEJARAH, IKLAN DAN KEBUDAYAAN. Berbagai cerita hoax seperti Borobudur, Syeh Subakir, Sunan Kalijogo, Jimat Kalimat syahadat, astronout mendengar suara azan di bulan, dst.; bahkan iklan di YouTube seperti aplikasi dan speaker pengingat dan penghafal ayat Alqouran yang diminta dihidupkan sepanjang hari (brain washing terselubung), dalam iklan Islam - produk apapun dilekatkan dengan jaminan surga, dst. Penetrasi, inkulturalisasi dan integrasi Islam kepada keyakinan non Islam untuk menutupi segala kelemahan ajaran Islam juga dilakukan, konsep terintegrasi ini kemudian diakusisi sebagai milik Islam beserta tradisinya (misal dalam hal Kejawen dalam kasus Syech Subakir dan Sunan Kali Jaga).

13.  STRATEGI PEMBERDAYAAN HUKUM SYARIAH. Hukum Syariah dalam Islam adalah hukum atau peraturan yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat. Hukum ini mengontrol segala aspek kehidupan, dari pikiran, perbuatan, keyakinan, wanita, masyarakat dan ekonomi secara totaliter. Oleh masyarakat modern, hukum ini dianggap alat politik Islam dan dianggap kaku, keras, kejam dan sudah usang. Perda Syariah adalah gerilya cerdik dan jitu untuk Islamisasi suatu daerah/negara.

14.  STRATEGI PENGUASAAN INFORMASI DAN PENJEJALAN INFORMASI BERULANG KALI. Henry kissinger, mantan menlu AS,  mengatakan: “barang siapa mendominasi sistim informasi publik maka akan menang dalam pertarungan politik”. Dengan menguasai informasi publik, Islam bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU YANG SALAH NAMUN BILA DIJEJALKAN SECARA DIULANG - ULANG AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan dan kotbah 5x sehari lewat speaker/toa mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran adalah bentuk pelaksanaan strategi diatas. bagi non muslim, toa masjid dengan bahasa Arab yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan budaya Arab yang nyata. Saat ini, internet bagaikan di bombardir dengan iklan dan hoax berbasis Islam. Menemukan sesuatu kebenaran yang disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan ditumpukan/halaman nomor 101 di google search).  Contoh penjejalan lewat hoax konyol: bertamu Alloh ke Mekah, mati di Mekah sebagai tamu Allah langsung masuk surga dan gelar haji lebih berguna dari gelar DOKTOR akademik, ini adalah menyesatkan namun bisnis menguntungkan triliunan rupiah bagi bangsa Arab.

15.  STRATEGI BRAIN WASHING. Sistim pendidikan nasional diarahkan demi kepentingan sepihak,  yaitu Islam dan budaya Arab.  Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak,  hafalan, paksaan dan hukuman akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan yang membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan kemungkinan alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela menitipkan anak mereka di pondok pesantren walau mutu rendah dan sudah banyak kasus santriwati diperkosa guru agamanya.

16.  STRATEGI LEGALISASI PERATURAN BERAROMA ISLAM. Dominasi dalam legislatip: parpol Islam banyak mensponsori penerbitan perbagai perundangan yang memojokan bahkan mematikan non Islam, misalnya: perda Syariah, halal haram: pakaian-musik-makanan-bisnis,  kolom agama pada ktp, UU Penistaan agama, UU SISDIKNAS, seragam sekolah, SKB 2 menteri, FKUB, Islampobhia, hate speech, polisi cyber space; menjustifikasi, membentuk dan melindungi ormas Islam yang gemar melakukan keributan dan kekerasan kepada “kafir” , dan menganggap perlunya Departemen Agama, yang semuanya ini tidak layak ada di dunia modern (urusan negara dicampur adukan dengan agama).

17.  STRATEGI GENDAM ARABIA LEWAT RUKUN ISLAM. Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya Arab kedalam kehidupan keseharian manusia Indonesia dilakukan lewat doktrin Rukun Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab bagaikan mewajibkan bangsa Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30 hari,  lebaran 14 hari,  haji 30 hari,  umroh 21 hari, dst. Inilah Gendam Arabia lewat Rukun Islam yang dilakukan secara ritual dan seremonial! Bayangkan kerugian waktu produktif selama bulan puasa dan lebaran (nyaris 2 bulan),  waktu berhaji yang juga nyaris 2 bulan,  umroh 1 bulan, dst. Doktrin, ritual dan seremonial agama yang berlebihan ini disebut Rukun Islam yang dibuat oleh politikus Arab dan yang bersumber pada buku Kuning bukan Alqouran (Muhammad KC). Mungkin Islam menghabiskan 1/3 dari waktu produktip bangsa!

18.  STRATEGI MEMPERSULIT LAWAN ISLAM BERKEMBANG. Dengan menguasai politik lewat koalisi multi partai berbasis Islam,  maka Islam mampu mengurung dan menindas kaum minoritas dengan menerbitkan banyak peraturan yang Islami,  misalnya: perda syariah, halal haram,  kolom agama pada KTP,  UU Penistaan Agama, SKB 2 menteri, FKUB, Islampobhia, hate seach, UU Internet/ITE, pembentukan ormas Islam yang rapi dari pusat sampai dengan daerah, dibentuknya departemen agama, yang semuanya ini tidak layak ada di dunia modern; demikian pula kerusuhan dan kekerasan terhadap “Kafir” oleh ormas Islam yang dibackingi demi manajemen ketakutan minoritas. Semuanya ini tersirat justru bertujuan menjaga dan memperkokoh budaya dan agama Arab, serta demi melindungi tuhan yang penakut berikut kitab sucinya yang amburadul; hebatnya semua upaya pembelaan ini dianggap ibadah.

19.  STRATEGI BISNIS ISLAM. ALLOH MEMBUAT KONSEP PANCA BISNIS ISLAM: ZAKAT,  FITRAH, SEDEKAH, HAJI DAN SERTIFIKASI HALAL HARAM  MAKANAN. Agama Islam memang bisnis maha besar yang menggiurkan bagi pengurusnya namun memiskinkan umat dan negaranya! PAKAR EKONOMI DAN BISNIS MENDUGA AGAMA ISLAM ADALAH TERMASUK EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI,  KARENA MENGHABISKAN WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN SUATU BANGSA!!!

20.  STRATEGI DALAM DEBAT LINTAS AGAMA. Mengingat Alqouran dan hadits ternyata carut marut dan tidak bermutu, maka tidak heran dalam setiap perdebatan lintas agama, apologet Muslim justru mengalihkan topik ke keyakinan lain, dan membela kitabnya dengan strategi: maling teriak maling, palsu teriak palsu, setan berwajah malaikat, jin berwajah tuhan, playing victims, agamaku agamaku agamamu agamamu, asal jawab, comotlogi, copylogi, bersembunyi dibalik bahasa Arab beserta terjemahannya yang multi tafsir, taqiya, menggunakan data dan fakta yang tidak benar (hoax), loncat sana loncat sini dan berputar-putar seperti kipas angin.

21.  STRATEGI PERLINDUNGAN BAGI ALLOH YANG PENAKUT. Untuk melindungi Islam, berlapis-lapis aturan mengandung kekerasan, sangsi sosial,  ancaman dan pemaksaan yang tidak masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin kafir, UU Penodaan Agama, hate speach, kontrol materi internet (UU ITE), pendirian ormas yang suka kerusuhan dan kekerasan untuk menakuti non Islam (manajemen ketakutan, misal FPI, Hisbollaah), hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi yang murtad, bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan Nakir, dst.

22.  STRATEGI JARINGAN ISLAM INTERNASIONAL. Untuk level internasional,  Islam membentuk Organisasi Konferensi Islam (OKI), OKI  mirip organisasi persemakmuran Inggris raya : common wealth. OKI sangat kuat dalam membentuk jaringan kerja sama antara negara dan partai politik di negara mayoritas Islam. Aliran dana, senjata, manusia radikal/jihad/ustadz dan teror disebarkan dan digalakan demi jayanya Islam. Demikian pula di PBB,  OKI dianggap mempunyai power,  bahkan mampu membentuk HAM islami,  Palang Merah Islami,  Bank Islami/Syariah, dst. Kasus Salman Rusdie (ayat-ayat setan) dan berbagai kerusuhan berbasis Islam di level dunia menyebabkan dugaan bahwa Islam bagaikan organisasi kejahatan MAFIA level dunia.

23.  STRATEGI PEMINDAHAN PUSAT ISLAM KE INDONESIA. Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar didunia. Melihat gelagat  pemanfaatan APBN yang besar dan aliran dana yang juga begitu besar dari negara Arab ke Indonesia untuk membiayai berbagai proyek Islamisasi dan Arabisasi, maka diduga  Indonesia akan dijadikan pusat Islam dunia mengingat kini Bangsa Arab telah jenuh dengan diktator Islam (Kalifah dan Syariah),  ini terbukti lewat terjadinya Arab Spring,  Saudi Spring dan Iran Spring, rupanya bangsa Arab sudah letih dan lesu dengan agama Islam beserta akibatnya. Selain itu alam Indonesia yang bagaikan zamrud di Katulistiwa dan dengan kekayaan sumber daya alam sungguh sangat menarik bila ditukar guling dengan daerah Timur Tengah yang tandus, gersang dan panas. Pemindahan pusat agama ini akan mirip agama Katholik yang bagaikan dipindahkan dari Timur Tengah ke Vatikan, Itali. Diharapkan Indonesia, Malaysia dan Brunai akan menjadi pondasi utama Islam di Asia karena masih energik dan masih mabok agama. Untuk ini, Proyek besar pertama adalah MENANG PILPRES 2024 lewat politik identitas Islam. Sebelumnya, telah didatangkan ber bondong-bondong para habib dari Timur Tengah, misalnya dari Yaman, Afghanistan dan Arab Saudi, dan oleh politikus pengguna identitas Islam di Indonesia, para gelandangan habib Arab ini, misalnya Trio Gelandangan Yaman: Basyir-Rizieq-Bahar Smith, sering ditampilkan bagaikan guru bangsa di media publik; frekwensi tampil mereka melebihi frekwensi tampilnya Presiden Jokowi, dan diduga mereka menerima gaji diatas 50 juataan rupiah per bulan plus semua biaya pemabukan agama Islam bangsa Indonesia diambillkan dari APBN. Demikian pula dana APBN telah dimanfaatkan untuk membangun kerajaan pendidikan Islam yang berciri brain washing dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, pondok/pesantren, masjid, langgar dan Universitas; institut agama Islam ber ramai-ramai berubah menjadi Universitas Negeri; pakar agama menyatakan bahwa tanpa lewat cuci otak sejak kecil – agama Islam mustahil laku dipasarkan! Ratusan trilyun APBN musnah untuk persiapan Indonesia menjadi pusat Islam dunia! Hal ini kurang difahami oleh orang Papua, Ambon, Dayak, Menado, Mentawai, dst; mereka penghasil tambang sangat mahal sebagai devisa utama APBN, mereka non Islam/Kafir, mereka bagaikan ditipu dan dikhianati; tidak heran mereka meminta memisahkan diri dari NKRI, apalagi suku Jawa dianggap rasis, presiden harus Jawa dan wakilnya harus Islam; padahal suku Jawa sudah hilang Jawanya sejak runtuhnya Prabu Brawijaya (kata pepatah Jawa: Wong Jowo ilang Jawane, gari Kadrune), akal budi suku Jawa saat ini dianggap terpuruk, terbukti prestasi terjajah oleh berbagai bangsa seperti Inggris, Portugis, Belanda, Jepang, USA bersama Regim Soeharto dan kini Bangsa Arab.

24.  STRATEGI TUHAN VIRTUAL – ALLOH SWT. Dari semua uraian diatas, nampak ada kemiripan kerakusan manusia Adam dan manusia Muhammad untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan penciptanya seperti ilustrasi berikut: Tuhan telah menciptakan manusia (Adam), sebaliknya manusia Arab membalas menciptakan tuhan khas Arab (Alloh SWT) lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam), dimana Alloh dibuat hanya mampu berbahasa Arab, berbudaya Arab dan tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah dengan menghamburkan biaya, waktu, tenaga dan pikiran. Manusia Muhammad ibarat nabi Adam yang memakan buah pengetahuan untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhannya, demikian pula Muhammad mengarang buku Alqouran (bukan buah) demi menyamai dan menandingi kekuasaan Tuhan universalnya. Diharapkan Alloh SWT dapat ditandingkan dalam PERANG BINTANG TIGA TUHAN: YAHWE – YESUS – ALLOH.

25.  STRATEGI KONTROL KEBENARAN ALQOURAN. Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu.  Muslim Indonesia pada umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka carut marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut). Alqouran adalah buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  legenda dan ideologi politik bangsa Arab. Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Kebenaran Alqouran dikendalikan lewat bahasa Arab dan kitab tafsir produk ulama politikus bangsa Arab di era jahiliah; tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan lebih modern tidak diperbolehkan!

 

Di era Revolusi Industri 4.0, para filsuf kelas dunia menyatakan  bahwa Tuhan universal tidak pernah membuat agama, tidak beragama apalagi mengkafirkan agama lain serta melarang berfikir kritis. Agama berikut ritual, seremonial,  dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga agama adalah justru bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia serta telah terbukti menjadi sumber pertikaian dan perpecahan manusia. Hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara (makelar) yang disebut agama dengan biaya komisi yang tinggi.  Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani manusia?  Manusia diciptakan tidak untuk mencari agama buatan manusia, melainkan untuk mencari Tuhan beserta kebenaranNya, sebuah usaha manusia yang tidak pernah selesai! Agama telah terbukti menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA dipandang sebagai alternatip terbaik bagi manusia modern, tanpa perlu makelar, tanpa ada pengkafiran, melainkan justru berusaha saling melengkapi.

Para pakar budaya dan ekonomi menduga bahwa Agama Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi yang sangat merugikan umat dan bangsanya, namun membuat kaya bagi manusia yang pandai memanipulasinya untuk bisnis dan politik apalagi untuk penjajahan akal budi antar bangsa. BAGI INDONESIA, ISLAM SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!!

 

Perlu dimengerti bahwa para pakar filsafat dunia makin sadar bahwa Islam adalah alat PENIPUAN, PEMBODOHAN DAN PENJAJAHAN AKAL BUDI MILIK BANGSA ARAB (3P), dengan penjelasan seperti berikut:

-       PENIPUAN. Muhammad adalah tokoh fiktip, Alqouran adalah kitab penuh kesalahan, Hadits adalah kitab carut marut karangan ulama politikus bangsa Arab di jaman jahiliah. Sesuatu yang tanpa bukti, bobrok dan rusak dikatakan baik dan sempurna, ini penipuan.

-       PEMBODOHAN: Ketiga unsur penting diatas yang tidak benar, Muhammad Alqouran Hadits, diajarkan sebagai kebenaran lewat hafalan, cuci otak, paksaan dan sangsi kekerasan.

-       PENJAJAHAN: Menguasai akal budi bangsa Indonesia lewat konsep tuhan yang sangat khas bangsa Arab dengan menggunakan ke 22 strategi diatas adalah bentuk nyata PENJAJAHAN AKAL BUDI dan FINANSIAL BANGSA INDONESIA OLEH BANGSA ARAB. Konsep ajaran bangsa Arab seperti: Tritunggal Alloh Muhammad batu hitam Kabah yang harus disembah dan dipuja, Alloh yang berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab dan tinggal di Mekah, ibadat menyembah dan mengarah ke batu kabah Mekah, wajib bertamu dan menemui Alloh di Mekah, Alloh yang mengkafirkan ajaran kepercayaan diluar tuhan Arab, Alloh yang memerintahkan menghafal dan menghindari berpendapat bebas dan kritis, Alloh yang tidak mengenal kesetaraan dan keadilan, Alloh yang suka menyesatkan manusia, serta Alloh yang mempolitisasi dan membisniskan Islam demi kepentingan bangsa Arab. Kebenaran semu Alqouran hanya boleh dihakimi oleh hadits atau tafsir karya ulama politikus Arab jaman jahiliah dan disembunyikan dalam bahasa Arab yang multi tafisr; ulama Indonesia walau pandai dan bijak tidak dianggap dan tidak diberi hak menafsir, inilah penjajahan akal budi!

 

Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN 3P di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS,  dst., kacau balau, korupsi tinggi,  mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,  korupsi berjamaah yang menggila,  perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

 

Sebagai penutup, dari pengalaman dan pengamatan di Indonesia, banyak akademisi bahkan yang bergelar profesor maupun doktor, yang:

- tidak mengerti bahasa Arab

- tidak tahu keyakinan awal Muhammad yaitu bidah Kristen.

- tidak punya kitab suci Alqouran dan hadits

- tidak tahu historis Islam tentang turunnya Alquran lewat mulut Muhammad.

- tidak tahu bahwa Alqouran asli tidak ada,  dan telah diketemukan 32 versi Alqouran yang saling berbeda.

- tidak tahu bahwa isi Alqouran adalah campuran kitab Taurat, Injil,  cerita legenda dan ajaran pagan Arab dibumbui ideologi politik karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah.

- tidak tahu bahwa kalau kesulitan dengan Alqouran diwajibkan membaca kitab Taurat dan Injil, bukan kitab tafsir.

- tidak peduli ketidak benaran Islam

- tidak peduli nasib arwahnya setelah meninggal yang dipastikan Alqouran untuk tidak masuk surga seperti arwah nabinya (Muhammad)

Namun anehnya mereka percaya membabi buta pada ajaran Islam, Alqouran beserta tafsirnya, bahkan banyak Muslim yang lebih cinta pada agama daripada negaranya, akibatnya banyak negara Islam yang mundur, kacau bahkan pecah; ini sangat menyedihkan dan memprihatinkan.

 

Baik buruk, benar salah, Tuhan dan Iblis, keduanya selalu bersaing bebas di dunia ini; bila Tuhan Universal yang menang maka negara akan sejahtera, sebaliknya bila iblis yang menang maka negara akan kacau balau dan miskin. Semoga pembaca ikut aktip mencerahkan Islam demi memenangkan Tuhan Universal alias Kebenaran! Mohon bantuan pembaca agar artikel ini di sharekan untuk menjadi bahan diskusi, perdebatan dan mawas diri serta di update dan direvisi demi selalu tambah berkualitas dan mencerahkan akal budi manusia.

 

Artikel sumbangan FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA,  CABANG OXFORD, UK. Artikel Edisi lengkap ada di internet.

 

V.        STUDI KAJIAN: BENARKAH MANUSIA ADAM DAN MUHAMMAD  SERUPA DALAM HAL KERAKUSAN KEKUASAAN DUNIAWI SEPERTI FAKTA DIBAWAH INI? SILAHKAN NILAI SENDIRI.

Cendekiawan dunia yang cerdas dan bijaksana di era digital sadar bahwa Tuhan universal tidak pernah membuat agama, tidak beragama apalagi mengkafirkan agama lain. Agama berikut dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga agama adalah bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara yang disebut agama. Agama telah menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA (BTB) dipandang sebagai alternatip terbaik bagi manusia modern.

Demikian pula manusia bijak dan cerdas sadar bahwa hanya tuhan, yang sangat khas buatan manusia Arab (Muhammad) dan tidak bersifat universal, menetapkan : membuat agama Islam, memeluk agama Islam, berbudaya dan berbahasa Arab, bertempat tinggal di batu hitam Kaabah di Mekah, ibadat menyembah dan mengarah ke batu kabah Mekah, dan mengkafirkan non Islam; tuhan khas Arab ini dijuluki Alloh SWT.

Nampak ada kemiripan kerakusan kekuasan duniawi antara manusia Adam dan manusia Arab Muhammad:

Tuhan telah menciptakan manusia, manusia Arab membalas menciptakan tuhan khas Arab lewat agama yang sangat khas Arab pula (Allah dan Islam), dimana Allah hanya mampu berbahasa Arab dan berbudaya Arab. Manusia Arab ibarat nabi Adam yang memakan buah pengetahuan untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhannya, demikian pula manusia Arab menggunakan buku pengetahuan (bukan buah)  yang disebut Alqouran untuk menyamai dan menyaingi kekuasaan Tuhan universal.

Disamping itu, bangsa Arab tergiur untuk memperebutkan titel sebagai bangsa terpilih dengan ilustrasi:

-       Israel sebagai bangsa terpilih pertama yang melahirkan konsep Tuhan (Yahwe) dan kitab Taurat.

-       Kemudian Yesus yang lahir sebagai bangsa Yahudi dan menyatakan bahwa Yesus datang untuk menggenapi kitab Taurat dengan munculnya kitab Injil, dan munculnya konsep Esa dalam bentuk Trinitas.

-       Maka bangsa Arab tidak mau ketinggalan untuk menjadi bangsa terpilih juga dengan melahirkan manusia sempurna sekaligus nabi terakhir yang dikenal sebagai Muhammad, yang di sekutukan sebagai Tri in One  Arab yaitu Alloh-Muhammad-Batu Kaabah Mekah yang wajib disembah dan dipuji Muslim sedunia, menyaingi Trinitas Kristen yaitu Bapa-Putera-Roh Kudus. Alloh SWT berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab serta tinggal di Kaabah Mekah, dimana Muslim wajib berdoa mengarah Mekah dan wajib menemui Alloh di Mekah minimal sekali dalam hidupnya untuk mendapatkan gelar haji/hajah (yang lebih membanggakan dibanding PhD). Kitab Alqouran tidak tanggung-tanggung melingkupi kitab Jabur, Taurat dan Injil dan Alqouran diklaim langsung turun dari tuhan dan sempurna adanya, demikian pula Muhammad diklaim manusia sempurna dan nabi terakhir.

-       Sungguh luar biasa dahsyat, perebutan kekuasaan untuk menguasai Tuhan diantara 3 agama dari Timur Tengah ini: Yahudi – Kristen – Islam, mereka saling klaim kebenaran kitab suci masing-masing! Mungkin bangsa Arab terpana bagaimana Paus saat itu dapat menguasai Eropa dengan “menguasai Tuhan” lewat cara kendaraan agama Katholik (agama-poitik-bisnis dicampur adukan di era jaman kegelapan)!

Alqouran adalah buku carut marut dan campur baur ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  legenda kuno dan ideologi politik bangsa Arab. Alqouran baru muncul sekitar 200 tahun setelah Muhammad wafat. Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Ulama Indonesia walaupun lebih pandai dan bijaksana tidak boleh menafsirkan Alqouran, disinilah letak kekuatan Bangsa Arab dalam menjajah pikiran dan budaya lewat Islam dan budaya Arab. Untuk melindungi Alqouran yang lemah dan rapuh maka Alqouran hanya boleh ditulis dan dihafal dalam bahasa Arab.

Kemudian lewat Alqouran dan hadits, ulama politikus Arab membangun strategi yang licik dan jahat untuk menguasai dunia sebagai berikut:

A.  TRI TUNGGAL ARAB : menyekutukan tuhan Arab, manusia Arab (Muhammad) dan batu hitam Kabah di Mekah Arab.

B. TRIAS POLITIKA ARAB: AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Islam memiliki visi misi negara Kilafah berbasis hukum Syariah, sebuah konsep bangsa Arab di jaman jahiliah yang sekarang (2023) sudah usang dan tidak sesuai lagi, sebab melanggar Hak Azasi Manusia dan Kesetaraan!

C.  TRIAS GENDAM ARAB (3P) : Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya Arab kedalam kehidupan keseharian manusia Indonesia lewat doktrin/dogma Rukun Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab lewat tuhan khas Arab mewajibkan bangsa Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30 hari,  lebaran 14 hari,  haji 30 hari,  umroh 21 hari (perkiraan waktu untuk acara seremonial keagamaan Islam yang meminta waktu sangat banyak sehingga mengganggu waktu produktif bangsa, menjadikan bangsa Indonesia mabok agama dan budaya dari Arab,  dan menjadikan akal budi jongkok!).

D. PANCA BISNIS AGAMA ISLAM: ZAKAT,  FITRAH, SEDEKAH, HAJI DAN SERTIFIKASI HALAL HARAM  MAKANAN. Agama Islam memang bisnis maha besar yang menggiurkan bagi pengurusnya namun memiskinkan umat dan negara yang dijajahnya!

E.  Untuk melindungi Islam yang lemah dan rapuh maka Alqouran ditulis dalam bahasa Arab disertai berlapis-lapis konsep dan aturan yang mengandung kekerasan, sangsi sosial,  ancaman dan pemaksaan yang tidak masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: pengkafiran, memandandang rendah martabat wanita, berbohong (taqiya), tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin kafir; hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi yang murtad, bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan Nakir, dst.

Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi politik,  mampu menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji kesaktian dasa muka”,  satu pribadi raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama (cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)" (bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB, PKS, dst.; ibarat gajah mati dikeroyok semut;  parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam).

a. Dominasi dalam eksekutip: Islam bagaikan “negara dalam suatu negara”, ASN/PNS Islam ada di semua lembaga/departemen dan membentuk jaringan kepentingan bersama, dari pusat Jakarta sampai dengan kelurahan! Islam juga mendominasi APBNdan menguasai banyak proyek nasional, dst.; demikian pula dalam menggalang dana lewat PANCA BISNIS AGAMA ISLAM.

b. Dominasi dalam legislatip: parpol Islam banyak mensponsori penerbitan perbagai perundangan yang memojokan bahkan mematikan non Islam, misalnya: perda Syariah, halal haram: pakaian-musik-makanan-bisnis,  kolom agama pada KTP,  UU PENISTAAN AGAMA, UU Perkawinan, SKB 2 menteri, FKUB, Islampobhia, hate speech, menjustifikasi dan melindungi pembentukan ormas Islam yang gemar melakukan MANAJEMEN KETAKUTAN bagi “kafir” dan polisi cyber space, serta menganggap perlunya Departemen Agama, yang semuanya ini tidak layak ada di dunia modern.

c. Dominasi dalam yudikatip: Islam melegetimasikan kekuasaanya dibidang sistim informasi, sistem pendidikan, dst. Henry kissinger, mantan menlu AS,  mengatakan: “barang siapa mendominasi sistim informasi publik maka akan menang dalam pertarungan politik”. dengan menguasai informasi publik, Islam bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU YANG SALAH NAMUN BILA DIULANG - ULANG DIJEJALKAN AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan dan kotbah 5x sehari lewat speaker/toa mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran adalah bentuk pelaksanaan strategi diatas. bagi non muslim, toa masjid dengan bahasa Arab yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan budaya Arab yang nyata. Saat ini, INTERNET BAGAIKAN DI BOMBARDIR DENGAN IKLAN DAN HOAX BERBASIS ISLAM. Menemukan sesuatu kebenaran yang disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan di halaman nomor 101 di google search).  Contoh hoax konyol seperti mati di Mekah sebagai tamu Allah langsung masuk surga dan gelar haji lebih berguna dari gelar DOKTOR akademik, ini adalah menyesatkan namun bisnis menguntungkan triliunan rupiah bagi bangsa Arab. Demikian pula Islam mampu “mengontrol” Google untuk konten digital yang membahayakan Islam lewat strategi Islamphobia, UU ITE dan UU Penodaan Agama; diduga ada staff Islam disusupkan kedalam admin Google  cabang Indonesia untuk menjagai kepentingan Islam/bangsa Arab.

Dominasi sistim pendidikan nasional pun diarahkan demi kepentingan sepihak,  Islam dan budaya Arab.  Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (sekolah dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama, ribuan tempat ibadah). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak,  hafalan, paksaan dan hukuman (serta baiat) akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB, DISERTAI MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK” !!!

Di bidang korupsi, agama Islam bagaikan sin laudry (pencuci dosa) mirip money laundry, atau ibarat obat analgetik (menghilangkan rasa sakit tanpa dapat menghilangkan penyakitnya), agama sekedar menghilangkan/menghibur rasa bersalah dan berdosa karena korupsi dengan cukup melakukan ritual agama sesuai Rukun Islam, namun Islam ternyata tidak bisa menghilangkan korupsi, bahkan sebaliknya memarakan korupsi.

Akibat Islam, diduga 1/4 APBN dipakai untuk kepentingan Islam (pendidikan dari tk s/d universitas,  masjid, ormas dan orpol), 1/4 habis dikorupsi parpol Islam,  1/4 untuk cicilan hutang luar negeri, sisanya 1/4 baru untuk negara! Tidak heran BANGSA INDONESIA BAGAIKAN AYAM MATI DILUMBUNG PADI; sehingga banyak manusia Indonesia yang terpaksa kerja sebagai PRT/TKW ke luar negeri. Padahal hasil tambang seperti timah, nikel, gas, minyak, batubara, emas, bauksit, uranium, (juga pariwisata), dst., dihasilkan oleh pulau-pulau diluar Jawa yang kebanyakan umatnya non Islam. Semua kekayaan milik bangsa yang Bhineka ini dikumpulkan di Jakarta hanya untuk dihambur-hamburkan secara sefihak! Tidak heran kalau banyak Pakar menyebut ISLAM ADALAH EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI BAGI SUATU NEGARA, sehingga banyak negara Islam yang kacau balau, miskin dan tertinggal.

Ditambah lagi dengan adanya aturan: presiden harus suku Jawa dan beragama Islam (sangat rasis),  maka diduga saat ini (2023) Indonesia telah dijajah oleh bangsa Arab lewat agama khas Arab yaitu Islam melalui strategi politik identitas Islam dengan meminjam tangan bangsa Indonesia yang bisa dibeli. Ini membenarkan ramalan Bung Karno: “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Perlu dimengerti, Non Islam tidak membenci Muslim walau dikafirkan,  justru menyayangi mereka,  oleh sebab itu non Islam ingin menyadarkan Muslim akan bahaya agama dan budaya dari bangsa Arab yang bermaksud menjajah akal budi dan budaya bangsa Indonesia dengan berkedok agama Islam; Islam yang mengaku agama terakhir ternyata telah membuat kegelapan dunia, maka patut segera dicerahkan/direformasi seperti agama Katholik yang pernah mengalaminya. Masih banyak pilihan keyakinan lain yang tidak membahayakan kemanusiaan seperti Islam,  pilihan terpopuler dan terbaik dunia saat  ini adalah BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA. Sekian.

SALAM PANCA SILA. FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL,  CABANG OXFORD, UK (kumpulan mahasiswa Indonesianis Pasca Sarjana)

 

VI.        KAJIAN AKADEMIS: BENARKAH ISLAM ALAT PENIPUAN, PEMBODOHAN, PENJAJAHAN, POLITIK DAN BISNIS (4P1B) BANGSA ARAB TERHADAP BANGSA LAIN? LALU MENGAPA KITA NON MUSLIM WAJIB AKTIF MEMBANTU MENYADARKAN MUSLIM TENTANG 4P1B INI?

Demikian pula bila ada manusia Indonesia yang mabok kepayang dengan budaya dan agama asing sampai lupa diri, maka kita wajib mengingatkan saudara kandung kita sesama anak ibu Pertiwi akan sifat ajaran Muhammad (M) yang BERWAJAH:  4P1B

 

WAJAH PENIPUAN – Sesuatu yang tidak benar secara sadar dibenarkan, sebagai contoh :

-           Dua ratus tahun setelah wafat Qathem, oleh beberapa pujangga dan ulama politikus Arab diterbitkan kitab  Alqouran (Aq), Hadits dan Sunnah. Nama Muhammad dimunculkan sebagai pengganti nama Qathem dan keyakinan yang semula bidah Kristen (Nasrani) “disulap dijadikan” berkeyakinan Islam atau bahkan diangkat sebagai Nabi dan pendiri Islam; jadi Muhammad bukan lagi berkeyakinan bidah Kristen (Nasrani). Dengan demikian Muhammad dan Alqouran adalah OBYEK VIRTUAL karangan pujangga dan ulama politikus Arab. Pengarang Aq bukan saksi mata, sumber pustaka berupa tulisan tidak ada, hanya berbasis menurut cerita si A, si B, si C, sangat tidak valid, dan kitab Aq asli tidak diketemukan (mirip Surat Perintah 11 Maret/SUPERSEMAR yang tidak ada aslinya).

-           Alqouran adalah buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  cerita legenda dan ideologi politik bangsa Arab.Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu.

-           Sifat kebenaran Islam yang lokal: Lokal daerah (Mekah Medinah saat itu), time frame yang terbatas (saat jaman jahiliah) dan lokal budaya Arab (minum kencing onta, pakaianlokal seperti hijab, potong tangan, kawin cerai, dst), tidak menganut kesetaraan gender dan kesetaraan keyakinan (yang lain dikafirkan). Jadi ajaran Islam jelas tidak dapat di generalisasi, karena hanya berlaku sangat terbatas tempat, waktu dan budaya; jadi Alloh SWT dan Muhammad adalah khas Arab, bukan universal.

 

WAJAH PEMBODOHAN: Sesuatu yang tidak benar/palsu diajarkan sebagai kebenaran lewat sistem informasi dan pendidikan yang memaksa dan sebatas menghafal (cuci otak), berfikir kritis dilarang, sebagai gambaran:

-           STRATEGI PENGUASAAN INFORMASI, INFORMASI BERULANG DAN BOM NUKLIR INFORMASI. Dominasi dalam yudikatip: Islam melegetimasikan kekuasaanya dibidang sistim informasi, sistem pendidikan, dst. Henry kissinger, mantan menlu AS,  mengatakan: “barang siapa mendominasi sistim informasi publik maka akan menang dalam pertarungan politik”. dengan menguasai informasi publik, Islam bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU YANG SALAH NAMUN BILA DIULANG - ULANG DIJEJALKAN AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan dan kotbah 5x sehari lewat speaker/toa mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran adalah bentuk pelaksanaan strategi diatas. bagi non muslim, toa masjid dengan bahasa Arab yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan budaya Arab yang nyata. Saat ini, internet bagaikan di bombardir (BOM NUKLIR INFORMASI) dengan iklan dan hoax berbasis Islam. Menemukan sesuatu kebenaran yang disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan ditumpukan/halaman nomor 101 di google search).  Contoh hoax konyol seperti mati di Mekah sebagai tamu Allah langsung masuk surga dan gelar haji lebih berguna dari gelar DOKTOR akademik, ini adalah menyesatkan namun bisnis menguntungkan triliunan rupiah bagi bangsa Arab. Demikian pula Islam mampu “mengontrol” google untuk konten digital yang membahayakan Islam lewat strategi Islamphobia, UU ITE dan UU Penodaan Agama; diduga ada staff Islam disusupkan kedalam admin youtube dsb. cabang Indonesia untuk menjagai kepentingan Islam/bangsa Arab.

-           STRATEGI BRAIN WASHING PESERTA DIDIK. Sistim pendidikan nasional diarahkan demi kepentingan sepihak,  yaitu Islam dan budaya Arab.  Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak,  hafalan, paksaan dan hukuman akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan yang membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan kemungkinan alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela menitipkan anak mereka di pondok pesantren walau sudah banyak kasus santriwati diperkosa guru agamanya.

-           ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN, KEARIFAN LOKAL,  SEJARAH, BISNIS DAN KEBUDAYAAN. Berbagai cerita hoax dan inkulturisasi seperti Borobudur, Syeh Subakir, Sunan Kalijogo, pewayangan Jimat Kalimat syahadat, dst.; iklan di YouTube seperti aplikasi dan speaker pengingat dan penghafal ayat Alqouran yang diminta dihidupkan sepanjang hari (brain washing terselubung), bank Syariah, dst.

 

WAJAH PENJAJAHAN: Sesuatu yang tidak benar yang diajarkan secara paksa (cuci otak) lewat berbagai strategi demi menguasai akal budi suatu bangsa untuk kepentingan dan keuntungan politik dan bisnis bangsa Arab, sebagai gambaran:

- PENJAJAHAN AKAL BUDI: Nabi Muhammad adalah satu-satunya nabi yang mengajarkan: tuhan yang sangat khas Arab menurunkan agama Islam, sekaligus tuhan ini beragama Islam, dan berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab (yang diklaim bahasa surga), tuhan yang menurunkan kitab Alqouran dalam bahasa Arab lewat malaikat Jibril yang sulit dipelajari maka harus ditafsirkan hanya oleh ulama Arab jaman jahiliah (sepandai apapun, semodern apapun, ulama non Arab tidak diperkenankan menafsirkan Alqouran - tafsir adalah hak khusus Ulama Arab, sebut saja sebagai KONTROL MAKRO KEKUASAAN), tuhan yang mengkafirkan semua keyakinan di luar bangsa Arab dan mengklaim tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu ke Mekah (haji), dan tuhan yang memerintahkan membasmi bangsa Yahudi dan umat Kristen. Menurut pakar filsafat, hanya Islam yang mengajarkan agama yang bersifat: kebenaran lokal (kilafah dan syariah), terbatas jangka waktu (abad 7 sd 9) dan berbasis budaya lokal bangsa Arab. Namun Muhammad menyatakan bahwa Islam adalah agama terakhir dan Muhammad nabi terakhir; Tuhan universal dari ajaran Hindu, Budha, Kristen, dan keyakinan yang lain tidak berkenan pada agama.

- PENGUASAAN PERILAKU KESEHARIAN: Pembiasaan, Pembudayaan dan Penjajahan budaya Arab kedalam kehidupan keseharian manusia Indonesia lewat doktrin/dogma Rukun Islam yang diturunkan dari Kitab Kuning karangan ulama politikus Arab jaman jahiliah - bukan dari Alqouran. Bangsa Arab lewat tuhan khas Arab mewajibkan bangsa Indonesia untuk berdoa 5x sehari dengan jadwal ketat seperti bis kota, puasa 30 hari,  lebaran 14 hari,  haji 30 hari,  umroh 21 hari. Bayangkan kerugian waktu produktif selama bulan puasa dan lebaran (nyaris 2 bulan),  waktu berhaji yang juga nyaris 2 bulan,  umroh 1 bulan, doa 5  Seremonial agama yang berlebihan ini disebut Rukun Islam yang dibuat oleh politikus Arab  yang bersumber pada buku Kuning bukan Alqouran (Muhammad KC). Mungkin Islam menghabiskan 1/3 dari waktu produktip bangsa! (Sebut saja KONTROL MIKRO, alias GENDAM ARABIA YANG MEMBUAT MABOK KEPAYANG PADA AJARAN, BUDAYA DAN BAHASA ARAB)

 

WAJAH POLITIK: ISLAM MEMPUNYAI VISI MISI UNTUK MEMBENTUK NEGARA KILAFAH BERBASIS HUKUM SYARIAH, sebagai gambaran:

- PENGUASAAN NEGARA : MENGGUNAKAN TRIAS POLITIKA ARAB: AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI. Jadi walau kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam) di lembaga eksekutip, yudikatip dan legislatip sehingga sudah bagaikan negara (Islam) dalam negara (RI)! Sebut saja KONTROL MAKRO NEGARA LEWAT POLITIK IDENTITAS ISLAM DIMANA URUSAN NEGARA DICAMPUR ADUKAN DENGAN URUSAN AGAMA. Ibarat Gajah mati dikeroyok semut;  parpol nasionalis/Kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam, ibarat negara (Islam) dalam satu negara (RI). Dengan demikian Islam dapat mendominasi APBN dan proyek nasional, penerbitan peraturan yang Islami dan mempersulit Non Islam, dst. Demikian pula dana dari negara petro dollar dibiarkan mengalir demikian deras untuk segera mencapai VISI MISI BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH diatas!

 

WAJAH BISNIS: ISLAM ADALAH BISNIS JASA PERANTARA (MAKELAR) ANTARA MANUSIA DENGAN TUHAN. Peran internet di era digital (2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas, kritis dan bijak sana; manusia semakin sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya; dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama. Jadi Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan dengan menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, haji, labelisasi halal haram makanan, bisnis syariah: perbankan, ritel, dst., dan agar semuanya terasa legal maka Bisnis ini disamarkan lewat aturan agama yang disebut Rukun Islam! Trilyunan rupiah mengalir tiap bulan ke lembaga agama Islam, yang untung para manipulator Islam, yang buntung dan tambah bodoh adalah umat Islam dan bangsa Indonesia! Tidak heran Indonesia bagaikan AYAM MATI KELAPARAN DI LUMBUNG PADI!

 

Rahayu. Forum Artificial Spiritual, Boston, Massachusetts, USA.

SUMBER PUSTAKA PLUS RESEP MANJUR ANTI MABOK AGAMA:

-       Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?

https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/

-       KTP Alat Politik Identitas,

https://youtu.be/kwdzu_L-uSE?si=MUfDrKygvxLdJ44s/

-       Di Indonesia, jualan agama paling laku, link di

https://youtu.be/Ga6wGFhdaHM?si=mmVek6wwBBPg1U1C/

-       Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di

https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/

-       Ustadz kondang:Tiap hari 150 orang Muslim murtad – Benarkah?

https://youtube.com/shorts/vVnw8Do62wA?si=xD_IR9OmgNyrxlbL/

-       Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di

https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/

-       Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di

https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/

-       Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di

https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/

-       5 Dalil Jika Al-quran Bukan Firman Allah,

https://youtu.be/r1jD-h0qQKM?si=eDUZU75mmvfdvjyi/

-       DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN, link di

https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/

-       Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di

https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/ 

-       BILL WARNER PhD (SUBTITLE INDONESIA) Memahami Islam dari sisi Akademis,

https://youtu.be/2__JMtc3n_I?si=1P0s3B5Sbvpt6H_q/

BLOG BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA  link   di http://keyakinan789.blogspot.com/ 

 

VII.        STUDI KAJIAN: BEBAN BERAT ISLAM PADA BANGSA INDONESIA

AGAMA ISLAM BAGAIKAN EKONOMI BIAYA SANGAT TINGGI.

Agama berikut ritual,  dogma dan doktrin yang kaku beku adalah karya manusia, sehingga agama adalah bagaikan penjara sempit bagi Tuhan dan manusia. Hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara yang disebut agama dengan biaya komisi yang tinggi. Para pakar budaya dan ekonomi menyatakan bahwa Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi! KHUSUS BAGI INDONESIA, ISLAM SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!! Beban berat Islam pada Bangsa Indonesia dapat dijelaskan lewat pernyataan “Betapa mahalnya membiayai Islam di Indonesia”, berikut ini penjelasannya:

1. Keamanan Negara: Islam senantiasa mengancam perpecahan bangsa, sejak jaman prabu Brawijaya, Kahar Muzakar, DI, TII, G30S, Tragedi kerusuhan Mei 1998, FPI, ISIS, Piagam Jakarta, Bom Borobudur, Tragedi Poso, Tragedi Ambon, berbagai tragedi bom di gereja, perusuh Nurdin Top, Bom Bali, Basyir, FPI, Riziq, dst. Dan yang akan terjadi? Mungkin tinggal tunggu waktu, karena text2 di ayat suci Al Qouran mengandung anjuran mengarah ke negara Islam dengan hukum syariah dan bentuk negara Kalifah. Tidak heran setiap presiden Indonesia pasti selalu mengingatkan akan kemungkinan bahaya ini dan cara mencegahnya seraya menekankan pentingnya Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila.

2. Islam mengakibatkan kemunduran Sumber Daya Manusia (SDM). Menteri Pendidikan pada umumnya diminta berasal dari Golongan Muhammadiyah oleh parpol berbasis Islam, maka tidak heran bila kurikulum dipenuhi mata pelajaran agama dari sejak TK sampai dengan universitas dan budi pekerti diminimalkan. Di Negara modern dan maju, agama adalah urusan vertikal antara manusia dengan Tuhannya dan bersifat pribadi, maka Negara tidak berhak mencampurinya, agama tidak boleh diajarkan sebagai pendidikan (mencari penganut) dalam sekolah negeri; sebaliknya budi pekerti adalah masalah horizontal yang mengurus hubungan manusia dengan sesamanya, dengan alam, tumbuhan dan binatang, maka budi pekerti wajib diberikan dalam porsi yang banyak dalam kurikulum SD dan SMP demi pembentukan karakter bangsa yang baik. Institusi pendidikan berbasis agama Islam seperti Pondok dan Madrasah tumbuh dengan subur di Indonesia, bantuan dana dari Luar Negeri (Timur Tengah, yang syarat dengan politik hegemoni Islam) adalah bisnis sangat menguntungkan bagi penyelenggara institusi. Pendidikan Islam juga menggerogoti anggaran pendidikan nasional, diperkirakan bahwa hampir 1/3 anggaran pendidikan nasional digunakan untuk subsidi sekolah Islam seperti madrasah, pondok, pesantren, dan guru agama Islam. Sekolah yang lahir dari pergerakan dan perjuangan Nasional seperti Taman Siswa dibiarkan sengsara terlantar! Di Negara Islam muncul kebiasaan menitipkan anak sejak dini di pondok Pesantren, minimal sampai dengan tingkat SMP, untuk menghabiskan waktunya menghafalkan dan cuci otak Al Quran dalam bahasa Arab! Waktu belasan tahun, ribuan hari dan jutaan jam hilang tak berguna untuk menghapal hal yang tidak perlu dan hanya merugikan negara! Kurikulumnya banyak mengarah ke agama Islam, pengajaran bahasa Arab yang intensif, dan pengenalan dan pengagungan Islam beserta pengagungan budaya Arab. Kriteria sukses dalam studi di sekolah dibelokan ke arah kesuksesan menghapal ayat2 Al Quran, berapa ribu ayat yang dapat dihafal seorang siswa, bukan kreativitas IQ dan EQ, mengenaskan! Di Negara modern mana ada orang tua tega sepenuhnya menyerahkan masa depan anaknya pada institusi agama atau pendidikan diluar keluarga? Organisasi ILO melarang anak dibawah umur (TK, sekolah dasar dan SMP) untuk bekerja mencari uang, usia & jasmani belum memungkinkan, demikian pula kalau anak2 ini dipaksakan untuk kerja paksa “otak” menghafal ribuan ayat Al Quran, ini juga melanggar hak azasi kanak2!

3. Islam juga mengakibatkan melemahnya budi pekerti dan budaya sopan santun, serta mendorong munculnya budaya kekerasan, misalnya:

- Suara hingar bingar masjid, terutama jam 4 pagi (saat manusia tidur nyenyak) dan jam 6 sore saat belajar anak2, serta hiruk pikuk hingar bingar bedug takbiran buka puasa dsb. Saat masa puasa dan selama lebaran

- Memberi salam keagamaan Islam “Asalam ….” Kepada siapapun tanpa pandang bulu agama orang yang disapa.

- Memaksa orang lain menghormati puasa dengan adanya SatPol PP khusus untuk bulan puasa.

- Memaksakan budaya Arab pada anak2 sekolah, misalnya seragam sekolah dan ucapan2 selamat yang pada umumnya (dan sebaiknya) memakai bahasa daerah atau nasional

- Kerja paksa “otak” pada masa kanak2 sampai dengan remaja: menghafal Al Qouran dalam bahasa Arab selama kurang lebih 9 tahun di pondok dan pesantren, ini ibarat romusha jaman Jepang.

- Gelombang kekasaran dan kekerasan yang dilakukan ormas radikal Islam seperti FPI

- Menindas dan membasmi kreativitas, ide atau pemikiran baru dengan undang2 anti penodaan agama.

Dan masih banyak lagi pemaksaan budaya Arab yang kasar, keras, dan kurang sopan santun pada bangsa Indonesia.

4. Islam tidak menjunjung kejujuran. Kaum Muslim boleh berbohong kepada non Muslim (taqiya) demi agama dan Allahnya (ada ayat untuk menganjurkan berbohong). Banyak berita picisan dan tidak benar yang sengaja dibuat untuk dakwah di internet dan YouTube, misalnya Astronout mendengar suara azan di ruang angkasa, kapal nabi Nuh, candi borobudur di buat nabi Islam, Teori kebutuhan melawan Maslow, si X murtad dari Z lalu masuk Islam, dst. Nampak ada gerakan Islamisasi Pengetahuan yang membikin merinding seluruh bulu kuduk ilmuwan dunia! Mengkaitkan Al Quran dengan ilmu pengetahuan adalah bagaikan menghubungkan sebuah buku sejarah pahlawan negara dengan teori2 nuklir atau teori2 terjadinya otak manusia, yang jelas2 tidak ada hubungannya. Ini disebut delusi. Delusi adalah salah satu jenis gangguan mental serius yang dikenal dengan istilah psikosis. Psikosis ditandai dengan ketidaksinambungan antara pemikiran, imajinasi, dan emosi, dengan realitas yang sebenarnya.

6. Islam jauh dari peri kebinatangan. Cara menyembelih binatang yang digorok lehernya adalah luar biasa kejam (hal ini sudah diprotes oleh negara beradab), ini sangat ditentang oleh manusia modern dan beradab yang membunuh binatang yang mau dikonsumsi secara cepat, mengena dan menghindarkan rasa sakit yang diderita hewan. Kekejaman penggorokan leher hewan ini justru dipertontonkan secara masal disaat Iedhul Adha, sebuah contoh kekejaman yang tidak layak ditonton apalagi anak2, kambing dan kerbau mati perlahan sambil meraung-raung kesakitan diselingi doa dan teriakan Allahu Akbar, sebuah kontradiksi.

7. Islam tidak rasional, orang disekitar kutub bumi yang sering mengalami matahari bersinar lebih dari dua puluh jam disuruh puasa sampai dengan matahari terbenam, mengapa tidak 12 jam sama untuk seluruh negara? Puasa 20 jam akan merusak kesehatan. Hidup panjang didunia ini didominasi oleh para wanita Okinawa Jepang dan Itali, padahal mereka tidak puasa. Jadwal doa seperti jadwal K.A, dan arah berdoa mengarah ke Mekah (bagaimana yang berseberangan letak dibumi), dst. Islam membudayakan upacara ritual yang bersifat seremonial yang memboroskan biaya dan waktu kerja bangsa, upacara dan kegiatan agama seperti istigosah atau tabliq akbar atau kebiasaan menyiapkan dan mengantar jemah haji, semuanya mengganggu dan menggerus etos kerja bangsa.

8. Islam juga melakukan gerilya budaya; bahasa, musik, pakaian, hijab, celana congklang, janggut milik budaya Arab dipaksakan atau digerilyakan ke bangsa Indonesia. Istilah ke Arab2an seperti sakinah, marwadah, zuleha, dst., saat ini sudah mengungguli bahasa ibu.

9. Islam memperburuk kebiasaan rajin bekerja dan mempersulit jam kerja suatu bangsa. Bayangkan, sembahyang 5 waktu – sulit dimengerti jadwal Allah mirip jadwal bis kota – lewat beberapa menit sudah ketinggalan bis kota; puasa dan kerja setengah liburan selama 30 hari di bulan Ramadhan, naik haji yang makan waktu 40 hari lamanya, & umroh yang 2 mingguan, arisan para haji dan hajah setelah pulang dari Mekah, dan acara ritual dalam masyarakat yg sering kali dilakukan memboroskan waktu produktip untuk kerja. Acara seremonial keagamaan yang menghamburkan waktu dan membuat suatu bangsa menjadi mabuk agama lalu bangsa menjadi mundur.

10. Islam melemahkan keadilan dengan mengeksploitasi sifat Maha Penyayang, bukan sifat Maha Adil dari Allah, serta mempermudah syarat masuk surga. Ajaran bahwa di Bulan Ramadhan penuh berkah, mati di Mekah langsung naik kesurga, menabung di Bank Syariah mendapat insentip surga, mati bunuh diri sambil membunuh orang lain dengan bom bunuh diri (jihad) dijanjikan masuk ke surga dan dapat hadiah 72 bidadari, dst. Ilustrasi lain, seorang PNS Muslim di kantor pajak siangnya menggelapkan uang negara 500 juta Rp, kemudian ditengah malam jam 12 sholat tahajut dan khusuk minta ampun kepada Allah, maka paginya koruptor ini sudah merasa sehat rohani kembali. Budaya Tomat: malam ini tobat dengan doa khusuk, besuknya kumat karena merasa tidak berdosa lagi, dst., ini disebut “Lingkaran Tomat (Tobat Kumat, mirip lingkaran setan)”. Budaya yang jauh dari rasa keadilan ini mengakibatkan hilangnya rasa malu bangsa. Seorang koruptor di poto atau di film wartawan malah bangga dengan sengaja berpakaian lengkap khas agama Islam sambil melambai-lambaikan tangan! Di perumahan mewah/elit dimana banyak warganya mantan PNS pejabat tinggi malu naik sepeda motor, malu naik kendaraan umum seperti bis umum atau gojeg, namun tidak malu untuk melakukan korupsi. Seorang budayawan mengatakan: Agama Islam secara kelakar sering disebut menjadi obat analgestik, menghilangkan rasa sakit, namun tidak menghilangkan penyakitnya; menghilangkan rasa berdosa, namun tidak menghilangkan sifat korupnya, bahkan membuat sikap korupnya menjadi-jadi, agama sekedar “Sin Laundry” (pencucian dosa, parallel dengan money laundry). Bandingkan, manusia Jepang merasa sangat malu korupsi, lalu bunuh diri - harakiri. Akibat Islam, prestasi negara-negara Islam (termasuk Indonesia) selalu menjadi among the best top ten corrupted country in the world. Pegawai negeri sipil disumpah jabatan, namun ternyata hanya permainan lidah, Allah tidak ditakuti. Bila dibandingkan dengan negara Komunis seperti RRC dan Vietnam, yang hampir nol prestasi korupsinya, maka Muslim selalu berdalih “ RRC dan Vietnam itu yg Islami, Indonesia justru tidak Islami”, disertai jurus bela diri:” Prestasi korupsi tinggi tidak apa-apa, asal masuk surga karena Islam, Kalau negara Komunis bersih korupsi tapi tidak masuk sorga karena komunis”. Setelah kenyang korupsi dimasa kerja, ketika tua “bersembunyi” dibelakang agama sambil menikmati hasil korupsinya. Setan selalu berwajah malaikat. Kejahatan selalu bersembunyi dibalik topeng kebaikan! Agama adalah persembunyian yang nyaman bagi para pelaku kejahatan kelas wahid. Jadi, Islam dapat memperlemah: budaya keadilan, kejujuran dan budaya malu, moralitas bangsa, serta mendorong bangsa ke dunia materialisme/hedonisme.

11. Islam menguras devisa negara untuk hal yang tidak perlu, yang hanya menguntungkan negara asing. Ibadah Haji merupakan salah satu pilar agama Islam yang termasuk dalam lima rukun Islam. Demikian  pula umroh. Cindera mata berupa air zam2, minyak wangi, makanan dan handy craft yg seba Islamis (walau buatan China dan Bangladesh) dijadikan tradisi untuk oleh2 demi menguras dompet kaum turis ibadah Haji. Antrian panjang sampai 50 th untuk naik haji dialami oleh beberapa Muslim Indonesia.

12. Islam menambah biaya keamanan yang tidak diperlukan pada upacara2 ritual non Islam, misalnya upacara Natal, Nyepi, Imlek dan Bodisatwa terpaksa dijagai tentara dan polisi dengan imbalan honor keamanan, untuk menjaga kemungkinan adanya teroris Islam. Hari penuh kasih sayang dari agama non Islam diubah menjadi hari kekejaman oleh Islam - hari yang baik diubah menjadi hari pembunuhan massal dengan bom bunuh diri, sungguh tragis!

13. Islam beranak pinak dengan cepat sekali dan diijinkan beristri sampai dengan empat dan didorong untuk produksi anak tinggi; ini adalah  salah satu strategi perkembangan Islam adalah dengan jurus banyak beranak pinak dan berimigrasi. Wanita sekedar jadi obyek sex dan alat produksi massal anak. Akibatnya, keluarga berencana sulit diterapkan, dianggap melawan Allah; pemerintah harus memberi pekerjaan sedemikian banyak generasi muda, ekonomi bangsa menjadi kacau!

14. Islam membudayakan jiwa plintat plintut (plinplan) melalui kata insya Allah. Janji seorang Muslim dialihkan ke tanggungjawab Allah. Sangat berbeda dengan Hindu, Kristen atau Budha, yang jelas diajarkan untuk menghormati Tuhan dengan tidak menyebut nama Tuhan untuk hal yang tidak perlu dan satunya kata/janji dengan perbuatan.

15. Islam menajamkan SARA nasional dan internasional, lihat ada Kost Khusus Islam, Makam khusus Islam, Kolam renang khusus Islam, Resto khusus Islam, dst. Masih banyak kaum Muslim yang anti Tionghoa/Chinese, simak fakta: kasus Tragedi Mei 1998, kasus Ahok, dan sulitnya kasus naturalisasi para pahlawan badminton Indonesia! Padahal wali songo kebanyakan berasal dari etnis Tionghoa dan Al Qouran menyatakan: belajarlah sampai ke negeri Cina (bukan Timur Tengah!). Disamping itu, cendekiawan Tionghoa yang andil besar dalam reformasi 1998 antara lain adalah Dr Arif Budiman, Dr George Yunus Adicondro, dan Dr Ariel Haryanto, semuanya dosen Universitas Satya Wacana Salatiga, mereka terpaksa lari mengungsi ke Luar Negeri untuk keamanan jiwanya ketika universitas mereka diobrak-abrik presiden Soeharto. Yap Tiam Hien, Kwik Kian Gie, Christian Wibisono, dan para pahlawan badminton (Rudy Hartono, Susi Susanti, dst) adalah tokoh2 nasional yang mengharumkan Indonesia. Seandainya Indonesia dipimpin kaum Tionghoa yang ahli bisnis, mungkin Indonesia cepat makmur dan sejahtera, jauh melebihi Singapore, Taiwan dan Hongkong; karena kekayaan alam Indonesia ribuan kali dari ke 3 negara itu. Warga Tionghoa pada umumnya wiraswasta, bisnis, atau industrialis; jarang menjadi pegawai negeri; jadi mereka banyak menciptakan peluang kerja bagi pribumi dan banyak menghasilkan devisa bagi negara lewat pajak; mereka bukan “rayap” bangsa seperti kebanyakan PNS yang bermental korup (warga Tionghoa dipersulit untuk masuk PNS dan PTN).

16. Islam membudayakan sikap suka mempersulit orang lain. Masuk Islam adalah amat sangat mudah, cukup mengucapkan satu kalimat syahadat; keluar Islam adalah dipersulit setengah mati – dikucilkan, honor killing dan dapat dihukum mati! Demikian pula urusan berpakaian – berambut – bercelana – berjenggot – berbahasa - berpakaian diatur secara detil dan complicated (jlimet), seolah-olah Allah hobinya memang suka mempersulit manusia, hal ini yang rupanya melandasi filosofi pegawai pemerintah kita “Kalau bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah?”

17. Islam menjajah Indonesia dalam berbudaya berketuhanan Yang Maha Esa. Di Indonesia sudah banyak dikenal aliran kepercayaan tinggalan nenek moyang, namun tersingkir masuk kotak. Islam mempersulit masuknya aliran kepercayaan asli Indonesia kedalam jajaran yang sepadan dengan agama/kepercayaan lain yang tertera dalam KTP. Aliran kepercayaan asli Indonesia misalnya Kejawen penuh local wisdom, local content, dan menganggap Tuhan YME beserta alamNya tidak pernah selesai dipelajari; jadi bukan agama yang dicari tapi kebenaran yang tak pernah selesai dipelajari dan dimenegerti. Sampai saat ini kepercayaan asli masih dihambat untuk diakui secara resmi untuk dapat dicantumkan di KTP dan UU Perkawinan.

18. Islam adalah agama sekaligus politik, maka Islam tidak pernah berhenti melakukan manufer politik atau diperalat untuk kepentingan politik, misalnya:

- Prabu Brawijaya “ditusuk dari belakang” oleh wali songo (MUI abad itu), sehingga kerajaan Hindu Budha yang jaya runtuh berikut budaya dan pustakanya (keindahan candi berikut buku2nya)

- Penumpasan dan pembunuhan ratusan ribu pengikut PKI di tahun 1965 (Islam dilawankan PKI oleh pak Harto)

- Islam juga terus dipakai untuk menolak rekonsiliasi untuk memulihkan trauma para korban G30S dengan cara pencabutan TAP MPRS XXV/1966 yang dianggap tidak manusiawi.

- Islam juga terus dipakai untuk menghadang pengungkapan misteri sejarah di seputar 1965 secara gamblang agar tidak menjadi 'kabut misteri sejarah' yang diwariskan pada generasi penerus melalui buku sejarah yang “palsu”. Masyarakat Muslim selalu dibuat takut akan bangkitnya PKI, padahal radikal Islam jauh lebih berbahaya bagi Indonesia dan dunia.

- Regim Orde Baru (Suharto) menggunakan Islam untuk menyelamatkan diri (PDIP dilawankan Islam, sehingga ibu Megawati tidak dapat menjadi presiden, ingat Poros Tengah pimpinan Amin Rais). Disaat berjaya, Suharto sangat menekan Islam karena pengaruh ibu Tien yang berjiwa Kristen (Jendral Beny Murdani dan para Menteri serta think thanknya kebanyakan Kristen), ketika regim Orba nyaris jatuh, maka keluarga Cendana dan petinggi negara yang lain (termasuk Bob Hasan) pada ribut naik haji, kemudian pejabat tinggi pemerintahan diganti dengan wajah2 yang Islami yang Arabik (Fuad Hasan, Fuad Bawazir, etc). Ketika ibu Tien meninggal, maka Ikatan Cendekiawan Muslim (ICMI) didirikan oleh Habibie, Tutut, Letjen Hartono di Universitas Brawijaya Malang; Gus Dur sangat menentang ICMI. Regim Soeharto meniru Iran, beliau sudah muak ditipu Amerika Serikat, maka beliau meniru cara Iran untuk mengusir USA sekaligus menyelamatkan diri dari PDIP dengan menggunakan Islam. Syah Iran berhasil digulingkan Imam Khoemeni melalui revolusi Islam; persahabatan Iran dengan USA dan dunia Barat berubah total menjadi permusuhan, dan Iran berjaya menjadi Republik Islam. Demikian pula regim Soeharto tetap aman tentram dari reformasi berkat manipulasi Islam yang sangat pintar, para pecinta dan begundal Soeharto masih banyak bercokol di ring satu dan dua pemerintahan orde Reformasi.

- Pelecehan kaum Tionghoa 1998, Islam dipakai untuk menindas dan mempermalukan kaum Tionghoa yang tidak bersalah (Islam dilawankan Kaum Tionghoa karena kecemburuan ekonomi)

- Poros tengah Amin Rais menghentikan Megawati menjadi presiden saat reformasi 1998(Islam dipakai untuk menyelamatkan regim Orde Baru; Islam dilawankan PDIP yang Nasionalis)

- Amin Rais menurunkan Gus Dur (GD, Islam garis keras dilawankan Islam moderat). GD dianggaap berbahaya bagi sisa ORBA karena GD ingin mencabut TAP MPRS 1966 (Tentang pelarangan PKI) dan menghapuskan Undang2 Penodaan Agama. Kembali Poros Tengah beraksi dibawah pimpinan Amin Rais (AR) untuk menjatuhkan GD. Melihat peran ganda Amin Rais, pakar politik dari Barat menyatakan bahwa AR memang diselundupkan oleh pak Harto ke Orde Reformasi untuk menyelamatkan Orde Baru.

- Islam untuk menjegal non Muslim Ahok untuk pilihan gubernur DKI; demikian pula penjegalan non Muslim untuk menduduki jabatan tinggi di kantor2 pemerintahan.

- Islam di pakai untuk pilpres agar Bpk Jokowi kalah.

- Islam dipakai untuk mempersulit masuknya aliran kepercayaan asli Indonesia kedalam jajaran yang sepadan dengan agama/kepercayaan lain yang berasal dari Luar Negeri dan yang tertera dalam KTP. Aliran kepercayaan asli Indonesia misalnya Kejawen penuh local wisdom, local content, dan menganggap Tuhan YME beserta alamNya tidak pernah selesai dipelajari; jadi bukan agama yang dicari tapi selalu mencari kebenaran yang tak pernah selesai dimenegerti. Sampai saat ini kepercayaan asli masih dihambat untuk diakui secara resmi dan dapat dicantumkan di KTP dan UU Perkawinan.

- Islam Radikal menggunakan Front Pembela Islam untuk melakukan “manajemen ketakutan berbasis kekerasan”; agama Islam dan Allah dianggap sedemikian rapuh, harus dibela dengan kekerasan. Gedung untuk hiburan, ibadah, pertemuan, dst., yang dianggap tidak Islami, di teror oleh FPI dengan kekerasan dan perusakan, kemudian diusulkan dilarang beroperasi.

19. Islam penghambat Ilmu Pengetahuan: Islam merintangi kemajuan ilmu pengetahuan terutama yang bersifat budaya, filsafat dan spiritual melalui hukum penodaan agama. Menurut pakar budaya dan spiritual internasional, Tuhan itu alpa omega - tidak tahu awalnya tidak tahu akhirnya, arti kongkritnya tak terbatas sehingga Tuhan tidak pernah selesai dipelajari, apalagi kalau Tuhan hanya dibatasi sebuah buku kitab suci. Namun adanya UU Penodaan agama, di hampir disetiap negara Islam, menandakan betapa Tuhannya Islam, Allah, itu penakut terhadap temuan baru yang berkenaan dengan pengetahuan dirinya. Mestinya, Tuhan tidak perlu dibela karena Maha Pandai dan Maha Benar. UU ini adalah alat politik yang ampuh untuk menumpas ide baru yang cemerlang dari generasi muda pembaharu pengetahuan dunia namun dianggap membahayakan Islam (terutama upaya membongkar ketidak benaran Islam).

20. Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi agama politik bisnis,  mampu menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik lewat POLITIK IDENTITAS, ini menirukan strategi klasik “Raja Rahwana yang memakai aji kesaktian dasa muka”,  satu pribadi raksasa jahat berwajah sepuluh untuk mengeroyok dan mengalahkan prabu Rama (cerita klasik wayang Ramayana). Demikian pula dalam politik, jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)" (bagai Dasa Muka, satu Islam berwajah sepuluh parpol Islam), misal PPP, PBB, PKS, dst.; ibarat gajah mati dikeroyok semut;  parpol nasionalis/kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Jadi walaupun kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi, kolaborasi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam); dengan demikian telah terjadi NEGARA DALAM NEGARA, artinya DALAM NEGARA INDONESIA ADA NEGARA BAYANGAN YANG DISEBUT NEGARA ISLAM! Demokrasi rasanya tidak akan berlaku di negara mayoritas Islam, KARENA SEJAK KECIL MANUSIA TELAH DICUCI OTAK UNTUK CINTA NABI MUHAMMAD DAN ISLAM LEBIH DARI PADA CINTA NEGARA DAN BANGSA! Secara kelakar, pakar Islam - Dr. Bill Warner dan Dr. David, untuk menguasai dunia senjata utama bangsa Arab/Islam adalah penis/kontol (bhs Jawa). Islam disebarkan Muhammad lewat pedang, beliau memimpin 27 pertempuran. Kemudian Islam dilindungi dengan KEKEJAMAN, misalnya: berlapis-lapis aturan yang mengandung kekerasan, sangsi sosial,  ancaman dan pemaksaan, bahkan pembunuhan yang kejam, tidak masuk akal dan meresahkan diciptakan, misalnya: tidak boleh bergaul dengan kafir, tidak boleh dipimpin kafir; hukuman pengucilan, kekerasan, honour kiling, hukuman mati bagi yang murtad; perlindungan dari sisi legalitas: ucapan kebencia, UU Penodaan Agama, UU ITE, SKB 2 Menteri, FKB; bahkan dialam kuburpun diancam dengan kekerasan oleh malaikat Munkar dan Nakir, dst.

Sehingga oleh Budayawan Jawa (Mbah Erot), strategi ini secara dagelan disebut: STRATEGI KONTOL, PEDANG DAN KEKERASAN.

21. Islam membenturkan Indonesia melawan Negara adidaya, misalnya:

- Negara Israel (bgs Yahudi). Bangsa Indonesia diseret secara halus memihak bangsa Palestina/Arab dalam konflik di negara Timur Tengah. Padahal bangsa Indonesia kurang paham akan akar permasalahan konflik mereka yang dapat dipahami lewat kitab suci bangsa Yahudi dan Kristen. Akibat memihak Arab Palestina telah menyebabkan ekonomi Indonesia selalu dikacau dengan mudah melalui nilai tukar dollar oleh pakar finansial dunia yang didominasi oleh orang Yahudi, nilai rupiah di set begitu rendah dibanding nilai dollar, sehingga hasil bumi Indonesia murah sekali, hasil hitech luar negeri mahal sekali, rakyat jadi korban. Negara USA dan Russia pun segan bermusuhan dengan jaringan finansial Yahudi yang mendunia dan sangat kuat. Islam mencoba melawan Yahudi menggunakan agama dan jurus finansial yang mirip yaitu bank syariah, dan Indonesia menjadi korban pertentangan Yahudi – Arab.

- Sikap Islam yang kurang senang kepada warga Tionghoa (kebanyakan Kristen dan Budha) mempengaruhi hubungan dengan negara RRC (Negara Cina super power ke 2). Kasus pelecehan etnis Tionghoa 1998 masih membekas, upaya rekonsilisasi dan permintaan maaf dari Islam belum pernah muncul, plus perlakuan negatip terhadap warga Tionghoa, tentu saja semua ini  akan mempengaruhi kerjasama RRC dan Indonesia.

Nampak Islam telah menjadikan hubungan dengan kedua negara super power diatas menjadi sulit.

22. Jaringan politik internasional Islam terjalin rapi melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). OKI adalah sebuah organisasi internasional dengan 57 negara Islam anggota yang memiliki perwakilan tetap di Perserikatan Bangsa-Bangsa. OKI memiliki kekuatan politik yang besar untuk mengimbangi kekuatan politik negara Barat, misalnya Inggris dengan negara2 Common Wealth nya. Dukungan finansial dari negara OKI, misalnya UEA dan Arab Saudi, sangat banyak untuk pemenangan Parpol yang Islami dan Sekolah/pendidikan yang Islami dinegara yang dituju dan mau dikuasai, misalnya Indonesia. Negara2 Arab perlu mulai bersiap-siap, apabila sumber kekayaan utama negara habis (minyak dan gas) atau tergantikan energi alternatip (air angin matahari herbal), maka bisnis utama mereka berubah menjadi membisniskan agama Islam! Masyarakat Eropa telah menyelidiki dan menyadari bila Negara Arab Saudi (Islam Suni) terkenal suka memberi dukungan finansial kepada organisasi Islam garis keras di suatu Negara, sedangkan negara Iran (Islam Syiah) lebih senang berperang untuk mendominasi perpolitikan Islam di Timur Tengah dengan menggunakan organisasi Islam garis keras juga.

23. Lewat Islam, Indonesia bagaikan sudah dijajah Arab Saudi, bayangkan:

- Arabisasi budaya: berpakaian – berambut – bercelana – berjenggot – berbahasa sudah mengarah Arabisasi, adat istidat nasional dan lokal tergeser budaya Arab.

- TKW diperkosa dan dihukum mati, bila dikirimkan pembela hukum dari Indonesia, ternyata tidak bisa menolong juga – ada ayat yang membenarkan untuk meniduri TKW dalam Al Quran.

- Organisasi Islam garis keras seperti FPI dan Hibutz Tahir sulit dibubarkan atau dilarang oleh pemerintah walaupun merugikan negara.

-  Tokoh garis keras seperti Basyir, Riziq, dll., bila bermasalah dengan polisi RI lalu lari ke Saudi Arabia, lalu mereka kaum garis keras ini mengadakan pertemuan2 di Arab Saudi, dan Indonesia tidak bisa apa2.

- Negara dalam negara, dalam pehgertian koalisi banyak partai Islam lewat Politik Identitas bagaikan telah ADA NEGARA ISLAM DALAM NEGARA KESATUAN RI.

24. Last but not least, Agama Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta doktrin, dogma, aturan,  ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi Tuhan.

Kini masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama. Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi.

 

Sungguh repot kalau suatu negara sudah dijajah melalui agama namun penduduknya tidak sadar.

 

Banyak negara berkembang terkecoh ajaran Muhammad: Islam agama terakhir yang paling sempurna dan Muhammad nabi terakhir yang paling sempurna, namun berkat internet hoax ini akan segera berakhir. Agama2 non Islam, seperti Hindu Budha Kristen Kong Hu CU dan Aliran Kepercayaan Lokal, tidak akan menimbulkan akibat negatip sampai sebegitu banyaknya! Oleh sebab itu betapa mahalnya memelihara Islam bagi bangsa Indonesia; Islam menghamburkan banyak resources negara seperti tenaga, waktu, biaya, dan pikiran! Beban ini rupanya masih kurang dimengerti oleh masyarakat umum (terutama kaum Muslim) yang malas membaca, mengolah dan menggunakan akal budi mereka. Dampak positip Islam tidak dibahas disini, mengingat tujuan tulisan ini untuk menyadarkan bahaya yang ditimbulkan Islam.

 

Indonesia Terus Mengalami Kemunduran

Semenjak jatuhnya prabu Brawijaya (kerajaan Hindu Budha) Indonesia mengalami kemunduran hingga sekarang; faktor penyebab yang penting adalah gerilya budaya Arab dan dibuat mabok agama Islam. Majapahit sempat jaya di level internasional. Saat ini, Negara Indonesia yang Islami dengan unsur2 negatip seperti dibahas diatas telah mengakibatkan berbagai kemunduran, berikut ini contoh kemunduran Indonesia:

- Indonesia mengalami rekor dijajah negara asing. Negara yang pernah menjajah adalah: Portugis, Inggris, Belanda dan Jepang.

- Kasus penggelapan dan pembodohan sejarah G30S (dan Supersemar), yang terus menerus di citrakan komunis lawan Islam, padahal fakta sejarah yang sudah banyak beredar di dunia internasional adalah penggulingan Bung Karno yang anti USA dan Inggris (saat itu) melalui CIA dengan strategi coup d’etat yang merangkak.

- Kasus BLBI yang menghilangkan 750  trilyun rupiah uang negara diikuti lantai atas Bank Indonesia dibakar untuk menghilangkan bukti2 BLBI, dan kasus yang mirip pada bank2 yang lain. Semua pelakunya selamat, rakyat yang menderita

- Negara USA dan Barat telah mengeruk hasil tambang Indonesia setelah berhasil menjatuhkan Bung Karno (yang ingin berdikari) lewat Soeharto; konsesi tambang selama 40 tahunan dari Aceh (Exxon) sampai dengan Irian (Free Port) diserahkan ke mereka. Mungkin nilai pengerukan mineral Indonesia selama 40 tahunan melebihi nilai penjajahan Belanda selama 300 tahun (karena pengerukan kekayaan masih berupa hasil pertanian. Apa yang diwariskan oleh pemerintah pusat kepada masyarakat lokal? Kemiskinan dan kerusakan alam! Lihat LNG Arun, lihat CALTEX Pakan Baru, lihat Bontang kaltim, lihat Free Port Papua, lihat KobaTin Bangka. Manusia Aceh, manusia Dayak, manusia Riau, manusia Papua, manusia Bangka banyak menerima kerusakan alam, kekayaan disedot sedemikian rupa ke pusat dan ke luar negeri.

- Pernah terjadi, orang2 hitam dari Afrika (yang dapat dianggap lebih tertinggal) ternyata dengan mudah mempedayakan masyarakat kita dengan manipulasi penggandaan uang dan jual-beli narkoba.

- Orang Barat mempedayakan kita dengan kurs nilai mata uang. Dengan $ 1 = k.l Rp. 15000 (tahun 2020), ini sama saja penjajahan baru. Mereka dapat bahan mentah hasil alam dari Indonesia murah sekali, setelah diproses di L.N menjadi barang hitech, maka harganya jadi selangit. Nilai tambah pemrosesan/produksi barang mentah menjadi barang jadi diambil mereka (disamping membuka lapangan kerja). Indonesia terus dengan mudah dikibulin dan dinina bobokan untuk menjadi negara peng export dan sekaligus pengimport terbesar didunia, sungguh suatu kebodohan yang maha luar biasa.

- Bangsa Jepang terus membuat kita bagaikan tidak pernah bisa bikin mobil sendiri, walau industri Jepang sudah lebih 30 tahun ada di Indonesia. Kita sekedar bangsa konsumen dan perakit.

- Penjajahan budaya berketuhanan YME oleh negara Arab. Orang Timur Tengah/Arab dengan mudah menggerilya kebudayaan kita seperti cerita diatas; disamping itu, Indonesia adalah termasuk pemasok devisa haji terbesar! Kemudian, dengan hanya Abu Bakar Baasyir dan Habib Riziq (FPI), cukup dua manusia saja, Indonesia sudah bisa dibuat kalang kabut! Sungguh memalukan!

- Dengan cukup satu manusia Malayasia yang disebut Asahari saja, manusia Jawa (bahkan seluruh Indonesia) dapat dibuat kalang kabut. Sungguh keterlaluan!

- Kalau dulu banyak mahasiswa Malaysia studi ke Indonesia, sekarang posisinya terbalik: banyak mahasiswa Indonesia belajar ke Malaysia (bahkan ke S’pore, Thailand, Pilipina, dst.). Konyol bukan?

- Banyak manusia Indonesia yang ingin kaya secara instant, misalnya mengikuti berbagai arisan/multi level marketing seperti pohon emas, First Travel (perjalanan haji), dst., yang tidak masuk akal! Kasus penggandaan uang oleh Dimas Kanjeng yang mampu menghimpun ribuan anggota, termasuk seorang elite bergelar Professor Doktor (Marwah Daud Ibrahim, mantan penasehat ekonomi Soeharto).

- Negara lain yang usianya hampir sama bahkan lebih muda menyalib Indonesia dengan mudah, misalnya Korea Selatan, Vietnam, Singapore, Malaysia.

 

 

Fakta yang paling nyata kemunduran bangsa adalah kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang sangat kaya raya ternyata masih rendah, ibarat pepatah “Ayam mati di lumbung padi”, sebuah sindiran yang tepat dan mengena! Kemunduran kebudayaan manusia Indonesia memang sangat terasa, bahkan seorang Indonesianis dari Jerman dapat berkomentar secara jenaka demikian: ”Kemunduran kebudayaan Indonesia ini disebabkan manusia Indonesia sedang digendam bangsa Arab, sehingga mendem agama dan menjadi linglung (kehilangan akal sehat)”.  Indonesia bernasib sama, seperti negara2 Islam lainnya yang termasuk OKI, mundur dan SDM nya mengenaskan. Sampai muncul pemeo: “Siapapun presiden Indonesia dipastikan akan menemui kesulitan untuk memajukan dan memakmurkan bangsa dan negara mengingat dominasi Islam pada sistim berbangsa dan bernegara”. SDM asal Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di negara asing yang bukan Islam, misal Jerman, Kanada, USA, Singapore dan Jepang; atau di perusahaan2 asing yang ada di negara Islam. SDM yang jujur dan berkualitas tidak mungkin tumbuh dan berkembang di negara Islam yang totaliter teokratis (kalifah & syariah), tidak jujur (taqiya), tidak adil (bias gender dan pengkafiran) dan anti kemajuan.

 

Sebagai penutup, semoga pencerahan ini menyadarkan manusia Indonesia untuk membuang agama dari Indonesia, membuang politik identitas, memisahkan urusan agama dengan negara. Mari berharap agar segera terjadi Reformasi Islam agar dunia dan Indonesia menjadi adil, aman, tentram, sejahtera dan makmur. Mari memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA, selaras dengan Pancasila dasar negara. Dan mari saling menghormati keyakinan yang ada dan jangan sekali-kali mengkafirkan keyakinan yang berbeda!

Artikel sumbangan FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA,  CABANG MONTREAL, CANADA. SLOGAN: WALAU JAUH TETAP BERJUANG DEMI NEGARA.

 

VIII.        STUDI KAJIAN : BAHAYA POLITIK IDENTITAS ISLAM BAGI NON ISLAM.

AGAMA UNTUK POLITIK DAN BISNIS SAMA SAJA MEMPERMAINKAN DAN MENGHINA TUHAN,  TIDAK HERAN BERBAGAI MALAPETAKA SEPERTI BADAI,  GEMPA,  BANJIR,  KORUPSI,  KETIDAK ADILAN,  KERUSUHAN DAN KEMISKINAN MENIMPA INDONESIA SEBAGAI HUKUMAN DAN PELAJARAN DARI TUHAN.  KOREA MABOK KERJA - INDONESIA MABOK AGAMA, TIDAK HERAN BANGSA INDONESIA YANG KAYA RAYA BAGAIKAN AYAM MATI DILUMBUNG PADI (MISKIN).

 

MEMBEDAH STRATEGI POLITIK IDENTITAS ISLAM  (PII) UNTUK MENANG DAN MENGUASAI PEMERINTAHAN, DARI KACA MATA AKAL SEHAT SEBAGAI BERIKUT :

 

1. Strategi menjadi mayoritas jumlah manusia Muslim: poligami,  kawin cerai,  muttah,  pedophili,  kawin muda,  dst.  Tidak perduli banyaknya anak menjadi broken home dan kualitas keluarga serta pendidikan menjadj sangat rendah.

2. Dinegara mayoritas Islam, Islam sebagai ideologi politik,  mampu menguasai pemerintahan dan parlemen negara dengan strategi menang dalam jumlah partai politik (parpol). Strategi satu ideologi Islam menjelma menjadi banyak partai politik, ini bagaikan Raja Rahwana memakai aji kesaktian DASAMUKA,  SATU PRIBADI BERWAJAH SEPULUH RAKSASA  untuk mengalahkan Prabu Rama (cerita wayang Ramayana). Demikian pula jumlah parpol Islam yang banyak namun berbasis ideologi "agama yang sama (Islam)", misal PPP, PBB, PKS, dst.; jadi walau kalah dalam pilpres, parpol Islam akan dapat mendominasi eksekutip, yudikatip dan legislatip melalui strategi koalisi dan keroyokan untuk mengalahkan parpol nasionalis atau kafir (non Islam) di berbagai lembaga tinggi pemerintahan. Ibarat Gajah mati dikeroyok semut;  parpol nasionalis/Kafir kalah dikeroyok oleh koalisi banyaknya partai Islam. Dengan demikian Islam dapat mendominasi APBN, penerbitan peraturan yang Islami dan menguasai proyek nasional, dst.

3. Lewat dominasi yudikatip, maka Islam mampu “mengurung/memenjarakan” non Islam dengan menerbitkan banyak peraturan yang Islami dan Arabi,  misalnya: perda syariah, halal haram pakaian-musik-makanan-bisnis,  kolom agama pada KTP,  UU Penistaan Agama, SKB 2 menteri, FKUB, Islampobhia, menjustifikasi pembentukan ormas Islam yang gemar melakukan keributan dan kekerasan kepada “Kafir” , dan menganggap perlunya departemen agama, yang semuanya ini tidak layak ada di dunia modern. Semua hal ini tersirat sekedar bertujuan menjaga dan memperkokoh budaya dan agama bangsa Arab, serta demi melindungi tuhan khas bangsa Arab yang maha penakut dan anti kritik serta untuk menghalangi terjadinya murtad (Christian Price, Paul Zhang, MKC, Seifudin Ibrahim). Seribu kepala seribu pendapat, keyakinan adalah urusan pribadi dan bersifat privasi, bukan urusan publik apalagi urusan negara lewat departemen agama.

4. Demikian pula kecerdikan finansial,  Islam mampu mengkapling APBN dan proyek nasional di DPR dan lembaga tinggi negara demi kepentingan Islam, dan Indonesia bagaikan mengijinkan dana asing tanpa batas dari Arab untuk membiayai proyek Islamisasi dan Arabisasi Indonesia. Tidak heran masjid, pesantren, pondok,  sekolah dan universitas berbasis Islam tumbuh dengan subur;  diduga 1/3 APBN dibelanjakan untuk ini. Padahal natural resources dikeruk dari Irian dan Kalimantan yang mayoritas bukan Muslim!!! Ini mirip penjajahan Islam terhadap non Islam.

5. Dominasi politik menjadikan Islam mampu mendominasi sistim informasi publik.  Henry Kissinger, mantan MENLU AS,  mengatakan: “BARANG SIAPA MENDOMINASI SISTIM INFORMASI PUBLIK MAKA AKAN MENANG DALAM POLITIK”. Dengan menguasai informasi publik, Islam bebas untuk melakukan strategi : “SESUATU YANG SALAH NAMUN BILA DIULANG - ULANG AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN”. Azan dan kotbah 5x sehari dari speaker/TOA mesjid yang menggelegar sampai 500 meteran adalah bentuk pelaksanaan strategi diatas. Bagi non Muslim, toa masjid dengan bahasa Arab yang tidak dimengerti adalah bentuk penjajahan pikiran, agama dan budaya Arab yang nyata. Saat ini, Internet bagaikan di bom nuklir dengan iklan dan hoax berbasis Islam. Menemukan sesuatu kebenaran yang disembunyikan para ulama Islam menjadi begitu sulit (misalnya baru ditemukan ditumpukan/halaman nomor 101 di Google Search). Demikian pula Islam mampu “mengontrol” Google untuk konten digital yang membahayakan Islam lewat strategi Islamphobia, UU ITE dan UU Penodaan Agama.

6. Dominasi Sistim pendidikan nasional pun diarahkan demi kepentingan sepihak,  Islam dan budaya Arab.  Porsi APBN yang besar dialirkan ke institusi Islam (termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, Sistim pendidikan ini diperkirakan akan meminimalkan akal budi sehat sejak kecil sampai dengan dewasa dengan menggunakan metode cuci otak,  hafalan,  paksaan, baiat dan hukuman untuk menjadi pengikut Muhammad yang setia dan pengagum budaya Arab lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab. Hasil pendidikan berbasis cuci otak, hafalan disertai paksaan, sangsi, baiat dan hukuman adalah:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB, MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK” !!! Ingat negara barat pernah mengalahkan RRC lewat perang CANDU, dimana bangsa China dibuat mabuk Candu (dikenal sebagai Perang Candu), lalu dengan mudah dikalahkan barat; sekarang Indonesia dibuat mabok agama, akal budi menjadi jongkok dan natural resources serta finansial kita dijajah bangsa asing!  Dinegara maju dan modern, pendidikan agama dilarang di sekolah negeri (di swasta diijinkan), pendidikan budi pekerti wajib diberikan dan sangat ditekankan. Budi pekerti adalah hubungan manusia dengan sesamanya dan alam semesta.

7. Demikian pula lewat jurus Islamisasi dan Arabisasi Ilmu pengetahuan, budaya, kearifan lokal dan iklan: segalanya mau di Arabisasi dan Islamisasi tanpa kejujuran dan rasa malu.

Sampai muncul pemeo - Islam without lies will die (Ahmed, Christian Prince). Para murid Muhammad mampu membuat puluhan hoax cerita legenda mukjizat Muhammad dan keajaiban Alqouran tanpa merasa berdosa telah membohongi umat manusia; nampak karakter tuhan bangsa Arab yang tidak menjujung kejujuran (taqiya).

Internet dibombardir dengan hoax karya para Muslim,  termasuk iklan (misal speaker yang berkah).

 

8. Melalui strategi RUKUN ISLAM,  keseharian budaya dan pikiran bangsa Indonesia diarahkan meniru budaya,  kebiasaan dan cara berfikir bangsa Arab; budaya lokal disubordinate kan dibawah budaya Arab. Rukun Islam bukan dari Alqouran,  melainkan dari buku kuning, ciptaan ulama politikus Arab jaman jahiliah. TRIAS POLITIKA BANGSA ARAB: Agama-Bisnis-Politik dengan indah, cerdik dan licik; urusan agama dicampur adukan dengan urusan negara. TRIAS ini diimplementasikan lewat RUKUN ISLAM. Bisnis ibadah haji dan sertifikasi halal haram adalah faktor penting yang memiskinkan bangsa Indonesia, sebaliknya memperkaya bangsa Arab. Muhammad KC menyatakan Rukun Islam adalah alat jitu pembodohan, penipuan dan penjajahan (3P) bangsa Arab terhadap non Arab!

9. Gerilya kebudayaan yang lazim disebut Gendam Arabia – semua aktivitas yang perlahan namun dengan pasti merubah budaya lokal menjadi budaya ke Arab-araban, misalnya: pengajian yang bikin maboookkk agama dan budaya arab (megawati), dan gerilya kebudayaan : kost muslim, perumahan muslim, rumah makan muslim,  rumah sakit muslim,  kuburan muslim,  perkawinan muslim,   partai politik muslim, perda syariah,  dan tujuan akhir negara muslim ( kilafah).  perlahan tapi pasti,  asalkan  yang digerilya tidak merasa, bahkan malah bangga dijajah budayanya oleh bangsa arab (jurus gendam arabia). Termasuk Gendam Arabia: adalah kegiatan pengajian, tabliq akbar, ceramah ustadz, dst. Majapahit terjungkal,  dan kini negara indonesia menjadi sasaran tembak. mari waspada dan mawas diri terhadap politik identitas (keroyokan, kolaborasi dan koalisi banyak partai islam untuk mendominasi pemerintahan indonesia).

10. Melihat aliran dana yang begitu besar dari negara Arab ke Indonesia untuk membiayai proyek Islamisasi dan Arabisasi; diduga  Indonesia akan dijadikan pusat Islam dunia mengingat kini Bangsa Arab di Timur Tengah telah jenuh dengan diktator Islam (Kilafah dan Syariah),  terbukti telah terjadi Arab Spring,  Saudi Spring dan Iran Spring (Islah B.) ; ini akan mirip agama Katholik yang dipindahkan ke Vatikan, Itali bukan di Yerusalem, Israel. Indonesia, Malaysia dan Brunai adalah pondasinya. Proyek besar pertama Islam adalah MENANG PILPRES 2024 lewat politik identitas. Bung Karno pernah mengatakan, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri" (manusia Indonesia yang menjilat dan mengabdi pada kepentingan agama dan bangsa Arab); pesan BK ini rupanya akan menjadi kenyataan pada PILPRES 2024, kita akan melawan mereka yang rela menjual Indonesia ke bangsa Arab karena mabok agama dan budaya Arab serta menjadi kaya karena politisasi dan bisnisisasi agama Islam!

 

Di era digital (2023), masyarakat cerdas, kritis dan bijak telah sadar bahwa hanya tuhan khas bangsa Arab yang: menciptakan agama Islam dan sekaligus beragama Islam, berbudaya Arab dan berbahasa Arab, mengkafirkan keyakinan diluar Islam, mengajarkan bunuh-membunuh/jihad, mengajarkan tidak jujur/taqiya, merendahkan martabat wanita, menciptakan otak manusia namun hanya sekedar untuk menghafal Alqouran dalam bahasa Arab tanpa perlu mengerti, gemar berpolitik dan bisnis lewat visi misi negara Kilafah dan hukum Syariah, menciptakan manusia namun sekaligus memerintahkan untuk membenci bahkan membasmi mereka (Yahudi dan Kristen - padahal cikal bakal Islam); dari sisi ajaran dalam Alqouran: mengandung banyak materi ajaran sex, kawin cerai muttah poligami, Muhammad memiliki banyak hak khusus dalam hal sex,  banyak mengandung kekerasan dan ujaran kebencian kepada keyakinan non Islam, menyekutukan tuhan-Muhammad-batu Kabah dalam ibadahnya, Alqouran hanya boleh ditafsir dalam bahasa Arab sebatas oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman jahiliah. Nampak jelas sekali kepentingan bangsa Arab dalam ideologi politik dan bisnis dalam kemasan agama Islam.

Sebagai kontradiksi, Tuhan universal milik Dunia tidak beragama apalagi menciptakan agama dan sekaligus mengkafirkan serta memusuhi keyakinan non agama! Manusia cerdas,  kritis dan bijak di era digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA yang tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia dan saling melengkapi. Agama beserta doktrin dan dogma buatan manusia justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.

 

Karena Agama menjadi sumber utama pertikaian manusia maka jelas agama tidak dikehendaki Tuhan Universal!

 

JADI ISLAM DAPAT DISIMPULKAN:TUHAN MENCIPTAKAN MANUSIA,  MANUSIA ARAB MEMBALAS MENCIPTAKAN TUHAN YANG KHAS ARAB LEWAT AGAMA YANG KHAS ARAB PULA (ALLAH DAN ISLAM).

 

Sebagai penutup, Bangsa Indonesia wajib mawas diri, fakta dan data kecanduan/mabok agama Islam dan budaya Arab berakibat fatal, misalnya hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara2 beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS,  dst., kacau balau, korupsi tinggi,  mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan gereja, korupsi menggila,  perusakan situs sejarah, pelarangan ibadah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

 

ARTIKEL SUMBANGAN FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL,  CABANG OXFORD UK. Artikel dapat didownload di SCRIBD  INTERNET.

 

 

////////////////////////////////////

 

 

 

 

 

 

IX.        DARI ARAB SPRING KE INDONESIA SPRING: KEBANGKITAN AKAL BUDI DAN KEWARASAN BANGSA DARI MABOK AGAMA ARAB.

Belajar Islam terbaik adalah lewat para murtadin yang disajikan secara debat di video Youtube. Ibarat belajar efek memakai Narkoba, maka cara terbaik adalah belajar dari mantan pecandu Narkoba yang sudah mengenal positip negatipnya narkoba secara dalam, detil dan benar.  Demikian pula dengan belajar ajaran Muhammad yang aneh, terbaik adalah lewat para Murtadin yang pernah terjebak, tertipu, dan pernah mendem agama Arab, lalu sadar dan berbalik arah untuk memberi pencerahan bagi para peminat dan pemeluk agama Arab. Kedepan, brain washing agama akan percuma saja, sebab materi di internet lebih menarik, lebih berkualitas dan lebih dapat dipercaya. Manusia yang ingin belajar Islam tidak lagi belajar lewat Ustadz, Kyai dan Ulama yang cenderung ber taqiya (bohong, menyembunyikan ayat2 yang salah dan tidak masuk akal) dan menggunakan metode brain washing serta baiat (sumpah). Agama asal Arab ini merupakan beban yang berat bagi bangsa Indonesia dari sisi: biaya, waktu, tenaga dan pemikiran. Berbagai kerusuhan akibat mabok ayat2 agama Arab, misalnya: G30S, Tragedi Pelecehan warga Tionghoa, Mei 1998, Penurunan Ibu Megawati (oleh poros tengah Amin Rais), Penurunan Gubernur Non Islam Ahok, dan di abad yang lalu: DI/TII, Kahar Muzakar, dan lengsernya Prabu Brawijaya jaman Majapahit; semuanya ini membuat Indonesia mundur teratur. Sehingga tanpa disadari makin lama makin timbul rasa muak pada wajah2 Arab yang selalu membuat onar Indonesia (Basyir, Rizieq, Amin Raies, dkk) dan budaya Arab (pakaian Ninja, celana congkrang, janggut kambing, dst). Berikut ini sepintas kilas kajian para pakar budaya, filsafat dan agama tentang rute Islam di Indonesia.

CLASH OF CIVILIZATIONS

Benturan peradaban atau clash of civilizations (CC) adalah teori bahwa identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca-Perang Dingin. Teori ini dipaparkan oleh ilmuwan politik Samuel P. Huntington dalam pidatonya tahun 1992 di American Enterprise Institute, lalu dikembangkan dalam artikel Foreign Affairs tahun 1993 berjudul "The Clash of Civilizations?",[ sebagai tanggapan atas buku karya mahasiswanya, Francis Fukuyama, berjudul The End of History and the Last Man (Wikipedia). Huntington kemudian mengembangkan tesisnya dalam buku The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order (1996). Saat ini sedang terjadi benturan peradaban antara budaya dan agama Arab melawan budaya Barat (Eropa Amerika) yang sudah berakal sehat dan meninggalkan agama. Agama sudah tidak boleh diajarkan di sekolah negeri, sebaliknya Budi Pekerti sangat ditekankan. Cendekiawan Barat memerangi Islam, bukan Muslim; kaum cendekiawan Barat boleh dikata sangat menyayangi Muslim sebagai saudara sesama manusia namun mereka tidak ingin saudaranya (Muslim) terperangkap dalam kegelapan Islam.

ARAB SPRING

Arab Spring atau “musim seminya” negeri-negeri Arab sumbunya menyala pada akhir tahun 2010 dan awal tahun 2011. Arab Spring dipicu dengan hebat oleh teknologi internet dan CC. Sedikit menyegarkan kembali ingatan, Arab Spring yang melanda kawasan Timur Tengah ini terjadi sebagai gejolak yang ditunjukkan oleh rakyat beberapa Negara terdampak Arab Spring terhadap ketidakadilan dan ketimpangan yang melanda negeri mereka, tersebab penguasa yang:

1.    Umat merasa jenuh dengan sistim negara berbasis Kalifah dan Syariah yang mengatur segala aspek kehidupan dan merampas kebebasan manusia.

2.    Umat Muslim mulai banyak sadar akan kesalahan dalam Islam, dan mulai menuntut kebebasan beragama di negara Arab yang sangat fanatik (Saudi, Iran, Mesir)

3.    Pemerintah dapat dikatakan abai dalam memenuhi hak-hak dan kebutuhan rakyatnya.

4.    Ajaran Islam dianggap kebenaran yang bersifat:

a.    Terbatas pada daerah lokal (Timur tengah, daerah bangsa Arab), jadi tidak universal.

b.    Terbatas jangka waktu (abad 7 sd 9 yang kuno), untuk ukuran waktu sekarang sudah dianggap usang dan tidak sesuai/pantas.

c.    Terbatas pada budaya dan bahasa lokal yaitu Arab, jadi tidak universal

 

CORONA SPRING

Virus Corona telah menjadikan masyarakat dunia yang dulunya Gaptek berubah total menjadi kecanduan teknologi, utamanya HP dan Internet. Penyebaran informasi menjadi sedemikian mudahnya, menjadi cepat dan tidak terbatas. Larangan berpikir dan berpendapat kritis tentang agama lewat UU Penodaan agama menjadi kurang bermanfaat. Agama yang semakin ditinggalkan manusia modern karena dianggap sekedar penjara sempit bagi Tuhan dan manusia mulai di analisa dengan detil dan di kritisi dengan tajam. Era Corona merupakan blessing in disguise bagi manusia yang lebih tertarik memilih falsafah hidup “Beragama tanpa bertuhan” atau memilih Ateis. Manusia diminta tinggal dirumah saja, sehingga hiburan utama manusia adalah internet lewat HP. Banyak orang menjadi penonton YouTube dan banyak pula membuat video lalu mengupload ke YouTube. Karena banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam) oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena berbasis fakta. Brain washing selama kanak2 sampai dengan remaja (Islamisasi dan Arabisasi di Pendidikan Dasar dan Menengah) mulai dicuci dan dibersihkan lewat pelajaran, pendidikan dan perdebatan terbuka yang jujur, berbasis fakta dan teratur rapi.

IRAN SPRING

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivis Iran yang dipenjara, Narges Mohammadi, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (7/10/2023) sebagai pengakuan atas kampanyenya yang tak kenal lelah untuk hak-hak perempuan, demokrasi, dan menentang hukuman mati.

Melansir AP News, perempuan berusia 51 tahun tersebut tetap melanjutkan aktivismenya meski telah berkali-kali ditangkap oleh pihak berwenang Iran dan menghabiskan waktu bertahun-tahun di balik jeruji besi.

 

Para wanita Iran sudah hampir dua tahun memperjuangkan hak universal mereka yang tidak dihargai oleh ajaran dari bangsa Arab, misalnya:

1.    Rambut adalah mahkota wanita (harus pakai hijab).

2.    Surga ada ditelapak kaki ibu (bukan bapak).

3.    Istri adalah Garwo (sigaring nyowo, suami istri bagaikan kembaran hidup)

4.    Wanita bukanlah sekedar properti pria untuk industri seks dan bayi yang dengan mudah di poligami, di kawin cerai, kawin muda, wisata seks, digagahi paksa, dst., demi kepentingan mencapai predikat mayoritas dalam jumlah penduduk Muslim.

5.    Pekerjaan dan karier wanita dipandang rendah.

 

INDONESIA SPRING.

Indonesia digelari negara Islam terbesar didunia, oleh sebab itu pasti mengalami CC dan Arab Spring juga. Mewabahnya Arab Spring lewat Internet terutama Youtube telah terjadi di Indonesia, sebut saja Indonesia Spring yang ditandai oleh:

·         Masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama. Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai

keyakinan/agama sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi.

·         Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta doktrin, dogma, aturan,  ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi Tuhan. Tuhan dipahami sebagai Alpha dan Omega, dalam artian tidak tahu awalnya dan tidak tahu akhirnya, maka seribu keyakinan/agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah dapat selesai tuntas menjelaskan Tuhan, Tuhan memang Maha Besar; namun oleh manusia Tuhan telah dibuat kerdil menjadi YANG MAHA SEMPIT ,  SESEMPIT OTAK MANUSIA atau TUHAN TELAH DIPENJARAKAN DALAM SEL SEMPIT YANG DISEBUT AGAMA. Khusus menyoroti agama Islam, pakar agama dan budaya dunia berpendapat bahwa ulama politikus Arab di jaman jahiliah telah menciptakan tokoh virtual nabi Muhammad. Nabi virtual ini mengenalkan tuhan khas Arab (Alloh SWT, tuhan lokal) lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam) sebagai pengembangan lebih lanjut bidah Nasrani, dimana Alloh dibuat hanya mampu berbahasa Arab (ditetapkan sebagai bahasa surga), berbudaya Arab, mengkafirkan semua keyakinan di luar bangsa Arab, mengajarkan membasmi manusia (bangsa Yahudi dan umat Kristen),  mengajarkan bunuh diri (Jihad), mengijinkan berbohong/taqiya, memanjakan nafsu berahi kaum pria baik didunia maupun disurga sekaligus merendahkan martabat wanita, dan tuhan yang tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah. Selain itu, Muhammad tidak pernah menjanjikan surga bagi arwah Muslim.

·         Akibat internet, bangsa Indonesia termasuk Muslim mulai memahami Karakter Islam yang bersifat Agama Five in One (5 in 1 ): Islamisasi Tuhan (Alloh), Arabisasi Islam (budaya dan bahasa Arab), Bisnisisasi Islam, Politisasi Islam, dan Pembodohan, Penipuan serta Penjajahan Akal Budi (3P) dan Budaya oleh bangsa Arab. Konsep 3P saat ini sangat memprihatinkan dan menyedihkan bagi bangsa Indonesia yang sadar dan waras.

·         Banyak Muslim yang murtad di Indonesia karena menyadari kesalahan dalam Islam dan tidak adanya jaminan hidup kekal setelah mati, ajaran Muhammad tidak ditopang oleh kebenaran dalam hal saksi mata dan sejarah, materi kitab suci yang amburadul dan kontradiksi; karakter nabinya yang sangat hobi seks; tidak ada jaminan arwah masuk ke surga (nasib arwah Muhammad adalah bukti nyata, selalu minta didoakan umat Islam sampai detik ini) .

·         Muslim mulai sadar untuk tidak meniru, berkiblat, apalagi mencontoh budaya Bangsa Arab yang mundur dan amburadul. Seiring pandemi Corona, para Murtadin mulai tertarik meninggalkan Islam lalu memilih konsep atheis, atau agnostik, atau bertuhan tanpa beragama, atau menganut agama selain Islam.

·         Muslim mulai terbuka akan data dan fakta di seluruh dunia tentang pengaruh ajaran dan budaya bangsa Arab yang berakibat fatal, misalnya: negara kacau balau, korupsi tinggi,  hilangnya akal sehat sehingga negara mundur dan terbelakang; sebagai contoh negara: Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS,  dst. Untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,  korupsi berjamaah yang menggila,  perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

·         Dan khusus BAGI INDONESIA, mulai bangkit kesadaran bahwa “ISLAM SUNGGUH EKONOMI BIAYA TINGGI SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA (APBN) DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA SERTA MENGAKIBATKAN KEMUNDURAN AKAL BUDI BANGSA”. Melalui politik identitas Islam, urusan negara dicampuradukan dengan urusan agama, kolaborasi banyak parpol Islam telah menguasai pemerintahan Indonesia sehingga Bangsa Indonesia yang sangat kaya raya menjadi miskin bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi karena korupsi berjamaah dan kepentingan agama lebih diutamakan dari pada kepentingan bangsa dan negara, sehingga banyak orang yang terpaksa mengais gaji/makanan ke negara tetangga (menjadi PRT di luar negeri) dan penduduk dikenai pajak ber macam2 yang kurang sepadan dengan penghasilan (untuk menutupi kerugian akibat korupsi); padahal bila korupsi bisa dibuat hampir nol, negara nyaris tanpa pajak pun tetap kaya!

 

PENUTUP

Semoga badai perang Akal Sehat lawan Islam hanya berlangsung pada tahap maya alias digital. Islam sudah bercokol semenjak menggulingkan prabu Brawijaya lewat gerilya merangkak menggunakan Islam (karena Islam memang Politik berkedok agama), namun hingga kini tidak dapat menguasai Indonesia akibat benteng tangguh yang disebut Kejawen yang merupakan kekayaan budaya Jawa. Pada prinsipnya, manusia Jawa lebih berbudaya “Bertuhan tanpa beragama”, Tuhan tidak membuat agama dan tidak dapat dibatasi dengan agama; maka merasa sangat risih dengan agama Arab yang mengklaim Allah mereka menciptakan agama dan memeluk agama Islam. Seandainya ada kebebasan beragama di negara2 Arab pusat Islam, dapat dipastikan Islam akan segera menyusut dan menjadi minoritas dunia, hanya manusia yang tidak waras masih mau percaya pada ajaran Muhammad yang aneh dan tidak menjamin kehidupan kekal di surga. Seifudin Ibrahim dan Chritian Prince mengatakan bahwa Islam telah meramalkan dirinya sendiri, yaitu Islam akan punah seperti Mitos2 Dewa Dewi Yunani.

 

Menyelamatkan Indonesia dari 3P oleh bangsa Arab juga akan menyelamatkan umat Muslim di Indonesia yang kita sayangi; dan Indonesia diharapkan segera sadar, waras dan berakal sehat untuk mengejar ketertinggalan dengan negara lain, harap artikel ini di sharekan.

 

Rahayu. Sri Kresna , Budayawan, Pengamat Spiritual.

SUMBER PUSTAKA PLUS RESEP MANJUR ANTI MABOK AGAMA:

-       Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?

https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/

-       KTP Alat Politik Identitas,

https://youtu.be/kwdzu_L-uSE?si=MUfDrKygvxLdJ44s/

-       Di Indonesia, jualan agama paling laku, link di

https://youtu.be/Ga6wGFhdaHM?si=mmVek6wwBBPg1U1C/

-       Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di

https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/

-       Ustadz kondang:Tiap hari 150 orang Muslim murtad – Benarkah?

https://youtube.com/shorts/vVnw8Do62wA?si=xD_IR9OmgNyrxlbL/

-       Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di

https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/

-       Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di

https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/

-       Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di

https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/

-       5 Dalil Jika Al-quran Bukan Firman Allah,

https://youtu.be/r1jD-h0qQKM?si=eDUZU75mmvfdvjyi/

-       DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN, link di

https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/

-       Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di

https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/  

-       BILL WARNER PhD (SUBTITLE INDONESIA) Memahami Islam dari sisi Akademis,

https://youtu.be/2__JMtc3n_I?si=1P0s3B5Sbvpt6H_q/

-       BLOG BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA  link   di http://keyakinan789.blogspot.com/  

 

X.        KAJIAN AKADEMIS: GERILYA KEBUDAYAAN ARAB – PERLAHAN TAPI PASTI

Menurut kaum Muslim yang nasionalis, bijak dan cerdas, ajaran agama harus dipisahkan dengan budaya tempat asal agama itu; misalnya: menganut agama Islam tidak berarti harus berbudaya Timur Tengah, demikian juga yang menganut agama Hindu tidak berarti harus berbudaya India. Pada dasarnya, semua agama asing semestinya menghormati budaya setempat; jadi seseorang Jawa yang memeluk agama asing, misalnya Islam, tidak perlu harus meniru budaya Arab (yang terkesan tertinggal) dan meninggalkan budaya Jawa (yang terkesan lebih maju). Menurut Gus Dur, seorang Muslim yang sangat nasionalistik, saat menentang RUU APP, menyatakan: ”Telah terjadi formalisasi dan arabisasi saat ini. Kalau sikap Nahdlatul Ulama sangat jelas bahwa untuk menjalankan syariat Islam tidak perlu negara Islam,” (Kompas, 3 Maret 2006). Demikian pula Ulil Abshar-Abdalla (seorang Muslim yang cerdas, bijak dan nasionalis tulen): ”Islam itu kontekstual, dalam pengertian, nilai-nilainya yang universal harus diterjemahkan dalam konteks tertentu, misalnya konteks Arab, Melayu, Asia Tengah, dan seterusnya. Tetapi, bentuk-bentuk Islam yang kontekstual itu hanya ekspresi budaya, dan kita tidak diwajibkan mengikutinya. Aspek-aspek Islam yang merupakan cerminan kebudayaan Arab, misalnya, tidak usah diikuti. Contoh, soal jilbab, potong tangan, qishash, rajam, jenggot, jubah, tidak wajib diikuti, karena itu hanya ekspresi lokal partikular Islam di Arab.” 

Setelah ”agama Islam” lepas dari kurungan dan tekanan regim Soeharto dan mendapat posisi yang baik di pemerintahan Indonesia, maka negara Islam/Arab bagaikan mendapatkan angin segar untuk bergerak bergerilya menyerbu kebudayaan Indonesia (terutama menyerbu budaya Jawa). Indonesia adalah negara Muslim terbesar didunia dan alamnya sangat kaya raya, maka tidak heran negara Arab Saudi dan Iran sangat berkepentingan untuk menguasai Indonesia. Gerilya kebudayaan Islam dan Arab begitu gencarnya, terutama lewat media televisi dan radio. Gerilya kebudayaan ini sungguh2 nyata, kadang2 halus-tak kentara, dan seringkali vulgar. Berikut ini contoh gerilya kebudayaan Islam – Arab terhadap budaya Jawa:

- Dalam sinetron, hal-hal yang berbau mistik, dukun, santet dan yang negatip sering dikonotasikan dengan manusia yang mengenakan pakaian adat Jawa seperti surjan, batik, blangkon kebaya dan keris; kemudian hal-hal yang berkenaan dengan kebaikan dan kesucian dihubungkan dengan pakaian keagamaan dari Timur Tengah/Arab. Pada akhir cerita, pada umumnya lalu digambarkan bagaimana tokoh sakti berbaju dan berbudaya Arab/TimurTengah tadi bisa menumpas/membunuh tokoh “jahat” berbaju dan berbudaya Jawa dengan kekuatan mantera2/doa2 dari agama asing tsb., ini sungguh gerilya kebudayaan yang luar biasa liciknya yang tidak terpikirkan oleh manusia Jawa, namun sangat mempengaruhi perilaku/kebudayaan mereka, karena tontonan murahan ini dihadirkan hampir setiap hari! Pesan singkat menyesatkan dari tayangan ini adalah: tirulah budaya kami (Arab) yang suci, tinggalkan budayamu yang kalahan dan sesat!

- Artis2 film dan sinetron digarap duluan mengingat mereka adalah banyak menjadi idola masyarakat muda (yang nalarnya kurang jalan). Para artis, yang blo’oon politik ini, bagaikan di masukan ke salon rias Timur Tengah/Arab, untuk kemudian ditampilkan di layar televisi, koran, dan majalah2/tabloid demi membentuk mind set (seting pikiran) masyarakat yang berkiblat ke budaya Arab.

- Bahasa Jawa (dan Indonesia) beserta ungkapannya yang sangat luas, luhur, dalam, dan fleksibel juga digerilya. Dimulai dengan salam pertemuan yang memakai assalam…dan wassalam…. Dulu kita bangga dengan ungkapan: Tut wuri handayani, menang tanpo ngasorake, gotong royong, dsb.; sekarang kita dibiasakan oleh para gerilyawan kebudayaan dengan istilah2 asing dari Arab, misalnya: amal maruh nahi mungkar, saleh dan soleha, madani, dst. Untuk memperkuat gerilya, dikonotasikan bahwa bhs. Arab itu membuat manusia dekat dengan surga, untuk itu diinstruksikan agar kepada semua orang diberi ucapan ”Asalam dan wassalam”, tanpa mengingat sopan-santun dan tepo-sliro! Sungguh cerdik dan licik.

- Kebaya, modolan dan surjan diganti dengan jilbab, celana congkrang, dan jenggot ala orang Arab. Nama2 Jawa dengan Ki dan Nyi (misal Ki Hajar …) mulai dihilangkan, nama ke Arab2an dipopulerkan. - Dalam wayang kulit, juga dilakukan gerilya kebudayaan: senjata pamungkas raja Pandawa yaitu Puntadewa menjadi disebut Kalimat Syahadat (jimat Kalimo Sodo), padahal wayang kulit berasal dari agama Hindu (banyak dewa-dewinya yang tidak Islami), jadi bukan Islam; bukankah ini sangat memalukan? Gending2 Jawa yang indah, mocopat, gending2 dolanan anak2 yang bagus semisal: jamuran, cublak2 suweng, soyang2, dst., sedikit demi sedikit digerilya dan digeser dengan musik qasidahan dari Arab. Dibeberapa tempat (Padang, Aceh, Jawa Barat) usaha menetapkan hukum syariah Islam terus digulirkan, dimulai dengan kewajiban berjilbab! Kemudian, mereka lebih dalam lagi mulai mengusik ke bhinekaan Indonesia, dengan berbagai larangan dan usikan (kadang2 perusakan) bangunan2 ibadah dan sekolah non Islam.

- Gerilya lewat pendidikan juga gencar, perguruan berbasis Taman Siswa yang sangat nasionalis, pluralis dan menjujung tinggi kebudayaan Jawa secara lambat namun pasti juga digerilya, mereka ini digeser oleh madrasah2/pesantren2. Subsidi pemerintah ke Taman Siswa nyaris nol, subsidi ke madrasah dan pesantren meningkat terus. Anak2 sejak kecil sudah dicuci otak dengan santapan agama setiap hari dengan porsi yang tinggi sekali! Bahasa Arab dibiasakan dan ditinggikan sejak kecil. Dinegara maju/modern, agama tidak boleh diajarkan lagi di sekolah2 negeri, apalagi kepada anak2, karena agama penuh abstraksi hanya bisa dikunyah oleh manusia dewasa, maka budi pekerti yang lebih penting dan harus diajarkan pada anak2, bukan agama! Padahal Taman Siswa adalah asli produk perjuangan dan merupakan kebanggaan manusia Jawa. Berapa jam pelajaran dihabiskan untuk belajar agama (ngaji) dan bahasa Arab? Banyak, diperkirakan sampai hampir 50% nya! Tentu saja ini akan sangat mempengaruhi turunnya perilaku toleransi dan turunnya kualitas SDM Indonesia secara keseluruhan! Kalau Jepang dikenal sebagai work-alcoholic, maka bangsa Indonesia saat ini sedang dibuat menjadi religion-alcoholic.

- Gerilya lewat hukum formal juga seru! UU Sisdiknas juga merupakan gerilya yang luar biasa berhasil. Sekolah swasta berciri keagamaan non Islam dipaksa menyediakan guru beragama Islam, sehingga ciri mereka lenyap. UU anti pornografi yang berkiblat Timur Tengah dan yang disebabkan ngeresnya pikiran manusia Arab juga ingin dipaksakan (coba renungkan: seolah-olah lihat betis wanita sudah berahi – bandingkan dengan manusia modern, atau Bali atau Jawa (pakai kemben) yang otaknya sudah tidak ngeres lagi melihat gituan). Untuk menggoalkan UU APP, dimulai dengan provokasi yang disengaja dengan sengaja dimasukannya majalah play boy versi Indonesia, agar masyarakat heboh dan terpojok!

- Demikian pula dengan perbankan, mereka ingin eksklusif dengan bank syariah, dengan menghindari kata bunga/rente/riba; istilah ke Arab2an pun diada-adakan, walaupun nampak kurang logis! Iklan yang merendahkan martabat surga danTuhan sering dipakai, agar nasabah yang tidak rasional tertangkap.

- Keberhasilan perempuan dalam menduduki jabatan tinggi di pegawai negeri (eselon 1 s/d 3) dikonotasikan/dipotretkan dengan penampilan berjilbab (diwajibkan) dan naik mobil yang baik. Para pejabat eselon ini lalu memberikan pengarahan untuk Arabisasi pakaian dinas di kantor masing2.

- Di hampir pelosok pedesaan P. Jawa kita dapat menyaksikan bangunan2 masjid yang megah, sumbangan dana pembangunan dari Arab luar biasa besarnya. Bahkan organisasi seperti Pemuda Pancasila pun pernah mendapatkan grojogan dana dari Timur Tengah untuk membangun pesantren2 di Kalimantan. Demikian pula, perorangan yang berniat membangun pondok pesantren dijanjikan mendapatkan bantuan finansial, pondok pesantren madrasah menjadi menjamur, luar biasa!

- Gerilya kebudayaan Islam garis keras di berbagai kampus di Indonesia, berbagai aktivitas terselubung disusupi; tidak heran di masjid Salman ITB pernah ditemukan ide Negara Islam Indonesia. Tidak hanya mahasiswa, dosen dan karyawanpun terlibat. Dana dari luar yang menggiurkan disediakan untuk event2 semacam ini.

- Fatwa MUI pada bulan Agustus 2005 tentang larangan2 yang tidak berdasar nalar dan tidak menjaga keharmonisan masyarakat sungguh menyakitkan manusia Jawa yang suka damai dan harmoni. Bila ulama hanya menjadi sekedar alat politik, maka panglima agama adalah ulama politikus yang mementingkan uang, kekuasaan dan jabatan saja; efek keputusan tidak mereka hiraukan. Fatwa MUI justru sering aneh2 dan meganggu keharmonisan kebhinekaan Indonesia! Fatwa mengucapkan selamat Natal, fatwa merayakan hari kasih sayang (Valentine day), dst. Maka bagi sementara orang yang kritis, boleh dikatakan, saat ini, MUI telah menjadi alat negara asing (Arab) untuk menguasai Indonesia dan menancapkan budaya Arab dengan strategi membunuh secara perlahan kebudayaan Jawa!

- Puncak gerilya kebudayaan adalah tidak diberikannya tempat untuk keyakinan/kepercayaan asli, misalnya Kejawen, dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan urusan pernikahan/perceraian bagi kaum kepercayaan asli ditiadakan. Kejawen, harta warisan nenek moyang, yang kaya akan nilai: pluralisme, humanisme, harmoni, religius, anti kekerasan dan nasionalisme, ternyata tidak hanya digerilya, melainkan akan dimatikan secara perlahan! Sementara itu aliran setingkat Kejawen yang disebut Kong Hu Chu yang berasal dari RRC justru disyahkan keberadaannya. Sungguh sangat sadis para gerilyawan kebudayaan ini!

 

Setelah membaca poin2 diatas, disimpulkan bahwa gerilya kebudayaan Arab itu sungguh hebat, cerdik, dan licik. Mass media, terutama TV dan radio, telah digunakan untuk membunuh karakater (character assasination) budaya Indonesia dan meninggikan karakter budaya Arab (lewat agama)! Pepatah mengatakan untuk mengail ikan yang besar (turis agama: haji dari Indonesia), perlu umpan besar pula (untuk membantu pendirian masjid, pendidikan, hukum, perbankan, dst.). Akibat gencarnya gerilya kebudayaan ini, lembaga pendidikan dan pengkajian Islam, budaya dan pakaian muslim versi Timur Tengah boleh dikata telah mewabah di pedesaan di Indonesia (menggantikan pakaian adat istiadat lokal). Para gerilyawan juga menyelipkan strategi filosofi yang sangat cerdik, yaitu: kebudayaan Arab itu bagian dari kebudayaan pribumi, kebudayaan Barat, India dan Cina itu kebudayaan asing; jadi harus ditentang karena tidak sesuai! Padahal, kebudayaan Arab dan agama Islam adalah asing juga dan lagi terbelakang! Mari mawas diri.

 

Untuk lebih mengenal dan menghayati Gerilya Kebudayaan bangsa Arab terhadap bangsa Indonesia, pembaca dipersilahkan menikmati Jurus Gendam Arabia yang sanggup memabokan budaya, bahasa dan ajaran Arab kepada bangsa Indonesia, ini ilustrasinya:

KESAKTIAN JURUS GENDAM ARABIA: pengajian yang bikin maaboookkk agama dan budaya Arab (Megawati), dan gerilya kebudayaan : kost muslim, perumahan muslim, rumah makan muslim,  rumah sakit muslim,  kuburan muslim,  perkawinan muslim,   partai politik muslim, perda syariah,  pembangunan tempat ibadah islam dan institusi pendidikan islam menjamur (memakai APBN lewat strategi politik identitas islam: peternakan parpol islam ),  dan tujuan akhir negara muslim ( kilafah dan syariah ).  Perlahan tapi pasti,  asalkan  yang digerilya tidak merasa, bahkan malah bangga dijajah budayanya oleh bangsa Arab (jurus gendam arabia). Majapahit terjungkal,  dan kini negara Indonesia sedang menjadi sasaran tembak. Mari waspada dan mawas diri terhadap politik identitas (keroyokan, kolaborasi dan koalisi banyak partai islam untuk mendominasi pemerintahan indonesia, bagaikan negara dalam negara).

 

SEDIKIT SAMPEL VIDEO TERIAKAN KEPRIHATINAN

ARABISASI DAN ISLAMISASI BUDAYA JAWA,  ALON-ALON WATON KELAKON DI

https://youtu.be/rF1WwtPmSPs/

Pelarangan Perkawinan beda agama melanggar HAM,  mungkin untuk melindungi jumlah penduduk Muslim supaya tidak bekurang alias tetap mayoritas,  video di

https://youtu.be/OoGtNg2zH3Q/ 

Dan hujatan kaum radikal pada ibu Megawati tentang pidato beliau: ibu2 yang mabok pengajian agama Arab sampai lupa anak mereka, di

https://youtu.be/ottjPm4xszE/ 

(Bangsa Korea Jepang China mabok kerja,  bangsa Indonesia mabok agama dan budaya Arab yang terbelakang)

Video pencerahan bahaya laten ajaran dan budaya dari Arab dari Chanel SAIFUDIN Ibrahim,  misal video ini

https://youtu.be/ZVrEHHJdS34/

 

Mari mawas diri dari budaya, bahasa dan ajaran Bangsa Arab.

 

Rahayu, Sumbangan Pemikiran dari Forum Jumat Legi Kejawen, Pemenang Kediri

 

XI.        VIDEO YANG MENGGEGERKAN DUNIA KARENA BERHASIL MEMBUKTIKAN KEPALSUAN NABI MUHAMMAD, AL QOURAN DAN ALLOH (SERIGALA BERBULU DOMBA ATAU SETAN BERWAJAH MALAIKAT ATAU MALING TERIAK MALING ATAU PALSU TERIAK PALSU).

 

Oleh pakar Islam, Aloquran dianggap “Garbage in Garbage Out” alias berisi sampah mengingat banyak ditemukan salah urut, salah kutip, kontradiksi dan inkonsistensi; kesalahan ini disembunyikan lewat bahasa Arab yang tidak sempurna saat itu.  Muslim Indonesia pada umumnya tidak faham bahasa Arab dan tidak mempunyai Alqouran dan hadits, maka carut marut kedua buku ini aman disembunyikan dalam bahasa Arab. Alqouran ditulis sekitar 200 tahun setelah wafat Muhammad, penulisnya bukan saksi mata dan sumber pustakanya hanya lisan (cerita dari mulut ke mulut), dan kitab asli tidak diketemukan bahkan diketahui ada lebih 20 versi Alqouran. Alqouran adalah buku carut marut dan campur aduk ajaran Yahudi,  Kristen,  Pagan Arab,  cerita legenda dan ideologi politik bangsa Arab. Kebenaran Alqouran dikontrol lewat tafsir yang ada di hadits yang dibuat oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman kuno! Kebenaran Alqouran dikendalikan lewat bahasa Arab dan kitab tafsir produk ulama politikus bangsa Arab di era jahiliah; tafsir ulama bangsa lain walaupun lebih baik, lebih bijaksana dan lebih modern tidak diperbolehkan! Melalui bahasa Arab dan tafsir ulama politikus Arab ini, maka posisi martabat bangsa Arab lebih ditinggikan dari pada bangsa lain, apalagi klaim tri tunggal Alloh-Muhammad-Batu hitam Kaabah serta Alloh tinggal di Mekah! Bagi Muslim yang malas belajar, tidak kritis, kurang mampu berbahasa Arab maka jadilah mereka ini kaum penjilat pantat bangsa Arab alias mabok agama, mabok bahasa dan mabok budaya yang serba Arab.

 

Islam adalah ajaran berbau sex ala Muhammad yang berbasis budaya Arab. Ilustrasi : Hak istimewa pria perkasa dalam bidang seks lewat perkawinan Islami: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan  Anehnya lagi tuhan bangsa Arab memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad (M), hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now: pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman now: mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now: pelacuran), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya (jaman now: bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali pertempuran). Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua maupun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M beristri 13.

Bahkan, Syarat masuk surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film jorok suaminya saja; semua percabulan ini digolongkan menjalankan ibadah! Perlu diketahui, pakar dunia menyangsikan adanya Muhammad, karena tidak ada saksi mata dan bukti historis,  dan Muhammad tidak mempunyai silsilah keluarga dalam Alquran.

 

Mengingat sifat Islam yang lokal (budaya dan daerah Arab, khususnya Mekah dan Medinah), time frame yang terbatas (sekitar tahun 700 s/d 800) dan kebenaran sefihak/lokal dan bersifat statis maka Islam tidak akan bisa mengalami evolusi dan revolusi serta reformasi; pada saatnya nanti Islam akan ditinggalkan umatnya yang semakin berakal budi, cerdas dan bijaksana berkat kebebasan berfikir dan berpendapat di ruang publik internet; kedepan Islam akan menjadi minoritas dan sekedar kenangan sejarah masa lampau yang hitam kelam, mirip Gereja Katholik di jaman kegelapan ( Eropa saat itu mengalami kemunduran, untungnya agama Katholik berbasis ajaran Yesus yang sangat dinamis dan universal sehingga dapat direformasi).

 

Berikut beberapa video penting ini data, fakta dan kebenaran tentang Muhammad, Alqouran dan Alloh, silahkan cermati secara seksama dan mendetail:

 

Nabi Palsu

Bagaimana Cara Membuktikan Muhammad Nabi (Palsu)?

https://youtu.be/KkyzXj4s2C0?si=_i9RSDJk_3PlxOxH/

10 Bukti bahwa Bagi Nda N4abi Palsu

https://www.youtube.com/live/a-Jv08RH6-c?si=BmN4hXYyftGhLPGz/

Wafa Sultan: Muhammad Nabi Palsu

https://youtu.be/tIhDXnIKLGk?si=I7-12DhLReY1xCAu/

 

Alqouran Kitab Palsu

Ayat-Ayat Setan

https://youtu.be/BwOnr_5EwoU?si=yeXrKP1NWCxk9K-5/

7 Kebohongan Muslim ttg Alquran, Mekkah, dan Muhammad

https://www.youtube.com/live/UelRd1Xs3Cw?si=ApLaieTidN5shIl_/

SEJARAH QURAN yang tidak diketahui MUSLIM LUGU

https://youtu.be/nRIKlCA987o?si=BfiJcq0VyfwxbNgE/

Muhammad mengarang Alqouran

https://youtube.com/shorts/IWiwB3oHMCY?si=kKK_w4AJPv7inlPg/

PEMERINTAH ARAB SAUDI REVISI 2 500 KESALAHAN ALQURAN

https://youtu.be/klMInXDR1rM?si=7GFYcEGSZ2ceA6Mn/

Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, Klaim Islam Tinggal Kenangan

https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=aXZEv9NBahMVCYB2/

Al-quran Yang Ada Sekarang Sudah Palsu

https://youtu.be/eineLBN5x50?si=SHMpRy5ZYH_lhCMl/

Lima Rukun Islam Apakah Saingan PANCASILA

https://youtu.be/q-iMGtr285o?si=NhHIcHbyefgBX3OU/

ALQURAN TERAKHIR DIEDIT TAHUN 1924 DI KAIRO

https://youtu.be/TQnKmDJvFlI?si=1FHleZHRYBm041tv/

 

Alloh SWT Tuhan Palsu

TUHAN PALSU, NABI PALSU, PENGAJAR PALSU DAN KITAB PALSU

https://www.youtube.com/live/D0had_Z0Iw8?si=89aPF9lO4rERyPvV/

Muhammad Memuliakan Isa Sebagai Tuhan. (QS 4:171-175)

https://youtu.be/AeHxMApJHtY?si=XPYWOiSkJrKgoyY7/

Ada Dua Allah Di Dalam Al-Qur'an. Kok Bisa?

https://youtu.be/kkp9vh0pypw?si=ZwoPaaRApyx4PTyO/

Allah SWT Punya Mata, Betis, Kaki Dan 2 Tangan Kanan Semua

https://youtu.be/_tCI13sSN38?si=eRykVpuZP9DhzGnY/

 

Tanpa Bukti Historis

BBC, Islam: The Untold Story (Film Dokumenter dari Dr. Tom Holland) - Bagian ke-1

https://youtu.be/p8Vujr-HRvw?si=vzh-14-f1BxTfHRC/

https://youtu.be/oGfPUWhFC3c?si=04aDGBpb4YhM7SvT/

PERBANDINGAN BUKTI SEJARAH ISLAM & KRISTEN

https://youtu.be/-bauYGW7ubE?si=fyi7QXkruu9VL_5f/

7 Kebohongan Muslim ttg Alquran, Mekkah, dan Muhammad

https://www.youtube.com/live/UelRd1Xs3Cw?si=TKKcR-mYZuWeif4c/

 

Penting, harap Download Christian Prince book, The Deception of Allah (Allah Maha PenyesaT), Bahasa Indonesia translation:

https://drive.google.com/file/d/1Jju8...

 

Pembaca disarankan untuk mengunjungi chanel YouTube yang menggemparkan dunia/Indonesia misalnya:

Sunah Nabi, Satria Nusantara, Yoseph Paul Zhang, Sang Penggugat, Christian Prince, Sofiatul Al Hayat, Ki Amat, Saefudin Ibrahim, Religiology, Pencari Kebenaran, Pavel 88, dst.

 

Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH YANG PALSU DAN SUDAH USANG di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Sudan, Nigeria, Somalia, Libia, Libanon, Pakistan, Turki, Mesir,  Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, Mogadishu, ISIS,  dst., kacau balau, korupsi tinggi,  mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,  korupsi berjamaah yang menggila,  perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

 

Mari mawas diri demi dunia yang nyaman, aman, tentram dan beradab.

 

FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL,  CABANG OXFORD UK

 

XII.        HIMBAUAN PANGERAN SALMAN UNTUK MEMODERNISASIKAN ISLAM SUPAYA TIDAK DITINGGALKAN OLEH MUSLIM YANG CERDAS.

Pangeran Muhammad Bin Salman (MBS), penguasa negara Arab Saudi saat ini (2022), merasa berduka atas fakta dunia menyatakan bahwa negara2 beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, dst., kacau balau, mundur dan terbelakang. Beliau juga merasa terhina karena negara2 Islam sangat tertinggal dalam banyak hal, fakta2 dibawah ini sebagai buktinya:

1. Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Negara2 Islam sangat terbelakang dalam industrialisasi, misal: belum dapat membuat peralatan hitech, misalnya komputer,  hp,  mobil, dst., apalagi satelit; jadi Muslim sedunia masih sebatas sebagai customer peralatan hitech saja. Gemerlap teknologi negara2 Arab adalah berkat para ekspatriat/pakar dari negara maju non Islam diluar negara Arab.

2. Bidang Sumber Daya Manusia (SDM): para dosen universitas negara2 Islam sedunia (termasuk Indonesia) yang bergelar profesor, doktor dan master pada kuliah pasca sarjana di luar negeri di negara2 non Islam, misal USA, Jerman, Inggris, Austrlia, Jepang, Korea, Taiwan, dst., dan setelah lulus mereka sangat bangga akan ijazah pasca sarjananya dari negara2 yang non Islam (yang dianggap kafir).

3. Selain itu, ada ketidak puasan mengapa bangsa Arab tidak pernah melahirkan pemenang hadiah Nobel (lambang prestasi otak, disiplin dan kerja keras).

4. Miskin kreativitas/ide baru yang sesuai perkembangan jaman, masih terpaku pada visi misi Islam jaman Nabi Muhammad (abad 7), misalnya bentuk negara Kalifah yang berlandaskan hukum Syariah dan budaya Arab saat itu (busana, gaya hidup, perkawinan, berdoa, dst.). Konsep negara dan hukum yang sudah usang dan bertentangan dengan perkembangan jaman.

5. Ayat2 Alqouran dan Hadits yang dianggap saling kontradiksi dan mengandung kekerasan perlu dihapus. Dan MBS telah menjalin persahabatan dengan bangsa Yahudi (negara Israel), jadi beliau sudah mengingkari ajaran nabi Muhammad.

Bila Pangeran MBS mempunyai pandangan seperti diatas, maka cendekiawan Barat mempunyai keberatan terhadap ajaran Islam terutama dalam hal:

A.         Sifat Islam yang mengaku sebagai agama terakhir yang paling benar dan non Islam adalah kafir tentu saja telah membuat Islam selalu bermusuhan dengan: agama lain, keyakinan lokal, atheis dan agnostik  dimanapun berada; apalagi Islam penuh dengan ciri khas Arab  (tidak universal) dan mengandung materi yang statis dan ketinggalan jaman.

B.         Cendekiawan modern berdasar pada Critical Thinking (berpikir kritis) yang menjadi motor kemajuan science, Islam berdasar pada penyerahan total terhadap Muhammad – Al Qouran dilarang dipertanyakan dan diperdebatkan (ini menjadi penghalang utama kemajuan – sebab Islam menjadi statis beku).

C.        Islam tidak mengenal “golden rule” (perlakuan adil bagi sesama manusia) yaitu hukum untuk memperlakukan orang lain seperti memperlakukan dirinya sendiri. Dalam Islam, penganut agama selain Islam dianggap kafir dan dianggap warga kelas dua yang wajib ditaklukan, dibohongi (taqiya), dipajaki, bahkan dibasmi.

D.        Hukum Syariah dalam Islam adalah hukum atau peraturan yang mengatur seluruh sendi kehidupan umat Islam, baik di dunia maupun di akhirat. Hukum ini mengontrol segala aspek kehidupan, dari pikiran, perbuatan, keyakinan, wanita, masyarakat dan ekonomi secara totaliter.

Hukum Syariah dipandang tidak selaras dengan HAM.

E.         Islam bias gender, wanita hanya dianggap warga kelas dua dan sekedar alat produksi manusia. Rasul yang mengawini janda yang 15 th lebih tua, mengawini gadis kanak2 yang berusia 9 th, mengawini menantu dan kemudian beristri lebih dari 11 adalah tindakan tidak terhormat.

F.         Dengan menggunakan akal sehat yang benar, teliti dan cerdas, cendekiawan Barat membongkar rahasia penulisan Alqouran oleh ulama politikus Arab sekitar seratus tahun setelah Muhammad wafat (bukan saksi mata atau saksi hidup). Muhammad, ketika hidup semula mengikuti ajaran bidah Kristen dan tidak sunat karena bersama Katijah dan Waraqah Bin Nofal, ikut menyebarkan ajaran Kristen ke bangsa Kuresi yang pagan, juga dibahas dengan baik; lalu k. l 100 th setelah wafat Muhammad,  maka oleh politisi Arab Muhammad dirubah menjadi pendiri sekaligus beragama Islam. Jadilah seolah-olah Muhammad setengah Kristen setengah Islam,  gado2 ajaran yang bertentangan (KRISLAM). Tidak heran ayat2 Alqouran dan Hadits versi Mekah dan versi Medina berbeda,  yg satu masih agamis berbau Kristen dan yg lain politis dan bisnis serta anti Yahudi dan Kristen, dan banyak yang kontradiksi antar ayat. Nampak  tangan2 ulama sekaligus politikus (mirip para ulama Wali Songo jaman Brawijaya atau MUI sekarang) yg ikut campur tangan memberikan warna politik dan bisnis pada Alqouran, Hadits dan buku Kuning yang ditulis 200 th setelah Muhammad meninggal. Akibat campur tangan politisi, text Alqouran dan hadits menjadi sangat anti Yahudi, ini menyiratkan adanya: a) perebutan tanah warisan Palestina (sama2 hak sebagai anak Abraham) dan b) perebutan tampuk kekuasaan agama, bersaing dengan Yahudi dan Kristen;  text Alqouran juga menjadi sangat anti Kristen, ini menyiratkan adanya kepentingan membentuk ideologi politik untuk mengusir penjajah saat itu dari daerah Arab, yaitu Kerajaan Bizantium yang Kristen. Dijaman itu,  Politisi Arab, yang sangat membutuhkan ideologi politik untuk mempersatukan Bangsa Arab , telah mengubah karakter Alqouran, Hadits, buku kuning dan Rukun Islam dari ciri agama bidah Kristen menjadi ideologi Bangsa Arab yaitu Islam politis dan bisnis; Islam lalu bagaikan agama berbasis tafsir para ulama politikus Arab, bukan nabi bukan rasul.

Bila Pangeran MBS dan cendekiawan Barat mempunyai pandangan seperti diatas, maka cendekiawan Indonesia non Islam pun mempunyai keberatan terhadap ajaran Islam terutama dalam hal:

- Sistem pendidikan dasar TK SD SMP (selama 10 th) di institusi berbasis Islam seperti pondok pesantren dan madrasah dengan metode berbasis hafalan, paksaan disertai hukuman, searah (tanpa debat) dan cuci otak (bahkan ada yang melakukan baiat) dengan materi Alqouran, bahasa Arab budaya Arab dan upaya Islamisasi Pengetahuan sangat merugikan akal sehat generasi muda Indonesia. Pendidikan yang menyelipkan mengagungkan dan jilat pantat bangsa Arab, menjadikan bangsa Indonesia merasa rendah diri terhadap bangsa Arab; sebaliknya perasaan dan sikap anti/memusuhi bangsa Yahudi dan bangsa China yang cerdas cerdik pandai bisnis menjadikan karakter alumninya aneh. Alumni lulusannya dapat berkarakter Love is Blind terhadap bangsa Arab dan Faith is Blind terhadap Muhammmad, bisa2 alumninya hanya menjadi beo bangsa Arab yang kurang berakal sehat, dan terburuk bisa menjadi cikal bakal radikalisme Islam. Islam radikal yang bersedia melakukan jihad dan memiliki visi misi mendirikan negara kalifah berbasis syariah menyebabkan Indonesia terus menerus diancam kerusuhan dan perpecahan bangsa semenjak jatuhnya Prabu Brawijaya. Berbagai razia teroris dan pelaku jihad di pondok dan pesantren menyiratkan secara tidak langsung bahwa institusi pendidikan berbasis agama Islam adalah bagaikan NEGARA DALAM NEGARA karena kurikulumnya bagaikan milik bangsa Arab dan alumninya bagaikan dicuci otak untuk berbudaya Arab dan punya visi negara kalifah berhukum syariah dan berbasis Islam yang sangat khas Arab, dan bisa anti NKRI, ini bagaikan PRODUKSI MUSUH DALAM SELIMUT. Apalagi kalau dana APBN dan dana bantuan luar negeri yang sedemikian besar dibiarkan mengalir demi mengarabisasikan serta mengkadrunisasikan bangsa. Sementara itu pendidikan kebangsaan berbasis local wisdom seperti Taman Siswa (karya Ki Hajar Dewantoro) ditelantarkan. 

- Politik dan bisnis yang dibungkus agama politik identitas banyak merugikan negara Indonesia. Kondisi politik negara selalu terancam labil akibat strategi devide et impera (pecah belah) dari jurus politisasi Islam saat Pemilu, dimana Islam menjelma menjadi berbagai wajah ORPOL dan ORMAS .  Jadi seandainya kalah dalam pemilihan Presiden, namun di DPR berbagai ORPOL Islam tetap dapat menang keroyokan melawan partai Nasionalis, misalnya memperjuangkan perda Syariah dan bisnisisasi Islam seperti ibadah Haji/Umroh, Zakat dan Fitrah, Labelisasi Halal haram makanan dan upaya menegakan perda dan perbankan berbasis hukum Syariah.

- Islam dianggap melatar belakangi terbitnya berbagai aturan yang membelenggu akal budi bangsa namun menguntungkan bangsa Arab seperti UU Penodaan Agama, kolom agama pada KTP, SKB MENTERI, Rukun Islam, dst.

- Bangsa maju dan bangsa Arab dapat mengakali Indonesia demi keuntungan politik dan bisnis  mereka melalui strategi ”Membuat bangsa Indonesia mabok kepayang Agama” (menghilangkan akal sehat) maka gelontoran dana dari Luar Negeri buat Kaum Radikal dan Kadrun akan besar sekali, semoga Badan Intelijen bersedia menyelidiki aliran dana berbahaya ini, kan ini mudah dilakukan

Pada saat ini (2022) revolusi akal sehat sedang terjadi berkat revolusi digital dan pandermi corona. Hal ini membawa angin segar bagi kemungkinan terjadinya pencerahan (Renaisance) akal budi. Sejarah menyatakan bahwa:

- Kristen pernah mengalami reformasi oleh pendetanya sendiri (Martin Luter) ketika Eropa mengalami kegelapan akibat agama,

- Komunis pernah mengalami reformasi oleh petinggi Komunis sendiri (Gorbachev) ketika Eropa Timur mengalami kemunduran,

- Islam telah mengalami banyak reformasi juga,  yaitu: Arab Spring,  Saudi Spring,  Iran Spring, dan juga CLASH OF CIVILIZATIONS ATAU PERANG PERADABAN,  antara Barat lawan Timur Tengah. Indonesia Spring juga sedang berlangsung. Dunia secara umum men

Mari pertimbangkan ajakan pangeran MBS ini, karena Pangeran MBS bukan bertujuan memusuhi Islam, melainkan ingin menyelamatkan Muslim sedunia dan kemanusiaan dunia dari bahaya ideologi politik dan bisnis Islam, dengan kata lain ingin mereformasi Islam. Rahayu. Forum Digital Bhineka Tunggal Ika, Cabang Leiden, Holland.

Sedikit gambaran bahaya politik identitas di

https://youtu.be/i3j7NTO2mHo/

https://youtu.be/BMDNJ1_VGaQ/

https://youtu.be/gnBhElQGk2w/

 

XIII.        RENUNGAN PENGHORMATAN: MEREKA SANGAT BERSEMANGAT MELAWAN PENJAJAHAN AKAL BUDI OLEH BANGSA ARAB LEWAT ISLAM DARI LUAR NEGERI (PAUL ZHANG, SAIFUDIN IBRAHIM, DEWI BULAN, SOFIATUL, DKK).

TEGUH BERJUANG MELAWAN PEMBODOHAN, PENIPUAN DAN PENJAJAHAN BANGSA ARAB TERHADAP INDONESIA. MEREKA BAGAIKAN FILOSOFI GUNAWAN WIBISONO DAN KUMBOKARNO DALAM EPOS PEWAYANGAN  RAMAYANA: RIGHT IS RIGHT, WRONG IS WRONG!

 

Kumbokarno, raksasa adik Rahwana, memiliki konsep: Right or Wrong for my country (berbakti pada Rahwana yang jahat, dan tetap setia pada negara dibawah Rahwana, walau kejam dan jahat).

Wibisono, ksatria tampan adik Rahwana yang lain, memiliki konsep yang beda: Right is Right, Wrong is Wrong; jadi teguh melawan ketidak benaran dan  ketidak jujuran, walaupun terpaksa melawan kakak dan negaranya sendiri (Alengka Diraja,  dibawah raja Rahwana), dan membelot ke negara prabu Rama (lawannya Rahwana). Akhirnya keduanya ketemu dimedan laga, barang siapa suka wayang, pasti terharu dan terhanyut perasaannya melihat kakak adik kandung berdebat lalu bertarung antara hidup mati mempertahankan konsep hidup masing-masing; akhirnya kebenaran yang menang, ketidak jujuran dan ketidak benaran dikalahkan. Raksasa Kumbokarno mati dipangkuan adik yang disayanginya, ksatria Gunawan Wibisono.

 

Kasus semacam ini sering terjadi, misalnya Para Kartini Iran yang saat ini sedang berjuang dari luar negeri Iran melawan negara Theokratis berbasis Syariah law demi emansipasi wanita Iran, simak video di BBC Indonesia : Kartini Iran pemberani

https://youtu.be/RSQpszbb-bU/

Kartini Iran berjuang dari luar negeri

https://youtu.be/wKMn1F-baTI/ 

 

Kasus lain adalah jaman Soviet Rusia masih Komunis,  banyak ilmuwan dan budayawan Rusia yang lari ke USA dan Eropa Barat untuk berjuang menumbangkan komunis bersama USA dan Eropa Barat, dan ternyata sukses, komunis tumbang.

 

Yosef Paul Zhang, Saefudin Ibrahim, Dewi Bulan, ibu Sofiatul dst. adalah manusia cerdas dan bijaksana,  mereka terpaksa lari ke luar negeri untuk merontokan ideologi Kilafah dan Syariah (milik bangsa Arab yang tertinggal) dari luar negeri, mirip filosofi Gunawan Wibisono,  mereka sangat menyayangi Muslim dan ingin menyelamatkan Muslim Indonesia agar lepas dari gendam ajaran bangsa Arab yang bersembunyi dibalik agama.

 

Mereka sadar bahwa hanya tuhan khas bangsa Arab (Alloh) yang menciptakan agama dan sekaligus beragama Islam, berbudaya Arab dan berbahasa Arab, mengkafirkan non Islam,  merendahkan martabat wanita; agama  dikendalikan dengan tafsir ulama politikus Arab dalam bahasa Arab, ulama cerdas bijaksana modern dari negara lain tidak boleh menafsirkan; tuhan yang berpolitik lewat misi Kalifah berbasis hukum Syariah,  dan tuhan yang gemar bisnis lewat rukun Islam yang berbasis kitab kuning, bukan dari Alqouran; ajaran yang harus dihafal dalam bahasa Arab tanpa boleh dimengerti, dipertanyakan dan dicuciotakan semenjak kecil sampai remaja (brain washing,  membentuk alam bawah sadar yang luar biasa parah). Perlu dimengerti, saksi mata dan bukti sejarah untuk Muhammad tidak ada - jadi Muhammad mirip  legenda Sangkuriang/Nyi Roro Kidul saja,  dst.

 

Sementara itu, perjuangan semua non Islam yang dikafirkan di Indonesia -  Budha,  Hindu,  Kristen,  Konghucu,  Aliran Kejawen,  dst,  yang berada didalam negeri, bersatu padu melawan ajaran sesat bangsa Arab dengan terus berusaha mempercepat terjadinya REFORMASI ISLAM.  Semoga perjuangan semua kelompok ini, baik didalam maupun diluar negeri, berhasil.

 

Masyarakat Indonesia yang cerdas dan kritis mulai sadar bahwa saat ini (2023) negara sedang dijajah oleh bangsanya sendiri lewat parpol (terutama yang berbasis Islam) yang pesta pora menghabiskan harta kekayaan Indonesia (APBN). Tindakan penyelamatan negara seperti Thailand, oleh Militer untuk waktu sementara , misal 5 tahun lewat pemerintahan darurat dibawah militer yang tegas, disiplin dan keras, sangat diperlukan. Semoga badai ideologi Islam lewat politik identitas cepat berlalu.

 

Salam Pancasila. FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, forum Pasca Sarjana di kota kecil Leiden,  Belanda. 

Mohon bantuan untuk sharekan artikel ini sebagai bahan diskusi, perdebatan dan penelitian lebih lanjut demi bangkitnya akal sehat bangsa Indonesia yang sedang sengaja dibuat jongkok lewat mabok agama dan budaya dari Arab (GENDAM ARABIA).

 

Catatan: terlampir contoh video perjuangan mereka dari luar negeri :

Video Yoseph Paul Zhang

Cabul adalah ibadah - konsep tersamar merusak negara dari dalam,  di

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?feature=share/ 

Video Agama Laknat Harus Dilarang di Indonesia, agama yang gemar melakukan POLITIK IDENTITAS,  di

https://www.youtube.com/live/oXG9VdcMFME?feature=share/

Indonesia : Pendidikan atau pembodohan

 https://youtu.be/8FmmLzf8AO0/ 

 

Video Saifuddin Ibrahim

Video belajar yang sia sia, di

https://www.youtube.com/live/OTD5xuNlbR4?feature=share/

Video Mafia Agama dan UU PENISTAAN AGAMA TELAH MENINGGAL, GANTI 300 ayat, di

https://www.youtube.com/live/iPmfv97MjQs?feature=share/ 

Video Sofiatul:

Alqouran kitab carut marut,  salah copy,  salah edit,  salah urut,  salah arti,  di

https://youtu.be/Y_WNUbJW0mE/ 

Isa bukan Yesus,  di

https://youtu.be/Uf5RHn29XXU/

Video Dewi Bulan (di Chanel Sang Penggugat):

Islam Agama Setan Dan Jin

https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=xIq4ljQlf33xqh4R/

TAK GENTAR DEWI BULAN DI SERANG MALAH SERANG BALIK JADINYA BEGINI

https://youtu.be/GfK46cCIfXg?si=ZzmmK_WdZJce91El/

 

Artikel diatas ada di SLIDESHARE internet.

 

XIV.        ANEH TAPI NYATA: PARA HABIB GELANDANGAN DARI YAMAN MENEMUKAN SURGA DI INDONESIA, DI YAMAN HUJAN BOM DAN PELURU, DI INDONESIA BAGAIKAN DIJILAT PANTATNYA DAN DIJADIKAN GURU BANGSA, SIAPA DALANG DIBELAKANG LAYAR?

Surat virtual seorang habib Yaman: Dirumah gua, Yaman, hujan peluru dan bom, dan saling bunuh2an sesama muslim. Disini, Indonesia, kami disembah, dihormati dan dijilat pantat gua sampai kremi2nya dan diberi gaji tetap bulanan untuk memperbudak bangsa Indonesia. Kami diskenario untuk sering tampil melebihi pak Jokowi di ruang publik, dan kami diberi kebebasan bicara seenak kami di ruang publik oleh beberapa petinggi penting Indonesia tanpa dikenai UU Penistaan Agama. Lu ga percaya, kami berempat saja: saya, Rizieq Basyir Bahar smith, sudah bisa menjungkir balikan akal budi dan budaya 275 juta manusia indonesia termasuk profesor, doktor, mahasiswa top ITB,UI, UGM, UNAIR, ITS, IPB... sungguh nikmat tinggal di Indonesia, sungguh sengsara kami tinggal di Yaman. Tarian bangsa kami, Yaman, yang disebut Zapin, juga mulai menggeser tarian budaya lokal (misal Jawa), sebagai bukti tarian ini sudah dilombakan di banyak daerah sebagai acara HUT RI. Kami gak ngira, kami kan gelandangan di Indonesia dan negara kami amburadul, tapi dimuliakan bangsa ini bagaikan utusan tuhan, luar biasa , aneh tapi nyata ...tks bangsa Indonesia, teruskan ya jilat pantat kami. Tertanda habib Yaman

Ini video lukisan pesta pora habib Yaman di Indonesia,

https://youtube.com/shorts/mTUSxpWkcL0?feature=share/

Pesta syukuran atas pantat yang dijilat

https://youtu.be/LMl4cQTDWRE/

Semoga ada titik balik: Genderang perang lawan gelandangan Yaman, perusuh di Indonesia

https://youtu.be/E5I46bk-7Co/

Apa komentar anda akan artikel diatas sumbangan mahasiswa pasca dari Harvard University? Apakah nasionalisme anda tidak terusik? Apakah kita tidak merasa dijajah akal budi kita??? Siapa dibelakang layar pengkultusan budaya Arab/Yaman dan sekaligus merendahkan budaya Indonesia? Betapa bahayanya politik identitas Islam itu, agama dan budaya Arab di nomor satukan diatas kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Dikutip dari sebuah komentar di YouTube

 

XV.        KAJIAN AKADEMIS : KTP ALAT CANGGIH DAN MENDASAR BAGI POLITIK IDENTITAS ISLAM DI INDONESIA.

Sebelum membaca artikel dibawah ini, pembaca diharap melihat video sindiran sangat lucu, kritis dan mengena tentang akibat parah kolom agama di KTP pada manusia asli Indonesia, Jawa, yang menganut Kejawen, link di:

https://youtu.be/kwdzu_L-uSE?si=45bLXTxJiHcZsFeE/

 

Kecenderungan manusia modern di era digital adalah memilih konsep BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, maka tidak heran muncul paradigma: MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN?

Berikut ini jawaban singkatnya:

Islam adalah bisnis jasa perantara/makelar antara tuhan dengan manusia dengan barang dagangan kapling surga. Manusi bijak sadar bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama dan tempat khusus untuk berdoa dan bertemu dengan Tuhan (misal masjid, langgar, musholla, dst). Tuhan juga tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi. Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, labelisasi halalharam, sedekah, kotak amal, pajak, dst. Agama beserta doktrin, dogma, aturan,  ritual dan seremonial adalah buatan manusia dan agama justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga bagi Tuhan.

 

Para pakar filsafat, budaya dan politik dunia berpendapat bahwa ulama politikus Arab di jaman jahiliah telah menciptakan tokoh virtual nabi Muhammad. Nabi virtual ini mengenalkan tuhan khas Arab (Alloh SWT, tuhan lokal) lewat agama yang sangat khas Arab pula (Islam), dimana Alloh dibuat hanya mampu berbahasa Arab, berbudaya Arab, mengkafirkan semua keyakinan di luar bangsa Arab dan tinggal di Mekah dimana umat Islam wajib sembahyang menghadap ke Mekah dan wajib bertamu kehadapan Alloh di Mekah dengan banyak menghamburkan biaya, waktu, tenaga dan pikiran. Nabi atau sesembahan keyakinan selain Islam tidak ada yang mengajarkan tuhan yang bersifat sangat lokal dengan kebenaran lokal (kilafah dan syariah) dan ajaran agama lokal. Namun nabi virtual ini (juru bicara virtual ulama politikus Arab) menyatakan bahwa Islam agama terakhir dan nabi terakhir, maka tidak heran kalau manusia Indonesia bagaikan dipaksa secara halus atau diarahkan untuk mengisi/memilih agama Islam dalam kolom isian agama di KTP; kemudian orang yang ingin pindah antar agama juga menjadi kesulitan karena harus merubah KTP (akan dipersulit petugas dan dipersulit oleh aturan sangsi murtad dalam doktrin agama Islam). Atas dasar berbagai fakta dan kenyataan diatas, manusia milenial yang cerdas dan berakal budi lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA tanpa mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia (kesetaraan) dan saling melengkapi. Konsep ini lebih flexibel karena manusia dapat belajar keyakinan apa saja tanpa takut sangsi dari agama. Konsep ini diharapkan akan membuat manusia di dunia menjadi aman, nyaman, tentram dan sejahtera, sebagai contoh adalah negara-negara di Scandinavia (Swedia, Denmark, Finland, dst.).

 

Kini masyarakat semakin sadar bahwa melalui isian kolom agama pada KTP, pemerintah Indonesia bagaikan mewajibkan bangsa Indonesia untuk beragama, padahal di dunia modern manusia ramai-ramai meninggalkan agama. Kolom agama pada KTP ini kelihatannya sangat simpel dan sepele, namun dimata pakar politik, sosial dan budaya ternyata ini merupakan strategi politik yang paling mendasar dan handal oleh kaum agamawan dalam melaksanakan politik identitas, misalnya:

-       Menggiring bangsa Indonesia memilih agama Islam (karena terpikat iklan agama terakhir)

-       Mempersulit murtad dari Islam dengan cara mempersulit perubahan KTP

-       Mengindentifikasi non Islam/Kafir untuk penempatan SDM di jabatan strategis dalam pemerintahan/perusahaan (ingat ajaran Islam: Muslim tidak diperkenankan bersahabat dan dipimpin Kafir)

-       Dst,

 

Kolom isian agama ini mungkin hanya ada di Indonesia!

 

Atas dasar fakta diatas, maka dapat disimpulkan bahwa: KTP ALAT CANGGIH DAN MENDASAR BAGI POLITIK IDENTITAS ISLAM DI INDONESIA. Mari mawas diri, mari gunakan akal sehat dalam berkeyakinan, mari waspada dengan tuhan dan agama yang berlaku sangat lokal yang berlawanan dengan ajaran universal (ajaran dan budaya bangsa Arab).

 

Rahayu, Forum Cerdas Berkat Digital, London, UK.

 

Sumber Pustaka:

-       Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?

https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/

-       Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di

https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/

-       Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di

https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/

-       Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di

https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/

-       Mantan Haji bangga murtad dan menjelaskan alasan murtad secara kritis, empiris, obyektif

https://www.youtube.com/live/EzBGUklAopE?si=Cq5Z57z5KU6XkxIo/

-       Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di

https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/

-       DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN, link di

https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/

-       Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di

https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/

-       Ahmad's Story: Pengalaman pribadi yang sangat mengerikan dengan ISIS di Siria, link di

https://youtu.be/cZGkW-VBcLg?si=xQgpYN18ctPfONtt/

-       BILL WARNER PhD (SUBTITLE INDONESIA) Memahami Islam dari sisi Akademis,

https://youtu.be/2__JMtc3n_I?si=1P0s3B5Sbvpt6H_q/

-       Imam Tawhidi dari Australia memberikan kesaksian mengejutkan,

https://youtu.be/rzLb2FB0QAE?si=gQlXD7x-WjUpIOvI/

-       BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA  link   di http://keyakinan789.blogspot.com/ 

 

XVI.        KAJIAN AKADEMIK: DIDUGA ADA RENCANA PEMINDAHAN PUSAT ISLAM DARI TIMUR TENGAH KE INDONESIA OLEH RADIKAL KADRUN, MENIRU AGAMA KATHOLIK YANG DIPUSATKAN DI VATIKAN ITALI – BUKAN DI ISRAEL.

Indikator rencana nampak jelas dari:

-           Adanya penomena negara dalam negara, yaitu kekuatan ormas Islam (MUI) beserta koalisi/kolaborasi parpol Islam dalam membentuk negara Islam bayangan; dapat dirasakan bahwa presiden Jokowi pun terkesan membiarkan kelompok ini walaupun ada ketidak adilan dan ketidak setaraan hak dan kewajiban antar keyakinan di bumi Nusantara, terkesan presiden kalah kuasa dengan kelompok Mafia Agama dari Arab ini.

-           Adanya persiapan politik untuk menang total dalam PEMILU mendatang, peternakan parpol bernuansa Islam digalakan (baca politik Dasa Muka di link bawah ini) demi memenangkan PEMILU lewat politik Identitas Islam.

-           Adanya pembangunan fasilitas bangunan dan institusi Islami besar-besaran, misalnya: dengan gencar dilakukan pembangunan masjid, pondok, pesantren dan sekolah Islam. Pondok pesantren internasional dengan gedung mirip hotel bintang lima bermunculan. Demikian pula pembangunan universitas Islam dibanyak kota besar, institut agama Islam ramai-ramai dirubah menjadi universitas untuk menjaring pengikut baru (umat) Islam. Biaya ratusan trilyun rupiah di “curi” dari APBN dengan mudah mengingat dominasi parpol Islam di DPR dan pemerintahan.

-           Adanya banyak pendatang baru dari Yaman yang sengaja didatangkan, ini mirip gerilyawan radikal Islam Indonesia yang didatangkan dan ikut berjuang ke Afghanistan, Irak dan Siria, demikian pula sebaliknya; semuanya ini demi tegaknya negara Kalifah berbasis hukum Syariah. Habib gelandangan yang didatangkan dari Yaman bagaikan menemukan surga di Indonesia, di Yaman hujan bom dan peluru, di Indonesia bagaikan dijilat pantatnya dan dijadikan guru bangsa, mereka ini sengaja dikelilingkan Indonesia dan diberi hak khusus untuk tampil di media publik untuk mencuci otak bangsa Indonesia, frekwensi tampil mereka melebihi frekwensi tampil presiden Jokowi. Sebagai ilustrasi, oleh tiga habib gelandangan dari Yaman - RIZIEQ BASYIR BAHAR SMITH – Indonesia sudah bisa dibuat kalang kabut dan bagaikan bisa ditundukan, 3 gelandangan Yaman dapat menundukan dengan mudah 275 juta manusia Indonesia, termasuk para doktor dan professor dari ITB, UGM, UI, ITS, UNAIR, IPB, dst. Tiga habib ini bagaikan kebal hukum dan punya pendanaan yang kuat sekali (kembali lagi, trilyunan rupiah APBN disikat untuk proyek Yamanisasi ini). Masyarakat Indonesia hendaknya sadar, bahwa Islam itu organisasi Internasional yang berkarakter politik dan bisnis dibungkus agama dan mengatas namakan tuhan khas Arab yaitu Alloh SWT (yang jauh berbeda dengan Tuhan Universal).

-           Aturan berbau dan berbasis Islam secara gerilya (dikit demi sedikit) mulai di berlakukan dibanyak daerah di Indonesia, misalnya baju seragam sekolah ala bangsa Arab, perda Syariah, perda Halal Haram, wisata Syariah, bisnis/bank Syariah, dst.

-           Budaya Arab mulai dipaksakan secara halus kepada bangsa Indonesia, tari-tarian Yaman terus dipopulerkan disetiap acara, bahkan hari HUT RI 78 banyak lomba tari Arab Yaman di banyak kampung dan sekolah negeri, muncul istilah di Jawa: “WONG JOWO ILANG JAWANE, GARI KADRUNE”.

-           Aturan untuk menghambat perkembangan Kafir (non Islam) diterbitkan, misalnya larangan berpikir kritis lewat UU Penodaan Agama, UU ITE, larangan menggambarkan figure Muhammad, kontrol ketat pada internet terutama YouTube, Perda Syariah, Perda Halal Haram, SKB dua Menteri, UU SISDIKNAS, Kolom agama pada KTP, dst.

-           Organisasi non Islam (Kafir) dibuat lemah dan tercerai berai lewat pembentukan organisasi siluman, misalnya FKUB (Forum Kebersamaan Umat Beragama). Forum ini untuk memudahkan Islam mengontrol dan mengendalikan organisasi Kafir dan mencegah persatuan Kafir menjadi kuat. Pendanaan bagi FKUB cukup besar membuat pengurus FKUB non Islam berpuas diri dan terlena.

-           Bangsa Indonesia bagaikan terus dipaksa beragama Islam, karena harus mengisi kolom agama pada KTP. Saat ini, masyarakat yang cerdas dan kritis menganggap bahwa KTP adalah alat politik identitas Islam yang luar biasa licik dan keji, karena:

o          Bagaikan memaksa orang untuk memilih agama Islam (Islam abangan) karena Tuhan Universal milik non Islam tidak beragama dan bahkan alergi terhadap agama.

o          Manusia milenial makin sadar bahwa agama bagaikan bisnis perantara/makelar antara tuhan dan manusia dengan komisi sangat tinggi, padahal Tuhan senantiasa ada dimana saja, kapan saja dan bersedia hadir di hati manusia siapa saja yang membuka hatinya bagi Tuhan. Agama bagaikan cari uang dengan filosofi : “Kalau hubungan manusia dengan Tuhan bisa dipersulit kenapa harus dipermudah?”, dengan berbagai aturan agama rumit dan sulit maka uang dari umat akan mengucur deras sekali, aturan agama dapat berupa: doktrin, dogma, ritual (misal rukun Islam) dan acara seremonial hari besar Islam yang selalu dihubungkan dengan uang (zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, haji, umroh, dst).

o          Manusia cerdas dan bijaksana sadar bahwa agama adalah buatan manusia, maka mereka lebih suka memilih konsep hidup “BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA”, mereka menganggap doktrin, dogma, ritual dan acara seremonial adalah penjara akal budi bagi manusia dan Tuhan (ibarat penghinaan bagi ke Maha Besar dan Maha Kuasaan Tuhan).

o          Memonitor dan mengontrol/menghambat pemurtadan untuk menjaga status mayoritas (murtad jadi malu karena harus mengubah KTP yang juga dipersulit)

o          Mengindentifikasi dan menghambat non Islam/Kafir untuk penerimaan dan penempatan SDM, karena di dalam ayat Alqouran ditandaskan Muslim untuk tidak bersahabat dengan Kafir apalgi dipimpin non Islam/Kafir (Islam anti keadilan dan kesetaraan)

o          Menghambat kemajuan akal budi bangsa mengingat agama diduga penyebab kemunduruan bangsa, dan banyak manusia ingin lepas dari agama.

o          Mengharuskan mengisi kolom agama pada KTP bagaikan melanggar hak azasi manusia untuk bebas merdeka dalam berkeyanian seperti kehendak bebas yang diberikan Tuhan.

-           Lalu mengapa Islam harus dipindahkan ke Indonesia? Karena ulama Arab radikal menyadari bahwa pemurtadan sudah sedemikian tinggi di negara Arab, mereka Murtad menjadi ateis atau Kristen; dunia Arab pun telah dilanda Arab Spring, Saudi Spring (Pangeran Salman minta 2500 ayat Alqouran dan Hadits ditinjau), dan Iran Spring (pada detik ini Kartini Iran sedang melawan para mullah dan menentang Kalifah); mungkin Indonesia Spring juga sedang terjadi (mengingat Indonesia negara berpenduduk Islam terbesar dan sedang mengalami pencerahan akal budi sehat lewat internet, terutama masyarakat Jawa yang berjuang untuk melawan slogan “WONG JOWO ILANG JOWONE” – berusaha mengembalikan ke JAWAAN para Kadrun Jawa). Sumber daya alam negara Arab ada batas waktunya, demikian pula sumber daya manusia berbekal/bersenjatakan agama Islam, sebagai ilustrasi, di jaman kejayaan Hitler/Jerman ada propaganda “Deutschland Uber Alles berarti Jerman berada diatas segala-galanya”, sekarang propaganda ini dianggap negatip diharamkan oleh bangsa Jerman. Demikian pula bagaikan ada jargon “ bangsa Arab berada diatas bangsa Muslim sedunia, sebab Muhammad teladan bagi seluruh umat manusia dan Alloh SWT berbudaya Arab, berbahasa Arab dan tinggal di Kaabah di Mekah”. Diperkirakan propaganda ini akan menjadi haram dalam waktu 5 tahun mendatang setelah ketidak benaran Islam diungkapkan secara detil, jelas dan atas dasar fakta serta kebenaran di internet.

-           Dan seterusnya, silahkan hal diatas di diskusikan, diperdebatkan dan diteliti secara ilmiah (bebas dari emosi) demi kemajuan akal budi bangsa Indonesia.

 

Sumber pustaka artikel ini adalah chanel best seller seperti: sunnah nabi, cak Islah B., Paul Zhang, Buya Syakur, Sang Penggugat, Religiology, Guru Gembul, Christian Prince, dst., dan artikel dibawah ini adalah cuplikan kecil saja dari blog berjudul: BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA  link   di http://keyakinan789.blogspot.com/   . Sekian dan selamat mawas diri.

 

Sumbang saran pemikiran dari FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, kota Leiden,

 

 

XVII.        RENUNGAN IBU KITA KARTINI –  MELAWAN PEMIKIRAN DAN BUDAYA BANGSA ARAB.

AWAL CLASH OF CIVILIZATION DI INDONESIA

Awal Clash of Civilization di Indonesia boleh dikatakan terjadi di jaman ibu Kartini. Saat ini (2023) terjadi ramalan politik Samuel P. Huntington dalam artikelnya berjudul "The Clash of Civilizations" (1993), dengan inti sari : identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non Islam (yang dianggap Kafir) dunia adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap tidak benar.

 

Di era tanpa internet, Ibu kita Kartini mengalami pergolakan hidup dan keyakinan. Dalam Surat Kartini kepada Ny. Abendanon di tahun 1902 (Habis Gelap Terbitlah Terang) terungkap kegelisahan pikiran dan keyakinannya melalui pernyataan beliau sbb:

-          Tahun-tahun datang dan mereka kemudian pergi… Kami bernama orang-orang Islam karna kami keturunan orang-orang Islam, dan kami adalah Islam hanya pada sebutan belaka, tidak lebih. Tuhan, Allah, bagi kami adalah seruan, adalah bunyi tanpa makna. Demikianlah kami hidup terus sampai terbitlah matahari yang akan mendatangkan pergulingan di dalam kehidupan rohani kami. (Surat 15 Agustus 1902 kepada E.C Abendanon)

-          Agama yang sesungguhnya adalah kebatinan, dan agama itu bisa dipeluk baik sebagai Nasrani maupun Islam ( Surat 31 Januari 1903)

-          Anak – anak dari satu Bapak, dasar segala agama dara dan saudari jadinya, harus saling cinta-mencintai, artinya tunjang-menunjang, bertolong-tolongan. Tolong-menolong, tunjang-menunjang, cinta-mencinta, itulah nada dasar segala agama ( Surat 21 Juli 1902 kepada Ny. Van Kol)

-          Hanya ada satu kemauan, yang boleh dan harus kita punya: kemauan untuk mengabdi kepadanya:Kebajikan (Surat Oktober 1900 kepada Ny.M.C.E. Ovink Soer)

 

Dari surat – surat Kartini diatas, jelas bahwa ibu Kartini kagum dengan budaya Eropa yang menurutnya lebih maju, dan dari serangkaian pertanyaan-pertanyaan besar terhadap tradisi dan agamanya sendiri beliau tersirat sangat mendambakan kesetaraan gender (mendambakan reformasi emansipasi wanita). Dalam salah satu suratnya, beliau bahkan seperti menyesalkan keadaannya yang terlahir sebagai orang Islam. Dari cerita diatas, Ibu Kartini bagaikan telah mengalami Clash of Civilization jauh sebelum teori ini dipaparkan oleh ilmuwan politik Samuel P. Huntington di tahun 1992.

 

Bagi para wanita berakal budi sehat, adalah tidak masuk akal dan konyol ada tuhan menciptakan wanita hanya sekedar obyek seks dan alat produksi bayi Muslim demi populasi Islam supya mayoritas; dan lagi adalah tidak masuk akal dan konyol bila ada tuhan yang memanjakan (memberi privelege atau hak khusus) nafsu berahi pada pria bernama Muhammad. Simak FAKTA DAN KEBENARAN ini: Hak Pria Perkasa Arab jauh lebih banyak dari wanita.

Hak-hak pria perkasa yang istimewa dalam perkawinan Islam: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan  Anehnya lagi tuhan bangsa Arab memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad (M), hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now: pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman now: mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now: pelacuran), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya (jaman now: bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali pertempuran). Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua maupun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M beristri 13. Syarat masuk surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga (plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film sex suaminya saja), semuanya digolongkan menjalankan ibadah.

 

Karena banyaknya ayat2 yang berhubungan dengan sex, merendahkan martabat wanita dan hak sangat istimewa bagi M dalam hal sex, maka CP menyatakan Islam adalah Cult (Aliran kepercayaan) tentang sex dari bangsa Arab, ini perlu diteliti sungguh2 oleh para akademisi!

Video fakta Muhammad dan Seks di  https://youtu.be/WJutnQK_H_A/   dan https://youtu.be/EEMf7wLGlAY/    dan Video Muslimah Membuka Aib Nabi Muhammad - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc/  .

Video Perempuan Iran bakar jilbab dan berseru 'Matilah diktator' - BBC News Indonesia, di

https://youtu.be/bfKlaj1fc4k/  dan

Video Universitas di Iran jadi garis depan demo menentang pemerintah Kalifah, di

https://youtu.be/Z2vNl-2kw7M/ 

Video Ibu kita Kartini dan ibu Pertiwi sedang berduka dan menangis, simak tangisan beliau di

https://youtu.be/PFRwFP_G6TI/ 

Dan banyak artis cantik murtad di

https://youtu.be/sHyAcWz743k/ 

 

Salam Cerdas, Forum Wanita Cerdas Berkat Digital, cabang Glasgow, England.

 

XVIII.        IRAN SPRING: ERA PENCERAHAN WANITA SEDUNIA - KARTINI IRAN MENDAPATKAN HADIAH NOBEL PERDAMAIAN 2023 DALAM PERJUANGANNYA MELAWAN ATURAN THEOKRATIS DAN SYARIAH NEGARA ISLAM IRAN.

Anehnya berita dunia ini tidak muncul di YouTube Indonesia, ketika diketikan kata kunci : pemenang nobel perdamaian 2023, Koran besar seperti Kompas dan media TV besar kurang mengkover berita ini, mungkin mengingat Indonesia adalah negara Muslim terbesar yang hobi menjilat pantat berikut kremi2nya milik habib Yaman dan Arab (Chanel bagus dari Paul Zhang). Ini berita ringkasnya:

 

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktivis Iran yang dipenjara, Narges Mohammadi, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada Jumat (7/10/2023) sebagai pengakuan atas kampanyenya yang tak kenal lelah untuk hak-hak perempuan, demokrasi, dan menentang hukuman mati.

Melansir AP News, perempuan berusia 51 tahun tersebut tetap melanjutkan aktivismenya meski telah berkali-kali ditangkap oleh pihak berwenang Iran dan menghabiskan waktu bertahun-tahun di balik jeruji besi.

 

Dia tetap menjadi tokoh utama dalam protes nasional yang dipimpin oleh perempuan yang dipicu oleh kematian seorang perempuan berusia 22 tahun dalam tahanan polisi tahun lalu. Hal ini pada gilirannya menjadi salah satu tantangan paling berat terhadap pemerintah teokratis Iran.

 

Berikut ini video gambaran perjuangan para Kartini Iran dan beliau:

Wanita Iran sedang memperjuangkan keadilan, kesetaraan dan kebebasan dari kungkungan pria yang mengatas namakan tuhan lewat agama Islam

https://youtu.be/C9jvC17Wr3I?si=csyyz2fwXkRwyqB5/

Kartini Iran mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian 2023 , ini salah satu videonya

https://youtu.be/lCXG8vrpbGo?si=Ia0Fe_jTBYX52iM5/

(detik ini ada ratusan video seluruh dunia memberitakan hal ini, namun berita ini hambar saja di Indonesia, kasihan para wanita Indonesia yang mengalami nasib yang serupa).

 

Sebenarnya perjuangan Raden Ajeng Kartini (RA Kartini, RAK) jauh mendahului Narges Mohammadi. RAK dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan dan pejuang emansipasi perempuan. RA Kartini yang lahir di Jepara, 21 April 1879 ini disebut oleh Pramoedya Ananta Toer sebagai pemikir modern Indonesia pertama yang tanpanya maka penyusunan sejarah modern Indonesia tidaklah mungkin.Balai Pustaka menerbitkan buku tersebut dalam bahasa Melayu dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran. RAK juga merasakan hal yang sama dengan wanita Iran, martabat wanita sangat rendah dalam ajaran agama asal Arab, berbeda dengan agama para noni Belanda sahabat RAK saat itu. Nasib wanita Indonesia saat ini makin memburuk, dulu Kartini masih berkebaya Jawa, saat ini hampir 75% wanita Indonesia seperti dikarungi hitam, tanpa malu meniru busana model bangsa Arab, sampai budayawan Jawa mengatakan: “Wong Jowo wis ilang Jawane, gari Kadrune.”

 

Pecinta budaya Jawa dan ajaran Jawa menyatakan: 78 tahun Indonesia merdeka, bangsa Indonesia telah menjadi setengah Jawa, setengah Arab. Capaian yang memprihatinkan, disamping capaian memusakan dibidang korupsi, memabokan agama dan budaya dari Arab lewat politik identitas Islam, hutang luar negeri, gagal industrialisasi, dan capaian tinggi dalam keributan dalam negeri akibat mencampur adukan urusan negara dengan urusan agama.

 

Nampak bahwa ajaran dari bangsa Arab tidak menghargai prinsip manusia pada umumnya, misalnya:

1.    Rambut adalah mahkota wanita.

2.    Surga ada ditelapak kaki ibu (bukan bapak).

3.    Istri adalah Garwo (sigaring nyowo, suami istri bagaikan kembaran hidup)

4.    Wanita bukanlah sekedar properti pria untuk industri seks dan bayi yang dengan mudah di poligami, di kawin cerai, kawin muda, wisata seks, digagahi paksa, dst.

 

Jadi, jelas bahwa ajaran nenek moyang Jawa (Kejawen) lebih bagus daripada ajaran bangsa Arab. Disamping itu, masyarakat juga semakin sadar bahwa agama Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Alat mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual, aturan dan seremonial dari agama. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, dst.

 

Selain itu, wanita milenial makin sadar bahwa: Hak Pria Perkasa Arab jauh lebih banyak dari wanita. Hak-hak pria perkasa yang istimewa dalam perkawinan Islam: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak pendidikan dan warisan, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan  Anehnya lagi tuhan bangsa Arab memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad (M), hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now: pedophili), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab, jaman now: mata keranjang), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an, jaman now: pelacuran), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya bahkan diranjang istrinya (jaman now: bejat), dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih (idaman M, jaman now: biadab) setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang (M memimpin 27 kali pertempuran). Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua maupun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia (menurut CP). M beristri 13. Syarat masuk surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga (plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film sex suaminya saja), semuanya digolongkan menjalankan ibadah.

 

Syukurlah berkat pencerdasan lewat internet yang sulit dibendung oleh agamawan, ada kecenderungan manusia modern di era digital untuk memilih konsep BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, maka tidak heran muncul paradigma: MENGAPA SAAT INI (2023) AGAMA SEMAKIN DITINGGALKAN DAN MURTAD DARI AGAMA SEMAKIN MEMBANGGAKAN.

 

Mari para Kartini Indonesia mawas diri, budaya Arab bukan agama (Gus Dur) dan Bung Karno juga berpesan agar menjadi Islam namun tidak menghilangkan Kepribadian Indonesia, mari berkeyakinan dengan tetap menggunakan segenap akal budi (Guru Gembul, Buya Syakur, Ade Armando). Dan semoga Indonesia segera memisahkan urusan agama dengan negara, agar jalannya pemerintahan efektip dan effisien. Mohon bantuan pembaca agar artikel ini disebarkan luaskan untuk bahan diskusi, debat ataupun penelitian demi majunya peradaban manusia. Apa komentar anda?

 

Rahayu. Lembaga Kajian Budaya Bentara Yogya.

 

Berikut ini kutipan daftar video gambaran bahaya ajaran agama yang dianut membabi buta tanpa menggunakan akal sehat (atau akibat brain washing):

-       Dr Mahatir: Orang Melayu Bodoh Karena Ustaz?

https://youtu.be/3O9_IsSAqtc?si=hVt0pWnpwn574Tc1/

-       Ini Penyebab Banyak yang Murtad,link di

https://youtu.be/0XoOekEuJBw?si=Jxrp36FNAaduJNKy/

-       Cabul adalah Ibadah, di

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=yVzyBUaEPH6m9sWZ/

-       Agama Islam Memperdayai Orang Baik, link di

https://www.youtube.com/live/YTuxOqp4nn8?si=e12bVl4gOd2sZBiv/

-       Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya, link di

https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=W2w5S_yOccbVSJLU/

-       Ternyata Inilah Rahasia Islam Agama Sempurna, di

https://youtu.be/XikJzcBCPxg?si=I6UjhgJbqxYtWMAQ/

-       Mantan Haji bangga murtad dan menjelaskan alasan murtad secara kritis, empiris, obyektif

https://www.youtube.com/live/EzBGUklAopE?si=Cq5Z57z5KU6XkxIo/

-       Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, link di

https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=eXEVW9yXRszYKPQW/

-       DR. TOM HOLLAND MEMBONGKAR SEJARAH ISLAM YANG DISEMBUNYIKAN, link di

https://youtu.be/3eLlbgHnveU?si=G-57R_mv2Mnq_J24/

-       Muslim Indonesia Debat Dengan Christian Prince, link di

https://youtu.be/wEXCe-zG_o8?si=JbTgs5uLNwOJ_DEe/

 

XIX.        DARURAT,  RI BISA BUBAR BILA IRIAN DAN KALIMANTAN MEMISAHKAN DIRI GARA-GARA POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII)  DI PUSAT PEMERINTAHAN JAKARTA.

Irian sangat kaya raya, jadi incaran negara asing lewat penguasa Jakarta, salah satu fakta Free Port, tambang luar biasa kayanya, nyaris 50 th dinikmati asing dan penguasa pusat, orang Papua tetap berkoteka cari babi hutan disekelilingnya. Kalimantan mungkin lebih kaya dari pada Irian, tambang apa saja ada disana (mas, intan, gas, minyak, batu bara, dst) dan kelapa sawitnya boleh dikata raja dunia. Bayangkan ada negara Brunai Darusalam, yang dipeta hanya nampak seluas kuku jari manusia di banding pulau Kalimantan, penduduknya makmur luar biasa, sebaliknya lihat suku Dayak dipedalaman Kalimantan, miskin dan tertinggal. Seperti Irian, Kalimantan nyaris 50 th dinikmati asing dan penguasa pusat, orang Dayak tetap hidup dari hutan disekelilingnya, alamnya rusak, bekas tambang batubara bagaikan lubang danau kering, pembalakan/penggundulan hutan era Bob Hasan (Orde Baru) menjadikan Kalimantan bagaikan kepala manusia yang botak, demikian pula proyek lahan gambut sejuta hektar yang tiada manfaatnya sekedar merusak alam Kalimantan sekedar demi proyek triliunan rupiah bagi manusia di pusat pemerintahan. Kalimantan dan Irian adalah sumber pokok bagi keuangan Indonesia,  maka bila mereka keluar memilih berdiri sendiri karena merasa tidak cocok dengan sistim kenegaraan RI,  maka Indonesia bisa bangkrut,  apalagi hutang luar negeri Indonesia besar sekali. Pulau Bintan dan P. Bangka, penghasil bauksit dan timah demikian nasibnya, ditinggali pulau yang rusak, penikmat kekayaan para parpol di Jakarta, masih banyak contoh yang membuat ibu Pertiwi berduka!

 

Saat ini (2023), makin banyak Sumber Daya Manusia (SDM) Papua dan Dayak yang bergelar Master dan Doktor dari Luar Negeri, mereka ini menyadari:

- kekayaan  pulau mereka hanya bagaikan santapan  bagi pusat dan asing

- mereka sadar bahwa para pelaku POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII) lebih mementingkan agama dan budaya dari negara Arab dari pada negara Indonesia yang Bhineka Tunggal Ikha.

- mereka sadar bahhwa kolaborasi dan koalisi banyak parpol Islam bagaikan jaringan horisontal (antar departemen) dan vertikal (dari kelurahan sampai pusat) yang tertata rapi yang bagaikan membentuk negara virtual Islam didalam negara Indonesia Bhineka yang besar.

- mereka sadar bahwa negara virtual Islam ini dapat menghabiskan sepertiga APBN demi kepentingan Islam, dan yang lebih berbahaya lagi bila ada visi misi parpol Islam untuk mendirikan negara Kalifah berbasis hukum Syariah, sehingga segala cara demi tegaknya Negara Kalifah adalah halal (walaupun korupsi secara masif) bahkan"l dianggap ibadah.

- mereka sadar akan perjuangan Bung Karno  untuk memisahkan urusan negara dengan urusan agama lewat ideologi Pancasila. Sehingga manusia Indonesia diharapkan untuk BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA;

- Bung Karno pernah mengatakan, "Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri" (manusia Indonesia yang menjilat dan mengabdi pada kepentingan agama dan bangsa Arab lewat PII); pesan BK ini rupanya akan menjadi kenyataan pada PILPRES 2024, Bangsa Indonesia bagaikan melawan bangsa Arab (mereka yang mabok kepayang pada agama dan budaya Arab serta menjadi kaya raya karena politisasi dan bisnisisasi agama Islam akibat mendominasi kue APBN)

- mereka mengerti bahwa masyarakat cerdas dan bijak Dunia telah sadar bahwa hanya tuhan khas bangsa Arab yang menciptakan agama Islam dan sekaligus beragama Islam, mengkafirkan keyakinan diluar Islam,  berbudaya Arab dan berbahasa Arab serta gemar berpolitik dan bisnis lewat Kilafah dan Syariah. Tuhan universal milik Dunia tidak beragama apalagi menciptakan agama yang sekaligus mengkafirkan dan memusuhi keyakinan non agama! Manusia cerdas,  kritis dan bijak di era digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA, dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia. Agama beserta doktrin buatan manusia justru bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.

 

Pendapat umum juga menyatakan agama atau keyakinan adalah persoalan pribadi yang privasi, agama/keyakinan bukan urusan publik, apalagi urusan negara.

 

AGAMA UNTUK POLITIK DAN BISNIS SAMA SAJA MEMPERMAINKAN DAN MENGHINA TUHAN,  TIDAK HERAN BERBAGAI MALAPETAKA SEPERTI BADAI,  GEMPA,  BANJIR,  KORUPSI,  KETIDAK ADILAN,  KERUSUHAN DAN KEMISKINAN MENIMPA INDONESIA SEBAGAI HUKUMAN DAN PELAJARAN DARI TUHAN.  KOREA MABOK KERJA - INDONESIA MABOK AGAMA DAN BUDAYA DARI ARAB, TIDAK HERAN BANGSA INDONESIA YANG KAYA RAYA BAGAIKAN AYAM MATI DILUMBUNG PADI (MISKIN).

 

SERIBU KEPALA MANUSIA SERIBU PENDAPAT/KEYAKINAN MAKA PISAHKAN URUSAN NEGARA DENGAN URUSAN AGAMA. HINDARI POLITIK IDENTITAS ISLAM (PII) DEMI KEUTUHAN INDONESIA DAN SEKALIGUS UNTUK MENGHINDARI INDONESIA MENJADI JAJAHAN BERFIKIR DAN BERBUDAYA ALA BANGSA ARAB YANG SUDAH TERTINGGAL.

 

Dibawah ini adalah negara yang menjalankan PII,  urusan agama dicampur adukan dengan negara :

A.  Internasional : Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS,  dst., semua negara kacau balau, mundur dan terbelakang.

 

B.  Nasional,  untuk Indonesia : jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Bali-Poso-Surabaya-Ahmadiyah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, pelarangan pendirian tempat ibadah, pelarangan ibadah, perusakan tempat ibadah dan peninggalan sejarah non Islam,  kawin cerai dan kawin muttah, politik identitas Islam, kolom agama pada KTP, SKB 2 Menteri, perda Syariah, labelisasi halal haram, UU Penistaan Agama, UU ITE, Islam phobia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

 

DENGAN MEMPERTIMBANGKAN SEMUA HAL DIATAS,  DIRASA PERLU UNTUK SEGERA REFORMASI/HAPUS SEGALA PERATURAN YANG BERBASIS PII,  MISALANYA:

perda syariah, halal haram pakaian-musik-makanan-bisnis,  kurikulum dengan muatan agama yang berlebihan,  kolom agama pada KTP,  UU Penistaan Agama, SKB 2 menteri, FKUB, terbitkan UU Pengakuan negara atas keyakinan/kearifan lokal, hapus Dept Agama,  dst.  Yang sangat memprihatinkan dan merusak kebhinekaan Indonesia adalah aturan yang amat sangat sara “PRESIDEN HARUS JAWA DAN MUSLIM”, WAPRES HARUS MUSLIM. Dua kali Indonesia kecolongan Wapres yang radikal, yaitu Yusuf Kalla dan Maaruf Amin, mereka lebih mementingkan agama daripada negara dan bangsanya.

 

Untuk mencegah bubarnya Indonesia,  maka sistim ketatanegaraan Indonesia perlu segera dirubah,  perlu melirik sistim di Singapura dan RRC atau Era Soeharto dengan 3 partai (dengan modifikasi), atau model USA yang berbasis negara serikat yang terdiri negara bagian. Jabatan presiden dan wakil presiden adalh tidak adil bila hanya hak suku Jawa dan beragama Islam,  sebab dasar negara bukan agama melainkan Pancasila. Manusia etnik Tionghoa yang secara stastitik dunia mempunyai nilai bagus pada bidang leadership dan entrepreuneurship hendaknya diberi peluang yang besar untuk posisi top dalam pemerintahan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Untuk transisi menuju kesistim yang lebih baik perlu dipikirkan lewat bantuan tangan besi militer seperti era Soeharto dengan cukup tiga partai atau seperti RRC atau Singapore;  bangsa ini sudah capai dijajah PARTAI POLITIK!  Jakarta bagaikan pusat peternakan PARPOL! Kita perlu tenggang rasa dengan penduduk pulau Irian dan Kalimantan.

 

Masyarakat Indonesia yang cerdas dan kritis mulai sadar bahwa saat ini (2023) negara sedang dijajah oleh bangsanya sendiri lewat parpol yang pesta pora menghabiskan harta kekayaan Indonesia (korupsi). Tindakan penyelamatan negara seperti Thailand, oleh Militer, mungkin diperlukan untuk waktu sementara , misal 5 tahun. Korupsi membuat manusia Indonesia mengkais sesuap nasi dinegara lain sebagai pembantu,  bagsa Indonesia yang sangat kaya raya bagaikan AYAM MATI DI LUMBUNG PADI;  lumbung padinya adalah kekayaan tambang,  kekayaan lautan,  kekayaan tanaman dan kesuburan tanah,  serta kekayaan pariwisata di zamrud khatulistiwa. Namun apa artinya kalau kaya tapi dibodohi,  ditipu dan dijajah lewat POLITIK IDENTITAS AGAMA?  INILAH KENYATAAN SAAT INI (2023), rakyat yang sudah dibikin miskin masih dibebani pajak,  perijinan dan denda yang berlebihan,  yang tidak wajar dan juga dipersulit oleh filosofi kerja: KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA HARUS DIPERMUDAH?, rakyat juga dibebani tinggalan hutang luar negeri yang sangat besar sekali karena korupsi dan miss management. Koruptor bagaikan sumur,  tidak pernah puas dituangi beribu ember air!

 

Sebagai penutup, mari buang politik identitas Islam,  pisahkan urusan agama dengan negara penyebab utama carut marut negara, mari berharap agar segera terjadi Reformasi Islam agar dunia dan Indonesia menjadi adil, aman, tentram, sejahtera dan makmur.

 

Salam Pancasila. FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL, mahasiswa Pasca Sarjana, Edinburgh, UK. 

Mohon bantuan untuk sharekan artikel agar menjadi bahan renungan,  diskusi dan debat demi kemajuan Indonesia. Akhir Maret 2023.

 

 

XX.        STUDI KAJIAN: MENGENAL BERBAGAI BENTUK PENJAJAHAN DI DUNIA YANG SEDANG DIALAMI INDONESIA.

Indonesia diperebutkan Bangsa lain karena sangat kaya raya dari sisi natural resources/tambang,  samudera yang sangat luas sebagai sumber makanan, dan pariwisata di zamrud katulistiwa. Seandainya tanpa penjajahan dan korupsi, masyarakatnya hidup tanpa pajak pun pemerintah dan bangsanya tetap kaya raya;  sayang sekali yang terjadi sebaliknya, sehingga kita bagaikan ayam mati dilumbung padi!  Banyak yang terpaksa mengais UMR yang lebih baik di negara tetangga seperti Malaysia,  Singapura, Taiwan,  Korea, Arab, dst.,  sebagai pembantu rumah tangga, sungguh memprihatinkan!!!

Berikut ini berbagai bentuk penjajahan didunia yang mungkin juga sedang dialami bangsa Indonesia. Penjajahan terjadi karena adanya perbedaan tingkat akal budi, yang tinggi menjajah yang rendah:

1. Penjajahan Akal budi lewat agama. Manusia cerdas,  kritis dan bijak di era digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA (sangat sesuai dengan sila Pancasila), dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia dan saling melengkapi. Agama beserta dogma dan doktrin adalah buatan manusia, hubungan hati nurani manusia dikendalikan dan dipaksakan harus lewat agama yang tidak gratis. Agama adalah ekonomi biaya sangat tinggi bagi umatnya dan negaranya. 

 Diduga saat ini Indonesia telah dijajah oleh bangsa Arab lewat agama khas Arab yaitu Islam melalui strategi politik identitas Islam dengan meminjam tangan bangsa Indonesia yang bisa dibeli.  Strategi Trias Politika Bangsa Arab: Agama - Politik - Bisnis, diimplementasikan sebagai Politik Identitas Islam, urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama!  Bayangkan, Oleh tiga habib Arab Yaman saja,  250 juta manusia dibuat kalang kabut,  aneh tapi nyata : bangsa digendam sampai tidak merasa akal budinya dijajah.

2. Penjajahan mata uang, 1 $ = 15000 rp. 

Salah satu sebab mengapa rupiah jongkok didepan dolar adalah sikap anti bangsa Yahudi yang se olah2 ditanamkan kepada bangsa Indonesia oleh Bangsa Arab lewat agama. Perlu diingat penguasa finansial dunia itu adalah orang2 Yahudi, salah satu contoh adalah George Soros. 

3. Penjajahan finansial, misalnya hutang yang bersyarat, seperti IMF, Kademsu mendikte Soeharto. Mungkinkah IMF masuk kedalam BIPerlu diingat juga bankir2 Yahudi itu top didunia. 

4. Penjajahan teknologi, negara berkembang hanya diberi sebatas sun set technology, teknologi yg sudah kedaluarsa.

 5. Penjajahan lewat orang cerdas milik bangsa berkembang, dalam bentuk pemberian bea siswa, agar sekembalinya kenegara asal dan menjadi penentu kebijaksanaan di negara berkembang dengan gelar master maupun doktor hasil bea siswa. Masih membekas di otak kita Mafia Berkeley di era presiden Soeharto, dan juga pak Habibie yang alumni Jerman yang membeli kaoal rongsokan Jerman yang mengakibatkan majalah Tempo dibredel.

6. Penjajahan lewat institusi Militer dan Polisi, misalnya USA memegang jendral2 di negara berkembang. Organisasi Militer dan Polisi paling terstruktur rapi dan satu komando, pucuknya jendral2 nya dipegangmaka seluruh negara dapat di pegang. Ikatan alumni seperti WEST POINT USA,  atau bahkan AMN Magelang sangat kuat dalam dominasi politik bangsa. 

7. Penjajahan berupa tekanan politik lewat Aliansi negara, mengingat politik adalah MLM (Multi Level Marketing) , maka butuh aliansi. Misalnya Common wealth milik British, atau.OKI milik negara Arab dengan bendera Islam, dan negara Barat dengan NATO berbasis pertahanan, G8/G20/ASEAN, dsb.

8. Penjajahan persh multinasional, ingin menguasai supply chain bahan mentah, produk jadi, sdm, dst., di negara berkembang.

9. Penjajahan digital, siapa yang menguasai informasi, hardware dan software dianggap sudah menang 51 persen. Negara USA sangat luar biasa hegemoninya,  demikian pula negara Arab Saudi bersama OKI sangat dominan dalam menguasai berita dan iklan di Youtube. Dalam hal IT,  manusia Yahudi juga luar biasa berpengaruh, misalnya Bill Gates (Microsoft) dan Mark Zugenberg (Facebook).

10. Penjajahan lewat perusahaan raksasa multinasional yang kekayaannya mungkin melebihi APBN Indonesia dan membentuk sindikat internasional serta mengincar negara berkembang yang kaya raya natural resources.

Sampel video penjajahan asing berikut ini dapat dijadikan bahan ilustrasi, diskusi, renungan dan studi lanjut:

- Penjajahan Persh Raksasa yang mendominasi pertambangan hampir selama 75 tahun di

- https://youtu.be/ekCLPurDgnE/ , https://youtu.be/h4CQMCfHyo8/ 

- Penjajahan finansial oleh Perbankan Multi Nasional lewat hutang bersayarat, istilah hutang diperhalus menjadi istilah pinjaman lunak, di https://youtu.be/JwqoZw7XG_o/ 

- Penjajahan akal budi dan budaya, dibeberkan oleh MKC, Dharmawan dan Begawan Abiyoso, di 

https://youtu.be/Z_MJRQhSVVs/,https://youtu.be/eWf2xPGqLz4/  https://youtu.be/VBpckL4DBws/https://youtu.be/dVy1rf_nhXU

- Penjajahan digital, bila internet per bank an diserang, ekonomi Indonesia dapat lumpuh, ini contohnya https://youtu.be/fR2ajri7lCg/ 

- Penjajahan oleh bangsa sendiri yang sengaja dibuat korup dan mabok agama oleh bangsa lain serta dibuat malas belajar, di https://youtu.be/DnDmRzcCd9g/ dan https://youtu.be/9IhSHkGoarU/ serta https://youtu.be/9SdM1fuxuYQ . Hal ini pernah diamanatkan oleh Bung Karno, di https://youtu.be/h5zlP4fPs1Q/ 

Kemudian, mari simak video kritis tentang perlawanan para Nasionalisme terhadap penjajahan asing terutama dalam hal akal budi dan budaya, video di: 

Obor Jowo: https://youtu.be/jblYtt7hkKU/ 

Ikat Nusantara: https://youtu.be/ASx21ZVJpbk/ 

MKC: https://youtu.be/Z_MJRQhSVVs/

DR. Bill Warner: https://youtu.be/OA1YYQKSHIw/

Dr. Odon Lafontaine: https://youtu.be/LWWJmxoa8Nc/

Guru Gembul: https://youtu.be/Z4dk25PyY0c/

Scott orang Indonesia: https://youtu.be/tABn2pF50ls/

Darmawan: https://youtu.be/eWf2xPGqLz4/

Sutrimo & Zhang: https://youtu.be/ThVW2lyeUYk/

Aibyasa Nusantara: https://youtu.be/VBpckL4DBws/

Ade Armando: https://youtu.be/4LOE7S8IH8A/

Ngaji Jawa: https://youtu.be/SbH4uRiuKbY/

Christian Prince & DR. Bill: https://youtu.be/ihPyGvBIWmU/

Peluru Jawa: https://youtu.be/KfF0knyEFyY/

Ngaji Roso: https://youtu.be/hXq_YR7y20g/ 

Kang Dedy Mulyadi: https://youtu.be/twGOyWZjIDQ/ 

Kayong TV: https://youtu.be/2AWXMR8EKyE/ 

Dengar Podcast: https://youtu.be/q1cj2PNL0yI/ 

Mbah Saeno: https://youtu.be/bcEA_QdTfvM/ 

Ki Budhi Dharma: https://youtu.be/AsqskrmiVkE/ 

Ki Hajar & Taman Siswa: https://youtu.be/MGYukPhVPDs/ 

Secara umum strategi penjajahan bangsa atas bangsa lewat penguasaan SDM para pemimpin lembaga tinggi yang dapat dibeli/disogok (menjadi pengkhianat bangsanya sendiri):

- Penguasaan petinggi Tentara dan Polisi, sebab kedua organisasi ini hirarki organisasinya jelas dan ditakuti oleh masyarakat dan disegani pemerintah yang berkuasa.

- Penguasaan partai politik, misalnya lebih dari lima parpol di danai asing secara terselubung, walau kalah dalam PILPRES namun menang keroyokan di DPR dan badan eksekutip yang lain, misalnya: banyaknya parpol Islam yang siap bersatu untuk mengeroyok partai nasionalis demi menggoalkan perda syariah menuju Kalifah,  uu penodaan agama, ktp, labelisasi halal haram, subsidi haji, dst.

- Penguasaan media informasi publik untuk justifikasi policy, pembunuhan karakter lawan politik, brain washing, dan BOM NUKLIR INFORMASI: “SESUATU YANG TIDAK BENAR, BILA TERUS MENERUS DIULANG DAN DICEKOKAN, AKAN DITERIMA SEBAGAI KEBENARAN.” Misalnya tafsir ulama politis bangsa Arab diterima seperti ajaran rasul atau nabi bahkan wahyu Tuhan. 

- Penguasaan akal budi bangsa lewat jalur pendidikan dan rumah ibadat. Sebagai gambaran,  bangsa Arab dalam memborgol pikiran bangsa Indonesia lewat institusi pendidikan berbasis Islam (pondok, pesantren, madrasah), jaringan rumah ibadah (langgar, masjid, surau), dan jaringan ormas orpol yang berbasis Islam. Hasil pendidikan berbasis cuci otak, hafalan disertai paksaan, sangsi dan hukuman adalah: FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB, MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK!!! Ingat negara barat pernah mengalahkan RRC lewat perang CANDU, dimana bangsa China dibuat mabuk Candu (dikenal sebagai Perang Candu), lalu dengan mudah dikalahkan barat; sekarang kita dibuat mabok agama, akal budi menjadi jongkok dan natural resources serta finansial kita dijajah bangsa asing!  Melalui banyaknya: parpol, pendidikan dan rumah ibadah, maka bangsa Indonesia sebenarnya sudah jatuh dalam penjajahan bangsa Arab melalui politisasi dan bisnisisasi agama Islam yang amat sangat khas Arab. 

- Penguasaan finansial. Betapa bodohnya bangsa Indonesia bila triliunan dana APBN dialirkan ke urusan agama misalnya membiayai banyak parpol dan institusi pendidikan Islam (gedung sekolah,  gaji guru ngaji,  haji,  dst) ; betapa bodohnya masyarakat yang uangnya dihipnotis dipindahkan lewat kotak amal, zakat fitrah, labelisasi halal haram, umroh dan haji, dan cindera mata bernilai Islami (kaligrafi, minyak, air zam-zam, kurma, dst). Mungkin 1/3 APBN habis dipakai untuk hiruk pikuk agama, mungkin 1/3 uang masyarakat dihabiskan untuk agama; namun hasilnya justru sebaliknya,  yaitu maraknya korupsi berjamaah,  radikal Islam yang siap merongrong negara dan perkosaan santri wanita serta mundurnya akal budi bangsa.

Lalu bentuk penjajahan yang paling berbahaya yang mana?  Silahkan diperdebatkan! 

Semoga masalah berbagai penjajahan diatas di webinarkan secara nasional demi mempercepat pulihnya akal budi bangsa Indonesia serta menghindari tragedi yang sudah dialami negara2 Islam seperti Yaman, Maroko, Irak, Iran, Libanon, Syria, Afghanistan, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, dst., kacau balau, mundur dan terbelakang; mereka ini sedang mengalami jaman kegelapan dan kegagalan seperti Eropa masa lalu akibat mabok agama. 

FORUM CERDAS BERKAT DIGITAL,  CABANG OXFORD UK

Sumber Pustaka ada di internet. 

 

XXI.        BEA SISWA PASCA SARJANA (MASTER/DOKTOR) KE LUAR NEGERI YANG SIA-SIA, AKAL BUDI BANGSA INDONESIA TETAP TERPURUK.

Seorang Professor Jerman, yang Indonesianis, mengemukakan keprihatinan lewat hipothesanya: “Walaupun banyak mahasiwa pasca sarjana dari Indonesia yang mengambil program master dan doktor di negara maju (USA, Jerman, Inggris, Perancis, Canada, Jepang, Taiwan, dst), namun menurut pengamatan beliau, ternyata yang terjadi hanyalah transfer pengetahuan, bukan perubahan budaya (transfer of knowledge not culture change); jadi setelah Master, PhD bahkan Professor dan kembali ke Indonesia, ternyata hati dan pikirannya masih terjajah budaya berketuhanan ala Timur Tengah yang terbelakang; kadang2 mereka justru ada yang menjadi lebih fanatik/radikal. Al Quran dan budaya Arab masih mendasari pikiran, ucapan dan tindakan para ilmuwan Muslim, syariah law masih didambakan untuk diberlakukan, sehingga dana beasiswa yang trilyunan rupiah itu kurang bermanfaat bagi kemajuan bangsa Indonesia, alias telah terjadi kesalahan yang mendasar dalam konsep belajar dari negara maju dan modern. Kalau hanya mau transfer pengetahuan, manfaatkan saja internet – tidak perlu ke LN; kalau mau merasakan, mengalami, dan meniru budaya negara maju yang baik – silahkan ke LN untuk membaur dan berinteraksi dengan masyarakat yang budayanya lebih maju dan modern; tapi kalau sudah di LN janganlah hidup mengelompok sendiri (sebagai Muslim) melainkan membaur dengan masyarakat yang ada. Contoh lain yang serupa adalah pengalaman para imigran Muslim dari Timur Tengah yang sulit berintegrasi dengan masyarakat setempat dan bahkan meminta penerapan hukum Syariah ditempat yang baru, ini telah menjadikan problema besar bagi negara maju dan modern lalu menimbulkan perasaan anti Islam. Para imigran melarikan diri dari sistim teokratis yang totaliter negara asal, namun di negara baru justru berkeinginan mengetrapkan sistem yang jelek itu di negara baru yang ditempatinya, sungguh perilaku aneh. Beliau mengibaratkan para alumni lulusan dari Luar Negeri yang modern ini belajar berakal sehat kepada para professor di negara maju dan modern, kemudian setelah balik ke Indonesia mereka balik belajar kepada para ustadz/ulama/syeik tentang budaya dan pemikiran Arab yang kolot dan tertinggal sehingga kembali menjadi Kadrun (Kadal Gurun) yang tipis akal sehatnya.

 

Perlu dimengerti bahwa ajaran agama bangsa Arab bersifat:

1. Lokal tidak universal, artinya berlaku di area Mekah dan Medinah dan untuk bangsa Arab saja, misalnya budaya dan bahasa Arab.

2. Statis: ajaran yang hanya berlaku pada waktu itu (time frame terbatas, abad 8, sekitar tahun 700 s/d 800), misal sistim negara dan politik Kalifah dan hukum Syariah yang bertepatan masa pertempuran antar suku bangsa Arab.

3. Kebenaran semu atau kebenaran sefihak (bangsa Arab, tidak universal), misal pengkafiran (ajaran diluar bangsa Arab dianggap kafir), tidak mengenal kesetaraan manusia (golden rule), tidak mengenal kesetaraan gender (martabat wanita direndahkan), anjing dan babi diharamkan, musik diluar Arab diharamkan, dan anti berpikir bebas dan kritis, boleh berbohong dan membasmi/membunuh kafir, mengutamakan keduniawian: kekuasaan, harta dan wanita (seperti tercermin pada karakter nabinya yaitu Muhammad) yang dicapai lewat strategi politisasi dan bisnisisasi Islam.

4. Muhammad tidak mempunyai saksi mata dan bukti historis, tidak bernubuat dan bermujijat dan umat Islam tidak janjikan bakal masuk surga, serta sumber pustaka Alqouran tidak valid karena sebatas menurut kata si A, si B, si C, … (padahal 200 tahun setelah wafat Muhammad). Para pakar budaya, sejarah, dan agama Islam menyatakan bahwa Muhammad adalah tokoh imaginer karangan para ulama politikus bangsa Arab saat itu.

 

Oleh sebab itu, ajaran yang bersifat lokal dan terbatas ini tidak dapat digeneralisasikan menjadi konsep umum yang bersifat universal (sesuai methode ilmiah di tingkat Pasca Sarjana); jadi Muhammad dan Alloh SWT adalah bukan nabi dan Tuhan Universal; maka tidak heran bila Alloh SWT berbudaya Arab dan berbahasa Arab, tinggal di Batu Kabah di Mekah, umat diminta berdoa mengarah Mekah, umat Islam diminta bertamu ke Alloh untuk cium batu hajar Aswad di Mekah demi pengampunan dosa dan melempari setan dengan batu kerikil (ini bukannya ritual pagan?), mengkafirkan keyakinan diluar Islam, mengajarkan bunuh-membunuh/jihad, mengajarkan tidak jujur/taqiya, merendahkan martabat wanita, memanjakan nafsu seks Muhammad, menciptakan otak manusia namun hanya sekedar untuk menghafal Alqouran dalam bahasa Arab tanpa perlu mengerti, gemar berpolitik dan bisnis lewat visi misi negara Kilafah dan hukum Syariah, menciptakan manusia namun sekaligus memerintahkan untuk membenci bahkan membasmi mereka (Yahudi dan Kristen - padahal cikal bakal Islam); dari sisi ajaran dalam Alqouran: mengandung banyak materi ajaran sex, kawin cerai muttah poligami, banyak mengandung kekerasan dan ujaran kebencian kepada keyakinan non Islam, menyekutukan tuhan-Muhammad-batu Kabah dalam ibadahnya, Alqouran hanya boleh ditafsir dalam bahasa Arab sebatas oleh ulama politikus bangsa Arab di jaman jahiliah. Nampak jelas sekali kepentingan bangsa Arab dalam ideologi politik dan bisnis dalam kemasan agama Islam.

 

Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH YANG SUDAH USANG di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Sudan, Nigeria, Somalia, Libia, Libanon, Pakistan, Turki, Mesir,  Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, Mogadishu, ISIS,  dst., kacau balau, korupsi tinggi,  mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,  korupsi berjamaah yang menggila,  perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab.

 

Kritik professor ini sungguh tajam dan mengena, sebab telah ratusan ribu mahasiswa ditugaskan belajar ke negara sangat maju, lalu banyak yang menjadi dosen dan mencapai jabatan Guru Besar, namun Indonesia yang sudah berusia 78 th masih sebegini saja (seperti jalan ditempat), kesejahteraan rakyat tidak juga membaik, prestasi korupsi selalu top didunia, level mutu pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan, hutang negara malah membengkak, keadilan dan kejujuran masih jadi impian! Para dosen sebagai ilmuwan terdepan tidak mampu menjadi agent of change, baru mampu sebatas agent of Muhammad, sayang sekali; apakah mereka tidak pernah update knowledge tentang Muhammad dari internet (terutama debat di YouTube)? Apakah mereka hanya pendengar setia dari para ustadz karbitan atau Zakir Naik yang jadi buronan? Atau berguru Islam pada para habib gelandangan dari Yaman seperti Trio Habib Yaman Bahar Smith-Rizieq-Basyir? Cobalah kunjungi chanel YouTube yang menggemparkan dunia/Indonesia misalnya:

Sunah Nabi, Satria Nusantara, Yoseph Paul Zhang, Sang Penggugat, Christian Prince, Sofiatul Al Hayat, Ki Amat, Saefudin Ibrahim, Religiology, Pencari Kebenaran, Pavel 88, dst.  Kalau kondisi para dosen universitas di Indonesia seperti ini, maka masa depan Indonesia akan suram. Belajar di Jerman, tapi masih mengidolakan Arab Saudi, sudah Doktor atau bahkan Professor namun akal budi masih setingkat Kadrun; sudah era mobil listrik, namun masih kebayang kendaraan onta, bayangkan!

 

Sebagai kontradiksi terhadap ajaran Islam, Tuhan universal milik Dunia tidak pernah beragama apalagi menciptakan agama dan sekaligus mengkafirkan serta memusuhi keyakinan non agama! Manusia modern sadar bahwa hubungan antara manusia dengan Tuhannya tidak memerlukan biro jasa perantara (makelar) yang disebut agama dengan biaya komisi yang tinggi.  Bukankah Tuhan bersemayam dihati nurani manusia? Manusia diciptakan tidak untuk mencari agama buatan manusia, melainkan untuk mencari Tuhan beserta kebenaranNya, sebuah usaha manusia yang tidak pernah selesai! Agama telah terbukti menjadi sumber konflik, kerusuhan, perpecahan antar manusia sepanjang jaman, maka agama sudah tidak laku di negara maju dan modern, konsep BERKEYAKINAN/BERTUHAN TANPA BERAGAMA dipandang sebagai alternatip terbaik bagi manusia modern, tanpa perlu makelar, tanpa ada pengkafiran, melainkan justru berusaha saling melengkapi. Para pakar budaya dan ekonomi menduga bahwa Agama Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi yang sangat merugikan umat dan bangsanya, namun membuat kaya bagi manusia yang pandai memanipulasinya untuk bisnis dan politik apalagi untuk penjajahan akal budi antar bangsa. BAGI INDONESIA, ISLAM SUNGGUH SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA!!! Atas dasar fakta diatas, manusia cerdas,  kritis dan bijak di era digital (2023) lebih memilih konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA (sangat sesuai dengan sila Pancasila), dan tidak pernah mengkafirkan keyakinan yang berbeda, bahkan saling menghormati keyakinan yang ada didunia dan saling melengkapi. Agama beserta doktrin buatan manusia justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.

 

Tujuan penulisan artikel ini adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap tidak benar. Sejarah membuktikan bahwa akal sehat para cendekiawan dunia telah berhasil meruntuhkan mabok agama Kristen di Eropa dan paham Komunis, dan kini giliran Islam untuk dicerahkan. Alasan lain pencerahan Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen) oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam. Saat ini (2023) lewat internet Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena berbasis fakta serta kebenaran. Pendapat kaum Nasionalis menyatakan bahwa Islam adalah alat bangsa Arab untuk melakukan Peniuan, Pembodohan dan Penjajahan terhadap bangsa Indonesia.

 

Mari para master, doktor dan professor lulusan negara maju mawas diri dan aktip membangun akal sehat bangsa yang sedang dibuat jongkok oleh ajaran, budaya dan bahasa dari Arab. Selamat menjadi agent of change budaya Indonesia, mohon jangan sia-siakan bea siswa anda.

 

Salam Pancasila. FORUM CERDAS BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA, Cabang Koln, Jerman. Akhir Juli 2023, revisi.

 

XXII. KAJIAN AKADEMIS : ISLAM SULIT DIKALAHKAN DENGAN PERANG PHISIK, NAMUN ISLAM MUDAH DIKALAHKAN DENGAN PENCERAHAN BERBASIS AKAL BUDI SEHAT, BENARKAH?

Berbagai kejadian di belahan dunia seperti Afganistan, Iran, Irak, Pakistan, dst., membuktikan kekalahan dunia Barat dalam perang melawan Islam sebagai ideologi politik. Ideologi ternyata tidak dapat dikalahkan dengan peluru, roket dan bom (perang fisik). Rusia mundur dari Afghanistan, lalu digantikan oleh Amerika, dan kini Amerika mundur pula dari Afghanistan, regim Taliban bagaikan tidak terkalahkan. Islam sebagai ideologi politik bagaikan pemenangnya. Tidak heran bila Yusuf Kalla dan MUI sangat bangga dengan Taliban, tidak heran mereka mengundang para ulama/ustadz/habib dari Afghanistan dan bahkan menjalin hubungan politik secara internsional dibawah tangan. Demikian pula kerjasama dengan para habib dari Yaman, para habib gelandangan Yaman ini bagaikan didatangkan dari Yaman demi cepat terbentuknya negara Kilafah berbasis hukum Syariah di Indonesia. Sebagai ilustrasi, oleh tiga habib gelandangan dari Yaman - RIZIEQ BASYIR BAHAR SMITH – Indonesia sudah bisa dibuat kalang kabut dan bagaikan bisa ditundukan, 3 gelandangan Yaman dapat “menundukan” dengan mudah 275 juta manusia Indonesia. Tiga habib ini bagaikan kebal hukum dan punya pendanaan yang kuat sekali (kembali lagi, trilyunan rupiah APBN disikat untuk proyek Yamanisasi Indonesia). Orang Kejawen, dalam chanel YouTubenya,  secara sinis mengatakan betapa bahagianya para habib gelandangan Yaman ini di indonesia, di Yaman hujan peluru dan bom, di Indonesia di hormati, dijilat pantatnya, disanjung dan diberi penghasilan bagus serta diberikan kesempatan tampil di media masa publik oleh petinggi politik tertentu untuk mempengaruhi akal budi bangsa Indonesia (ibarat jadi guru bangsa). Habib Jaffar dari Yaman memukau audiens sebab memberitakan hal2 yang positip saja dari Islam dan budi pekerti manusia secara umum serta menghindari 2500 ayat yang negatip dari Islam yang dianjurkan pangeran Salman untuk direvisi dan dihapuskan (Jaffar pakai strategi Cherry picking, memetik buah yang baik saja dan menghindari buah yang busuk). Habib Jaffar berupaya menetralisir habib Yaman yang lain seperti Bahar bin Smith, Basyir dan Rizieq yang tingkah lakunya dianggap mengganggu bangsa Indonesia. Keempat habib ini frekwensi tampil di media publik melebihi jam tayang presiden Jokowi, podcast selalu berebut mewancarainya, luar biasa rekayasa para politikus bangsa Indonesia dalam membuat bangsanya sendiri berotak jongkok, inilah bahaya politik identitas Islam sebenarnya (Yamanisasi, Arabisasi menuju negara Kalifah Islam, Indonesia dipersiapkan menjadi pusat Islam dunia, mau meniru negara Kalifah Kristen pertama di dunia di Vatikan yang bagaikan menjadi pusat Kristen dunia – Paus sebagai kepala negara sekaligus kepala agama, di era kegelapan: negara, agama, politik dan bisnis menyatu).

 

Sebagai ilustrasi kedua adalah kekalahan dunia Barat dalam perang Vietnam. Perancis penjajah pertama kalah, lalu digantikan oleh Amerika, dan Amerika pun mundur teratur pula dari Vietnam, walau waktu itu Vietnam dihujani bom lewat puluhan pesawat bomber B29 yang paling menakutkan saat itu. Kembali terbukti perang phisik tidak dapat mengalahkan ideologi suatu kelompok manusia/bangsa, dalam hal ini ideologi Komunis. Hal ini terjadi lagi dengan negara Kuba yang ada di depan hidung USA, Amerika tidak dapat mengalahkan Kuba yang komunis lewat perang!

 

Lalu bagaimana cara mengalahkan ideologi yang membahayakan kemanusia dan yang sudah ditanamkan sejak bayi hingga dewasa lewat brain washing, paksaan, sangsi dan hukuman seperti Islam? Bukankah sistim pendidikan nasional diarahkan demi kepentingan sepihak,  yaitu Islam dan budaya Arab.  Porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak,  hafalan, paksaan dan hukuman akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan yang membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan kemungkinan alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela menitipkan anak mereka di pondok pesantren walau mutu rendah dan sudah banyak kasus santriwati diperkosa guru agamanya. Yang lebih dan aling aneh adalah para petinggi parpol yang tega akal budi bangsanya jongkok!!!

 

Manusia harus belajar sejarah PENCERAHAN AKAL BUDI di Eropa, bagaimana mabok agama Katholik diabad 15 (seperti mabok Islam di Indonesia saat ini) dapat dikalahkan, kemudian bagaimana Komunis dapat dirontokan seiring dengan rontoknya tembok Berlin. Jadi kegelapan dapat dusir dengan mudah lewat terang, otak jongkok/bebal/kadrun dapat ditaklukan oleh pencerahan akal budi.

 

Melihat perang Bharata Yudha digital ideologi Islam vs Non Islam di Youtube, nampak bahwa fihak non Islam (terutama Kristen) kurang cerdik dalam menaklukan Kadrun Muslim. Para pakar filsafat dan budaya dunia semua telah menyadari bahwa Islam berasal dari bidah Kristen yang dikenal sebagai Nasrani yang dibawa oleh Warakah bin Noufal, Katijah dan Muhammad muda (Quathem?); yang kemudian setelah Muhammad wafat, direkayasa oleh para ulama politikus Arab saat itu menjadi ideologi Islam untuk mempersatukan bangsa Arab demi melawan dan mengenyahkan bangsa Yahudi dan bangsa Kristen Romawi dari jasirah Arab. Menurut hasil diskusi pakar budaya dan filsafat di Eropa, untuk mengalahkan kegelapan akibat Islam disarankan:

1.    Menyadarkan bahwa Islam ajaran yang tidak masuk akal, ibarat mabok obat bius – jelaskan dulu bahaya obat bius. Untuk operasi penetralan otak jongkok akibat brain washing berabad-abad (bagi negara) dan bertahun-tahun bagi seorang Muslim maka para Murtadin yang pakar Islam harus dibarisan terdepan; pakar Islam ini harus faham bahasa Arab dan semua unsur buku utama Islam (Alqouran, Tafsir, sunah, dst.), terbaik memang para Murtadin.

2.    Muslim harus disadarkan bahwa ajaran dari Tuhan dari luar bangsa Arab tidak pernah menyinggung agama, bahwa Tuhan menurunkan ajaran bukan agama, bahwa Tuhan tidak berkenan dengan adanya agama, dan agama adalah rekayasa manusia dalam rangka memperoleh kekuasaan dan harta benda lewat politik dan bisnis.

3.    Muslim harus disadarkan bahwa Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya; dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama. Agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, ini strategi agar surga dagangannya laku keras. Alat buatan manusia untuk mengatas namakan Tuhan dan mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan yang mendatangkan banyak keuntungan finansial adalah doktrin, dogma, ritual dan seremonial; semuanya ini justru dianggap bagaikan penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan. Berbagai cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh agama Islam,seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, pajak, haji, labelisasi halal haram makanan, bisnis syariah: perbankan, ritel, dst., dan agar semuanya terasa legal maka Bisnis ini disamarkan lewat aturan agama yang disebut Rukun Islam!

4.    Muslim harus disadarkan bahwa Tuhan dipahami sebagai Alpha dan Omega, dalam artian tidak tahu awalnya dan tidak tahu akhirnya, maka seribu keyakinan/agama dan ilmu pengetahuan tidak pernah dapat selesai tuntas menggambarkan Tuhan, Tuhan memang Maha Besar. Dan sejarah telah membuktikan bahwa agama menjadi sumber utama bagi : perselisihan, dinding pembatas, kerusuhan dan pertumpahan darah dunia! Dapat dirasakan bahwa Tuhan tidak berkenan pada agama. Perlu dijelaskan juga bahwa Islam adalah ALAT PENIPUAN, PEMBODOHAN, PENJAJAHAN, POLITIK DAN BISNIS (4P1B) BANGSA ARAB TERHADAP BANGSA LAIN, berikut ini penjelasan singkat (pembaca harap lihat artikel lain untuk topik ini):

-       PENIPUAN, sesuatu yang tidak benar secara sadar dibenarkan, sebagai contoh : Muhammad tokoh Virtual dan Alqouran kitab sampah (garbage in garbage out).

-       PEMBODOHAN: Sesuatu yang tidak benar/palsu diajarkan sebagai kebenaran lewat sistem informasi berbasis hoax/taqiya dan pendidikan yang memaksa dan sebatas menghafal (cuci otak), apalagi berfikir kritis dilarang.

-       PENJAJAHAN: Sesuatu yang tidak benar yang diajarkan secara paksa (cuci otak) lewat berbagai strategi demi menguasai akal budi dan budaya suatu bangsa untuk kepentingan dan keuntungan politik dan bisnis bangsa Arab. Islam dilihat karakternya adalah ideologi politik bangsa Arab, hal ini nampak jelas pada konsep ajaran bangsa Arab seperti: Tritunggal Alloh-Muhammad-Batu hitam Kabah yang harus disembah dan dipuja, Alloh yang berbudaya Arab dan hanya mampu berbahasa Arab dan tinggal di Mekah, bahasa Arab adalah bahasa surga, ibadat harus menyembah dan mengarah ke batu kabah Mekah, wajib bertamu dan menemui Alloh di Mekah, Alloh yang mengkafirkan ajaran kepercayaan diluar tuhan Arab, Alloh yang memerintahkan menghafal dan menghindari berpendapat bebas dan kritis, Alloh yang tidak mengenal kesetaraan dan keadilan dalam hal keyakinan dan gender, Alloh yang suka menyesatkan manusia, serta Alloh yang mempolitisasi dan membisniskan Islam demi kepentingan bangsa Arab (Kilafah dan Syariah). Kebenaran Alqouran hanya boleh dihakimi oleh hadits atau tafsir karya ulama politikus Arab jaman jahiliah dan disembunyikan dalam bahasa Arab yang multi tafisr; ulama Indonesia walau pandai dan bijak tidak dianggap dan tidak diberi hak menafsir, inilah penjajahan akal budi! Jadi jelas bahwa hanya orang tolol yang tidak dapat melihat bahwa Islam adalah alat penjajahan akal budi manusia dan bangsa!

-       POLITIK: ISLAM MEMPUNYAI VISI MISI UNTUK MEMBENTUK NEGARA KILAFAH BERBASIS HUKUM SYARIAH. Untuk menguasai suatu negara, Islam menggunakan strategi : TRIAS POLITIKA ARAB: AGAMA POLITIK BISNIS bersatu padu – urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama, strategi ini dijalankan lewat POLITIK IDENTITAS ISLAM, SATU IDEOLOGI ISLAM MENJELMA MENJADI BANYAK PARTAI.

-       BISNIS: Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan (lewat hukum syariah dan Rukun Islam dalam buku kuning, bukan Alqouran).

5.    Muslim harus disadarkan bahwa Islam telah menelan banyak negara menjadi korban. Berikut ini data, fakta dan kebenaran nyata KORBAN AJARAN BANGSA ARAB JAMAN JAHILIAH YANG SUDAH USANG di seluruh dunia yang berakibat fatal, yaitu hilangnya akal sehat, contoh untuk kasus internasional : negara-negara beragama Islam di dunia seperti Yaman, Maroko, Irak, Syria, Afghanistan, Somalia, Libia, Pakistan, Turki, Mesir, Sudan, Bangladesh, Bosnia, Maroko, Tunisia, ISIS,  dst., kacau balau, korupsi tinggi,  mundur dan terbelakang; untuk kasus nasional: jatuhnya kerajaan Majapahit,  G30S,  Tragedi Mei 1988, DI/TII, NII,  Tragedi Ambon-Poso-Bali-Ahmadiyah, perusakan tempat ibadah, pelarangan ibadah,  korupsi berjamaah yang menggila,  perusakan situs sejarah, kacau balaunya Indonesia karena FPI dan ustadz dari Arab/Yaman, ancaman perpecahan Indonesia, gangguan kerukunan berbangsa yang Bhineka Tunggal Ika, hilangnya sopan santun dan budi pekerti bangsa karena digantikan karakter sumbu pendek penuh emosi dan kekerasan  bangsa Arab, dan khusus BAGI INDONESIA, ISLAM SUNGGUH EKONOMI BIAYA TINGGI SANGAT MERUGIKAN KARENA TELAH MENGHABISKAN SUMBER DAYA: WAKTU,  TENAGA,  BIAYA (APBN) DAN PIKIRAN BANGSA INDONESIA SERTA MENGAKIBATKAN KEMUNDURAN AKAL BUDI BANGSA! Bangsa Indonesia yang sangat kaya raya lalu bagaikan ayam kelaparan di lumbung padi, dan terpaksa mengais makanan ke tetangga (menjadi PRT di luar negeri).

6.    Setelah seorang Muslim menyadari bahwa ajaran Muhammad itu membahayakan kemanusiaan, dan Tuhan tidak berkenan dengan agama, maka pencerahan terhadap Muslim dianggap berhasil. Kegelapan akal budi telah diusir oleh terang, habis gelap terbitlah terang!

Kepada Muslim yang sudah tercerahkan ini hendaknya ditawarkan alternatip lain dalam mencari Tuhan beserta kebenaranNya (yang jauh lebih baik dari Islam), yaitu konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA tanpa mengkafirkan keyakinan yang berbeda (menghargai kesetaraan) dan justru saling melengkapi. Konsep ini lebih flexibel karena manusia dapat belajar ribuan keyakinan dan ilmu pengetahuan yang melambangkan ke MAHA BESARAN TUHAN yang tersedia di internet untuk dipelajari tanpa perasaan takut/cemas melanggar dogma/doktrin agama. Konsep ini diharapkan akan membuat manusia di dunia menjadi aman, nyaman, tentram dan sejahtera, sebagai contoh adalah negara-negara di Scandinavia (Swedia, Denmark, Finland, dst.). Pada umumnya Muslim murtad menjadi ateis atau agnostik dulu, kemudian berubah menjadi berkeyakinan non Islam untuk menghindari sangsi sosial.

 

Sebagai penutup, setelah membiarkan mereka mengalami hidup dengan konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA barang setahun, maka biarkanlah mereka memilih sendiri untuk mendalami ajaran dari: Hindhu, Budha, Yesus, Kong Hu Chu, Kejawen, atau barangkali Atheis, dst. Ingat, Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, dan ke Maha Besaran Tuhan tidak pernah dapat dipelajari dengan tuntas hanya oleh ribuan keyakinan dan ilmu pengetahuan, bumi bagaikan satu titik dalam alam semesta!

 

Forum Cerdas Berkat Digital, Leiden, Holland.

 

Sumber artikel ini adalah blog berjudul: BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA,  link   di http://keyakinan789.blogspot.com/  beserta chanel video yang disarankan didalamnya.

 

 

XXIII.    KAJIAN AKADEMIS: MASA DEPAN SURAM BAGI BANGSA INDONESIA YANG SUDAH BERUSIA 78 TH, MENGAPA?

Berikut ini tinjauan sepintas kilas yang menggambarkan keprihatinan RI pada usia 78 th:

I Urusan negara dicampur adukan dengan urusan agama;

II Negara tidak menganut kesetaraan dan tidak adil: presiden harus Jawa dan Muslim.

III Indonesia masih mengalami banyak penjajahan non fisik, antara lain:

a. Penjajahan akal budi oleh bangsa Arab, ilustrasi gampang: 3 habib gelandangan dari Yaman dapat menjungkir balikan 250 juta manusia Indonesia, termasuk profesor, doktor dan mahasiswa di ITB, UI dan UGM!

b. Penjajahan Finansial oleh bangsa Yahudi yang menguasai dunia finansial (akibat Indonesia anti Yahudi sekedar ikut-ikutan berfihak pada bangsa Arab, mengesampingkan kepentingan bangsa Indonesia). Ilustrasi sederhana: George Soros melengserkan Soeharto dengan mudahnya, 1 $ = 17000 rp, Soeharto terbungkuk-bungkuk depan Michel Camdesoe IMF. Sekarang 1 $ = Rp. 15000; artinya export bahan mentah dari Indonesia murah sekali, import bahan jadi termasuk high tech mahal sekali. Gaji PNS/ASN tidak dapat untuk pelesir ke Eropa, kecuali tugas atau korupsi; gaji tukang sapu Jerman bisa untuk travelling ke Bali dan Yogya sebulan!

 

IV Kekurang tepatan Suku mayoritas (Jawa) sebagai mayoritas pimpinan lembaga pemerintahan, mengingat:

a. Kurang berjiwa bisnis dan wiraswasta,

b. Lebih dominan dalam hal spiritual

c. Lebih berjiwa pegawai daripada manajer yang handal.

d. Kurang tegas dan bersikap abu-abu (ngono yo ngono ning ojo ngono, etog-etog untuk pemanis atau pencitraan)

e. Filosofi hidup: Mangan ora mangan kumpul (dan ngobrol/rerasan), artinya: Makan tidak makan (miskin tidak masalah) yang penting kumpul (untuk menikmati obrolan dan membicarakan orang lain).

f. Mayoritas suku Jawa adalah Muslim, pada saat ini (2023) sangat terasa bahwa banyak Muslim yang lebih mementingkan agama Islam daripada nusa bangsa.

g. Kelebihan suku Jawa: pemersatu bangsa yang baik, dimanapun selalu diterima suku lain, tidak mengutamakan kesukuan (kecuali yang sudah terpengaruh Muslim radikal yang lebih mementingkan agama dari pada kebhinekaan dan bangsanya).

 

V Para ASN/PNS yang menguasai pemerintahan masih berjiwa:

a.    Makelaran: jual hasil tambang (ekspor) ke LN dengan harga murah, import hasil olahan tambang dengan harga sangat tinggi (akibat penjajahan mata uang dollar, 1 dollar = rp. 15000). Pejabat tinngi untung banyak: tanda tangan ekspor dapat uang, tanda tangan import dapat uang, tapi rakyat buntung! Dan strategi makelaran tidak bisa menjadikan Indonesia sebagai negara industri.

b.    Pendapatan negara masih mengutamakan dari sisi pajak beserta dendanya (ibarat pemalakan/pemaksaan oleh preman plat merah), belum mampu membuat Indonesia negara industri dan bisnis finance.

c.    Berjiwa “KALAU BISA DIPERSULIT KENAPA HARUS DIPERMUDAH”, sungguh aneh suka mempersulit bangsanya sendiri – INI SIFAT YANG TERKUTUK; semestinya berjiwa: “KALAU BISA DIPERMUDAH KENAPA HARUS DIPERSULIT” demi kebahagiaan bangsanya.

d.    Mencari tambahan pendapatan dari bisnis dan politik berbasis agama (politik identitas Islam) mempersulit urusan,  dan korupsi, serta komisi/gratifikasi dari pinjaman luar negeri yang sangat besar jumlahnya.

e.    Tata kelola bisnis dan industri jadi rumit dan ruwet, karena sub bab b) dan c) diatas, investor asing lebih tertarik ke Thailand dan Vietnam, padahal abad smart office dengan IT sudah eranya!

 

VI Saat ini (mungkin kedepan lain) Indonesia sedang membutuhkan pemimpin seperti Xie Chin Ping (dari RRC) atau Ahok yang pinter: bisnis, wira swasta dan manajemen. Dibantu oleh ASN/PNS dari suku yang lain. Sayang ajaran dari Bangsa Arab malah yang ditiru, padahal berkebalikan dengan arah modernitas: menjilat pantat bangsa Arab yang terbelakang, sebaliknya membenci bangsa Yahudi dan Bangsa China yang sangat unggul diberbagai bidang!

 

Sebagai penutup, saat ini bagsa Indonesia yang sangat kaya raya bagaikan AYAM MATI DI LUMBUNG PADI;  lumbung padinya adalah kekayaan tambang,  kekayaan lautan,  kekayaan tanaman dan kesuburan tanah,  kekayaan dan keaneka ragaman budaya, kekayaan jumlah manusia, posisi geopolitik yang bagus sekali, serta kekayaan pariwisata di zamrud khatulistiwa. Jadi, tanpa memberati masyarakat dengan pajak beserta dendanya, seharusnya Indonesia sangat kaya raya; namun korupsi berjamaah – miss manajemen (urusan negara dicampur adukan dengan agama - SDM dari suku Jawa yang saat ini sudah 78 th kedodoran) adalah faktor penyebab Indonesia MADESU. Namun apa artinya kaya raya kalau rakyat dibodohi,  ditipu dan dijajah lewat PARPOL dan AGAMA? Masyarakat Jawa sebagai mayoritas harus mawas diri dan mau bertanggung jawab atas ketidak nyamanan dan ketidak makmuran bangsa Indonesia!

 

Untuk mencegah bubarnya Indonesia karena MADESU,  maka sistim ketatanegaraan Indonesia perlu segera dirubah,  perlu melirik sistim di Singapura dan RRC atau Era Soeharto dengan 3 partai (dengan modifikasi), atau Demokrasi Terpimpin (BK) atau model USA yang berbasis negara serikat yang terdiri negara bagian. Demokrasi liberal kurang cocok untuk Indonesia yang tingkat pendidikannya masih rendah dan masih banyak yang mementingkan agama dari pada negaranya (akibat cuci otak sejak kecil, menjadi mayoritas yang membahayakan negara)! Indonesia dari Sabang sampai Merauke terlalu besar untuk diurus oleh Jakarta saja, bayangkan untuk mengurus kenaikan pangkat PNS dari Merauke saja harus ke Jakarta! SDM bermutu tinggi, kewenangan administrasi dan anggaran harus disebar merata sampai ke tingkat kecamatan, jangan semuanya hanya dipusatkan, seperti pusat menjajah daerah - bangsanya sendiri  (amanat BK). Jabatan presiden dan wakil presiden adalh tidak adil bila hanya hak suku Jawa dan beragama Islam,  sebab dasar negara bukan agama melainkan Pancasila. Manusia etnik Tionghoa yang secara stastitik dunia mempunyai nilai bagus pada bidang leadership dan entrepreuneurship hendaknya diberi peluang yang besar untuk posisi top dalam pemerintahan demi kemajuan dan kemakmuran bangsa. Untuk transisi menuju kesistim yang lebih baik perlu dipikirkan lewat bantuan tangan besi militer seperti era Soeharto dengan cukup tiga partai atau seperti RRC atau Singapore;  bangsa ini sudah capai dijajah PARTAI POLITIK!  Jakarta bagaikan pusat peternakan PARPOL! Kita perlu tenggang rasa dengan penduduk pulau Irian dan Kalimantan. Suku lain yang cerdas, misalnya Batak, Menado, Toraja, Irian dan Dayak hendaknya tidak tinggal diam, paling tidak gunakan iternet untuk aktif membenahi negara, misalnya lewat blog, youtube, pod cast, instagram, dst., yang penting jangan pasif seperti patung saja…

 

 

Merdeka. FORUM BHINEKA TUNGGAL IKA , MHS PASCA SARJANA,  Leiden,  Holland

 

XXIV.    MARI MENYIMAK PERLAWANAN BUDAYA JAWA TERHADAP DOMINASI BUDAYA TAMU dari ARAB MELALUI VIDEO BERIKUT INI 

 

Setelah ”agama Islam” lepas dari kurungan dan tekanan regim Soeharto dan mendapat posisi yang baik di pemerintahan Indonesia, maka negara Islam/Arab bagaikan mendapatkan angin segar untuk bergerak bergerilya menyerbu kebudayaan Indonesia (terutama menyerbu budaya Jawa). Indonesia adalah negara Muslim terbesar didunia dan alamnya sangat kaya raya, maka tidak heran negara Arab Saudi dan Iran sangat berkepentingan untuk menguasai Indonesia. Gerilya kebudayaan Islam dan Arab begitu gencarnya, terutama lewat media televisi dan radio.

Namun ternyata masyarakat Jawa sadar bahwa agama dayoh (tamu dari Arab) itu telah lama melakukan penjajahan akal budi dan budaya terhadap masyarakat Jawa; maka tidak heran banyak perlawanan terhadap budaya dan agama dari Arab di internet, berikut ini sedikit contoh video perlawanan masyarakat Jawa:

 

Arabisasi Di Sekolah Negeri Di Indonesia

https://youtu.be/SAnglmtxFX4?si=rtk39Ie9gD7fXcEq/

Anak Gadis Indonesia sekarang Mirip Ibu Ibu

https://youtu.be/U0hD9sEwgGc?si=zsu3zVw-vvzDDn9U/

Video pesta pora para habib Yaman di indonesia - Hikmah Luar Biasa Terjadinya Perang di Yaman, Hinaan terhadap Indonesia

https://youtu.be/hxoL3LDMRKs/

Fakta bahwa Islam bidah Kristen

https://youtu.be/MRmOVxAn9uU/ 

Islam agama tafsir

https://youtu.be/97hhW-3WBtM/ 

Kebudayaan Jawa digerilya

https://www.youtube.com/live/ThVW2lyeUYk?feature=share/

Genosida Batak dalam perang Padri

https://www.youtube.com/live/ouU5J-ghVJg?feature=share/ 

Gerilya majelis ulama Islam,  wali songo,  menggulingkan Majapahit

https://youtu.be/u1ucdC9Vlco/ 

Gerilya Islam terhadap kebudayaan Jawa

https://youtu.be/u1ucdC9Vlco/ 

Bisnissisasi Islam lewat Rukun Islam

https://youtu.be/rWTWcj7kWyE/ 

Politisasi agama tafsir

https://youtu.be/gnBhElQGk2w/ 

Dusta dalam Alquran

https://www.youtube.com/live/VpYSxgCI7M0?feature=share/

Serigala berbulu domba,  nabi palsu

https://youtu.be/rWTWcj7kWyE/ 

Siapa kafir?  Ternyata Muslim,  benarkah?

https://youtu.be/m_-eMceJeQM/ 

Jangan mabok kepayang Arab

https://youtu.be/FIATkJn0Cz8/ 

Ajakan alumni Mesin ITB untuk membuang agama penuh dusta dari bumi Nusantara

https://youtu.be/eWf2xPGqLz4/ 

Habib Biadab asal Yaman kembali menghina jemaah Islam Indonesia

https://www.youtube.com/live/T4_pmc0DyTE?feature=share/ 

Jangan mabuk budaya Arab

https://youtu.be/FIATkJn0Cz8/ 

Penjajahan budaya Arab atas budaya Jawa

https://youtu.be/Z4dk25PyY0c/ 

Semar punden Jawa dinodai

https://youtu.be/tM0dAR0R4MA/ 

Politik identitas pertama kali dibumi Nusantara : gerilya politik majelis ulama Islam, wali songo,  menggulingkan Majapahit

https://youtu.be/u1ucdC9Vlco/ 

Manusia Jawa jangan mau dibodohi bangsa Arab

https://youtu.be/BUmB4kWTAmY/ 

Budaya Jawa nyaris mati digerilya budaya Arab

https://www.youtube.com/live/ThVW2lyeUYk?feature=share/ 

Jangan pasrah bila budaya dijajah bangsa lain

https://youtu.be/Tx_d0GzO3X0/

Gus Dur: Budaya Arab bukan agama

https://youtu.be/BjJ29hagDqo/ 

Video alumni mesin ITB mengajak mengusir Islam dari Indonesia 

https://youtu.be/eWf2xPGqLz4/  

 

Selain itu,  ternyata Alloh swt itu maha penyesat dan kesurupan Alloh (tuhan khas bangsa arab) jauh lebih berbahaya daripada kesurupan setan,  benarkah? bayangkan saja: bunuh membunuh, taqiya dan korupsi berjamaah demi agama adalah halal bahkan dianggap ibadah dan cabul juga dianggap ibadah. Simak sendiri jawaban pertanyaan diatas lewat video dibawah ini:

Benar sekali,  Pangeran Arab Saudi, Raja Salman, Faham bahaya ajaran Alloh dan ingin merevisinya, ini videonya

https://youtu.be/klMInXDR1rM/ 

Sangat benar perlu revisi Alqouran,  kata Seifudin Ibrahim di video ini:

https://www.youtube.com/live/GwzHIPxfUNE?feature=share/  

Amat sangat benar, kata Ahmad Fauzie di video ini:

https://youtu.be/ZUd_Q1tP7ww/ 

(Saya rela Mati Demi kebangkitan Akal Budi Bangsa Indonesia. Puncak kewarasan akal budi dan mawas diri adalah murtad dari kurungan agama,  benarkah???  Ikuti video Ahmad Fauzie diatas) 

Seratus persen setuju, tandas pakar Islam dari Arab di video ini:

https://youtu.be/yU2kYdek-KA/ 

Dr Karni Ilyas juga setuju di video ini

https://youtu.be/76-AFOpSSYI/ 

Dr Paul Zhang amat sangat membenarkan di video ini

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?feature=share/ 

Pakar Islam dari USA sepakat setan kalah jahat dibanding tuhan negeri Mekah, di video ini

https://www.youtube.com/live/SBjtmnQf01c?feature=share/ 

Jawa senasib Perancis,  ketamuan agama setan,  ini videonya 

https://www.youtube.com/live/JYWTH2RfuTk?feature=share/ 

Prof Dr Buya Syakur juga sepakat akan tafsir yang merugikan Indonesia, di video ini

https://youtu.be/upkIZOb2IM0/ 

Cak Islah Barawi juga setuju bahaya ajaran Alloh lewat tafsir terhadap kemanusiaan, di video ini

https://youtu.be/gnBhElQGk2w/ 

Saksi mata seorang Muslim Siria akan kekejaman murid Alloh di Alepo Siria yang membuat bulu kuduk berdiri namun air mata mengalir, pemenggalan kepala, ini videonya,

https://youtu.be/cZGkW-VBcLg/ 

 

Dan masih banyak lagi video fakta, kesaksian dan keprihatinan budaya Jawa yang lagi temaram berikut upaya perlawanan untuk lepas dari penjajahan akal budi dari bangsa Arab yang sangat kejam, coba ketik saja di YouTube: budaya Arab budaya Jawa; selamat mencoba dan merasakan sungguh-sungguh jadi orang Jawa (bila anda suku Jawa).

 

Mari mawas diri dan saling asih asah asuh.

 

Rahayu, SUMBANGAN PEMIKIRAN FORUM KEBANGKITAN BUDAYA JAWA, cabang Klaten, Jateng.

 

XXV.     KAJIAN AKADEMIS: BAGAIMANA STRATEGI CHINA MENJINAKAN AGAMA? CERDAS ATAU BODOH?

Pemerintah RRC dapat mengatasi bahkan membungkan dua agama terbesar di dunia yaitu Katholik dan Islam, bagaimana bisa?

 

Di China ada kebebasan berkeyakinan/beragama, asal agama tidak berorganisasi atau berpolitik menandingi atau melawan pemerintah yang syah. Kata prof Chun, pakar budaya di Hongkong, China melihat fakta dan kebenaran tentang agama, yaitu negara Islam di Timur Tengah dan Asia serta Negara Katholik di Amerika Selatan (dari Mexico s/d Brazil; Indonesia dan Pilipina) mengalami kemunduran, kemiskinan, gejolak politik dan banyak korupsi. Fakta dan data sejarah menyatakan: selama suatu negara masih sangat agamis, negara sulit lepas dari hiruk pikuk,  ricuh dan rusuh akibat agama,  ini sudah fakta dan kebenaran sejarah. Ada seribu kepala manusia, ada seribu pemikiran dan keyakinan pula, maka hal keyakinan adalah pribadi dan privasi, tidak perlu diperdebatkan dan diperselisihkan,  dan jangan sampai negara mengurusi agama,  apalagi ada Departemen Agama. Dapat dibayangkan bila rakyat RRC yang lebih 1,5 milyar atau 6 kali Indonesia pada mabok agama!

 

INGAT FAHAM KOMUNIS BUKAN ANTI TUHAN,  MELAINKAN PAHAM SOSIAL BUDAYA EKONOMI UNTUK SAMA RASA SAMA RATA. RADIKAL ISLAM JAUH BERBAHAYA DARI PADA KOMUNIS.

 

Disamping itu, melihat pengaruh Arab Saudi dan Vatikan yang begitu besar pada negara beragama terutama dalam pendidikan, misal pondok pesantren dan madrasah yang sering menghasilkan radikal Islam, sangat menakutkan China. Agama besar dari Arab Saudi dan Vatikan, bila diijinkan beroperasi, akan bagaikan negara dalam negara, apalagi kalau melakukan politisasi dan bisnis berkedok agama (politik identitas), China akan kacau dan rugi finansial. Sistim pendidikan untuk kanak2 dan remaja yang berbasis hafalan,  paksaan dan cuci otak,  apalagi disusupi secara terselubung materi budaya dan bahasa asing,  misal Arab,  sangat membahayakan generasi muda bangsa dan mengarah kepada kemunduran negara. Jadi, keyakinan boleh dipeluk di China, asal jangan mengacau negara dan jangan ada tangan asing ikut campur.  Negara berhak mencampuri agama, misal menghapus ayat-ayat yang sudah out of date dan melanggar HAM. Tanpa gangguan agama, China maju pesat sekali, hanya butuh 25 th sudah bisa mengejar Eropa, Amerika Serikat dan Jepang. Sedangkan negara yang kuat agamanya menjadi sebaliknya,mundur dan kacau.

 

RRC juga memahami bahwa agama adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai aturan dan cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus agama, seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram, pajak, dst.  Jadi agama adalah bisnis makelaran untuk mendapatkan kekuasaan dan harta benda berkedok Tuhan lewat politisisasi dan bisnisisasi agama. Pakar budaya, filsafat dan ekonomi menyatakan bahwa agama adalah ekonomi biaya sangat tinggi karena menghabiskan waktu,  tenaga,  biaya dan pikiran umat beragama (berikut bangsanya)! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan Tuhan!

 

Karena peran internet,  manusia cerdas, cerdik dan bijaksana semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh bangunan, lokasi dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan gedung ibadah untuk berdoa.

 

China MENGUTAMAKAN KEADILAN, maka tidak ada ampun bagi koruptor!  Negara menjadi kaya dan makmur.  Bandingkan dengan Indonesia yang bagaikan AYAM MATI KELAPARAN DILUMBUNG PADI, banyak manusia Indonesia terpaksa mengais rejeki UMR yang lebih manusiawi di Luar Ngeri (Taiwan, Hongkong, Singapura, Arab, dst) sebagai pembantu! Sifat Tuhan itu MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG yang digembar-gemborkan agama bagaikan obat analgetik bagi koruptor, rasa : sakit, malu dan bersalah bagaikan terobati, siang korupsi – malam ritual keagamaan – paginya merasa sehat bugar kembali, lalu siangnya kembali korupsi lagi; siklus ritual ini terus berlangsusng! Agama lalu dianggap SIN LAUNDRY (MESIN PENCUCI DOSA, ATAU OBAT ANALGETIK – menghilangkan rasa malu, bersalah dan berdosa para korutor, tanpa menghilangkan penyebab korupsi). Semestinya para pemimpin agama faham bahwa keadilan itu lebih dinomor satukan untuk urusan dunia, untuk urusan surga mungkin sifat MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG yang diutamakan. Agama dan koruptor bagaikan dua sisi dari mata uang, saling membutuhkan (uang)! Berkat menomor satukan keadilan, negara RRC nyaris tanpa korupsi, apalagi korupsi berjamaah yang seolah-olah dilegalkan agama demi kepentingan bisnis dan politik – tidak dikenal di RRC!

 

 

Negara maju sangat mendasari kemajuan iptek, kemakmuran, kenyamanan dan ketentraman hidup pada kebebasan berpikir dan berpendapat; manusianya rata-rata work alkoholik (mabuk kerja) - kaki menapak dunia, manusia di negara agamis rata-rata mabok agama - kaki menapak di awang-awang (surga dan neraka); selain itu, agama berbasis dogma yang anti kritis dan kebebasan berpendapat – tuhan yang maha kuasa masih dan harus dibela, kalau perlu dengan undang-undang dan sangsi berat bagi yang murtad menjadi penghambat kenyamanan,  ketentraman dan kemakmuran bangsa.

 

Pemerintah RRC tidak memcampur adukan urusan negara dengan agama/keyakinan,  urusan keyakinan adalah urusan pribadi yang privasi,  seribu kepala manusia seribu pendapat; uruslah keyakinan setelah jam kerja kantor. Pemerintah RRC dapat mengatasi bahkan membungkan dua agama terbesar di dunia yaitu Katholik dan Islam, sebaliknya pemerintah Indonesia mencampur adukan urusan negara dan agama serta mengharuskan bangsanya beragama lewat isian kolom agama di KTP; itulah beda RRC dan Indonesia!

 

Demikian sumbangan pemikiran kami, apa komentar anda tentang pemerintah China dalam upaya menjinakan agama?

 

Salam Bhineka, Forum Pasca Sarjana, Koln, Jerman. Edisi Revisi menyongsong 2023, era Agama ditinggalkan,  Era BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA.

Mohon artikel diatas dibahas, terutama para akademisi yang bergelar Profesor dan para mahasiswa doktoral (dijadikan topik disertasi),  agar Indonesia maju pesat , bebas dari gangguan agama yang sangat pribadi dan privasi.  Mohon tanggapan anda.

 

 

XXVI.    KAJIAN AKADEMIS: ANEH, MENGAPA ISLAM MENGKAMBING HITAMKAN ETNIK TIONGHOA YANG CERDAS DAN JAGO BISNIS?

Islam telah menajamkan SARA nasional dan internasional, lihat ada Kost Khusus Islam, Makam khusus Islam, Kolam renang khusus Islam, Resto khusus Islam, dst. Masih banyak kaum Muslim yang anti Tionghoa/Chinese, simak fakta: kasus Tragedi Mei 1998, kasus Ahok, dan sulitnya kasus naturalisasi para pahlawan badminton Indonesia! Padahal wali songo kebanyakan berasal dari etnis Tionghoa dan Al Qouran menyatakan: belajarlah sampai ke negeri Cina (bukan Timur Tengah!). Disamping itu, cendekiawan Tionghoa yang andil besar dalam reformasi 1998 antara lain adalah Dr Arif Budiman, Dr George Yunus Adicondro, dan Dr Ariel Haryanto, semuanya dosen Universitas Satya Wacana Salatiga, mereka terpaksa lari mengungsi ke Luar Negeri untuk keamanan jiwanya ketika universitas mereka diobrak-abrik presiden Soeharto. Yap Tiam Hien, Kwik Kian Gie, Christian Wibisono, dan para pahlawan badminton (Rudy Hartono, Susi Susanti, dst) adalah tokoh2 nasional yang mengharumkan Indonesia.

 

Seandainya Indonesia dipimpin kaum Tionghoa yang ahli bisnis, mungkin Indonesia cepat makmur dan sejahtera, jauh melebihi Singapore, Taiwan dan Hongkong; karena kekayaan alam Indonesia ribuan kali dari ke 3 negara itu. Data statistik dunia membuktikan bahwa etnis Chinese pada umumnya bagus dibidang wiraswasta, bisnis, atau industrialis; jarang menjadi pegawai negeri; jadi mereka banyak menciptakan peluang kerja bagi pribumi dan banyak menghasilkan devisa bagi negara lewat pajak; mereka bukan “rayap” bangsa seperti kebanyakan PNS yang bermental korup (warga Tionghoa dipersulit untuk masuk PNS dan PTN). Lihat saja prestasi negara RRC, Taiwan, Singapore dan Hongkong, dan prestasi di banyak perusahaan besar seperti Google, Microsoft, Apple, dst.

 

Di era Soeharto, seorang pastor Katholik, MAW Brouwer, mengkritik politik Soeharto dengan mengatakan “Etnis Tionghoa boleh diperas (dimanfaatkan keahlian bisnisnya), namun jangan dipatahkan lehernya”. Buku beliau berjudul “INDONESIA NEGARA PEGAWAI” dilarang beredar dan beliau “dirumahkan” seperti nasib pastor YB Mangunwijaya. Soeharto dan keluarga saat itu memanfaatkan antara Liem Swie Liong, suatu simbiose mutualitis. Di era Soeharto, Kaum Tionghoa yang dipersulit jadi PNS, dipaksa menjadi wiraswastawan, etnis Jawa dimanjakan jadi PNS dengan gaji UMR namun dapat pensiun; sekarang ditahun 2023 begitu nampak perbedaan kesuksesan finansialnya, Tuhan memang Maha Adil! Hampir 20 orang terkaya di Indonesia mayoritas adalah etnis Tionghoa, dan diduga hampir 70% koruptor adalah etnis Jawa!

 

Islam juga membudayakan sikap suka mempersulit orang lain. Masuk Islam adalah amat sangat mudah, cukup mengucapkan satu kalimat syahadat; keluar Islam adalah dipersulit setengah mati – dikucilkan, honor killing dan dapat dihukum mati! Demikian pula urusan berpakaian – berambut – bercelana – berjenggot – berbahasa - berpakaian diatur secara detil dan complicated (jlimet), seolah-olah Allah hobinya memang suka mempersulit manusia, hal ini yang rupanya melandasi filosofi pegawai pemerintah (ASN/PNS) Indonesia “Kalau bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah?”

 

Memang aneh bin ajaib, Alloh (tuhan khas bangsa Arab yang tidak universal) lewat Islam mengajarkan membasmi bangsa Yahudi dan bangsa Kristen dan membenci etnik Chinese (diduga banyak menganut Kristen) padahal diseluruh belajar sampai negeri China. Alloh menomorkan satukan bangsa Arab yang tertinggal akal budinya, serta menolak hukum kesetaraan keyakinan (golden rule) dan kesetaraan gender antara pria dan wanita! Lihatlah sekarang, Indonesia bagaikan dijungkir balikan oleh gelandangan habib Yaman, oleh 3 orang habib Yaman (Basyir-Rizieq-Bahar Smith) saja, Indonesia (250 JUTA MANUSIA) jadi kacau balau! Gelandangan Yaman sungguh bernasib bagus sekali, dinegaranya hujan bom dan peluru, saling bunuh dan perang, di Indonesia mereka diberikan akses di media publik untuk jadi GURU BANGSA oleh beberapa politikus Islam, mereka bagaikan dijilat pantatnya berikut kremi-kreminya (Paul Zhang), ANEH TAPI NYATA!

 

Apa komentar anda?

Salam Akal Sehat, Forum Cerdas Korban 1998, Sydney, Australia.

 

XXVII.  KAJIAN AKADEMIS : 78 TAHUN INDONESIA MERDEKA MALAH DIARAHKAN KE KEBODOHAN (JILAT PANTAT BANGSA YAMAN/ARAB) DAN MENJAUHI KECERDASAN (MEMUSUHI BANGSA YAHUDI DAN CHINA), INDONESIA MAU DIKEMANAKAN?

Artikel ini menanggapai video yang sangat memalukan tentang Indonesiar yaitu:  IDF Ungkap Rahasia Memalukan RS Indonesia di Gaza (link di https://youtu.be/BZ0Ag1V7bN4?si=nnaRtsqAFhlCevJq/ , juga disiarkan CNBC Indonesia dan yang lain).

Orang Yahudi rasanya lebih jujur dan terbuka, mereka banyak memenangkan nobel, otaknya jelas CEMERLANG bukan otak getuk, mereka TIDAK suka hoax/taqiya mengingat ilmu pengetahuan butuh kejujuran dan kebenaran. Yang sangat aneh dan kejam adalah para pemimpin parpol di Indonesia yang mengajarkan untuk memusuhi bangsa Yahudi dan China yang sangat cemerlang otaknya dalam manajemen, bisnis dan industri, namun sebaliknya disuruh jilat pantat sak kremi2nya para ustadz gelandangan Yaman (Paul Zhang).

Sistem pendidikan dasar TK SD SMP (selama 10 th) di institusi berbasis Islam seperti pondok pesantren dan madrasah dengan metode berbasis hafalan, paksaan disertai hukuman, searah (tanpa debat) dan cuci otak (bahkan ada yang melakukan baiat) dengan materi Alqouran, bahasa Arab budaya Arab dan upaya Islamisasi Pengetahuan sangat merugikan akal sehat generasi muda Indonesia. Pendidikan yang menyelipkan mengagungkan dan jilat pantat bangsa Arab, menjadikan bangsa Indonesia merasa rendah diri terhadap bangsa Arab; sebaliknya perasaan dan sikap anti/memusuhi bangsa Yahudi dan bangsa China yang cerdas cerdik pandai bisnis menjadikan karakter alumninya aneh. Alumni lulusannya dapat berkarakter Love is Blind terhadap bangsa Arab dan Faith is Blind terhadap Muhammmad, bisa2 alumninya hanya menjadi beo bangsa Arab yang kurang berakal sehat, dan terburuk bisa menjadi cikal bakal radikalisme Islam. Islam radikal yang bersedia melakukan jihad dan memiliki visi misi mendirikan negara kalifah berbasis syariah menyebabkan Indonesia terus menerus diancam kerusuhan dan perpecahan bangsa semenjak jatuhnya Prabu Brawijaya. Berbagai razia teroris dan pelaku jihad di pondok dan pesantren menyiratkan secara tidak langsung bahwa institusi parpol dan pendidikan berbasis agama Islam adalah bagaikan NEGARA DALAM NEGARA karena kurikulumnya bagaikan milik bangsa Arab dan alumninya bagaikan dicuci otak untuk berbudaya Arab dan punya visi negara kalifah berhukum syariah dan berbasis Islam yang sangat khas Arab, dan bisa anti NKRI, ini bagaikan PRODUKSI MUSUH DALAM SELIMUT. Apalagi kalau dana APBN dan dana bantuan luar negeri yang sedemikian besar dibiarkan mengalir demi mengarabisasikan serta mengkadrunisasikan bangsa. Sementara itu pendidikan kebangsaan berbasis local wisdom seperti Taman Siswa (karya Ki Hajar Dewantoro) ditelantarkan. Bangsa Korea Jepang China diajarkan untuk mabok kerja,  bangsa Indonesia diajarkan mabok agama dan budaya Arab yang terbelakang).

Berikut ini data dan fakta kebenaran tentang Islam dalam bentuk video yang menggambarkan kemunduran akal budi dan budaya negara Islam, kebanyakan chanel dari Luar Negeri, kalau Dalam Negeri pasti sudah dilarang lewat UU Penodaan Agama dan UU ITE (otak dan pikiran bangsa Indonesia sedang dikarungi bangsa Arab)

 

- Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:

https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/

https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/

Respon Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI

https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/

- Chanel Satria Nusantar yang juga menghebohkan, ini salah dua videonya:

https://youtu.be/8bjbCLmFFCw?si=3d7wvKh1jwIRZ9aL/

https://youtu.be/0Ttw_zWTM3I?si=386_pXlCgV42PWlb/

-       Chanel Sang Penggugat, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/

https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/

-       Chanel Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya

https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/

-       Chanel Al Hayat, ini salah dua videonya

https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/

https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/

-       Chanel Pavel 88, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/aQ5K5flF9x0?si=kI43cgDtvVc6-jlb/

https://youtu.be/MwqKmEgTaco?si=2Pj6yumkEmDfuf8T/

-       Chanel Christian Prince (CP), manusia Arab ahli Islam dan Kristen, CP paling ditakuti oleh Muslim sedunia, CP klaim lebih tahu Alqouran daripada Muhammad, ini salah dua videonya

Ø  Muslim Indonesia Diskusi Dengan Christian Prince Akhirnya Menangis

Ø  https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=I-tnpXoCTitpNqmT/

Setelah menelfon, dia pun Mau Terima Muhammad bukan nabi

https://youtu.be/I9m3eTRp1hY?si=w8nDuRifIyS1ODBh/

 

Sungguh memprihatinkan, porsi APBN yang sangat besar dialirkan ke institusi Islam (dari TK s/d Universitas, termasuk gaji/honor guru agama). Padahal, sistim pendidikan dengan menggunakan metode cuci otak,  hafalan, paksaan dan hukuman akan meminimalkan akal budi, apalagi berlangsung lama sekali sejak kecil sampai dengan dewasa (minimal TK SD SMP) lewat pendidikan dasar dan menengah yang bagaikan berbasis kurikulum bangsa Arab dan seragam sekolah yang diarahkan ke budaya Arab. Hasil pendidikan dapat berupa:”FAITH IS BLIND KEPADA NABI ARAB & LOVE IS BLIND PADA BUDAYA DAN BAHASA ARAB. Sistim pendidikan yang membikin Indonesia MABOK AGAMA SERTA AKAL BUDI JADI JONGKOK dan kemungkinan alumninya menjadi Radikal Islam. Anehnya, orang tua Muslim rela menitipkan anak mereka di pondok pesantren walau mutu rendah dan sudah banyak kasus santriwati diperkosa guru agamanya. Yang lebih dan aling aneh adalah para petinggi parpol yang tega akal budi bangsanya jongkok!!!

 

Manusia Indonesia sebaiknya belajar dari sejarah PENCERAHAN AKAL BUDI di Eropa, bagaimana mabok agama Katholik diabad 15 (seperti mabok Islam di Indonesia saat ini) dapat dikalahkan, kemudian bagaimana Komunis dapat dirontokan seiring dengan rontoknya tembok Berlin. Jadi kegelapan dapat dusir dengan mudah lewat terang, otak jongkok/bebal/kadrun dapat ditaklukan oleh pencerahan akal budi.

 

Sebagai penutup, semoga hidup dengan konsep BERKEYAKINAN/BERKETUHANAN TANPA BERAGAMA semakin populer di Indonesia, sehinnga pengkafiran keyakinan dan memandang rendah suku bangsa lain tidak ada, dan memuja memuliakan suku bangsa tertinggal juga lenyap dari bumi Indonesia! Ingat, Tuhan memberikan kebebasan berkeyakinan kepada manusia, ada seribu kepala - ada seribu pendapat, dan keyakinan adalah urusan pribadi yang sangat privasi, dan ke Maha Besaran Tuhan tidak pernah dapat dipelajari dengan tuntas hanya oleh ribuan keyakinan dan ilmu pengetahuan; mari mawas diri: bumi bagaikan satu titik dalam alam semesta!

 

Forum Cerdas Berkat Digital, Leiden, Holland.

 

Sumber artikel ini adalah blog berjudul: BERKEYAKINAN TANPA BERAGAMA DEMI NYAMANNYA DUNIA,  link   di http://keyakinan789.blogspot.com/  beserta chanel video yang disarankan didalamnya.

 

XXVIII. STUDI KAJIAN: BENARKAH ISLAM SANGAT TIDAK COCOK UNTUK WANITA, NAMUN SANGAT COCOK UNTUK PRIA PEJANTAN?

Tulisan kritis dan analitis berbasis fakta ini berusaha menjelaskan pertanyaan dasar Mengapa banyak wanita Muslim memilih murtad walau tidak terang2an karena takut sangsi agama Islam. Berikut ini jawabannya (sumber utama Christian Prince).

Alasan pertama: Hak Pria Perkasa Arab jauh lebih banyak dari wanita.

Hak-hak pria perkasa yang istimewa dalam perkawinan Islam: poligami, pedophili, kawin mutah (kontrak harian), kawin dgn wanita beragama lain, hak disorga untuk mendadapatkan 72 wanita perawan, suami boleh melakukan kekerasan terhadap wanita, suami boleh menceraikan istrinya, hak-hak istimewa yang diberikan kepada nabi Muhammad (M) dalam hal urusan seks oleh Allah, hak dalam warisan, hak dalam pengadilan, hak untuk memaksa hubungan seks (mirip perkosaan) terhadap istri, hak untuk menggauli pembantu (ingat banyak kasus TKW Indonesia di Arab), dst.

Hak-hak wanita yang lemah dalam perkawinan Islam (kontradiksi dengan hak pria perkasa diatas): nikah, warisan, pengadilan, berpakaian, surga, perceraian, dst. Akibat Arabisasi derajat wanita: wanita adalah second class dengan peran utama produksi jumlah Muslim agar menjadi mayoritas dunia dan pemuas dahaga seks pria perkasa sampai di surga pun! Cara berpakaian wanita yang harus seperti ninja dan berbagai pembatasan secara keras dan ketat bagi wanita untuk tampil di publik (tidak boleh sendirian harus dikawal pria! Di Indonesia karena pengaruh agama non Islam maka watak asli Arab berkurang).

Yang juga mengejutkan: Tak ada nama wanita dalam Al Qur'an kecuali Maryam (ibu Isa Almasih) dan M mengajarkan bahwa wanita lebih banyak menghuni neraka dari pada pria; jadi jelas sekali wanita sekedar pelengkap penderita!

Alasan kedua: Allah bangsa Arab memberikan hak khusus kepada seorang Pria Perkasa Arab yang bernama Muhammad, hal ini secara tegas dinyatakan baik eksplisit maupun implisit dalam Al Qouran (AQ) dan Hadits. Dikisahkan bahwa M menikahi Aisyiah gadis 6 th (zaman now: pedophili), janda kaya Kriten yang 15 th lebih tua Katijah (zaman now: brondong), menaksir dan mengawini menantunya yang cantik (Zaenab), mengijinkan kawin muttah (kawin jam2an), menggauli dan menikahi budak2 wanitanya, dan melakukan perkosaan terhadap banyak wanita cantik terutama kulit putih (idaman M) setelah memenangkan pertempuran dan menjadikan mereka tawanan perang. Jadi boleh dikatakan M adalah pria terpilih dan terberkati oleh Tuhan Bangsa Arab (Allah) karena dapat menikmati seks dari wanita berbagai umur (yang tua mauun kanak2) dan wanita berbagai bangsa serta wanita berbagai level (dari Saudagar sampai dengan babu). Semestinya M masuk Guiness Book Records (Rekor Fantatis Dunia) dalam hal Pria Paling Hot di dunia, tidak heran CP menyarankan agar pabrik jamu obat kuat Viagra memakai kata Muhammad sebagai bagian dari merknya untuk menjamin pemasaran yang sukses keseluruh dunia!

Alasan ketiga: Tuhan Bangsa Arab (Allah) memanjakan napsu berahi M dengan menurunkan ayat agar wanita yang dikehendaki M untuk seks tidak menolak, kemudian disorga Allah  diminta untuk tetap menyediakan 72 bidadari wanita virgin demi layanan sex dan disertai budak.

Syarat masuk surga bangsa Arab juga dipermudah: mati di Mekah langsung masuk surga, mati bunuh diri sambil membunuh banyak orang lain (jihad) masuk surga (plus hadiah 72 bidadari, lalu arwah istrinya bagaikan sekedar disuruh menyaksikan film sex suaminya saja).

Karena banyaknya ayat2 yang berhubungan dengan sex dan hak sangat istimewa bagi M dalam hal sex maka CP menyatakan Islam adalah Cult (Aliran kepercayaan) tentang sex dari bangsa Arab, ini perlu diteliti sungguh2 oleh para akademisi Indonesia! Jangan biarkan kaum wanita Indonesia dicuci otak lewat berbagai media termasuk lagu2 sholawat yang mengagungkan gadis Aisyiah – korban pedohili dari Muhammad!

 

 

 

 

 

 

Alasan keempat: Nama M bin Abdullah tidak ada dalam AQ; Islam tidak menjamin umatnya masuk surga, bahkan arwah M pun masih minta didoakan tuk masuk surga; Rukun Islam bukan perintah Tuhan melainkan perintah Bangsa Arab (sebab tidak ada dalam AQ, adanya di Kitab Kuning karangan manusia); dalam setiap doa Islam, selalu dimintakan agar Allah menunjukan jalan yang lurus dan benar untuk ke surga (artinya AQ tidak memuat jalan menuju surga!). Nama Isa Almasih lebih banyak muncul dalam AQ dan kedudukan Isa Almasih jauh lebih tinggi dari pada M. AQ tidak sempurna, masih perlu dijelaskan kitab lain buatan manusia (hadits).

Alasan kelima: Peran internet di era digital (2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas, kritis dan bijak sana. Masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh bangunan, lokasi dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan gedung ibadah untuk berdoa. Jadi, agama Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai aturan dan cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus agama, seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram, pajak, dst.  Jadi Islam adalah bisnis makelaran untuk mendapatkan kekuasaan dan harta benda berkedok Tuhan lewat politisisasi dan bisnisisasi agama. Tuhan tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Bila ada nabi yang mengajarkan Tuhan telah menurunkan agama Z dan Tuhan juga beragama Z, maka nabi itu pasti nabi palsu karya para politikus yang haus kekuasaan dan uang, sebagai contoh nabi Muhammad – nabi virtual ciptaan politikus agamawan bangsa Arab di abad 9 (200 tahun setelah Muhammad wafat).

Alasan ke lima: Pakar budaya, filsafat dan ekonomi menyatakan bahwa agama adalah ekonomi biaya sangat tinggi karena menghabiskan waktu,  tenaga,  biaya dan pikiran umat beragama (berikut bangsanya)! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan Tuhan! Masyarakat semakin sadar bahwa agama berikut doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial justru dianggap sebagai penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.

Alasan keenam: Islam sangat membebani bangsa Indonesia dari sisi biaya, waktu, tenaga dan pikiran; sumber daya Indonesia dihambur-hamburkan untuk mengatasi permasalahan yang ditimbulkan oleh Islam.

Alasan ketujuh: Islam adalah alat Penipuan, Pembodohan dan Penjajahan akal budi bangsa Arab terhadap bangsa lain, misalnya Indonesia.

 

Sebagai penutup, penulis berharap agar para wanita Indonesia mendiskusikan artikel ini untuk membuktikan kebenarannya, jangan mudah percaya, biasakan berpikir kritis dan berakal sehat.

Rahayu. Ibu Pertiwi.

Cucu korban pembantaian PKI 1965 oleh organisasi Islam (harap baca majalah Tempo edisi khusus tentang Tragedi 1965) dan Film pemenang Oscar Internasional: JAGAL - The Act of Killing di https://youtu.be/3tILiqotj7Y/ ; Pembantaian paling kejam sedunia: anak cucu cicit yang tidak tahu menahu dibunuh secara kejam melalui pembunuhan karakter.

Sumber Pustaka Pencerahan Islam bagi Wanita Bijak dan cerdas:

Karena banyaknya ayat2 yang berhubungan dengan sex, merendahkan martabat wanita dan hak sangat istimewa bagi M dalam hal sex, maka CP menyatakan Islam adalah Cult (Aliran kepercayaan) tentang sex dari bangsa Arab, ini perlu diteliti sungguh2 oleh para akademisi!

Video fakta Muhammad dan Seks di

 https://youtu.be/WJutnQK_H_A/

https://youtu.be/EEMf7wLGlAY/   

Video Muslimah Membuka Aib Nabi Muhammad - Dom Azarel, di https://www.youtube.com/watch?v=lITuscIS5gc/  .

- Chanel sunah nabi yang menghebohkan, ini salah dua videonya:

https://youtube.com/shorts/6tb1DykaC_c?si=EnBBXxC-esFRc0hR/

https://youtu.be/pH5QZ6dgfOo?si=huyT2fyYPIXHQq7P/

Respon Channel Sunnah Nabi Kepada Cholil Nafis, MUI

https://youtu.be/Ptp-ACsk0QM?si=suOGeitq1HtEIKf9/

-       Chanel Sang Penggugat, ini salah dua videonya

https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=FNgky7IvN6wtCrfK/

https://www.youtube.com/live/ebNy4qCn0Fc?si=J9YZjhthZD0jeagj/

-       Chanel Yoseph Paul Zhang, ini salah dua videonya

https://youtube.com/shorts/8xB0Zi1MK3k?si=W1f8W4FDOKLP--JN/

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=lvWwegyjUMueSdoP/

-       Chanel Al Hayat, ini salah dua videonya

https://youtu.be/L120i4WrTtY?si=EmWJoEUDotw52Np3/

https://youtu.be/uh_rfauJkgQ?si=GQXep-oL5YkEnXNE/

Video Perempuan Iran bakar jilbab dan berseru 'Matilah diktator' - BBC News Indonesia, di

https://youtu.be/bfKlaj1fc4k/  dan

Video Universitas di Iran jadi garis depan demo menentang pemerintah Kalifah, di

https://youtu.be/Z2vNl-2kw7M/ 

Video Ibu kita Kartini dan ibu Pertiwi sedang berduka dan menangis, simak tangisan beliau di

https://youtu.be/PFRwFP_G6TI/ 

Video banyak artis cantik murtad di

https://youtu.be/sHyAcWz743k/ 

 

XXIX.    MENGAPA AKADEMISI (PROFESSOR, DOKTOR DAN MAHASISWA) TIDAK ADA YANG MUNCUL DALAM DEBAT MEMBELA ISLAM DI YOUTUBE

Jawaban teman dosen yg ada dikampus: karena para akademisi di kampus  rata2 bukan lulusan pondok atau madrasah, mereka rata2 lulusan SD SMP SMU, jadi kurang paham bahasa Arab, sehingga kalau debat lalu diarahkan ke ayat2 berbahasa Arab akan menyerah. Kalo begitu, apakah mereka asal pilih agama dan asal  percaya membabi buta pada Al Qouran sajakahAtau mungkin banyak yang terpikat iklan politikus agamawan bangsa Arab – Islam dan nabi Muhammad adalah agama dan nabi terakhir.

 

Sedikit pencerahan dari artikel lain tentang Islam. Peran internet di era digital (2023) telah membuat masyarakat semakin cerdas, kritis dan bijak sana. Masyarakat semakin sadar bahwa Tuhan tidak dapat dibatasi oleh bangunan, lokasi dan waktu. Tuhan ada dimana saja, kapan saja dan dihati manusia siapa saja yang terbuka bagi kehadiranNya (any where, any time, any human heart); dengan demikian hubungan antara manusia dengan Tuhan tidak memerlukan biro jasa perantara/makelar yang disebut agama maupun bangunan gedung ibadah untuk berdoa. Jadi, agama Islam adalah bisnis jasa perantara (makelar) antara manusia dengan Tuhan berbiaya sangat tinggi dan barang dagangannya adalah surga! Agama menggunakan konsep “KALAU HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUHAN DAPAT DIPERSULIT, MENGAPA HARUS DIPERMUDAH?”, agar surga dagangannya laku keras. Agama beserta doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial adalah buatan manusia untuk mempersulit hubungan manusia dengan Tuhan demi kekuasaan dan bisnis. Berbagai aturan dan cara untuk menarik keuntungan dari umat diciptakan oleh pengurus agama, seperti zakat, fitrah, sedekah, kotak amal, labelisasi halal haram, pajak, dst.  Jadi Islam adalah bisnis makelaran untuk mendapatkan kekuasaan dan harta benda berkedok Tuhan lewat politisisasi dan bisnisisasi agama. Tuhan tidak mungkin menciptakan agama tertentu dan beragama tertentu untuk kemudian menghakimi agama/keyakinan lain sebagai keyakinan/agama sampah/kafir. Bila ada nabi yang mengajarkan Tuhan telah menurunkan agama Z dan Tuhan juga beragama Z, maka nabi itu pasti nabi palsu karya para politikus yang haus kekuasaan dan uang, sebagai contoh nabi Muhammad – nabi virtual ciptaan politikus agamawan bangsa Arab di abad 9 (200 tahun setelah Muhammad wafat). Pakar budaya, filsafat dan ekonomi telah menyatakan bahwa agama Islam adalah ekonomi biaya sangat tinggi karena menghabiskan waktu,  tenaga,  biaya dan pikiran suatu negara serta membuat negara ricuh dan mundur ! Agama hanya menguntungkan bagi yang pandai memanipulasinya lewat politik dan bisnis, agama alat canggih memindahkan uang dari APBN dan dompet umat ke pengurus agama dan parpol dengan mengatas namakan Tuhan dan agama! Masyarakat semakin sadar bahwa agama Islam berikut doktrin, dogma, aturan, ritual dan seremonial justru dianggap sebagai penjara yang sempit bagi manusia dan juga Tuhan.

 

Mengingat para profesor dan doktor di Universitas tidak berani turun berdebat membela Islam di internet, maka tidak heran bila yg debat sengit Islam vs Kristen di Youtube ya para ustadz dan kyai lulusan pondok dan madrasah, dan manusianya ya itu2 saja, dimana penalarannya kurang jalan akibat sistem pendidikan puluhan tahun secara hafalan, brain washing dan menghindari debat; sehingga karakter para debater ini nampak menjadi: Love is blind dan Faith is blind kepada Nabi Muhammad dan budaya Arab beserta Kilafah dan Syariah (Sofiatul). 

 

Sebagai bukti, silahkan saksikan sendiri saja kebenaran fakta diatas lewat debat2 YouTube di link berikut ini

 

Chanel Sang Penggugat:

Islam Agama Setan Dan Jin

https://www.youtube.com/live/OnTwPmEG9EA?si=QXOmhdAWcFj_xZka/

Dewi Bulan obrak abrik Islam

https://youtu.be/GfK46cCIfXg?si=LG1sEeVQSpFWGi6r/

Chanel Paul Zhang:

Galaruwa: Ketidakadilan Membuat Negara Bubar

https://www.youtube.com/live/q3hgJ2B6foo?si=5v9p8tISZ9Y19D8N/

https://www.youtube.com/live/ZeDiyTAcYV0?si=-yJsJ6VVPNZgzpcU/

Chanel Religiology:

Asal Mula Alquran Menurut Para Ilmuwan, Klaim Islam Tinggal Kenangan

https://www.youtube.com/live/SKW03nv8dbQ?si=5y9l9FoL2tBe5W_8/  

https://www.youtube.com/live/z2SG5XF7xrA?si=ZgP7D6Aw9mT2W_WO/

Chanel ELIA MYRON:

ELIA MYRON MENJAWAB DONDY TAN BUNTUT PODCAST DR RICHARD LEE, TUDUHAN LIAR DIBUKTIKAN DENGAN SEJARAH

https://youtu.be/wVl5Wu_pTOQ?si=be41mLODcCprXwOX/  

https://youtu.be/z_NLX4rGntI?si=Hi0jem1q8GOm7EBz/  

Chanel Christian Prince Indonesia:

Christian Prince, Pemurtad Muslim Indonesia yang Sedang Viral

https://youtu.be/3X7BQ2oKlHw?si=xCbwv0en3zgfrlSd/  

https://youtu.be/EEMf7wLGlAY?si=mscYDAV01lcYbSP1/

Chanel David Wood dan teman teman:

Our Biggest Objections to Islam | David Wood & Apostate Prophet LIVE

https://www.youtube.com/live/j2jRn-_GhTc?si=DGqO6cX7HrxD5-_H/

https://youtu.be/aWpAZenqnFQ?si=BUZoyvLmbfXfI64c/

Chanel  Saifudin Ibrahim:

Agama Dongeng: Abu Nawas Tiup Pantat Ayam

https://www.youtube.com/live/BeG8Nnmjp8k?si=CPb17zqCerYeogDr/  

https://www.youtube.com/live/aEiu9hQBK2I?si=s9WL8IUriVyvSts-/  

Chanel Sunnah Nabi:

Nabi Muhammad dan Sumber Rejekinya

https://youtu.be/krEP5jhmm1s?si=N2wkI3ltOi8e2pI0/  

https://youtu.be/BwOnr_5EwoU?si=x92UjaSMbebpsfMH/

Chanel Raket Prasaja TV:

Arabisasi Di Sekolah Negeri Di Indonesia

https://youtu.be/SAnglmtxFX4?si=zbaPO9ELeXMlzwzT/

https://youtu.be/U0hD9sEwgGc?si=ICRlsGsnljhmfDWi/

dan masih ratusan chanel perdebatan yang bagus yang belum sempat di lis disini.

 

Lalu mengapa terjadi perang dunia 3 digital – Islam lawan Non Islam? Saat ini (2023) terjadi ramalan politik Samuel P. Huntington dalam artikelnya berjudul "The Clash of Civilizations" (1993), dengan inti sari : identitas budaya dan agama seseorang akan menjadi sumber konflik utama di dunia pasca Perang Dingin. Tujuan para cendekiawan non Islam (yang dianggap Kafir) dunia adalah memerangi ideologi politik dan bisnis bangsa Arab yang dikemas dalam agama Islam, jadi bukan memusuhi melainkan justru menyayangi Muslim dan berupaya membebaskan Muslim sedunia dari agama Islam yang dianggap tidak benar. Dunia harus dibebaskan dari Islam, maka Muslim juga wajib dibebaskan dari Islam. Harus dibedakan antara Islam dan Muslim. Memang sebagian besar Muslim adalah baik, namun Islam dianggap membahayakan akal sehat dan ketentraman dunia, serta tidak cocok dengan budaya universal dunia yang didasari demokrasi, kebebasan berpendapat dan golden rule (adil pada sesama). Ajaran Islam banyak mengandung kekerasan, kekejaman, bias gender, ketidak adilan, sex, bersifat theokratis yang fasis (kilafah), tidak selaras dengan hak azasi manusia (hukum syariah) dan anti kemajuan. Muslim yang baik adalah yang tidak menjalankan perintah nabi Muhammad dan tidak mencontoh tingkah laku nabi Muhammad, jadi sebenarnya sudah tidak percaya kepada Islam lagi, karena sudah menolak ajaran sex, kekerasan dan kekejaman Muhammad! Muslim yang benar adalah yang menirukan perbuatan nabinya, misalnya Muslim pengikut Alqaida, ISIS, HAMAS, dst. Sejarah membuktikan bahwa akal sehat para cendekiawan dunia telah berhasil meruntuhkan mabok agama Kristen di Eropa dan paham Komunis, dan kini giliran Islam untuk dicerahkan.

Alasan lain pencerahan Islam adalah banyaknya serangan terhadap Kafir (Non Islam, terutama Kristen) oleh pemuka agama Islam, maka timbullah gelombang serangan balik yang bagaikan tsunami menghantam Islam. Islam bagaikan dikuliti sampai dengan tulang belulangnya, berbagai kesalahan fundamental Islam dibeberkan di internet terutama di Youtube dengan jelas, gamblang, sitematis, dan jujur karena berbasis fakta.

 

Sayang, kami sebagai penikmat debat Youtube dan sekaligus pembelajar Islam, Kristen, Budha, dst., sebenarnya tidak puas dengan debater dari pihak Islam yg terasa tidak imbang. Semoga tulisan ini menggelitik para akademisi atau yang sedang tugas belajar untuk turun dari menara gading. Ingat debat yang baik, positip dan cerdas akan meningkatkan akal budi dan penalaran bangsa Indonesia yg saat ini kurang bagus dan dianggap masih banyak yang mabok agama. Apa pendapat saudaraRahayu. Forum Religiositas Pancasila. Ketuhanan Yang Maha Esa, bukan Agama yang Maha Kuasa, cukup Bertuhan Tanpa Beragama. 

 

XXX.     KAJIAN AKADEMIS: CSPII: ORGANISASI INTERNASIONAL UNTUK MELAWAN POLITIK ISLAM YANG DIANGGAP MEMBAHAYAKAN KEMANUSIAAN DUNIA.

Berkut ini penjelasan dari halaman websitenya di https://www.cspii.org/about/  (di translate oleh Google): CSPII (Center for the Study of Political Islam International/Pusat Studi Politik Islam Internasional) adalah organisasi penelitian dan pendidikan nirlaba independen. Perhatian kami adalah dengan doktrin ideologis Islam yang berhubungan dengan Kafir (non-Muslim), dan, oleh karena itu, bersifat politis. Kami mendefinisikan bagian doktrin ini sebagai “Islam Politik”.

Kami menganalisis doktrin utama Islam, dan dampak politiknya yang berkelanjutan dan berbahaya terhadap individu dan pemerintah. Kami menggunakan metode ilmiah, pemikiran rasional dan penalaran berbasis fakta untuk menunjukkan bagaimana pengaruh Islam Politik menyebar secara eksponensial di negara-negara non-Islam, menciptakan landasan ekonomi, hukum dan sosial budaya untuk mengubahnya menjadi negara-negara Islam.

CSPII menginformasikan dan mendidik tentang ancaman eksistensial Islam Politik terhadap peradaban kita dengan tujuan untuk secara damai mencegah dominasinya atas kehidupan masyarakat.

Ini kata bijak pendiri CSPII (Dr. Bill Warner):

Saya menghormati Alquran tentang perintah agama - tetapi itu tidak menarik minat saya. saya bukan muslim. Saya seorang Kafir dan saya tertarik dengan apa yang tertulis tentang saya dalam Al-Qur'an atau trilogi dan mengapa "saya" memainkan peran besar di sana! Bukankah itu masuk akal? (Inti sarinya mengapa  lebih dari 50% materi Al-Qur'an membahas tentang Kafir, materi tentang agamanya sendiri mengapa lebih sedikit).

 

CSPII Organizational Structure: https://youtu.be/S8UjovCK_Gw 

CSPII Markerting Division Introduction: https://youtu.be/vptm-76uVbU 

CSPII Education Division Introduction: https://youtu.be/Kc1RjmB6xcA 

Salah satu paparan Dr. Bill Warner dalam video: WINNING WITH PRECISE WORDS - BILL WARNER (SUBTILE INDONESIA), di https://youtu.be/IsEAeibpy-A 

Salah satu contoh Webinar CSPII: Rise of Radical Islam in the World

https://youtu.be/fU9kdd5mmdc 

 

Lalu, apakah Islam perlu di reformasi? 

Sejarah menyatakan bahwa Kristen pernah mengalami reformasi oleh pendetanya sendiri (Martin Luter) ketika Eropa mengalami kegelapan akibat agama,  Komunis  pernah mengalami reformasi oleh petinggi Komunis sendiri (Gorbachev) ketika Eropa Timur mengalami kemunduran, dan kini (2021) mungkinkan pangeran Muhmmad Bin Salman (MBS), pemimpin Arab Saudi, mereformasi Islam? 

Coba simak sendiri gejala reformasi Islam oleh pangeran MBS dan yang lain di video YouTube seperti dibawah ini:

1. VIDEO: PEMERINTAH ARAB SAUDI REVISI 2500 KESALAHAN ALQURAN

https://youtu.be/klMInXDR1rM 

2. Demi Visi 2030, MBS akan Cekal Mayoritas Hadits di Negerinya?

https://youtu.be/qxaSAN4RGy8 

3. KEHIDUPAN SEKARANG DI ARAB SUDI IKUT DUNIA BARAT, TAPI DI INODONESIA TERBALIK , di https://youtu.be/cGCAbuAE-mc 

4. PERMINTAAN TOKOH MUSLIM DI INDIA AGAR 26 AYAT ALQURAN DI HAPUS KARENA MEMPROVOKASI KEKERASAN DAN KEKACAUAN,

https://youtu.be/sBBlH8eTn04 

5. Ceramah Buya Syakur ketika diundang di acara Mabes Polri. Dalam ceramah tersebut dia mengatakan bahwa "Islam bukan agama yang sempurna" maka perlunya penyempurnaan, di

https://youtu.be/56PYfxeSrgA 

6. Analisa Kritis seorang Doktor Fisika sekaligus pakar politisasi Islam yang menyatakan Islam itu dualisme, lalu mana yang benar, di https://youtu.be/IsEAeibpy-A 

7. Isi ayat AQ dan Hadits yang tidak teratur, kontroversi dan kontradiksi, mungkin perlu disusun ulang, di  https://youtu.be/GbeM_qJlZj0 

8. Yang juga mengejutkan bila di Google di ketik: Islam reformation, 5.440.000 Results (hampir 5,5 juta hasil). Bila diketikan di YouTube, hasil angka tidak muncul, namun lebih ratusan video YouTube tentang reformasi Islam, berikut ini salah dua darinya:

- Saatnya Reformasi Keagamaan? Di https://youtu.be/S6CTnQWAwUE 

- Imam Tawhidi: Can Islam be Reformed? Di https://youtu.be/FQpqDLhGrrQ

9. Debat Christopher Hitchens dan Tariq Ramadan: Apakah Islam Agama Damai? 

Di https://youtu.be/mMraxhd9Z9Q 

10. Pandangan berbasis akal sehat dari dosen UI, Dr. Ade Armando, di video berjudul MENGAPA SAYA TIDAK PERCAYA PADA SYARIAH, 253.459 x ditonton, 25 Okt 2021, link: https://youtu.be/WIWg78MgO7Y dan Sholat 5 Waktu tidak ada dalam AQ, di https://youtu.be/Or_NUApgP_0

 

Sebagai penutup, banyak cendekiawan Muslim yang berpikiran maju berpendapat agar Reformasi segera terjadi, sehingga bahaya Fundamentalisme dan Radikalisme di tingkat Internasional dan Nasional dapat dilenyapkan, dan masyarakat dunia dapat hidup lebih aman, nyaman dan tentram. Bagaimana pendapat anda? Mengingat pentingnya materi diatas, harap didiskusikan secara akademis dan ilmiah demi peningkatan akal sehat dan solusi bagi fundamentalisme dan Radikalisme agama.

 

Rahayu, Sri Kresna, Budayawan, Kejawen. Seangkatan bung Pramudya Ananta Tur.

 

 

///// SELESAI -  30 ARTIKEL ILMIAH , NOV 2023

 


Komentar